WhatsApp Icon
Monitoring BTB BAZNAS RI: Rangkaian Kegiatan Layanan Mudik BAZNAS Demak Siaga Penuh untuk Kemaslahatan Umat

DEMAK – Posko Mudik BAZNAS Kabupaten Demak yang berlokasi di Masjid Ar-Rahman Kaligondang tidak sekadar menjadi tempat melepas lelah bagi para musafir. Pada Kamis (19/03/2026), posko ini bertransformasi menjadi pusat aktivitas sosial yang padat, melayani mulai dari pengelolaan zakat hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat luas.

Geliat aktivitas di posko sudah terasa sejak pagi hari. Sebagai lembaga yang memegang teguh amanah umat, BAZNAS Demak secara resmi menerima penyaluran zakat fitrah berupa beras sebanyak 12,5 kg dari keluarga Bapak Sumaryadi, warga Nusa Indah Cluster H1 Kalikondang. Momentum ini menandai komitmen BAZNAS dalam memastikan setiap butir zakat dikelola secara transparan dan tepat sasaran.

Kualitas layanan di posko ini pun mendapat perhatian khusus dari berbagai instansi. Pada pukul 08.30 WIB, perwakilan Kementerian Agama, Bapak Habibullah dan Bapak A. Zuhri, hadir untuk melakukan koordinasi sekaligus meninjau langsung efektivitas layanan lapangan. Tak berselang lama, tepat pada pukul 09.35 WIB, dukungan moril kembali hadir melalui kunjungan Tim BTB BAZNAS RI yang dipimpin oleh Bapak Taufiq. Kunjungan monitoring ini mempertegas standar pelayanan yang diberikan BAZNAS di tingkat daerah agar tetap prima.

Memasuki sore hari, suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti pelataran Masjid Ar-Rahman. Sebanyak puluhan warga Desa Kalikondang hadir dengan tertib untuk menerima penyaluran beras. Melalui sistem kupon yang telah didistribusikan oleh para takmir RT setempat, proses pembagian yang dimulai pukul 15.00 WIB ini berlangsung lancar tanpa antrean yang berdesakan.

Kepedulian BAZNAS tidak berhenti pada bantuan pangan. Menjelang malam, tepatnya pukul 18.30 WIB, fasilitas kesehatan posko terus siaga melayani pemudik dan warga sekitar. Tercatat sebanyak tiga orang memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis guna memastikan kondisi fisik tetap bugar selama perjalanan maupun beraktivitas di lingkungan sekitar.

Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara profesional. Melalui keberadaan Posko Mudik ini, BAZNAS Kabupaten Demak berupaya hadir lebih dekat di tengah masyarakat, memastikan perjalanan mudik 2026 tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga sarat akan keberkahan bagi sesama.

BAZNAS Kabupaten Demak mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendukung program-program kemanusiaan seperti ini. Dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi, Anda telah ikut berkontribusi nyata dalam menebar kebahagiaan bagi warga Demak yang membutuhkan.

Mari bersinergi bersama BAZNAS Kabupaten Demak—salurkan donasi terbaik Anda sekarang dan jadilah bagian dari perubahan positif untuk sesama.

Salurkan Zakat dan Sedekah Anda melalui: bazn.as/zisonlinebaznasdemak

20/03/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
Lelah Mudik Melanda? Posko BAZNAS di Masjid Ar-Rahman Kaligondang Siap Pulihkan Stamina Anda

DEMAK (18/03/2026) – Tradisi mudik selalu membawa cerita tentang rindu, namun tak jarang juga menyisakan letih yang luar biasa di perjalanan. Memahami kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Demak hadir di tengah jalur utama untuk memastikan para pejuang rindu tetap dalam kondisi prima.

Bertempat di pelataran Masjid Ar-Rahman Kaligondang, sebuah tenda putih bersih berdiri tegak dengan spanduk bertuliskan "Layanan Kesehatan Gratis Pos Mudik 1447 H / 2026 M". Di sana, senyum ramah petugas medis menyambut setiap pemudik yang ingin sekadar melepas lelah atau memeriksa kondisi fisik.

Bukan Sekadar Tempat Berhenti

Posko ini merupakan satu dari 21 titik pos mudik yang disiagakan BAZNAS di sepanjang jalur utama Pulau Jawa. Kehadirannya menjadi oase bagi pengendara yang mulai kehilangan fokus akibat kelelahan menempuh perjalanan jauh.

"Kami ingin memastikan perjalanan pulang kampung tahun ini tidak hanya lancar, tapi juga aman secara medis. Kesehatan adalah modal utama agar bisa merayakan lebaran dengan bahagia di kampung halaman," ujar salah satu petugas di lokasi.

Fasilitas Lengkap untuk Pemudik

Agar pemudik kembali bertenaga, BAZNAS telah menyiapkan berbagai layanan yang bisa dinikmati secara cuma-cuma, di antaranya:

Pemeriksaan Kesehatan Dasar: Cek tekanan darah (tensi), pemeriksaan suhu tubuh, hingga konsultasi medis ringan bagi yang merasa kurang fit.

Pemberian Obat & Vitamin: Tersedia stok obat-obatan umum dan suplemen vitamin untuk menjaga imunitas selama di perjalanan.

Area Relaksasi yang Nyaman: Memanfaatkan lokasi strategis di area masjid, pemudik bisa beristirahat sekaligus menunaikan ibadah dengan tenang.

Pojok Edukasi Kesehatan: Tips singkat bagi pengemudi agar tetap bugar dan terhindar dari microsleep.

Dapur Air : Layanan Fasilitas Minum Hangat dan Makanan Ringan untuk Pemudik

Layanan ini merupakan bentuk nyata penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS untuk kemaslahatan umat, khususnya para musafir yang sedang dalam perjalanan menuju hari kemenangan. Jadi, jika Anda melintasi kawasan Kaligondang dan merasa lelah, jangan ragu untuk menepi sejenak di Posko BAZNAS.

Selamat mudik, semoga selamat sampai tujuan!

18/03/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
Masjid Ar Rahman Kalikondang Jadi Titik Pusat Posko Mudik BAZNAS Demak 2026

DEMAK (17/03/2026) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memperkuat komitmen pelayanannya bagi para pemudik di tahun 2026 dengan menyiagakan total 21 titik Posko Mudik dan Arus Balik di Pulau Jawa. Dari puluhan titik tersebut, Jawa Tengah menjadi salah satu fokus utama dengan penempatan 6 titik posko strategis yang tersebar di wilayah Brebes, Cilacap, Banyumas, Surakarta, Karanganyar, hingga Kabupaten Demak.

Khusus di wilayah Kabupaten Demak, BAZNAS telah resmi mengoperasikan posko layanan yang berlokasi di Masjid Ar Rahman, Kalikondang. Pengoperasian posko ini dilakukan dalam dua tahap krusial: periode mudik yang berlangsung pada 16 hingga 20 Maret 2026, serta periode arus balik pada 23 hingga 27 Maret 2026. Kehadiran posko ini merupakan bagian dari jaringan nasional BAZNAS untuk memastikan perjalanan masyarakat berjalan dengan aman dan nyaman.

Fasilitas Lengkap untuk Stamina Pemudik

Di setiap posko, termasuk yang berada di Kalikondang Demak, para pejuang rindu dapat menikmati berbagai fasilitas pendukung secara gratis. Kehadiran Dapur Air Hangat dan area peristirahatan diharapkan mampu memulihkan stamina fisik pemudik setelah menempuh perjalanan jauh. Selain itu, tersedia fasilitas pengisian daya ponsel (charger) untuk menunjang kelancaran komunikasi, serta layanan cek kesehatan gratis guna meminimalisir risiko gangguan kesehatan di tengah perjalanan.

Layanan Zakat di Jalur Mudik

Tak hanya memberikan kenyamanan fisik, BAZNAS juga mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban agamanya. Sambil beristirahat, para pemudik dapat menyalurkan Zakat Maal, Zakat Penghasilan, hingga Zakat Fitrah secara langsung melalui petugas yang berjaga. Layanan titipan Infak dan Sedekah pun dibuka lebar sebagai wujud syiar kebaikan yang tetap menyala meski dalam situasi perjalanan.

Inisiatif penyebaran 21 titik posko nasional ini bertujuan untuk memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat, khususnya di titik-titik lelah seperti jalur pantura maupun jalur selatan Jawa Tengah. BAZNAS berharap kehadiran posko-posko ini tidak hanya menjadi tempat berteduh, tetapi juga menjadi solusi nyata dalam meringankan beban para pemudik. Melalui layanan kesehatan dan fasilitas yang memadai, diharapkan angka keselamatan berkendara dapat meningkat, sementara kemudahan penyaluran zakat diharapkan membawa keberkahan bagi para pemudik dan keluarga di kampung halaman.

Dengan persiapan yang baik, kesadaran akan keselamatan, dan hati yang bersih melalui berbagi, perjalanan mudik tahun 2026 ini diharapkan menjadi momen yang tidak hanya berkesan, tetapi juga aman bagi seluruh keluarga Indonesia.

17/03/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
Mudik Gratis Bahagia Bersama BAZNAS Demak 2026 : BAZNAS Demak sediakan Armada Bus dari Jabodetabek

Demak (16/03/2026) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) turut ambil bagian dalam memfasilitasi perjalanan mudik bagi warga perantauan dari kawasan Jabodetabek menuju Kabupaten Demak. Program mudik gratis ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS, dengan tujuan utama untuk membantu masyarakat kurang mampu agar dapat kembali ke daerah asalnya. Pada arus mudik kali ini, terdapat lima armada bus yang diberangkatkan menuju Kabupaten Demak, di mana salah satu armadanya merupakan fasilitas yang disediakan langsung oleh BAZNAS Kabupaten Demak.

Rombongan pemudik memulai perjalanannya dari titik keberangkatan di halaman parkir Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Setelah menempuh perjalanan panjang, para peserta mudik akhirnya tiba dengan selamat di Pendopo Kabupaten Demak. Kedatangan rombongan ini disambut dengan penuh kehangatan oleh Ibu Bupati Demak, Bapak Sekretaris Daerah, Ketua BAZNAS Demak serta jajaran perwakilan dinas dan instansi terkait.

Kehadiran program ini membawa kebahagiaan dan rasa syukur bagi para peserta, salah satunya diungkapkan oleh Sariyati, seorang pemudik asal Desa Bungo Wedung. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas terselenggaranya mudik gratis ini. Menurutnya, fasilitas tersebut sangat meringankan beban biaya para perantau, sehingga mereka bisa pulang untuk merajut kembali tali silaturahmi bersama keluarga tercinta di kampung halaman. Sariyati juga menaruh harapan besar agar ke depannya program ini dapat terus berlanjut dengan penambahan jumlah armada bus, sehingga akan ada lebih banyak lagi perantau yang bisa merasakan manfaatnya.

BAZNAS Kabupaten Demak mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendukung program-program kemanusiaan seperti ini. Dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi, Anda telah ikut berkontribusi nyata dalam menebar kebahagiaan bagi warga Demak yang membutuhkan.

Mari bersinergi bersama BAZNAS Kabupaten Demak—salurkan donasi terbaik Anda sekarang dan jadilah bagian dari perubahan positif untuk sesama.

Salurkan Zakat dan Sedekah Anda melalui: bazn.as/zisonlinebaznasdemak

16/03/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
BAZNAS Demak Salurkan 75 Paket Sembako untuk Jamaah UPZ Masjid Man’baul Huda Ngaluran

DEMAK – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak terus memperkuat komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Pada Jumat (13/3/2026), BAZNAS secara resmi menyalurkan bantuan berupa 75 paket sembako yang ditujukan bagi jamaah Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Man’baul Huda, Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar, Demak.

Penyaluran bantuan ini dilakukan secara langsung untuk memastikan manfaatnya sampai kepada para mustahik di lingkungan masjid. Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS Demak dalam kegiatan ini menegaskan bahwa setiap rupiah zakat dan infak yang dikelola dikembalikan dalam bentuk program yang menyentuh akar rumput.

Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya stimulan untuk meringankan beban ekonomi warga sekaligus mengapresiasi keaktifan UPZ di tingkat masjid.

"Kami berharap bantuan ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan pangan sesaat, namun juga menjadi simbol kehadiran BAZNAS di tengah jamaah. Semoga paket sembako ini dapat memberikan sedikit kebahagiaan dan meringankan beban harian bapak dan ibu sekalian," ujar Bambang di sela-sela acara.

Hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Sulaiman, S.Pd. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara masjid dan BAZNAS dalam pemetaan warga yang layak menerima bantuan agar distribusi zakat semakin tepat sasaran.

Kegiatan berlangsung khidmat dan disambut antusias oleh para jamaah masjid yang merasa terbantu dengan adanya perhatian langsung dari lembaga pengelola zakat daerah tersebut.

Mari Tebar Kebaikan Bersama BAZNAS Demak

Harta yang berkah adalah harta yang di dalamnya terdapat hak orang lain. Mari bersihkan jiwa dan sempurnakan ibadah dengan menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui layanan resmi BAZNAS Kabupaten Demak. Kontribusi Anda adalah napas bagi mereka yang membutuhkan.

Tunaikan Zakat Sekarang: 

kabdemak.baznas.go.id/rekening

14/03/2026 | Kontributor: humas-baznas demak

Berita Terbaru

Gerakan Berbagi Ramadhan BAZNAS Demak dan UPZ Rutan Kelas IIB Demak Salurkan Bantuan Paket Logistik Keluarga Ramadhan
Gerakan Berbagi Ramadhan BAZNAS Demak dan UPZ Rutan Kelas IIB Demak Salurkan Bantuan Paket Logistik Keluarga Ramadhan
Demak (25/02/2026) Dalam semaraknya bulan suci Ramadhan, upaya berbagi kepada sesama kembali diwujudkan melalui kolaborasi antara UPZ Rutan Kelas IIB B(Rudem) Demak dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak dalam kegiatan bakti sosial yang ditujukan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan kepedulian, tetapi juga memperlihatkan bagaimana sinergi antar-lembaga dapat menghadirkan manfaat nyata bagi warga yang terdampak dari berbagai kondisi sosial dan ekonomi. Dalam pelaksanaannya, bantuan sosial yang disalurkan meliputi paket kebutuhan pokok serta dukungan langsung kepada masyarakat kurang beruntung yang telah terverifikasi sebagai penerima manfaat. Kegiatan ini turut melibatkan sejumlah unsur masyarakat dan stakeholder lokal yang hadir untuk menyaksikan serta mendukung penyerahan bantuan tersebut, di mana harapan besar disematkan agar setiap paket yang disalurkan dapat meringankan beban keluarga dan memberi kekuatan dalam menjalani ibadah Ramadhan. Selain itu, dalam upaya berbagi kebaikan yang lebih luas di bulan penuh berkah ini, BAZNAS Kabupaten Demak berkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Demak menyalurkan sebanyak 4.800 paket logistik keluarga Ramadhan kepada warga yang berhak menerima. Paket logistik ini dirancang untuk membantu pemenuhan kebutuhan sehari-hari keluarga selama bulan suci, menunjukkan komitmen kuat antara lembaga zakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas. Baznas Demak Kegiatan sosial seperti ini menjadi pengingat akan pentingnya solidaritas dan kepedulian terhadap sesama di tengah tantangan kehidupan sehari-hari. Bagi pembaca yang ingin turut serta dalam menebar kebaikan, BAZNAS Kabupaten Demak membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk berpartisipasi melalui donasi zakat, infak, dan sedekah. Setiap kontribusi yang disalurkan melalui kanal resmi BAZNAS akan dikelola secara profesional dan tepat sasaran, menjadi bagian dari upaya kolektif untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan. Ayo berbagi! Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui layanan resmi BAZNAS Kabupaten Demak — baik secara daring maupun langsung di kantor layanan — agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan membawa berkah bagi umat. Semoga setiap kebaikan yang kita titipkan menjadi pemberdayaan nyata bagi sesama di bulan penuh berkah ini.
BERITA25/02/2026 | humas-baznas demak
Ramadhan Berbagi, BAZNAS Demak Salurkan Takjil untuk Keluarga Pasien di RSUD Sultan Fatah Karangawen
Ramadhan Berbagi, BAZNAS Demak Salurkan Takjil untuk Keluarga Pasien di RSUD Sultan Fatah Karangawen
Demak (25/02/2026) – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan terus diwujudkan oleh BAZNAS Kabupaten Demak melalui program Ramadhan Berbagi. Pada kesempatan kali ini, bantuan takjil berbuka puasa disalurkan kepada keluarga pasien yang tengah mendampingi anggota keluarganya menjalani perawatan di RSUD Sultan Fatah Karangawen. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang berada dalam situasi penuh ujian. Di tengah kesabaran menunggu proses pengobatan orang tercinta, keluarga pasien tetap menjalankan ibadah puasa. Kehadiran paket takjil dari BAZNAS Demak diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan berbuka serta menghadirkan kebahagiaan sederhana di waktu magrib. Program ini merupakan bagian dari optimalisasi penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah yang telah ditunaikan oleh para muzaki. Melalui Ramadhan Berbagi, BAZNAS Demak berkomitmen memastikan bahwa amanah umat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Momentum Ramadhan menjadi penguat semangat untuk terus menebar kebaikan dan memperluas kebermanfaatan. Dukungan dari masyarakat menjadi kunci agar program-program sosial dan kemanusiaan dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di Kabupaten Demak. Mari jadikan Ramadhan ini sebagai kesempatan terbaik untuk berbagi dan memperbanyak amal kebaikan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Salurkan donasi secara online melalui: bazn.as/zisonlinebaznasdemak Atau datang langsung ke Kantor BAZNAS Kabupaten Demak. Bersama, kita kuatkan kepedulian dan hadirkan keberkahan untuk sesama.
BERITA25/02/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Kabupaten Demak Salurkan 4.800 Paket Logistik Keluarga di Bulan Ramadhan 1447 H
BAZNAS Kabupaten Demak Salurkan 4.800 Paket Logistik Keluarga di Bulan Ramadhan 1447 H
Dalam rangka menyemarakkan Program Demak Peduli pada bulan suci Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kabupaten Demak menyiapkan sebanyak 4.800 paket logistik keluarga untuk masyarakat yang membutuhkan. Persiapan tersebut diawali dengan kegiatan packing Paket Sembako Ramadhan yang dilaksanakan selama bulan ramadhan 1447 H di Kantor BAZNAS Demak. Kegiatan ini melibatkan unsur pelaksana program, relawan magang, serta para penerima beasiswa BAZNAS. Kebersamaan mereka mencerminkan semangat kolaborasi dan komitmen dalam menyukseskan program sosial keagamaan di bulan penuh berkah. Seluruh peserta bekerja secara terkoordinasi dengan pembagian tugas yang jelas, sehingga proses pengemasan berjalan efektif dan efisien. Setiap paket logistik keluarga disusun sesuai dengan standar distribusi yang telah ditetapkan. Ketelitian menjadi perhatian utama dalam setiap tahapan, mulai dari penataan hingga pengecekan akhir, guna memastikan kualitas dan kelengkapan bantuan tetap terjaga sebelum disalurkan kepada para mustahik. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal. Lebih dari sekadar kegiatan teknis, proses packing juga menjadi ruang pembelajaran langsung bagi relawan dan penerima beasiswa. Mereka memperoleh pengalaman praktik dalam pengelolaan dana ZIS sekaligus menumbuhkan pemahaman tentang nilai-nilai filantropi Islam. Melalui keterlibatan generasi muda, BAZNAS Demak terus mendorong tumbuhnya kepedulian sosial serta memperkuat semangat solidaritas di tengah masyarakat. Dengan total 4.800 paket yang disiapkan, Program ini menjadi wujud nyata komitmen pelayanan sosial kepada masyarakat, sekaligus bentuk tanggung jawab dalam menghadirkan keberkahan zakat bagi kesejahteraan umat. Mari sempurnakan ibadah Ramadhan 1447 H dengan menunaikan zakat maal dan infak sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Tunaikan kewajiban dan kebaikan Anda secara mudah dan aman melalui layanan online resmi: bazn.as/zisonlinebaznasdemak Zakat Anda, bahagia mereka. Bersama BAZNAS Demak, mari wujudkan keberkahan Ramadhan dan kuatkan kepedulian untuk sesama.
BERITA24/02/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS RI Tegaskan Dana ZIS Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis
BAZNAS RI Tegaskan Dana ZIS Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dan masyarakat tidak digunakan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait pemanfaatan dana zakat. Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan, menyatakan bahwa pengelolaan dan pemanfaatan ZIS memiliki ketentuan yang tegas sesuai syariat Islam dan tidak dapat dialihkan di luar peruntukan yang telah ditetapkan. Ia menegaskan, seluruh dana ZIS yang diamanahkan kepada BAZNAS disalurkan sepenuhnya untuk kemaslahatan umat berdasarkan ketentuan delapan golongan penerima (asnaf), yakni fakir, miskin, amil, muallaf, riqab (hamba sahaya), gharimin (orang yang terlilit utang untuk kebutuhan dasar), fisabilillah, dan ibnu sabil (musafir yang kehabisan bekal). Menurutnya, ketentuan tersebut menjadi landasan utama dalam tata kelola zakat di BAZNAS. Mulai dari proses penghimpunan hingga pendistribusian, seluruhnya harus berjalan dalam koridor syariah serta mematuhi regulasi yang berlaku. Lebih lanjut dijelaskan, secara kelembagaan maupun sumber pembiayaan, program Makan Bergizi Gratis merupakan program pemerintah yang didanai melalui anggaran negara. Sementara itu, dana ZIS berasal dari amanah masyarakat yang penggunaannya diatur secara ketat sesuai prinsip-prinsip syariat Islam. Karena itu, dana zakat tidak dapat dialokasikan untuk program yang tidak termasuk dalam kategori asnaf, termasuk MBG. Dalam pengelolaannya, BAZNAS berpedoman pada prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Prinsip ini memastikan bahwa pengelolaan zakat tidak hanya sesuai ajaran agama, tetapi juga taat hukum serta selaras dengan kepentingan bangsa. Implementasi pendistribusian dan pendayagunaan ZIS difokuskan pada upaya pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi umat, serta bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan yang termasuk dalam delapan asnaf di berbagai wilayah Indonesia. BAZNAS juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi terkait penggunaan dana zakat. Lembaga ini memastikan amanah para muzaki tetap terjaga melalui sistem pengelolaan yang transparan dan akuntabel, termasuk pelaporan serta audit secara berkala yang dapat diakses publik melalui situs resmi BAZNAS.
BERITA24/02/2026 | humas-baznas demak
Resmi Pembayaran Fitrah dan Fidyah Kabupaten Demak 1447 H 2026 M
Resmi Pembayaran Fitrah dan Fidyah Kabupaten Demak 1447 H 2026 M
Demak – Pemerintah Kabupaten Demak mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMN/BUMD, serta masyarakat umum untuk menunaikan zakat fitrah Tahun 2026 sebesar Rp45.000 per jiwa/orang. Penetapan tersebut Merujuk pada Surat Edaran Sekretariat Daerah Kabupaten Demak Nomor 451.12/0227/2026 tentang Pengumpulan Zakat Fitrah ASN dan Pegawai BUMN/BUMD Kabupaten Demak Tahun 2026. Fidyah 2026 di Kabupaten Demak Rp45.000 per Hari Selain zakat fitrah, besaran fidyah di Kabupaten Demak Tahun 2026 juga ditetapkan sebesar Rp45.000 per hari per orang bagi yang memiliki kewajiban membayar fidyah sesuai ketentuan syariat, seperti orang yang tidak mampu berpuasa secara permanen atau dalam kondisi tertentu yang diperbolehkan agama. Pembayaran fidyah diharapkan disalurkan melalui lembaga resmi agar tepat sasaran dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan. Imbauan untuk ASN dan Pegawai BUMN/BUMD ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak serta pegawai BUMN/BUMD diimbau untuk menunaikan zakat fitrah melalui mekanisme yang telah ditetapkan masing-masing instansi, termasuk melalui pemotongan gaji yang dikoordinasikan bendahara. Langkah ini bertujuan untuk mencapai resolusi serta memastikan zakat terhimpun secara optimal dan terkelola secara profesional. Imbauan untuk Masyarakat Umum Masyarakat Kabupaten Demak juga diajak untuk menunaikan zakat fitrah dan fidyah sebesar Rp45.000 melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Zakat fitrah akan disalurkan kepada mustahik menjelang Hari Raya Idulfitri, sehingga manfaatnya dapat dirasakan tepat waktu. Pembayaran zakat fitrah dan fidyah dapat ditunaikan secara langsung di: Kantor BAZNAS Kabupaten Demak Jl. Pemuda No.56 Bintoro Kabupaten Demak Atau melalui transfer rekening: Bank Jateng Tidak. Rekening: 3031409097 Atas Nama: BAZNAS DEMAK Konfirmasi pembayaran zakat fitrah dan fidyah dapat dilakukan melalui WhatsApp Center DPHn BAZNAS Demak di nomor: https://wa.me/62895363644673 https://wa.me/6282134466112 https://wa.me/6281944336839 Mari tunaikan zakat fitrah dan fidyah tepat waktu. Bersama BAZNAS Demak, zakat Anda membantu saudara-saudara kita yang membantu dan memperkuat kepedulian sosial di Kabupaten Demak.
BERITA14/02/2026 | humas-baznas demak
Musyawarah Persiapan Pelaksanaan UPZ Masjid Manba’ul Huda Kalitekuk Ngaluran, Perkuat Legalitas dan Optimalisasi ZIS
Musyawarah Persiapan Pelaksanaan UPZ Masjid Manba’ul Huda Kalitekuk Ngaluran, Perkuat Legalitas dan Optimalisasi ZIS
Demak, 13 Februari 2026 – Musyawarah Persiapan Pelaksanaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Manba’ul Huda Dukuh Kalitekuk, Desa Ngaluran, digelar pada Jumat (13/02/2026) dengan dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari BPD desa, pengurus takmir, Ketua RT/RW, imam masjid dan mushola, hingga tokoh masyarakat setempat. Kehadiran lintas elemen ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan Dukuh Kalitekuk. Dalam sambutannya, Penjabat Kepala Desa Ngaluran Ahmad Nur Azizul Miftah menegaskan bahwa potensi zakat di Kabupaten Demak sangat besar dan perlu digerakkan secara optimal. Ia menyampaikan bahwa pada tahun 2025 penghimpunan ZIS di Demak mencapai Rp10,5 miliar, sementara secara nasional potensinya bisa mencapai angka triliunan rupiah jika dikelola secara maksimal. “Kalau kita mampu menggali dan mengelola ZIS dengan baik, insya Allah kemiskinan dapat ditekan. Kuncinya adalah kesadaran menunaikan zakat dan menyalurkannya kepada fakir miskin sesuai ketentuan,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa Desa Ngaluran selama ini telah merasakan berbagai manfaat program pemberdayaan. “Sudah banyak warga yang menerima manfaat dari program BAZNAS, mulai dari ZMart, bantuan rumah layak huni, hingga bantuan sosial lainnya. Harapan kami, pengurus UPZ Masjid Manba’ul Huda dapat menjalankan amanah dengan adil dan diniatkan sebagai ibadah,” tegasnya. Ketua Takmir Masjid Manba’ul Huda, H. Mulyono, menyampaikan rasa terima kasih atas partisipasi seluruh pihak dalam musyawarah tersebut. Ia menilai pembentukan UPZ menjadi langkah awal dalam memperkuat gerakan amal saleh berbasis masjid. “Kami atas nama takmir mengucapkan terima kasih atas kegiatan ini. UPZ sangat baik sebagai wadah amal kebaikan. Apalagi sebentar lagi memasuki bulan Ramadhan, ini menjadi momentum awal untuk melaksanakan tugas mulia, terutama dalam penghimpunan zakat fitrah,” ungkapnya. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Demak H.Sulaiman, S.Pd menjelaskan bahwa pengelolaan zakat di Indonesia memiliki landasan regulasi yang jelas dan terus berkembang dari masa ke masa. Di Kabupaten Demak sendiri terdapat 864 masjid, namun baru sekitar 40 persen yang telah memiliki SK UPZ. “UPZ dibentuk untuk memakmurkan jamaah dan memperkuat kesejahteraan umat. Potensi ZIS di Demak sangat luar biasa, sehingga perlu kolaborasi dan kerja tim agar pengelolaannya berjalan optimal,” jelasnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Demak H.Bambang Soesetiarto,S.I.P menegaskan bahwa UPZ Masjid Manba’ul Huda telah dikukuhkan secara resmi pada tahun 2025 sehingga memiliki legalitas dalam pengelolaan ZIS. Ia mendorong agar pengurus segera bergerak menggali potensi zakat maal, zakat penghasilan, zakat fitrah saat Ramadhan, hingga zakat pertanian di wilayah Kalitekuk. Ia juga menekankan bahwa pengelolaan ZIS oleh UPZ bersifat mandiri untuk kepentingan masyarakat setempat. “Hasil pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di UPZ Masjid Manba’ul Huda disalurkan kepada masyarakat yang berhak di Dukuh Kalitekuk dan Desa Ngaluran, bukan disetorkan ke BAZNAS Demak. Kami hanya meminta laporan pengelolaan ZIS tersebut sebagai bentuk akuntabilitas dan pembinaan,” tegasnya. Menurutnya, zakat merupakan ibadah sosial yang memiliki dampak luas bagi kesejahteraan umat. “Zakat itu untuk mensucikan harta. Di dalam harta kita ada hak mereka yang membutuhkan sesuai asnafnya. Maka mari kita bergerak bersama menggali potensi ZIS aghniya di Kalitekuk dengan penuh amanah,” tambahnya. Melalui musyawarah ini, diharapkan UPZ Masjid Manba’ul Huda dapat segera menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Sinergi seluruh unsur desa dan BAZNAS diharapkan mampu menjadikan Dukuh Kalitekuk sebagai wilayah yang semakin sadar zakat serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA13/02/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Salurkan Kornet Daging untuk Dukung Penanggulangan Stunting
BAZNAS Demak Salurkan Kornet Daging untuk Dukung Penanggulangan Stunting
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kesehatan masyarakat melalui penyaluran 1.008 kaleng kornet daging untuk penanggulangan stunting. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui sebagai kelompok yang rentan terhadap permasalahan gizi. Kegiatan penyaluran yang dilaksanakan pada Rabu (11/02/2026) ini diawali dengan koordinasi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Demak guna memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan data penerima manfaat. Sinergi antara BAZNAS dan Dinas Kesehatan ini menjadi bagian dari langkah kolaboratif dalam memperkuat intervensi gizi serta mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Demak. Melalui bantuan kornet daging yang kaya protein hewani, BAZNAS Kabupaten Demak berharap dapat membantu mencukupi kebutuhan nutrisi balita, serta menunjang kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui. Program ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat untuk dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program kemaslahatan, khususnya di bidang kesehatan. BAZNAS Kabupaten Demak terus berkomitmen menghadirkan program-program strategis yang berdampak langsung bagi kesejahteraan umat. Dukungan dari para muzaki dan donatur menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas. Mari terus ambil bagian dalam ikhtiar kebaikan ini dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Kunjungi kantor BAZNAS Demak di Jl. Pemuda No. 56 Bintoro Demak atau salurkan ZIS Anda melalui layanan online di: Zakat Online:Bayar Zakat Online BAZNAS Demak Sedekah Online:Sedekah Online BAZNAS Demak Informasi Rekening ZIS:Daftar Rekening Resmi BAZNAS Demak
BERITA11/02/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Gelar LDK ZMart untuk Perkuat UMKM Kecamatan Mranggen
BAZNAS Demak Gelar LDK ZMart untuk Perkuat UMKM Kecamatan Mranggen
Kontributor :Aditya Putera PratamaKhoirul Umam Demak — BAZNAS Kabupaten Demak kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kemandirian ekonomi umat melalui penyelenggaraan Latihan Dasar Kelompok (LDK) Program ZMart bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Kecamatan Mranggen. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (5/2/2026) bertempat di Aula BAZNAS Kabupaten Demak dan diikuti oleh 25 peserta penerima manfaat Program ZMart. Kegiatan LDK ZMart tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Demak Drs. Saerozi, M.SI, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Demak H. Muchlas, S.Ag., M.H, serta tim pendamping program yang akan membersamai para peserta dalam proses pengembangan usaha secara berkelanjutan. LDK ini menjadi tahapan awal pembinaan sebelum bantuan modal zakat produktif disalurkan kepada para pelaku usaha mikro. Dalam sambutannya, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Demak Drs. Saerozi, M.SI menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengapresiasi antusiasme para peserta. Ia menilai semangat para penerima manfaat patut diapresiasi, meskipun jarak tempuh dari Kecamatan Mranggen cukup jauh dan kondisi cuaca hujan pada pagi hari. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran para peserta. Meski Kecamatan Mranggen berada di wilayah ujung Kabupaten Demak dan pagi ini diguyur hujan, hal tersebut tidak mengurangi semangat panjenengan semua untuk hadir dan mengikuti kegiatan ini dengan penuh khidmat,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Saerozi juga memperkenalkan peran dan fungsi BAZNAS kepada para peserta. Ia menjelaskan bahwa BAZNAS merupakan Badan Amil Zakat Nasional, lembaga nonstruktural pemerintah yang dibentuk berdasarkan peraturan perundang-undangan dan memiliki mandat untuk mengelola zakat secara nasional guna mewujudkan pemerataan ekonomi umat serta meningkatkan kemandirian masyarakat. Ia menambahkan bahwa Program ZMart atau Zakat Mart merupakan salah satu program unggulan BAZNAS yang difokuskan pada pemberdayaan usaha mikro. Melalui program ini, peserta menerima bantuan zakat produktif yang diarahkan untuk meningkatkan pendapatan dan mendorong kemandirian ekonomi. Selain ZMart, BAZNAS Kabupaten Demak juga memiliki program pemberdayaan lain seperti Z-Kantin dan Z-Miso bagi pelaku usaha makanan. “Melalui ZMart, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga pendampingan berkelanjutan. Para penerima manfaat tidak kami lepas begitu saja, melainkan akan terus didampingi agar usahanya benar-benar berkembang dan berdampak,” tambahnya. Sebagai bentuk keseriusan dalam pendampingan, BAZNAS Kabupaten Demak akan melakukan monitoring dan evaluasi usaha secara berkala, termasuk kunjungan langsung oleh pimpinan minimal satu kali dalam satu semester. Usaha yang menunjukkan perkembangan positif berpeluang memperoleh reward maupun penguatan modal lanjutan pada tahun berikutnya, berdasarkan evaluasi laporan keuangan dan progres usaha. Selain aspek ekonomi, Program ZMart juga menanamkan nilai spiritual melalui prinsip “usaha sambil bersedekah”. Dalam program ini, BAZNAS menitipkan kotak amal di setiap usaha penerima manfaat sebagai sarana berbagi. Sedekah yang terkumpul akan disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan melalui mekanisme yang transparan dan terukur. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Demak H. Muchlas, S.Ag., M.H. Ia mengajak para peserta untuk senantiasa bersyukur atas amanah yang telah diberikan serta menegaskan bahwa para penerima manfaat merupakan individu terpilih di wilayahnya masing-masing. “Panjenengan semua adalah orang-orang pilihan yang dipercaya untuk mengelola zakat produktif. Maka manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin agar usaha bisa berkembang, mandiri, dan meningkat omzetnya,” tegasnya. Ia juga mendorong para peserta agar mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan usaha dengan meningkatkan kualitas pelayanan, pencatatan usaha, serta pengelolaan keuangan. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip 3S (Senyum, Salam, dan Sapa) dalam melayani pelanggan, menjalankan usaha secara halal, menjauhi praktik riba, serta menyeimbangkan antara ikhtiar usaha dan ibadah. Materi teknis Program ZMart kemudian disampaikan oleh Saiful selaku pendamping program. Ia menjelaskan secara rinci skema penggunaan bantuan modal ZMart, di mana dari total bantuan sebesar Rp5.000.000, sekitar Rp3.500.000 dialokasikan untuk pengelolaan usaha, sementara sisanya digunakan untuk branding usaha seperti pengecatan warung, pembuatan papan nama, dan penguatan identitas usaha. Selain itu, kotak infak yang dititipkan akan dievaluasi dan diambil setiap bulan bersamaan dengan survei perkembangan usaha. Melalui kegiatan LDK ZMart ini, BAZNAS Kabupaten Demak berharap zakat produktif dapat menjadi solusi nyata dalam mendorong pertumbuhan UMKM serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, khususnya di Kecamatan Mranggen.
BERITA05/02/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Lakukan Kunjungan Teknis ke UPZ Rutan Kelas IIB, Perkuat Tata Kelola Zakat Berbasis Digital
BAZNAS Demak Lakukan Kunjungan Teknis ke UPZ Rutan Kelas IIB, Perkuat Tata Kelola Zakat Berbasis Digital
Demak, 5 Februari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak melalui Amil Pelaksana melaksanakan kegiatan kunjungan teknis ke Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Rutan Kelas IIB. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman kelembagaan UPZ dalam pengelolaan zakat, sekaligus meningkatkan efektivitas tata kelola zakat melalui pemanfaatan teknologi dan media informasi digital Kunjungan teknis tersebut difokuskan pada pemaparan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT), sosialisasi penggunaan Aplikasi Kalkulator Zakat, serta penguatan sistem media informasi digital sebagai bagian dari upaya optimalisasi layanan zakat. Kegiatan ini melibatkan Divisi Penghimpunan dan Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) BAZNAS Kabupaten Demak, sebagai bentuk sinergi lintas divisi dalam mendukung kinerja UPZ. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus UPZ Rutan Kelas IIB, yakni Ketua UPZ Ibu Ani, Sekretaris Ibu Setyo, dan Bendahara Aji Wongso. Turut hadir pula Angga Prasetyo dari Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan. Suasana kegiatan berlangsung komunikatif dan terbuka, mencerminkan semangat kolaborasi dan penguatan koordinasi kelembagaan antara BAZNAS Kabupaten Demak dan UPZ Rutan Kelas IIB. Kunjungan teknis diawali dengan pemaparan oleh Pelaksana BAZNAS Kabupaten Demak, Ratna Kusumasari MR, S.Kom selaku pelaksana bidang SDM. Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan fungsi dan peran strategis UPZ Rutan Kelas IIB sebagai UPZ dengan tugas pembantuan penyaluran. Ditekankan pula bahwa seluruh pengelolaan zakat yang dilaksanakan oleh UPZ harus berpedoman pada regulasi yang berlaku, yakni Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 sebagai aturan pelaksanaannya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi interaktif yang disampaikan oleh Sukaenah, SE dan Shofiyul Hamaad selaku Pelaksana Divisi Penghimpunan. Pada sesi ini, dipaparkan penggunaan Aplikasi Kalkulator Zakat serta teknis administrasi Setor Zakat Muzakki Berdasarkan Nama Berdasarkan Alamat. Materi tersebut ditujukan untuk memudahkan bendahara UPZ dalam menginventarisasi data kepegawaian di lingkungan Rutan Kelas IIB. Melalui aplikasi ini, pegawai yang telah mencapai batas nishab dapat dicincang menjadi muzaki zakat, sementara pegawai yang belum mencapai nishab dapat diarahkan sebagai munfik, sehingga pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) menjadi lebih tertib, akurat, dan transparan. Selanjutnya Ratna Kusumasari MR, S.Kom kembali menyampaikan pemaparan terkait lembar kerja RKAT. Dalam penjelasannya, ia menekankan pentingnya perencanaan kerja dan anggaran sebagai landasan utama pelaksanaan program dan kegiatan UPZ agar berjalan terarah, terukur, dan sesuai dengan prinsip akuntabilitas. Setelah itu, Rifqi, S.Ds memperkenalkan konsep Kantor Digital BAZNAS Kabupaten Demak sebagai inovasi penguatan layanan dan media informasi berbasis digital untuk mendukung efektivitas dan efisiensi kerja UPZ. Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif antara pengurus UPZ Rutan Kelas IIB dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Demak. Berbagai pertanyaan dan diskusi mengemuka, khususnya terkait administrasi kerja sama program, mekanisme pelaporan, serta teknis pelaksanaan kegiatan zakat di lingkungan UPZ. Melalui kunjungan teknis ini, diharapkan koordinasi, pemahaman, dan kapasitas UPZ Rutan Kelas IIB dalam pengelolaan zakat semakin meningkat, sejalan dengan komitmen BAZNAS Kabupaten Demak dalam mewujudkan tata kelola zakat yang profesional, akuntabel, dan berbasis teknologi digital.
BERITA05/02/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Perkuat Kemandirian Umat Melalui Penyaluran Bulan Januari 2026 Zakat Konsumtif dan Produktif
BAZNAS Demak Perkuat Kemandirian Umat Melalui Penyaluran Bulan Januari 2026 Zakat Konsumtif dan Produktif
DEMAK (30/01/2026) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali merealisasikan amanat umat dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Acara penyaluran Bulan Januari 2026, ini dibuka oleh Wakil Ketua III BAZNAS Demak, H. Suyono, S.Pd, M.SI, yang mengawali kegiatan dengan ungkapan syukur dan doa bagi keberkahan para muzaki serta mustahik. Dalam sambutannya, H. Suyono menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata kehadiran BAZNAS sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang memiliki kewenangan resmi dari negara untuk mengelola zakat, infaq, dan sedekah. "Kami berharap pertemuan ini menjadi momentum realisasi bantuan yang penuh berkah bagi masyarakat yang telah lolos verifikasi," ujarnya. Beliau juga menekankan bahwa zakat yang ditunaikan diharapkan menjadi pembersih harta dan jiwa, serta ladang pahala bagi yang menunaikannya. Pada periode penyaluran Januari 2026, BAZNAS Demak menyerahkan bantuan kepada 25 penerima manfaat, yang terdiri dari perorangan maupun lembaga. Bantuan tersebut mencakup berbagai sektor kebutuhan umat. Untuk dukungan sarana ibadah dan pendidikan, bantuan disalurkan untuk pembangunan masjid dan musholla, termasuk renovasi musholla Sekolah Dasar (SD) serta pengembangan sarana prasarana Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ). Selain itu, BAZNAS juga memberikan bantuan sarana dakwah untuk memperkuat syiar Islam di masyarakat. Di sektor ekonomi dan kemanusiaan, bantuan yang diberikan bersifat langsung dan memberdayakan. Salah satu wujud bantuan produktif adalah pemberian gerobak usaha bagi pelaku UMKM dan dukungan bagi "mahasiswa produktif". Sementara itu, untuk meringankan beban mendesak, bantuan biaya pengobatan juga diserahkan kepada warga yang membutuhkan layanan kesehatan. Wakil Ketua IV BAZNAS Demak, Drs. H. Saerozi, M.SI, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa variasi bantuan ini sejalan dengan regulasi Perbaznas No. 2 Tahun 2022 tentang tata kelola pendistribusian. Bantuan seperti pengobatan dan beasiswa masuk dalam kategori pendistribusian yang bersifat konsumtif untuk kebutuhan dasar. Sedangkan bantuan gerobak dan modal usaha masuk dalam kategori pendayagunaan yang bersifat produktif, tujuannya agar penerima manfaat memiliki kemandirian finansial jangka panjang. Menutup sesi materi, Drs. H. Saerozi memberikan penguatan motivasi dengan mengutip landasan syar'i. Beliau mengingatkan hadirin tentang etos kerja Islami melalui pepatah, "Bekerjalah untuk duniamu seolah-olah kamu hidup selamanya, dan beramallah untuk akhiratmu seolah-olah kamu mati besok". Beliau juga menekankan kemandirian dengan mengutip hadits bahwa sebaik-baik makanan adalah hasil usaha tangan sendiri, serta mendorong optimisme sesuai QS. At-Taubah ayat 105 bahwa Allah akan melihat setiap amal usaha hamba-Nya. Kegiatan diakhiri dengan harapan besar agar bantuan yang telah disalurkan kepada 25 penerima manfaat ini tepat sasaran dan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat di Kabupaten Demak. Layanan BAZNAS Demak Wujudkan Kepedulian, Bangun Kemandirian Salurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Dana Anda akan dikelola secara profesional untuk membantu pembangunan masjid, layanan kesehatan, beasiswa pendidikan, hingga modal usaha bagi pedagang kecil. Mari berbagi kebaikan hari ini untuk masa depan umat yang lebih sejahtera. Kantor BAZNAS Kabupaten DemakJl. Pemuda No. 56, Bintoro, Demak Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak bazn.as/zisonlinebaznasdemak Bersama BAZNAS Demak, zakat Anda memberi harapan dan masa depan yang lebih baik
BERITA03/02/2026 | humas-baznas demak
Ramadan 2026, BAZNAS RI Gaungkan Semangat “Zakat Menguatkan Indonesia”
Ramadan 2026, BAZNAS RI Gaungkan Semangat “Zakat Menguatkan Indonesia”
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema besar tahun 2026, termasuk dalam rangkaian program Ramadan. Tagline ini menjadi penegasan bahwa zakat memiliki peran strategis sebagai kekuatan sosial nasional dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa, mulai dari kemiskinan hingga penanganan kebencanaan. Tagline tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Senin (2/2/2026). Momentum ini menjadi awal konsolidasi gerakan zakat nasional menjelang bulan suci Ramadan yang identik dengan meningkatnya semangat kepedulian dan kedermawanan masyarakat. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” merepresentasikan semangat kebersamaan dan gotong royong seluruh elemen bangsa. Menurutnya, zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen penting dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Ia menegaskan, zakat memiliki kontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan nasional, terutama persoalan kemiskinan, ketertinggalan, dan kebencanaan yang masih dihadapi sejumlah daerah di Indonesia. Salah satu contoh konkret adalah peran zakat dalam membantu penanganan bencana banjir di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Dalam kondisi darurat tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak. Melalui penguatan tagline ini, BAZNAS ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh sekaligus kekuatan kolektif dalam membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera. Terlebih, menjelang dan selama bulan Ramadan, potensi zakat, infak, dan sedekah masyarakat Indonesia mengalami peningkatan signifikan dan menjadi motor penggerak kesejahteraan sosial. Pada tahun 2026, BAZNAS RI juga akan memfokuskan kebijakan pada penguatan respons kebencanaan yang terintegrasi, mulai dari fase tanggap darurat hingga pemulihan dan rekonstruksi berbasis pemberdayaan masyarakat. Sejumlah program pascabencana telah disiapkan, antara lain Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid. Selain sektor kebencanaan, BAZNAS RI terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi mustahik, layanan pendidikan dan kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Melalui semangat “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS berharap seluruh elemen bangsa dapat bersatu menjadikan zakat sebagai energi besar untuk menjaga persatuan dan memperkokoh Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman.
BERITA03/02/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Kukuhkan UPZ Rutan Kelas IIB Demak, Perkuat Sinergi Pembinaan dan Pemberdayaan Warga Binaan
BAZNAS Demak Kukuhkan UPZ Rutan Kelas IIB Demak, Perkuat Sinergi Pembinaan dan Pemberdayaan Warga Binaan
Demak, Senin (02/01/2026) BAZNAS Kabupaten Demak secara resmi mengukuhkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Demak sebagai bentuk penguatan sinergi kelembagaan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kegiatan pengukuhan tersebut dirangkai dengan sosialisasi dan edukasi ZIS kepada unsur pegawai serta warga binaan Rutan Kelas IIB Demak. Kepala Rutan Kelas IIB Demak sekaligus Ketua Penasihat UPZ, Heri Mujiono, A.Md.I.P., S.H., M.H., menyampaikan bahwa selama beberapa tahun terakhir potensi kebaikan dan kepedulian umat Islam di lingkungan rutan belum terfasilitasi secara optimal. Padahal, dari total 122 warga binaan, hampir 90 persen merupakan warga Kabupaten Demak, sementara sisanya berasal dari Pati, Kudus, dan Jepara. “Sinergi ini bukan hanya soal pengelolaan zakat, tetapi juga membangun kepribadian dan semangat kebersamaan. Kami telah menjalin silaturahmi dengan BAZNAS Demak dan siap bersinergi dengan instansi terkait di tingkat kabupaten maupun provinsi,” ungkapnya. Ketua UPZ Rutan Kelas IIB Demak, Ani Tutwuri Handayani, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pengukuhan tersebut. Ia menilai pembentukan UPZ merupakan langkah positif dalam mendukung kegiatan pembinaan, baik bagi pegawai maupun warga binaan.“Alhamdulillah, kerja sama dengan BAZNAS Demak berjalan dengan baik dan lancar. Kami mohon bimbingan serta koordinasi dari pimpinan dan staf BAZNAS Demak agar pengelolaan UPZ ke depan semakin optimal,” ujarnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., mengapresiasi inisiatif pembentukan UPZ di lingkungan Rutan Kelas IIB Demak. Menurutnya, pengukuhan UPZ merupakan bagian dari standar operasional prosedur (SOP) BAZNAS dan menjadi dasar pelaksanaan tugas serta fungsi UPZ sesuai dengan surat keputusan yang ditetapkan.“BAZNAS hadir untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya. Kami fokus pada program-program produktif agar penerima manfaat dapat meningkat kesejahteraannya, mulai dari pelatihan menjahit, cukur rambut, hingga keterampilan lainnya,” jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa UPZ memiliki ruang untuk berinisiatif dan berinovasi dalam menjalankan program, termasuk melakukan pendataan muzakki dan munfiq serta merancang kegiatan yang dapat dikolaborasikan bersama BAZNAS Demak. “Inisiatif dan inovasi dari UPZ, termasuk di lingkungan lapas, sangat kami harapkan,” tambahnya. Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dan edukasi ZIS yang disampaikan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Demak Bidang Penghimpunan, H. Muchlas Ar,S.Ag, M.H . dan wakil ketua II Bidang Pendistribusian Pendayagunaan, H. Sulaiman, S.Pd Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa zakat merupakan salah satu pokok ajaran agama yang memiliki dampak besar, baik secara spiritual maupun sosial.“Zakat tidak membuat rugi, justru mensuburkan harta dan menjadi salah satu ikhtiar menolak bencana. Allah menjanjikan balasan hingga 700 kali lipat bagi mereka yang berzakat dengan keimanan,” tuturnya. Ia juga mengingatkan pentingnya ketakwaan dalam menjalankan aktivitas ekonomi serta memaparkan regulasi pengelolaan zakat berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014. Di akhir sesi, UPZ Rutan Kelas IIB Demak didorong untuk segera menginventarisasi potensi zakat dan infak serta menyusun rancangan program kerja yang selaras dengan BAZNAS Kabupaten Demak. Ayo Dukung Program Kebaikan BAZNAS Kabupaten Demak Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak untuk mendukung program pembinaan, pemberdayaan, dan kesejahteraan umat. Kantor BAZNAS Kabupaten DemakJl. Pemuda No. 56, Bintoro, Demak Zakat & Sedekah Online:https://kabdemak.baznas.go.id/bayarzakathttps://kabdemak.baznas.go.id/sedekah Bersama BAZNAS Demak, zakat Anda memberi harapan dan masa depan yang lebih baik
BERITA02/02/2026 | humas-baznas demak
Sosialisasi dan Pengukuhan UPZ Masjid Baitul Muttaqin Bandungrejo, Perkuat Legalitas dan Tata Kelola Zakat Berbasis Masjid
Sosialisasi dan Pengukuhan UPZ Masjid Baitul Muttaqin Bandungrejo, Perkuat Legalitas dan Tata Kelola Zakat Berbasis Masjid
Demak, Jumat (30/01/2026) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pengukuhan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Baitul Muttaqin yang berlokasi di Desa Bandungrejo, Kecamatan Karanganyar. Kegiatan ini berlangsung khidmat di serambi Masjid Baitul Muttaqin dan dihadiri oleh unsur pemerintah desa, tokoh agama, pengurus masjid, KUA Kecamatan Karanganyar, serta jajaran BAZNAS Demak. Kepala Desa Bandungrejo, Parwoto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara pemerintah desa, ulama, dan BAZNAS Demak. Ia menegaskan bahwa kehadiran UPZ Masjid merupakan langkah strategis dalam menata pengelolaan zakat agar lebih tertib, sah secara regulasi, serta memberikan manfaat yang merata bagi masyarakat. Pemerintah desa, lanjutnya, siap mendukung penuh penguatan kelembagaan zakat berbasis masjid. Ketua UPZ terpilih, Bapak Mashudi, menyampaikan bahwa selama dua periode kepengurusan BKM Masjid Baitul Muttaqin, pengelolaan zakat fitrah selalu dilaksanakan setiap tahun dan seluruhnya disalurkan kepada masyarakat hingga saldo akhir nihil sebagai bentuk pemerataan. Namun, ia mengakui adanya kegelisahan fiqih dan administratif karena belum adanya legalitas amil secara resmi. Melalui proses koordinasi dan undangan BAZNAS Demak pada tahun 2025, akhirnya Masjid Baitul Muttaqin memperoleh Surat Keputusan Ketua BAZNAS Demak tentang pembentukan UPZ masjid. Ia berharap ke depan mendapatkan bimbingan teknis dan administrasi agar pengelolaan zakat dapat mengadopsi sistem yang lebih baik, profesional, dan sesuai ketentuan. Ketua Takmir Masjid Baitul Muttaqin, Kyai Abdul Aziz, turut mengungkapkan rasa syukur atas dikukuhkannya pengurus UPZ masjid. Menurutnya, legalitas amil merupakan jawaban atas keresahan yang selama ini dirasakan pengurus dan jamaah. Ia berpesan agar para pengurus UPZ yang telah dilantik dapat menjalankan amanah dengan jujur, penuh tanggung jawab, dan senantiasa mengingat Allah SWT dalam setiap tugas, sehingga seluruh proses pengelolaan zakat berjalan lancar dan membawa keberkahan. Dengan pengukuhan ini, ia meyakini langkah pengelolaan zakat di Masjid Baitul Muttaqin akan semakin tenang dan terarah, sekaligus mendorong kesadaran zakat yang tidak terbatas pada zakat fitrah semata. Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Karanganyar, H. Makzhum, S.Ag., M.H, menyampaikan bahwa KUA berperan sebagai penghubung dan pendamping dalam penguatan kelembagaan zakat di tingkat desa. Ia menjelaskan bahwa berawal dari berbagai persoalan yang muncul, KUA merasa terpanggil untuk menjalin komunikasi dengan BAZNAS Kabupaten Demak karena masjid memiliki posisi strategis, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat penguatan dan peradaban umat. Penetapan Masjid Baitul Muttaqin sebagai UPZ bahkan direncanakan menjadi pilot project di Kecamatan Karanganyar, dengan harapan masjid mampu berkembang sebagai pusat pemberdayaan ekonomi jamaah, termasuk penguatan UMKM berbasis masjid. Ketua BAZNAS Kabupaten Demak H.Bambang Soesetiarto.S.I.P dalam arahannya menegaskan bahwa UPZ Masjid Baitul Muttaqin telah sah secara hukum dan sesuai dengan Undang-Undang Pengelolaan Zakat. Dengan legalitas tersebut, pengurus tidak perlu ragu atau khawatir dalam menjalankan tugasnya karena telah mengikuti regulasi pemerintah. Ia menjelaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang terhimpun melalui UPZ masjid dapat langsung disalurkan kepada masyarakat setempat, dengan kewajiban menyampaikan laporan pengelolaan kepada BAZNAS. Selain itu, ia mendorong agar UPZ aktif melakukan sosialisasi kepada para aghniya untuk menumbuhkan kesadaran zakat, mencontoh desa-desa yang telah berhasil menjadi percontohan sadar zakat. Ia menekankan bahwa zakat merupakan ibadah sosial yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat luas. Dalam sesi sosialisasi ZIS, Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Demak, H. Muchlas, S.Ag., M.H., memaparkan secara komprehensif mengenai pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Materi dimulai dari dasar-dasar normatif perintah agama terkait ibadah ZIS, dilanjutkan dengan penjelasan tugas dan fungsi pengurus UPZ, serta teknis mekanisme penghimpunan, pendistribusian, dan pengelolaan dana ZIS agar sesuai syariat dan regulasi. Melalui kegiatan sosialisasi dan pengukuhan ini, diharapkan UPZ Masjid Baitul Muttaqin mampu menjalankan perannya secara optimal sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, transparan, dan profesional. Kehadiran UPZ juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran zakat masyarakat, memperluas manfaat ZIS, serta menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan umat yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Desa Bandungrejo dan sekitarnya.
BERITA30/01/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Bekali Calon Mustahik ZMart Kecamatan Guntur melalui Latihan Dasar Kelompok
BAZNAS Demak Bekali Calon Mustahik ZMart Kecamatan Guntur melalui Latihan Dasar Kelompok
Kontributor :Aditya Putera PratamaKhoirul Umam Demak – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kelompok (LDK) Program ZMart bagi para penerima manfaat di Kecamatan Guntur. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 29 Januari 2026, sejak pukul 09.00 WIB ini dilaksanakan di Aula BAZNAS Kabupaten Demak dan diikuti oleh 40 orang mustahik penerima bantuan Program ZMart. LDK ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Demak dalam memperkuat program zakat produktif berbasis usaha ritel mikro. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua III dan Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Demak, serta para pendamping program tingkat kabupaten yang akan melakukan pendampingan berkelanjutan kepada para peserta. Dalam perayaannya, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Demak H.Suyono,S.Pd,M.SI menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dari Kecamatan Guntur. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran peserta yang dapat mengikuti kegiatan dalam keadaan sehat. “Alhamdulillah bapak dan ibu semua dapat hadir hari ini. Kegiatan LDK ini merupakan bagian dari tahapan Program ZMart yang harus dilalui sebelum bantuan disalurkan secara resmi,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa LDK merupakan tahapan awal yang bertujuan untuk memberikan pembekalan sekaligus menyamakan persepsi antara BAZNAS dan para penerima manfaat. Setelah kegiatan ini, peserta masih akan mengikuti pertemuan lanjutan di tingkat kecamatan sebelum proses penyaluran bantuan dilakukan melalui pemerintah daerah. “Harapan kami, bantuan yang diterima nanti dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha, sehingga bapak dan ibu bisa semakin mandiri secara ekonomi dan memperoleh peningkatan keuntungan,” tambahnya. Kegiatan kemudian dibuka secara resmi dengan pembacaan Surah Al-Fatihah yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Demak. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Demak Drs.H.Saerozi, M.SI yang memperkenalkan peran dan fungsi BAZNAS kepada para peserta. Ia menjelaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga nonstruktural yang dibentuk berdasarkan peraturan perundang-undangan dan memiliki tugas mengelola zakat, infak, dan sedekah secara nasional. “Program ZMart ini merupakan bagian dari penyaluran zakat produktif. Tujuannya adalah mendorong kemandirian ekonomi mustahik, khususnya para pelaku usaha warung agar mampu meningkatkan omzet dan keberlanjutan usahanya,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan modal, tetapi juga menghadirkan pendampingan intensif agar program berjalan optimal. Para penerima manfaat akan didampingi oleh empat orang pendamping Program ZMart yang bertugas memberikan arahan teknis, edukasi pengelolaan usaha, serta membantu penyusunan laporan pembelanjaan modal dan keuntungan usaha. Program ZMart dirancang bersifat berkelanjutan dengan sistem monitoring dan evaluasi secara berkala. Bahkan, BAZNAS Kabupaten Demak menyiapkan reward bagi usaha yang menunjukkan perkembangan signifikan, serta monitoring langsung oleh pimpinan minimal satu kali dalam satu semester. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua IV juga menekankan pentingnya nilai spiritual dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Para peserta diberikan kotak sedekah sebagai implementasi prinsip bekerja sambil bersedekah. “Sedekah tidak akan mengurangi rezeki, justru akan menghadirkan keberkahan dan kelapangan usaha. Apa yang terkumpul nantinya akan kembali disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya. Materi teknis Program ZMart kemudian disampaikan oleh Saiful, salah satu pendamping program. Ia menjelaskan bahwa koordinasi dan pendampingan akan dilakukan melalui grup WhatsApp sebagai media komunikasi utama antara pendamping dan peserta. “Program ZMart adalah program pemberdayaan ekonomi berbasis usaha ritel mikro yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan daya saing usaha mustahik sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan,” jelas Saiful. Melalui kegiatan LDK ini, BAZNAS Kabupaten Demak berharap Program ZMart dapat menjadi instrumen yang efektif dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat serta memperkuat peran zakat sebagai solusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat. Ayo Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Demak Mari salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak sebagai lembaga resmi yang amanah, transparan, dan profesional. Kontribusi Anda tidak hanya bernilai ibadah, namun juga berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. Kantor BAZNAS Kabupaten Demak Jl. Pemuda No. 56 Bintoro, Demak Pembayaran ZIS Online: Zakat : kabdemak.baznas.go.id/bayarzakat Sedekah: kabdemak.baznas.go.id/sedekah Informasi Rekening ZIS: kabdemak.baznas.go.id/rekening Bersama BAZNAS Kabupaten Demak, wujudkan zakat yang lebih berdampak bagi umat dan bangsa.
BERITA29/01/2026 | humas-baznas demak
Bantu Pemulihan Sumatra, BAZNAS Demak Salurkan Donasi Kemanusiaan Rp342 Juta melalui BAZNAS RI
Bantu Pemulihan Sumatra, BAZNAS Demak Salurkan Donasi Kemanusiaan Rp342 Juta melalui BAZNAS RI
Jakarta, 28 Januari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menyalurkan sedekah kemanusiaan sebesar Rp342.000.000 melalui BAZNAS RI untuk membantu meringankan beban para penyintas banjir di wilayah Sumatra dan Aceh. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak agar dapat kembali menjalani aktivitas secara normal pascabencana. Penyerahan sedekah kemanusiaan tersebut dilaksanakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, dan dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan yang diwakili oleh Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, Fitriansyah Agus Setiawan, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, SIP, beserta jajaran. Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, Fitriansyah Agus Setiawan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Demak serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Demak atas amanah sedekah kemanusiaan yang dititipkan melalui BAZNAS RI. “Alhamdulillah, pada hari ini BAZNAS RI mendapatkan amanah dari masyarakat Kabupaten Demak dan juga dari ibu-ibu PKK Kabupaten Demak untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra,” ujar Fitriansyah. Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut sangat dibutuhkan oleh para penyintas banjir yang hingga saat ini masih belum dapat kembali ke rumah masing-masing. Sebagian korban masih tinggal di lokasi pengungsian, sementara lainnya menumpang di rumah kerabat yang tidak terdampak bencana. “Insya Allah dana ini akan sangat bermanfaat untuk membantu mereka kembali beraktivitas seperti sebelum musibah terjadi. Harapannya, sebelum Ramadhan para penyintas sudah dapat kembali tinggal di rumah, meskipun masih bersifat hunian sementara,” jelasnya. Fitriansyah juga memastikan bahwa dana sedekah kemanusiaan ini akan disalurkan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran, sesuai dengan prinsip pengelolaan ZIS yang dijalankan oleh BAZNAS. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM, menegaskan komitmen BAZNAS dalam memperkuat agenda kemanusiaan nasional, khususnya dalam merespons cepat setiap bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia. “Melalui komitmen ini, BAZNAS memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah benar-benar hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang berada dalam situasi darurat dan krisis kemanusiaan,” ungkapnya. Di sisi lain, Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, menjelaskan bahwa sedekah kemanusiaan tersebut merupakan hasil gotong royong masyarakat Kabupaten Demak, termasuk partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Demak. “Saat terjadi bencana banjir di Sumatra, kami berinisiatif bekerja sama dengan Bupati Demak untuk menggalang sedekah dari ASN yang terkumpul sebesar Rp239 juta. Selain itu, Tim Penggerak PKK Kabupaten Demak juga menggerakkan kepedulian masyarakat dan berhasil menghimpun Rp103 juta, sehingga total sedekah yang terkumpul mencapai Rp342 juta,” terang Bambang Soesetiarto. Menurutnya, penyaluran sedekah melalui BAZNAS RI menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dan solidaritas masyarakat Demak terhadap saudara-saudara sebangsa yang tertimpa musibah di Sumatra dan Aceh. “Kami berharap sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya dan meringankan penderitaan para penyintas bencana,” pungkasnya. Mari terus dukung aksi kemanusiaan dan program penanggulangan bencana dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Setiap donasi yang Anda tunaikan adalah wujud kepedulian dan harapan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Demak Jl. Pemuda No. 56 Bintoro, Demak Zakat : kabdemak.baznas.go.id/bayarzakat Sedekah: kabdemak.baznas.go.id/sedekah Informasi Rekening ZIS: kabdemak.baznas.go.id/rekening
BERITA29/01/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Salurkan Bantuan dan Perkuat Pembinaan Beasiswa Mahasiswa Produktif Sambut Ramadan 1447 H
BAZNAS Demak Salurkan Bantuan dan Perkuat Pembinaan Beasiswa Mahasiswa Produktif Sambut Ramadan 1447 H
Kontributor :Aditya Putera Pratama.Nurus Shobah. Demak (28/01/2026) BAZNAS Kabupaten Demak kembali melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyaluran bantuan bulanan bagi penerima Beasiswa Mahasiswa Produktif Program Demak Cerdas sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas generasi muda menjelang bulan suci Ramadan 1447 H. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Rabu, 28 Januari 2026, mulai pukul 13.00 WIB, bertempat di Aula BAZNAS Kabupaten Demak, dan diikuti oleh 29 mahasiswa penerima manfaat. Kegiatan pembinaan ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Demak sebagai wujud komitmen lembaga dalam melakukan pendampingan berkelanjutan kepada mahasiswa produktif. Tidak hanya berfokus pada dukungan akademik, pembinaan ini juga diarahkan untuk menanamkan nilai karakter, kepedulian sosial, serta penguatan peran mahasiswa dalam kehidupan keumatan dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam sambutannya, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Demak menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berkumpul bersama seluruh peserta dalam keadaan sehat, terlebih menjelang datangnya bulan Ramadan 1447 H. Ia berharap para mahasiswa senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan umur sehingga mampu menjalani proses pendidikan dan pengabdian dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa masa mahasiswa merupakan fase penting yang sangat menentukan arah masa depan, sehingga harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Mahasiswa diharapkan mampu bersikap kritis, peka dalam mengambil keputusan, serta sigap dalam menyerap berbagai ilmu dan pengalaman di lingkungan kampus. Menurutnya, mahasiswa penerima beasiswa BAZNAS diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kepedulian terhadap persoalan umat. Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua I H. Muchlas AR, S.Ag., M.H juga menyampaikan hasil kajian dari BAZNAS RI yang menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS masih berada di angka sekitar 15 persen. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi mahasiswa produktif untuk turut berperan aktif dalam menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya zakat. Ia menekankan bahwa zakat merupakan salah satu pilar utama dalam ajaran Islam yang memiliki dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan keadilan sosial. Selain sesi pembinaan, kegiatan ini juga diisi dengan pengarahan teknis terkait pelaksanaan tugas dan produksi konten oleh mahasiswa penerima beasiswa. Pengarahan disampaikan oleh Rifqi, S.Ds selaku pelaksana pada bagian SDM dan Media Informasi. Dalam arahannya, ia menyampaikan evaluasi terhadap hasil konten yang telah dikerjakan. Secara umum, kualitas konten dinilai cukup baik, namun masih diperlukan peningkatan dari sisi kreativitas, konsistensi, dan kesesuaian pesan agar tujuan program dapat tercapai secara lebih optimal. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, BAZNAS Kabupaten Demak menyalurkan bantuan beasiswa bulan Januari 2026 kepada seluruh mahasiswa produktif. Melalui kegiatan pembinaan dan penyaluran ini, BAZNAS Kabupaten Demak berharap para penerima Beasiswa Mahasiswa Produktif mampu tumbuh menjadi generasi muda yang berprestasi, berakhlak mulia, serta aktif menyebarkan nilai-nilai kebaikan, khususnya dalam meningkatkan kesadaran berzakat di tengah masyarakat. BAZNAS Kabupaten Demak juga mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui layanan resmi BAZNAS Kabupaten Demak sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan program-program pendidikan dan pemberdayaan generasi muda di Kabupaten Demak.
BERITA28/01/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Perkuat UMKM Lewat LDK Program Zmart Kecamatan Karangawen
BAZNAS Demak Perkuat UMKM Lewat LDK Program Zmart Kecamatan Karangawen
Kontributor : Aditya Putera Pratama BAZNAS Kabupaten Demak kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pelaksanaan Latihan Kelompok Dasar (LDK) Program Zmart. Kegiatan ini diadakan pada hari Rabu, 28 Januari 2026, mulai pukul 09.00 WIB di Aula BAZNAS Kabupaten Demak, dengan melibatkan para penerima manfaat dari Kecamatan Karangawen. Sebanyak 24 pelaku usaha mikro penerima bantuan modal usaha mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. LDK Zmart ini dihadiri oleh Wakil Ketua I dan Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Demak, serta para pendamping Program Zmart yang akan mendampingi peserta secara berkelanjutan. Dalam perayaannya, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Demak Drs.H.Saerozi, M.SI mengawali acara dengan menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh peserta dalam kondisi sehat. Ia menegaskan, kondisi cuaca yang mendung seharusnya tidak memicu semangat untuk terus berikhtiar dan berusaha. “Alhamdulillah, kita bisa berkumpul pada hari ini dalam keadaan sehat. Meski cuaca mendung, semangat kita jangan ikut redup. Kita harus tetap optimis dan terus berusaha memperbaiki kehidupan,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan peran dan fungsi BAZNAS sebagai lembaga resmi negara yang bertugas mengelola zakat umat secara profesional dan amanah. Ia menjelaskan bahwa Program Zmart merupakan salah satu program unggulan BAZNAS yang fokus pada pemberdayaan usaha produktif mustahik melalui bantuan modal usaha. “Zmart berasal dari kata zakat dan mart. Ini bukan bantuan konsumtif, tetapi bantuan produktif agar usaha bapak dan ibu bisa berkembang dan berkelanjutan. BAZNAS ingin mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” jelasnya. Lebih lanjut ia menegaskan bahwa para penerima manfaat tidak hanya menerima bantuan modal, tetapi juga mendapatkan pendampingan rutin agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara optimal. Dalam pendampingan tersebut, BAZNAS juga menitipkan kotak sedekah di tempat usaha peserta sebagai sarana menumbuhkan budaya berbagi. “Kotak sedekah ini bukan hanya untuk membantu orang lain, tetapi juga sebagai pengingat bahwa dalam usaha ada nilai keberkahan dan panjang-menolong, sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur'an,” tambahnya. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Demak H.Muchlas AR,S.Ag, MH yang menekankan pentingnya ketangguhan, kreativitas, serta daya saing dalam menjalankan usaha. Menurutnya, pelaku UMKM harus mampu beradaptasi dan berinovasi agar tidak tertinggal di tengah persaingan. “Modal bantuan ini adalah pemantik. Yang terpenting adalah bagaimana usaha dikelola dengan kreatif, inovatif, dan mampu bersaing secara sehat. BAZNAS dan pendamping program akan terus membersamai bapak dan ibu,” tuturnya. Ia juga mengingatkan agar seluruh penerima manfaat senantiasa menjalankan usaha sesuai prinsip syariah, memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, serta menjaga profesionalisme agar usaha dapat berkembang secara halal dan berkelanjutan. Materi teknis Program Zmart kemudian disampaikan oleh M.Saiful,ST salah satu pelaksana pendistribusian dan pendayagunaan program. Ia menjelaskan bahwa koordinasi dan pendampingan program akan dilakukan secara intensif melalui grup WhatsApp sebagai media komunikasi utama. “Program Zmart ini merupakan program pemberdayaan ekonomi berbasis ritel mikro yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha mustahik menjadi sekaligus bagian dari upaya pengentasan kemiskinan,” jelas Saiful. Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan ekonomi dan sosial, BAZNAS Kabupaten Demak mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui layanan pembayaran yang telah disediakan, baik secara digital maupun melalui rekening resmi. Seluruh dana ZIS yang terhimpun dikelola secara profesional dan transparan, kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, serta pemberdayaan ekonomi produktif seperti Program Zmart. Mari bersama BAZNAS Kabupaten Demak, kita wujudkan kepedulian dan kemandirian ekonomi umat melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan dengan penuh keikhlasan. Ayo Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Demak Mari salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak sebagai lembaga resmi yang amanah, transparan, dan profesional. Kontribusi Anda tidak hanya bernilai ibadah, namun juga berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. Kantor BAZNAS Kabupaten Demak Jl. Pemuda No. 56 Bintoro, Demak Pembayaran ZIS Online: Zakat : kabdemak.baznas.go.id/bayarzakat Sedekah: kabdemak.baznas.go.id/sedekah Informasi Rekening ZIS: kabdemak.baznas.go.id/rekening Bersama BAZNAS Kabupaten Demak, wujudkan zakat yang lebih berdampak bagi umat dan bangsa.
BERITA28/01/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Turunkan Tim BTB untuk Evakuasi Korban Longsor di Bandung Barat
BAZNAS Turunkan Tim BTB untuk Evakuasi Korban Longsor di Bandung Barat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bergerak cepat merespons bencana tanah longsor yang melanda Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dengan menerjunkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk melakukan evakuasi korban serta mendukung penanganan darurat di lokasi terdampak. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menyampaikan bahwa langkah tanggap darurat dilakukan segera setelah laporan kejadian diterima dari lapangan. Tim BTB langsung dikerahkan untuk melakukan asesmen awal, membuka akses evakuasi, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam proses pencarian dan pertolongan. “BAZNAS turut berduka cita atas musibah tanah longsor di Kabupaten Bandung Barat. Hingga saat ini, Tim BTB telah berhasil mengevakuasi tiga jenazah di Area A2,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (27/1/2026). Ia menjelaskan bahwa fokus pencarian masih diarahkan pada area permukiman warga yang tertimbun material longsor. Selain menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut juga berdampak pada puluhan warga di sekitar lokasi kejadian. “Sebanyak 33 kepala keluarga atau 113 jiwa terdampak dan saat ini telah dievakuasi ke Kantor Desa Pasir Langu, Kabupaten Bandung Barat,” jelasnya. Saidah menegaskan bahwa seluruh personel BTB bekerja secara intensif dengan menjalin koordinasi bersama BNPB, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya guna memastikan proses evakuasi dan penanganan bencana berjalan secara efektif dan optimal. Tidak hanya fokus pada pencarian dan evakuasi korban, BAZNAS juga menghadirkan layanan Dapur Air di lokasi pengungsian untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih dan konsumsi bagi warga terdampak serta para relawan yang bertugas. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut memberikan dukungan kemanusiaan kepada para korban longsor melalui doa, bantuan, dan kolaborasi bersama. BAZNAS berharap seluruh proses pencarian dapat berjalan lancar dan dampak bencana dapat diminimalisir.
BERITA27/01/2026 | humas-baznas demak
Mahasiswa Produktif BAZNAS Demak Lakukan Monitoring Program Z-Kantin di Sekolah Kecamatan Guntur
Mahasiswa Produktif BAZNAS Demak Lakukan Monitoring Program Z-Kantin di Sekolah Kecamatan Guntur
Kontributor :A'ina - FitriyahMahasiswa Produktif BAZNAS Demak DEMAK – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak terus memperkuat komitmennya dalam mengawal program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pilar Demak Makmur. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring dan pengambilan dana program Z-Kantin yang dilaksanakan di sejumlah sekolah dasar dan menengah pertama di Kecamatan Guntur, Senin (19/01/2026). Dalam kegiatan ini, dua mahasiswi penerima beasiswa Mahasiswa Produktif BAZNAS Demak, A’ina Khurriyana dan Fitri, ditugaskan terjun langsung ke lapangan. Keduanya berperan aktif dalam melakukan pengawasan administrasi sekaligus memastikan keberlangsungan usaha mikro kantin sekolah yang berada di bawah binaan BAZNAS Kabupaten Demak. Monitoring dilakukan di beberapa titik strategis, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD/MIN) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kecamatan Guntur. Program Z-Kantin sendiri merupakan bentuk bantuan permodalan usaha bagi pedagang kantin sekolah yang tergolong mustahik, dengan tujuan mendorong kemandirian ekonomi serta menciptakan lingkungan usaha yang sehat di sektor pendidikan. A’ina Khurriyana menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mencakup verifikasi laporan harian usaha serta pengambilan dana bagi hasil dari pedagang kantin. Dana yang terkumpul selanjutnya akan dikelola kembali oleh BAZNAS Kabupaten Demak untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat lainnya. Selain itu, A’ina bersama Fitri juga memberikan edukasi kepada pengelola kantin mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan higienitas makanan di lingkungan sekolah. Sementara itu, Fitri menuturkan bahwa keterlibatan dalam kegiatan monitoring ini menjadi pengalaman berharga sebagai mahasiswa penerima beasiswa BAZNAS. Menurutnya, program Mahasiswa Produktif tidak hanya memberikan dukungan pendidikan, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proses pemberdayaan umat. Melalui kegiatan di SD dan SMP Kecamatan Guntur, mereka dapat melihat secara nyata bagaimana dana zakat mampu meningkatkan kesejahteraan pedagang kecil di lingkungan sekolah. Secara keseluruhan, proses pengambilan dana dan monitoring program Z-Kantin berjalan dengan tertib, lancar, dan transparan. Seluruh dana yang terkumpul dicatat secara administratif dan disetorkan ke kantor BAZNAS Kabupaten Demak sebagai bagian dari laporan pertanggungjawaban pengelolaan dana umat. Melalui keterlibatan aktif mahasiswa produktif seperti A’ina dan Fitri, BAZNAS Kabupaten Demak berharap pengawasan program pemberdayaan ekonomi dapat dilakukan secara lebih intensif dan tepat sasaran. Dengan demikian, manfaat zakat diharapkan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Demak. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Demak mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung program-program pemberdayaan umat. Melalui penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola secara amanah dan profesional, masyarakat turut berkontribusi dalam menciptakan kemandirian ekonomi, peningkatan pendidikan, serta kesejahteraan sosial di Kabupaten Demak. Masyarakat dapat menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah dengan mudah melalui layanan BAZNAS Kabupaten Demak, baik secara langsung maupun daring. Informasi lengkap mengenai layanan pembayaran zakat, konsultasi zakat, serta program-program unggulan BAZNAS Demak dapat diakses melalui website resmi dan kanal media sosial BAZNAS Kabupaten Demak, atau dengan datang langsung ke kantor BAZNAS Kabupaten Demak. Dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Demak, setiap kebaikan yang dititipkan akan disalurkan secara tepat sasaran dan berkelanjutan untuk kemaslahatan umat. Masyarakat juga dapat menyalurkan ZIS melalui transfer ke rekening resmi BAZNAS Kabupaten Demak yang dapat diakses pada laman: kabdemak.baznas.go.id/rekening Selain itu, pembayaran zakat dan sedekah secara online dapat dilakukan dengan mudah melalui: kabdemak.baznas.go.id/bayarzakatkabdemak.baznas.go.id/sedekah Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Bersama, kita hadirkan zakat yang menenangkan hati, menguatkan usaha, dan menebar manfaat bagi sesama.
BERITA27/01/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS RI Distribusikan 1.500 Paket Bantuan King Salman relief untuk Warga Terdampak Bencana di 12 Kabupaten Jawa Tengah
BAZNAS RI Distribusikan 1.500 Paket Bantuan King Salman relief untuk Warga Terdampak Bencana di 12 Kabupaten Jawa Tengah
Semarang — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menyampaikan sebanyak 1.500 paket bantuan kebutuhan pokok hasil kolaborasi dengan King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSrelief) di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (22/1/2026). Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Paket bantuan ini ditujukan bagi mustahik serta para penyintas bencana di 12 kabupaten di Jawa Tengah. Sejumlah daerah penerima manfaat di antaranya Kabupaten Pati, Jepara, Kudus, Demak, dan Pekalongan yang saat ini tengah menghadapi dampak banjir akibat curah hujan tinggi. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, Bambang Soesetiarto, SIP Kegiatan tersebut juga disaksikan Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Dr. drs. KH. Ahmad Darodji, M.Si., Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid, serta Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid. Ketua BAZNAS RI, Prof.Dr.KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan bahwa penguatan respon kebencanaan terus menjadi fokus utama BAZNAS melalui pengembangan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Menurutnya, berbagai inisiatif kebencanaan yang dijalankan di tingkat nasional telah mendorong BAZNAS daerah semakin sigap dan terlibat aktif dalam penanganan bencana. Ia menegaskan, BAZNAS RI telah membangun fondasi kelembagaan BTB melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, sehingga saat ini hampir seluruh daerah di Indonesia telah memiliki unit BTB. Upaya penguatan kelembagaan tersebut, selanjutnya, juga mendapatkan apresiasi luas dari berbagai pihak. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, menilai BAZNAS memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam melayani dan melindungi masyarakat kurang mampu. Ia mengapresiasi kiprah BAZNAS Jawa Tengah yang dinilai konsisten menghadirkan program inovasi, baik dalam pengentasan kemiskinan, pemberdayaan UMKM, maupun penanganan bencana. Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Dr.drs. KH. Ahmad Darodji, M.Si., menjelaskan bahwa Jawa Tengah merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, dengan sedikitnya 27 titik rawan. Sebagai langkah mitigasi, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah telah membentuk pasukan BAZNAS Tanggap Bencana di seluruh kabupaten dan kota. Ia menambahkan, perubahan cuaca yang semakin tidak menentu menuntut kesiapsiagaan yang berkelanjutan. Saat ini, sebanyak 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah telah memiliki pasukan BTB yang dilengkapi dengan sarana pendukung kebencanaan, seperti mobil siaga, ambulans, tenda darurat, peralatan dapur umum, hingga perahu karet untuk evakuasi.
BERITA23/01/2026 | humas-baznas demak
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat