
Berita Terkini
BAZNAS RI Gelar FGD Bersama Kemenag hingga LAN RI Bahas Penguatan Undang-Undang Zakat
Berita Nasional
JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar Focus Group Discussion (FGD) guna membahas penguatan regulasi dan penyempurnaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Pertemuan strategis yang dihadiri jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama, KemenPANRB, Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, hingga Tenaga Ahli DPR RI tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada Rabu (28/10/2026).
Langkah kolaboratif ini diinisiasi BAZNAS RI untuk menghimpun berbagai masukan komprehensif dari para pemangku kepentingan. Terlebih, regulasi mengenai pengelolaan zakat tersebut kini telah resmi masuk ke dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Jangka Menengah DPR RI.
Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., menegaskan bahwa peninjauan dan perubahan atas UU No. 23 Tahun 2011 menjadi sebuah keniscayaan seiring pesatnya dinamika kelembagaan serta tantangan dalam tata kelola zakat saat ini. Menurutnya, penyesuaian regulasi ini sangat penting untuk memperkuat peran BAZNAS, baik dalam kapasitasnya sebagai regulator maupun operator.
“Seiring berkembangnya dinamika kelembagaan dan tantangan terkait tata kelola, kebutuhan penguatan peran BAZNAS baik sebagai regulator maupun sebagai operator serta penyesuaian terhadap perkembangan hukum nasional, tentu kita memandang bahwa langkah peninjauan dan perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 menjadi sebuah keniscayaan,” ujar Zainut Tauhid.
Ia menambahkan, BAZNAS RI berkomitmen memastikan penyempurnaan aturan ini berfokus pada peningkatan akuntabilitas, efisiensi penghimpunan, ketepatan pendistribusian, hingga perlindungan hak-hak muzaki dan mustahik di seluruh pelosok Indonesia. Seluruh masukan konstruktif yang terhimpun dari forum FGD ini akan dirumuskan oleh tim teknis menjadi draf naskah final untuk dikawal secara intensif dalam proses legislasi di DPR RI.
"Ini menunjukkan komitmen kuat kami, komitmen kolektif kami ya, untuk memastikan bahwa proses revisi undang-undang ini membawa maslahat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan pengelolaan zakat di tanah air," tegas Zainut Tauhid.
Agenda FGD ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS RI, antara lain Pimpinan Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi H. Syarifuddin, S.Ag., M.E.; Pimpinan Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A.; Pimpinan Pengawasan dan Pengendalian Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum.; Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan Mulya Dwi Harto; Direktur Riset, Kajian, dan Pengembangan Muhammad Hasbi Zaenal; serta Kepala Biro Media dan Komunikasi Publik Ndari Rumi Widyawati.
Selain itu, hadir pula jajaran tokoh dan pejabat perwakilan lembaga mitra, di antaranya Ketua MUI Bidang Hukum dan HAM Dr. H. Wahiddudin Adams, S.H., M.A.; Penelaah Teknis Kebijakan LAN RI Evy Trisulo, S.H., M.H.; Asisten Deputi Kelembagaan dan Tata Laksana Pembangunan Manusia, Pemberdayaan Masyarakat, dan Pemerintah Daerah Wilayah 3 KemenPANRB Ugi Cahyo Setiono, S.Kom.; serta jajaran Tenaga Ahli Komisi VIII DPR RI.
29/10/2026 | humas-baznas demak
Perkuat Akuntabilitas ZIS, BAZNAS RI dan Kemenag Dorong Integrasi Data SIMBA-DTSEN hingga Tingkat Daerah
Berita Nasional
JAKARTA, 28 Oktober 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Agama (Kemenag) RI memperkuat sinergi strategis dalam tata kelola zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL). Langkah konkret ini diwujudkan melalui pengintegrasian data penerima manfaat (mustahik) antara Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SiMBA) dan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjangkau hingga tingkat daerah.
Komitmen tersebut mengemuka dalam agenda Konsinyering Integrasi SiMBA-DTSEN yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (28/10). Acara ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Hj. Saidah Sakwan, M.A., Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghafur, serta jajaran pengurus kedua lembaga.
Pimpinan BAZNAS RI Hj. Saidah Sakwan, M.A., menegaskan bahwa penyelarasan basis data ini merupakan wujud komitmen lembaga dalam menghadirkan akuntabilitas serta penyaluran bantuan yang tepat sasaran.
"Salah satu komitmen BAZNAS adalah mengembangkan akuntabilitas melalui pengelolaan data yang terintegrasi. Sebagaimana komitmen bersama, kita telah memiliki nota kesepahaman antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mengintegrasikan satu data melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)," ujar Saidah.
Untuk memastikan efektivitas di lapangan, BAZNAS RI mendorong penyusunan rencana aksi terpadu yang mencakup sosialisasi dan konsolidasi bersama BAZNAS daerah, Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di seluruh Indonesia. Integrasi ini diyakini mampu meningkatkan validitas data, mencegah duplikasi bantuan, serta mengoptimalkan potensi ZIS-DSKL.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghafur menyampaikan bahwa pengintegrasian data ini krusial untuk menyelaraskan program zakat dengan agenda pembangunan nasional dalam mengentaskan kemiskinan.
“Pengelolaan zakat tidak hanya berlandaskan norma undang-undang dan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga harus Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Amil zakat harus memastikan bahwa orang yang menerima zakat, infak, dan sedekah memang memenuhi kriteria,” tegas Prof. Waryono.
Melalui pemadanan dan penertiban data yang berkelanjutan, Kemenag dan BAZNAS berharap pengelolaan zakat nasional semakin transparan, akuntabel, serta memberikan dampak kesejahteraan yang luas bagi masyarakat.
29/10/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Kabupaten Demak Salurkan Bantuan Pendidikan Mahasiswa Produktif Berbasis Pembinaan Karakter
DEMAK – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di wilayah Kabupaten Demak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran Bantuan Pendidikan program Beasiswa Mahasiswa Produktif yang dirangkaikan dengan kegiatan pembinaan karakter bagi para mahasiswa penerima manfaat di Kantor BAZNAS Kabupaten Demak, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan penyaluran tersebut berlangsung hangat dan sarat akan kekhusyukan. Acara diawali dengan pembacaan Asmaul Husna serta istighosah dan doa bersama yang dilantunkan secara bergiliran oleh para mahasiswa—sebuah rutinitas spiritual yang konsisten dijalankan setiap bulannya.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Demak, H. Suyono, S.Pd., M.Si., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kekhidmatan suasana pembukaan yang kental dengan nilai-nilai keislaman tersebut. Beliau berpesan agar para mahasiswa senantiasa menanamkan ketulusan niat dan nilai-nilai spiritual dalam menuntut ilmu.
"Kami berharap para mahasiswa senantiasa mengingat pentingnya kekuatan doa, ketulusan niat, keikhlasan, serta kesadaran diri sebagai hamba Allah SWT dalam setiap langkah menuntut ilmu," ujar H. Suyono.
Tidak sekadar menjadi ajang penyerahan bantuan secara simbolis, momen berkumpul ini dimanfaatkan secara optimal oleh BAZNAS Kabupaten Demak untuk membangun kedekatan dan kualitas para penerima Beasiswa Mahasiswa Produktif. Melalui ruang diskusi, evaluasi tugas kelompok, serta pembinaan disiplin dan rasa tanggung jawab, BAZNAS berupaya memastikan bahwa bantuan yang diberikan mampu membentuk keberlanjutan pendidikan dan memberdayakan generasi muda Demak agar kelak menjadi insan yang mandiri, berkarakter.
Program Beasiswa Mahasiswa Produktif yang diinisiasi oleh BAZNAS Kabupaten Demak dirancang bukan sekadar sebagai instrumen bantuan finansial untuk meringankan biaya pendidikan, melainkan sebagai wadah pembentukan generasi muda yang utuh—secara intelektual maupun spiritual. Melalui program ini, para mahasiswa penerima manfaat mendapatkan pendampingan komprehensif
BAZNAS Kabupaten Demak turut mengajak seluruh lapisan masyarakat, para dermawan, serta muzaki untuk terus mempercayayakan penyerahan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi BAZNAS. Setiap uluran tangan dan kepercayaan yang diberikan para muzaki menjadi pilar utama serta energi kebaikan dalam mendukung keberlanjutan program-program pendidikan demi mencetak generasi muda Kabupaten Demak yang cemerlang dan berakhlaqul karimah.
27/10/2026 | humas-baznas demak
Agenda Pimpinan
Berita Pendistribusian

Distribusi 10.000 Liter Air Bersih BAZNAS Demak Bantu Warga Masjid Baitul Huda
DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali menunjukkan komitmennya dalam merespons krisis kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan air bersih sebanyak dua unit mobil tangki dengan total kapasitas mencapai 10.000 liter. Aksi kemanusiaan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan darurat jamaah Masjid Baitul Huda serta masyarakat sekitar di RT 06/RW 04 Desa Sari, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, pada Kamis (15/10/2026).
Penyaluran air bersih ini merupakan langkah taktis tanggap darurat guna mengatasi dampak musim kemarau panjang yang telah menyebabkan sumur bor dan berbagai sumber air warga mengalami kekeringan total. Akibat krisis ini, aktivitas sanitasi harian, ketersediaan air wudhu di masjid, serta operasional kebersihan bagi sekitar 400 jiwa warga setempat sempat mengalami kendala serius.
Melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Demak, armada truk tangki dikerahkan langsung ke lokasi untuk mengisi pelindung udara di lingkungan Masjid Baitul Huda. Pelaksana BAZNAS Kabupaten Demak, M. Saiful Anam, ST, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata kehadiran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tengah masyarakat yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, pada hari ini kami dari BAZNAS Kabupaten Demak melakukan pendistribusian air bersih di Masjid Baitul Huda, Desa Sari, Kecamatan Gajah, yang di mana saat ini mengalami kekeringan dan sumber mata air di sini sangat sedikit sekali untuk kebutuhan masjid dan kebutuhan warga sekitar,” tutur M. Saiful Anam di sela-sela kegiatan penyaluran.
Kehadiran bantuan 10.000 liter air bersih ini disambut dengan rasa terima kasih yang mendalam oleh pihak takmir dan warga setempat. Ketua Takmir Masjid Baitul Huda, H. Legimin, mengungkapkan bahwa sebelum adanya bantuan dari BAZNAS, warga harus merogoh kocek secara mandiri hingga beberapa kali demi mendapatkan pasokan air bersih.
Memang sudah 3 hingga 4 kali kami beli tangki, alhamdulillah mendapat bantuan dari BAZNAS sehingga alhamdulillah bisa bermanfaat untuk Masjid Baitul Huda Desa Sari Kecamatan Gajah, juga untuk masyarakat sekitar selingkungan. Terima kasih kepada muzaki Kabupaten Demak dan kepada Ibu Bupati, sangat membantu sekali untuk keperluan ibadah di masjid juga masyarakat sekitar,” ungkap H. Legimin dengan penuh haru.
Senator bersama pengurus takmir, warga Desa Sari juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan.
“Terima kasih bantuan air bersih untuk Masjid Baitul Huda Desa Sari Kecamatan Gajah, semoga bermanfaat,” ujar salah satu warga penerima manfaat.
Melalui program penyaluran ini, BAZNAS Kabupaten Demak berharap sinergi kebaikan antara muzaki, munfik, dan mustahik terus terjalin erat, sehingga kebermanfaatan zakat dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Demak yang membutuhkan.
Mari terus dukung berbagai aksi kemanusiaan dan program pengentasan kekeringan di Kabupaten Demak melalui kabdemak.baznas.go.id/sedekah uluran tangan terbaik Anda. Salurkan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui untuk membantu lebih banyak warga yang membutuhkan.
(Kontributor : Ni'matul Udzma Nurul Islami)
15/10/2026 | humas-baznas demak

BAZNAS Bersama Pemkab Demak Penyalurkan Bantuan Kemanusiaan
DEMAK, BAZNAS — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusaiaan bagi masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran rumah. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara bersinergi dengan Tim Kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Demak di dua titik lokasi, yakni Desa Sarirejo, Kecamatan Guntur, serta Desa Karangrejo, Kecamatan Dempet, pada Rabu (16/09/2026).
Penyaluran bantuan logistik dan dana darurat ini diserahkan langsung oleh perwakilan BAZNAS Kabupaten Demak bersama unsur Pemkab, Dinas Sosial P2PA, serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Demak. Langkah kolaboratif ini merupakan wujud kepedulian bersama dalam merespons cepat kondisi darurat warga yang kehilangan tempat tinggal akibat si jago merah.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan BAZNAS Kabupaten Demak menyampaikan rasa empati yang mendalam kepada para korban serta menegaskan komitmen BAZNAS untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.
“Bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang dititipkan melalui BAZNAS. Kami berharap bantuan logistik dan santunan yang disalurkan hari ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Desa Sarirejo dan Desa Karangrejo yang sedang tertimpa musibah. Semoga keluarga yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan untuk bangkit kembali,” ujarnya di lokasi penyerahan.
Adapun bantuan yang diserahkan meliputi bahan pangan pokok, perlengkapan keluarga, logistik darurat dari PMI dan Dinas Sosial, serta dukungan dana pemulihan. Melalui sinergi ini, BAZNAS Kabupaten Demak terus berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas pengolahan zakat, infak, dan sedekah demi mengalirkan manfaat nyata bagi kemaslahatan umat.
Mari Rawat Kepedulian, Bantu Saudara Kita yang Tertimpa Musibah
Duka mereka adalah duka kita bersama. Salurkan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak untuk membantu pemulihan para korban bencana dan warga yang membutuhkan.
17/09/2026 | humas-baznas demak

BAZNAS Demak Bersama Tim Kemanusiaan Salurkan Bantuan Kebakaran dan Rumah Roboh
DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Berkolaborasi dengan Tim Kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Demak—yang terdiri dari Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Sosial—BAZNAS menyalurkan paket bantuan logistik serta dukungan pascabencana bagi warga terdampak musibah rumah roboh dan kebakaran pada Senin (14/09/2026).
Penyaluran bantuan tersebut menyasar dua lokasi di wilayah Kabupaten Demak, yakni Desa Karang Sari yang berada di Kecamatan Karangtengah serta Desa Kendalasem di Kecamatan Wedung. Langkah cepat dan terpadu ini dilakukan guna memastikan penyintas bencana mendapatkan penanganan darurat yang memadai sekaligus pemenuhan kebutuhan dasar yang mendesak pascamusibah.
Dalam aksi tanggap bencana ini, BAZNAS Kabupaten Demak bersama gabungan instansi kemanusiaan menyerahkan perlengkapan logistik dan dana stimulan secara langsung kepada para korban. Penyerahan bantuan disaksikan oleh jajaran perangkat desa setempat serta perwakilan lembaga penyalur guna memastikan seluruh bantuan dapat diterima dengan baik, tepat sasaran, dan membawa manfaat nyata bagi penerima.
Kehadiran bantuan terpadu ini mendapat apresiasi hangat dari pemerintah desa setempat yang mendampingi para warga terdampak selama proses penyerahan bantuan berlangsung. Rasa syukur dan ucapan terima kasih disampaikan atas kepedulian BAZNAS beserta Tim Kemanusiaan Pemkab Demak yang hadir memberikan pertolongan di saat warga sedang membutuhkan dukungan moral maupun material.
"Dari PMI dan dari BAZNAS, kami mengucapkan sangat terima kasih dan selalu mendoakan semoga semua amal kebaikan panjenengan semua dibalas oleh Allah SWT," tutur perwakilan pemerintah desa saat mendampingi penyerahan bantuan di lokasi.
Mari wujudkan kepedulian dan ulurkan tangan untuk membangkitkan kembali senyum para saudara kita yang tertimpa musibah. Salurkan sedekah donasi terbaik Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak untuk menghadirkan lebih banyak manfaat dan kebaikan bagi sesama.
14/09/2026 | humas-baznas demak
Artikel Terbaru
Dahsyatnya Keutamaan Saling Tolong-Menolong dalam Islam
Manusia pada hakikatnya diciptakan sebagai makhluk sosial yang saling bergantung satu sama lain. Sehebat apa pun seseorang, pasti akan selalu ada momen di mana uluran tangan orang lain sangat dibutuhkan, baik untuk urusan yang remeh maupun persoalan besar. Di sinilah letak keindahan ajaran Islam. Tolong-menolong tidak hanya dipandang sebagai norma sosial, tetapi juga sebagai wujud nyata dari akhlak mulia seorang muslim yang bernilai ibadah.
Islam secara tegas memotivasi umatnya untuk terus menebar kebaikan dan berlomba-lomba dalam membantu sesama.
Fondasi Kepedulian dalam Al-Qur'an
Allah SWT menjadikan sikap saling membantu sebagai salah satu pilar kehidupan bermasyarakat bagi seorang muslim. Hal ini terekam jelas dalam Al-Qur'an:
"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan." (QS. Al-Ma’idah: 2)
Ayat ini merupakan kompas bagi kita. Islam mengarahkan energi kepedulian kita untuk hal-hal yang positif, seperti menyantuni kaum duafa, meringankan beban orang yang terlilit utang, hingga mendukung program-program keumatan. Sebaliknya, kita dilarang keras memfasilitasi atau membantu hal-hal yang mengarah pada kezaliman dan dosa.
Lebih dari itu, ikatan yang mendasari semangat berbagi ini adalah rasa persaudaraan. Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara." (QS. Al-Hujurat: 10)
Layaknya saudara kandung, setiap muslim sudah sepatutnya memiliki kepekaan batin untuk saling melindungi, menjaga, dan mengulurkan tangan saat saudaranya tertimpa musibah.
Jaminan Pertolongan Allah dalam Hadis Nabi
Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam urusan membantu sesama. Beliau banyak meninggalkan pesan betapa besarnya ganjaran bagi mereka yang gemar meringankan beban orang lain. Berikut adalah ringkasan keutamaan tolong-menolong berdasarkan hadis-hadis sahih:
Sumber Hadis
Pesan Utama Kepedulian Sosial
HR. Bukhari dan Muslim
“Barang siapa yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah akan membantu kebutuhannya.”
Setiap bantuan yang kita berikan, sekecil apa pun, akan dibalas langsung oleh Allah dengan pertolongan yang jauh lebih besar saat kita membutuhkannya.
HR. Muslim
“Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya.”
Kunci mengundang campur tangan Allah dalam hidup kita adalah dengan terus mengalirkan bantuan kepada sesama.
HR. Thabrani
“Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.”
Kemuliaan seorang muslim tidak hanya diukur dari panjangnya sujud di malam hari, tetapi juga seberapa besar manfaat kehadirannya bagi lingkungan sekitar.
Mari Wujudkan Kepedulian Bersama BAZNAS Kabupaten Demak!
Sahabat, hadis-hadis dan ayat suci di atas menjadi pengingat bahwa harta dan tenaga yang kita miliki sejatinya adalah titipan yang bisa menjadi jalan datangnya pertolongan Allah SWT. Salah satu wujud nyata dari sikap saling tolong-menolong adalah dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
Di sekitar kita, masih banyak saudara-saudara yang membutuhkan uluran tangan untuk bisa bertahan hidup, menyekolahkan anak, hingga mendapatkan akses kesehatan yang layak.
Jangan tunda niat baik Anda! Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Bersama BAZNAS, dana yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, transparan, dan disalurkan tepat sasaran kepada para mustahik (golongan yang berhak menerima) di wilayah Demak dan sekitarnya.
Klik kabdemak.baznas.go.id/bayarzakat
Bersihkan Harta, Berkah Berlipat Ganda, Sesama Sejahtera.
Kontributor : Ali Murtadho
Mahasiswa Produktif BAZNAS Demak
29/04/2026 | humas-baznas demak
Sucikan Hati, Sempurnakan Puasa: Panduan Lengkap Zakat Fitrah dan Niatnya
Bulan Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah perjalanan spiritual untuk kembali ke fitrah. Menjelang akhir Ramadan, ada satu kewajiban yang menjadi penyempurna ibadah puasa kita, yakni Zakat Fitrah.
Zakat fitrah bukan hanya tentang menggugurkan kewajiban, tapi merupakan bentuk kepedulian sosial untuk memastikan bahwa di hari Idul Fitri nanti, tidak ada satu pun saudara kita yang kelaparan. Di Kabupaten Demak, semangat berbagi ini menjadi nafas yang menguatkan persaudaraan sesama Muslim.
Mengapa Zakat Fitrah Begitu Penting?
Secara harfiah, fitrah berarti suci. Zakat ini berfungsi sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan kata-kata kotor selama Ramadan. Selain itu, zakat fitrah adalah hak bagi fakir miskin agar mereka dapat ikut merasakan kebahagiaan di hari kemenangan.
Niat Zakat Fitrah (Lengkap)
Niat adalah rukun terpenting dalam berzakat. Berikut adalah macam-macam niat zakat fitrah sesuai dengan untuk siapa zakat tersebut ditunaikan:
Niat adalah rukun terpenting dalam berzakat. Berikut adalah macam-macam niat zakat fitrah sesuai dengan untuk siapa zakat tersebut ditunaikan:
Untuk Diri Sendiri:
"Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an nafsii fardhan lillaahi ta'aalaa."
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta’ala.)
Untuk Istri:
Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an zaujatii fardhan lillaahi ta'aalaa.
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta’ala.)
Untuk Anak Laki-laki:
Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an waladii (Sebutkan Nama) fardhan lillaahi ta'aalaa.
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku [Nama], fardu karena Allah Ta’ala.)
Untuk Anak Perempuan:
Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an bintii (Sebutkan Nama) fardhan lillaahi ta'aalaa.
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku [Nama], fardu karena Allah Ta’ala.)
Untuk Orang Tua (Ayah/Ibu):
Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an (Sebutkan Ayah/Ibu) fardhan lillaahi ta'aalaa.
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk [Ayah/Ibu], fardu karena Allah Ta’ala.)
Untuk Keluarga yang ditanggung kewajibannya : Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'annii wa 'an jamii'i maa yalzamunii nafaqaatuhum syar'an fardhan lillaahi ta'aalaa.
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku secara syariat, fardu karena Allah Ta’ala.)
Salurkan Zakat Anda Melalui Lembaga Resmi
Agar zakat Anda terkelola dengan aman, tepat sasaran, dan sesuai syariat, BAZNAS Kabupaten Demak hadir sebagai jembatan kebaikan bagi masyarakat Kota Wali.
Zakat yang Anda titipkan akan disalurkan kepada mustahik di wilayah Kabupaten Demak untuk membantu pengentasan kemiskinas dan kesejahteraan umat.
Cara Menunaikan Zakat Fitrah di BAZNAS Demak:
Anda dapat melakukan pembayaran via transfer bank dengan praktis:
Bank Tujuan: Bank Jateng
Atas Nama: BAZNAS Kabupaten Demak
Nomor Rekening: 3031409097
Penting: Setelah melakukan transfer, mohon segera melakukan konfirmasi agar pendataan zakat Anda sesuai dengan syariat.
Konfirmasi Pembayaran
Kirimkan bukti transfer beserta data diri (By Name By Address) melalui layanan konfirmasi BAZNAS Kabupaten Demak untuk memastikan zakat Anda tercatat atas nama pribadi atau anggota keluarga yang diniatkan.
Mari raih keberkahan Ramadan dengan berbagi. Tunaikan Zakat Fitrah Anda sekarang!
12/03/2026 | humas-baznas demak
Menakar Keadilan Nisab Zakat Pendapatan 2026: Beban atau Keberkahan?
Dilema di Balik Angka: Menimbang Ulang Keadilan Nisab Zakat Pendapatan 2026
Dunia filantropi Islam Indonesia memasuki babak baru di tahun 2026. Seiring dengan fluktuasi harga emas dan dinamika ekonomi nasional, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menetapkan angka nisab untuk zakat pendapatan dan jasa. Namun, di balik angka-angka formal tersebut, muncul sebuah pertanyaan mendasar: Sudahkah penetapan ini mencerminkan keadilan bagi seluruh lapisan pembayar zakat (muzaki)?
Antara Standar Emas dan Realitas Dompet
Secara tradisional, nisab zakat pendapatan merujuk pada harga 85 gram emas per tahun. Mengingat harga emas yang cenderung meroket dalam beberapa tahun terakhir, ambang batas minimal seseorang wajib berzakat pun otomatis terkerek naik.
Di satu sisi, kenaikan nisab ini melindungi masyarakat berpenghasilan rendah agar tidak terbebani kewajiban zakat sebelum kebutuhan pokoknya terpenuhi. Namun di sisi lain, ada celah lebar dalam penentuan "pendapatan bersih". Apakah angka tersebut sudah mempertimbangkan biaya hidup di kota metropolitan yang kian mahal dibanding daerah pedesaan?
Mencari Titik Temu Keadilan
Keadilan dalam zakat bukan sekadar ketaatan pada variabel nominal, melainkan pada prinsip at-taishir (kemudahan) dan al-adl (keadilan). Para pakar ekonomi syariah mulai menyoroti pentingnya:
Standardisasi Pengurang (Had al-Kifayah): Mengukur kebutuhan dasar minimum sebelum menetapkan sisa penghasilan yang wajib dizakati.
Harmonisasi Aturan: Memastikan tidak ada tumpang tindih yang memberatkan antara kewajiban zakat dan pajak negara.
Transparansi Distribusi: Keyakinan muzaki bahwa dana yang mereka keluarkan benar-benar efektif mengentaskan kemiskinan, bukan sekadar memenuhi target statistik.
Zakat: Lebih dari Sekadar Angka
Menakar keadilan nisab 2026 berarti melihat zakat sebagai instrumen redistribusi kekayaan yang dinamis. Jika nisab terlalu rendah, ia bisa memberatkan; jika terlalu tinggi, potensi dana sosial untuk membantu mustahik justru bisa hilang.
Tantangan bagi otoritas zakat saat ini adalah membuktikan bahwa regulasi yang lahir di tahun 2026 ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan manifestasi dari kepedulian sosial yang terukur dan empatik.
04/03/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS TV
Bantuan Ternak Ayam Petelur BAZNAS Demak & Dian Farm untuk Kemandirian Masyarakat
Penulis: Humas BAZNAS Demak
Trimulyo Bangkit! Aksi Nyata Pemkab & BAZNAS Demak Pemulihan Pasca Banjir
Penulis: Humas BAZNAS Demak





