WhatsApp Icon
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

BAZNAS RI Salurkan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan untuk 100 Ribu Pekerja Rentan Lewat Program JSB 2026
BAZNAS RI Salurkan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan untuk 100 Ribu Pekerja Rentan Lewat Program JSB 2026
Berita Nasional Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali membuktikan komitmennya dalam menghadirkan kesejahteraan umat melalui penyaluran dana zakat yang berdaya guna. Kali ini, BAZNAS RI resmi mengasuransikan jaminan sosial bagi 100 ribu pekerja rentan di seluruh Indonesia, termasuk pemulung, buruh tani, nelayan, pedagang kecil, hingga guru ngaji, lewat program unggulan Jaminan Sosial BAZNAS (JSB) 2026. ?Seremoni penyerahan bantuan kepesertaan ini dilangsungkan secara simbolis di Kota Tangerang Selatan, Banten, pada Jumat (2/10/2026). Hadir langsung dalam agenda tersebut Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., yang didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PM Dyah Tri Kumolo Sari, serta Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Dr. Ir. Saiful Hidayat, M.T. Melalui program ini, para mustahik atau penerima zakat yang memenuhi kriteria mendapatkan perlindungan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) selama enam bulan penuh. ?Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan bahwa dana zakat harus dikelola secara progresif agar tidak berhenti sekadar memenuhi kebutuhan konsumtif harian, melainkan menjelma sebagai instrumen pemberdayaan yang tangguh. ?“Melalui Program Jaminan Sosial BAZNAS, kami berupaya memberikan perlindungan kepada pekerja rentan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Perlindungan ini diharapkan dapat membantu mustahik menjalankan aktivitas ekonomi dengan lebih aman,” jelas Sodik. ?Sodik merinci, JSB 2026 menargetkan 100.000 pekerja rentan yang tersebar di minimal 10 provinsi prioritas. Menariknya, 30 persen dari kuota tersebut dialokasikan khusus untuk masyarakat di wilayah 3T, sementara 70 persen sisanya menyasar wilayah lain dengan pertimbangan kerentanan ekonomi yang tinggi. ?Langkah strategis BAZNAS ini mendapat sambutan hangat serta apresiasi tinggi dari pemerintah. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PM, Dyah Tri Kumolo Sari, menilai sinergi ini sangat selaras dengan visi pemerintah dalam memperluas jaring pengaman sosial bagi masyarakat prasejahtera. ?“Terima kasih kepada BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan yang telah bersama pemerintah hadir membantu pekerja miskin dan tidak mampu. Program ini agar dilanjutkan untuk 100.000 pekerja yang membutuhkan, mulai dari pekerja informal sampai masyarakat daerah tertinggal lainnya,” ungkap Dyah. ?Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektoral ini menjadi jembatan penting untuk merangkul para pekerja informal yang selama ini belum tersentuh jaminan sosial secara maksimal. ?“Jadi, semangat program pemberdayaan berdampak dan berkelanjutan ini sangat sejalan dengan tujuan dari BPJS Ketenagakerjaan bahwa kita bersama-sama ingin menjadikan masyarakat semakin produktif. Harapannya, perlindungan dan pemberdayaan ini harus berjalan seiring sehingga membuat masyarakat memiliki ketahanan terhadap risiko,” pungkas Saiful. ?Selain memberikan ketenangan lewat JKK dan JKM, BAZNAS RI juga aktif memberikan edukasi terkait pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan serta memperkuat basis data pekerja rentan. Dengan ikhtiar mulia ini, BAZNAS berharap para mustahik dapat mencari nafkah dengan rasa aman, bermartabat, dan kian berdaya menghadapi berbagai risiko kerja.
02/10/2026 | humas-baznas demak
Purna Tugas Magang, BAZNAS Kabupaten Demak Lepas Dua Mahasiswa UIN Sunan Kudus dengan Pesan Kebaikan
Purna Tugas Magang, BAZNAS Kabupaten Demak Lepas Dua Mahasiswa UIN Sunan Kudus dengan Pesan Kebaikan
DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak resmi melepas dua mahasiswa magang dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus, yakni Hani Novita Sari dan Siti Lailatul Nikmah, setelah merampungkan program magang selama tiga bulan di kantor BAZNAS Kabupaten Demak. Momen perpisahan ini diwarnai dengan ungkapan syukur dan apresiasi mendalam dari jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Demak. Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., menyampaikan pesan khusus kepada kedua mahasiswi tersebut agar senantiasa menjunjung tinggi integritas dalam melangkah ke dunia nyata. "Jadilah pribadi yang jujur dan amanah di mana pun kalian berada. Apa yang sudah kalian pelajari selama berada di BAZNAS semoga dapat menjadi bekal dan diterapkan dalam kehidupan maupun di dunia kerja ke depannya," pesan H. Bambang Soesetiarto, S.I.P. Senada dengan Ketua BAZNAS, Dosen Pembimbing Magang, Shobirin, M.Ag., turut berpesan agar pengalaman berharga selama tiga bulan ini dijadikan batu loncatan yang positif. Ia mengingatkan para mahasiswanya untuk senantiasa menghormati para mentor di lembaga zakat tersebut serta menjaga tali persaudaraan. "Orang-orang yang ada di BAZNAS ini adalah guru kalian selama melaksanakan magang. Banyak hal yang bisa dipelajari dari mereka, baik dari pengalaman maupun cara mereka bekerja. Setelah selesai magang, teruslah menyambung silaturahmi dan menjaga hubungan baik dengan BAZNAS," tutur Shobirin, M.Ag. Rasa kesan mendalam turut diungkapkan oleh Siti Lailatul Nikmah, yang akrab disapa Lala. Ia mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga di luar teori akademik perkuliahan selama mengabdi di BAZNAS Kabupaten Demak. "Selama magang di BAZNAS Kabupaten Demak, saya banyak mendapatkan pengalaman baru. Bukan hanya tentang pekerjaan, tapi juga tentang bagaimana beradaptasi, bekerja sama, dan belajar dari orang-orang di sekitar," ungkap Lala. Ungkapan serupa juga disampaikan oleh Hani Novita Sari. Ia mengaku awalnya hanya berniat menuntaskan kewajiban akademik semata, namun justru pulang membawa segudang nilai kehidupan yang bermakna luas. "Kalau boleh saya jujur, I didn't expect an internship to leave this much of an impression on me. Awalnya aku datang buat menyelesaikan kewajiban dari kampus, tapi ternyata pulang membawa banyak hal yang nggak aku sangka. I learned bahwa pekerjaan bukan hanya tentang apa yang kita kerjain, tapi juga tentang bagaimana kita memperlakukan orang lain, menghargai, menjaga amanah, dan meninggalkan kesan yang baik. Mungkin itu yang paling aku bawa dari perjalanan ini, bukan hanya pengalaman, tapi juga pelajaran tentang menjadi manusia yang baik di mana pun berada," ujar Hani. Melalui program magang ini, BAZNAS Kabupaten Demak senantiasa berkomitmen untuk membuka ruang pembelajaran bagi generasi muda, tidak hanya dalam aspek profesionalisme kerja, tetapi juga dalam internalisasi nilai-nilai amanah, kepedulian sosial, dan kemanusiaan. Segenap keluarga besar BAZNAS Kabupaten Demak mendoakan agar Hani dan Lala senantiasa diberikan kesuksesan, keberkahan ilmu, serta kemudahan dalam menempuh masa depan karier maupun pendidikan mereka.
30/09/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS RI Bangun Huntara dan Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Penyintas Gempa NTT
BAZNAS RI Bangun Huntara dan Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Penyintas Gempa NTT
Berita Nasional Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menunjukkan komitmennya dalam membersamai masyarakat terdampak bencana melalui pembangunan 10 unit hunian sementara (huntara) bagi penyintas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan yang distribusinya masih akan terus disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan ini tersebar di Kabupaten Manggarai Timur sebanyak sembilan unit—meliputi Desa Gololijun, Satar Kampas, dan Satar Punda Barat—serta satu unit lainnya di Kelurahan Ite Jaya, Kabupaten Ngada. Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan bahwa langkah ini dihadirkan untuk memberikan rasa aman serta tempat tinggal yang layak bagi warga sambil menanti proses pemulihan hunian permanen mereka. "Huntara ini kami bangun agar para penyintas punya tempat tinggal yang layak dan aman selama menunggu pemulihan hunian permanen," jelas Idy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (28/9/2026). Sejak awal bencana terjadi, BAZNAS RI telah bergerak cepat merespons situasi darurat dengan menyalurkan berbagai bentuk bantuan esensial. Hingga kini, selain 10 unit huntara, BAZNAS telah mendistribusikan 145.100 liter air bersih, menyediakan 84.250 porsi makanan siap saji dari dapur umum, memberikan layanan kesehatan bagi 821 pasien, serta mendirikan empat masjid darurat dan tiga sekolah darurat. Melalui semangat kebersamaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS RI turut mengajak seluruh masyarakat luas untuk terus mengulurkan tangan dan bergotong royong meringankan beban saudara-saudara kita di NTT. "Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengulurkan tangan dan bergotong royong membantu saudara-saudara kita di NTT agar mereka dapat segera bangkit dan memulihkan kehidupannya," pungkasnya.
29/09/2026 | humas-baznas demak

Agenda Pimpinan

Ketua BAZNAS Demak Menghadiri Pembukaan Lomba MAPSI SMP Ke-13
Ketua BAZNAS Demak Menghadiri Pembukaan Lomba MAPSI SMP Ke-13
Demak (03/09/2025) – Kabupaten Demak kembali menggelar Musabaqah Pelajaran Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) ke-13 tingkat SMP. Tahun 2025 ini, pelaksanaan MAPSI dipusatkan di SMP Negeri 3 Mranggen, setelah sebelumnya digelar bergantian di berbagai sekolah. Ajang ini menjadi sarana penting untuk memperkuat karakter peserta didik sekaligus wahana menampilkan kompetensi, baik dalam bidang keagamaan maupun seni Islami, seperti kaligrafi dan rebana. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif menyukseskan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa MAPSI bukan sekadar lomba, tetapi juga momentum tahunan yang mempertemukan para siswa dan guru pembimbing dalam suasana persaudaraan. *“Anak-anak perlu kita arahkan agar energi mereka dialihkan pada kegiatan positif, bukan terprovokasi ajakan yang tidak produktif. MAPSI menjadi salah satu sarana untuk menjaga kondusivitas sekaligus memperkuat semangat karakter pelajar,”* ungkapnya. Senada dengan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak memberikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang bersinergi dengan Kemenag dalam menyelenggarakan MAPSI. Menurutnya, ajang ini menjadi indikator capaian sekaligus evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat SMP. *“Lewat lomba ini, para peserta mendapatkan pengalaman penting, meningkatkan kepercayaan diri, serta belajar menampilkan versi terbaik dari dirinya. Ke depan, hasil karya peserta PAI diharapkan bisa dipublikasikan di media sosial agar lebih dikenal luas, tentunya dengan tetap menjunjung tinggi sportifitas dalam perlombaan,”* jelasnya. Bupati Demak dalam kesempatan yang sama juga mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, MAPSI tidak hanya menjadi arena untuk berprestasi, tetapi juga sarana pembinaan karakter, peningkatan prestasi akademik maupun non-akademik, serta pembentukan akhlakul karimah. *“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin mewujudkan generasi Demak yang cerdas, berkarakter Islami, serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan, sesuai dengan visi Demak Bermartabat,”* tutur Bupati. Kegiatan MAPSI ke-13 ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi siswa untuk mengolah bakat, menyalurkan aspirasi dengan cara yang sehat, sekaligus memperkokoh kebersamaan dan menjaga suasana yang kondusif di tengah masyarakat. Dukungan dari Pemkab Demak, Kemenag, para pendidik, dan seluruh pihak terkait menjadi kunci keberhasilan terselenggaranya ajang tahunan ini.

03-09-2025 | humas-baznas demak

Berita Pendistribusian

BAZNAS Demak Bersama Tim Kemanusiaan Salurkan Bantuan Kebakaran dan Rumah Roboh
BAZNAS Demak Bersama Tim Kemanusiaan Salurkan Bantuan Kebakaran dan Rumah Roboh
DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Berkolaborasi dengan Tim Kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Demak—yang terdiri dari Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Sosial—BAZNAS menyalurkan paket bantuan logistik serta dukungan pascabencana bagi warga terdampak musibah rumah roboh dan kebakaran pada Senin (14/09/2026). Penyaluran bantuan tersebut menyasar dua lokasi di wilayah Kabupaten Demak, yakni Desa Karang Sari yang berada di Kecamatan Karangtengah serta Desa Kendalasem di Kecamatan Wedung. Langkah cepat dan terpadu ini dilakukan guna memastikan penyintas bencana mendapatkan penanganan darurat yang memadai sekaligus pemenuhan kebutuhan dasar yang mendesak pascamusibah. Dalam aksi tanggap bencana ini, BAZNAS Kabupaten Demak bersama gabungan instansi kemanusiaan menyerahkan perlengkapan logistik dan dana stimulan secara langsung kepada para korban. Penyerahan bantuan disaksikan oleh jajaran perangkat desa setempat serta perwakilan lembaga penyalur guna memastikan seluruh bantuan dapat diterima dengan baik, tepat sasaran, dan membawa manfaat nyata bagi penerima. Kehadiran bantuan terpadu ini mendapat apresiasi hangat dari pemerintah desa setempat yang mendampingi para warga terdampak selama proses penyerahan bantuan berlangsung. Rasa syukur dan ucapan terima kasih disampaikan atas kepedulian BAZNAS beserta Tim Kemanusiaan Pemkab Demak yang hadir memberikan pertolongan di saat warga sedang membutuhkan dukungan moral maupun material. "Dari PMI dan dari BAZNAS, kami mengucapkan sangat terima kasih dan selalu mendoakan semoga semua amal kebaikan panjenengan semua dibalas oleh Allah SWT," tutur perwakilan pemerintah desa saat mendampingi penyerahan bantuan di lokasi. Mari wujudkan kepedulian dan ulurkan tangan untuk membangkitkan kembali senyum para saudara kita yang tertimpa musibah. Salurkan sedekah donasi terbaik Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak untuk menghadirkan lebih banyak manfaat dan kebaikan bagi sesama.
14/09/2026 | humas-baznas demak
Pemkab dan BAZNAS Demak Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rumah Terbakar
Pemkab dan BAZNAS Demak Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rumah Terbakar
DEMAK, 03 September 2026 – Sebagai wujud nyata kepedulian dan komitmen dalam meringankan beban sesama, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak bersinergi dengan Tim Kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Demak kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan. Kali ini, bantuan ditujukan kepada warga yang mengalami musibah bencana rumah kebakaran di dua wilayah, yakni Desa Tuluk Kecamatan Karangawen dan Desa Batursari Kecamatan Mranggen. Aksi tanggap ini merupakan bentuk implementasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun oleh BAZNAS, dikelola secara amanah, dan disalurkan langsung kepada yang berhak menerima (mustahik). Penyaluran bantuan dari BAZNAS Kabupaten Demak bersama anggota tim kemanusiaan dari Pemkab Demak. Pelaksana Amil BAZNAS Kabupaten M.Saiful Anam,ST menyerahkan bantuan kepada salah satu keluarga terdampak, menyampaikan pesan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa para korban. Beliau menegaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk solidaritas dan upaya bersama untuk membantu memulihkan kondisi para korban pasca bencana. “Kami memahami betul betapa berat cobaan yang Bapak/Ibu hadapi saat ini. Kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran adalah duka kita bersama. Oleh karena itu, melalui bantuan ini, kami dari BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Demak hadir untuk memastikan bahwa Bapak/Ibu tidak sendirian dalam menghadapinya. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Demak. Waspada Kebakaran, Jaga Sesama dengan Bersedekah Musibah kebakaran, terutama pada musim kemarau panjang seperti saat ini, memiliki risiko yang tinggi. Kondisi cuaca yang kering dan angin kencang dapat memicu api menyebar dengan cepat. Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, BAZNAS Kabupaten Demak mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Waspada Barang Elektronik: Jangan membiarkan peralatan elektronik yang tidak digunakan tetap terpasang pada stopkontak. Periksa kabel dan instalasi listrik secara berkala untuk menghindari korsleting. Hindari Membakar Sampah Sembarangan: Selama musim kemarau panjang, hindari membakar sampah di dekat rumah atau area yang mudah terbakar. Percikan api dapat dengan mudah terbawa angin dan memicu kebakaran lahan atau bangunan. Mari kita bersama-sama saling menjaga dan peduli terhadap keselamatan lingkungan kita. Mari ulurkan tangan kita untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah melalui sedekah. Zakat, infak, dan sedekah yang Bapak/Ibu tunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Demak akan disalurkan kepada yang berhak, termasuk para korban bencana kebakaran, untuk meringankan beban dan membantu mereka bangkit kembali. Salurkan donasi terbaik Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Bersama BAZNAS, kita wujudkan kepedulian dan meringankan beban sesama.
03/09/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Kabupaten Demak Bersama Tim Kemanusiaan Salurkan Bantuan Pasca Bencana
BAZNAS Kabupaten Demak Bersama Tim Kemanusiaan Salurkan Bantuan Pasca Bencana
DEMAK , 27 Agustus 2026 — Wujud nyata kehadiran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam meringankan beban masyarakat kembali dibuktikan melalui aksi cepat tanggap kemanusiaan. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak bersama Tim Kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Demak yang terdiri dari Dinas Sosial, Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta para relawan, turun langsung menyalurkan bantuan bagi korban pasca bencana rumah kebakaran dan rumah roboh. Penyaluran bantuan kemanusiaan yang dikemas dalam program "Demak Peduli" ini menyasar warga terdampak di dua kecamatan, yakni Desa Batursari di Kecamatan Mranggen dan Desa Timbulsloko di Kecamatan Sayung. Berdasarkan laporan resmi dari pemerintah desa setempat, tercatat ada lima penerima manfaat yang berhak mendapatkan uluran tangan, dengan rincian empat penerima berasal dari Desa Batursari dan satu penerima dari Desa Timbulsloko. Program "Demak Peduli" ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan BAZNAS Kabupaten Demak dalam rangka percepatan pemulihan pasca bencana. Melalui sinergi lintas instansi dan berlandaskan laporan akurat dari pemerintah desa, penyaluran bantuan disalurkan secara tepat sasaran guna memulihkan kembali harapan serta kehidupan para korban agar dapat bangkit dari musibah yang menimpa. Perwakilan tim kemanusiaan menegaskan bahwa sinergi ini adalah komitmen bersama untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang sedang menghadapi ujian berat. "Kami hadir bersama unsur Pemerintah Kabupaten Demak dan para relawan untuk memastikan bahwa saudara-saudara kita yang tertimpa musibah kebakaran dan rumah roboh tidak merasa sendirian. Bantuan ini adalah bentuk ikhtiar kita bersama untuk meringankan beban mereka, sekaligus memulihkan harapan dan kehidupan yang lebih baik pasca bencana," ujar perwakilan tim dalam kegiatan penyaluran tersebut. Kehadiran BAZNAS Kabupaten Demak beserta tim gabungan disambut dengan penuh rasa syukur oleh para penerima manfaat. Bantuan yang diserahkan tidak hanya berupa materi penopang perbaikan tempat tinggal, tetapi juga dukungan logistik dan moril untuk menguatkan ketabahan keluarga terdampak dalam menghadapi masa-masa pemulihan. Mari Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda Musibah dapat menimpa siapa saja, namun kepedulian kita adalah kekuatan utama untuk memulihkan mereka yang terdampak. Mari ulurkan tangan dan tunaikan amal kebaikan melalui sedekah terbaik Anda untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang diuji oleh musibah, baik di wilayah Kabupaten Demak maupun bencana besar di wilayah lainnya di Indonesia. Selain sebagai wujud kepedulian sosial, sedekah juga menjadi ikhtiar spiritual untuk menolak bala dan musibah bencana. Salurkan donasi terbaik Anda melalui rekening kemanusiaan resmi BAZNAS Kabupaten Demak. Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada nomor 001601002118569 atau melalui Bank Jateng pada nomor 2031445607 atas nama BAZNAS Kabupaten Demak. Konfirmasi Layanan Donasi Bencana BAZNAS Kabupaten Demak +62 821-3446-6112 +62 895-3636-44673 +62 819-4433-6839
27/08/2026 | humas-baznas demak

Artikel Terbaru

Dahsyatnya Keutamaan Saling Tolong-Menolong dalam Islam
Dahsyatnya Keutamaan Saling Tolong-Menolong dalam Islam
Manusia pada hakikatnya diciptakan sebagai makhluk sosial yang saling bergantung satu sama lain. Sehebat apa pun seseorang, pasti akan selalu ada momen di mana uluran tangan orang lain sangat dibutuhkan, baik untuk urusan yang remeh maupun persoalan besar. Di sinilah letak keindahan ajaran Islam. Tolong-menolong tidak hanya dipandang sebagai norma sosial, tetapi juga sebagai wujud nyata dari akhlak mulia seorang muslim yang bernilai ibadah. Islam secara tegas memotivasi umatnya untuk terus menebar kebaikan dan berlomba-lomba dalam membantu sesama. Fondasi Kepedulian dalam Al-Qur'an Allah SWT menjadikan sikap saling membantu sebagai salah satu pilar kehidupan bermasyarakat bagi seorang muslim. Hal ini terekam jelas dalam Al-Qur'an: "Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan." (QS. Al-Ma’idah: 2) Ayat ini merupakan kompas bagi kita. Islam mengarahkan energi kepedulian kita untuk hal-hal yang positif, seperti menyantuni kaum duafa, meringankan beban orang yang terlilit utang, hingga mendukung program-program keumatan. Sebaliknya, kita dilarang keras memfasilitasi atau membantu hal-hal yang mengarah pada kezaliman dan dosa. Lebih dari itu, ikatan yang mendasari semangat berbagi ini adalah rasa persaudaraan. Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara." (QS. Al-Hujurat: 10) Layaknya saudara kandung, setiap muslim sudah sepatutnya memiliki kepekaan batin untuk saling melindungi, menjaga, dan mengulurkan tangan saat saudaranya tertimpa musibah. Jaminan Pertolongan Allah dalam Hadis Nabi Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam urusan membantu sesama. Beliau banyak meninggalkan pesan betapa besarnya ganjaran bagi mereka yang gemar meringankan beban orang lain. Berikut adalah ringkasan keutamaan tolong-menolong berdasarkan hadis-hadis sahih: Sumber Hadis Pesan Utama Kepedulian Sosial HR. Bukhari dan Muslim “Barang siapa yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah akan membantu kebutuhannya.” Setiap bantuan yang kita berikan, sekecil apa pun, akan dibalas langsung oleh Allah dengan pertolongan yang jauh lebih besar saat kita membutuhkannya. HR. Muslim “Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya.” Kunci mengundang campur tangan Allah dalam hidup kita adalah dengan terus mengalirkan bantuan kepada sesama. HR. Thabrani “Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” Kemuliaan seorang muslim tidak hanya diukur dari panjangnya sujud di malam hari, tetapi juga seberapa besar manfaat kehadirannya bagi lingkungan sekitar. Mari Wujudkan Kepedulian Bersama BAZNAS Kabupaten Demak! Sahabat, hadis-hadis dan ayat suci di atas menjadi pengingat bahwa harta dan tenaga yang kita miliki sejatinya adalah titipan yang bisa menjadi jalan datangnya pertolongan Allah SWT. Salah satu wujud nyata dari sikap saling tolong-menolong adalah dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Di sekitar kita, masih banyak saudara-saudara yang membutuhkan uluran tangan untuk bisa bertahan hidup, menyekolahkan anak, hingga mendapatkan akses kesehatan yang layak. Jangan tunda niat baik Anda! Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Bersama BAZNAS, dana yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, transparan, dan disalurkan tepat sasaran kepada para mustahik (golongan yang berhak menerima) di wilayah Demak dan sekitarnya. Klik kabdemak.baznas.go.id/bayarzakat Bersihkan Harta, Berkah Berlipat Ganda, Sesama Sejahtera. Kontributor : Ali Murtadho Mahasiswa Produktif BAZNAS Demak
29/04/2026 | humas-baznas demak
Sucikan Hati, Sempurnakan Puasa: Panduan Lengkap Zakat Fitrah dan Niatnya
Sucikan Hati, Sempurnakan Puasa: Panduan Lengkap Zakat Fitrah dan Niatnya
Bulan Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah perjalanan spiritual untuk kembali ke fitrah. Menjelang akhir Ramadan, ada satu kewajiban yang menjadi penyempurna ibadah puasa kita, yakni Zakat Fitrah. Zakat fitrah bukan hanya tentang menggugurkan kewajiban, tapi merupakan bentuk kepedulian sosial untuk memastikan bahwa di hari Idul Fitri nanti, tidak ada satu pun saudara kita yang kelaparan. Di Kabupaten Demak, semangat berbagi ini menjadi nafas yang menguatkan persaudaraan sesama Muslim. Mengapa Zakat Fitrah Begitu Penting? Secara harfiah, fitrah berarti suci. Zakat ini berfungsi sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan kata-kata kotor selama Ramadan. Selain itu, zakat fitrah adalah hak bagi fakir miskin agar mereka dapat ikut merasakan kebahagiaan di hari kemenangan. Niat Zakat Fitrah (Lengkap) Niat adalah rukun terpenting dalam berzakat. Berikut adalah macam-macam niat zakat fitrah sesuai dengan untuk siapa zakat tersebut ditunaikan: Niat adalah rukun terpenting dalam berzakat. Berikut adalah macam-macam niat zakat fitrah sesuai dengan untuk siapa zakat tersebut ditunaikan: Untuk Diri Sendiri: "Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an nafsii fardhan lillaahi ta'aalaa." (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta’ala.) Untuk Istri: Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an zaujatii fardhan lillaahi ta'aalaa. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta’ala.) Untuk Anak Laki-laki: Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an waladii (Sebutkan Nama) fardhan lillaahi ta'aalaa. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku [Nama], fardu karena Allah Ta’ala.) Untuk Anak Perempuan: Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an bintii (Sebutkan Nama) fardhan lillaahi ta'aalaa. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku [Nama], fardu karena Allah Ta’ala.) Untuk Orang Tua (Ayah/Ibu): Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an (Sebutkan Ayah/Ibu) fardhan lillaahi ta'aalaa. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk [Ayah/Ibu], fardu karena Allah Ta’ala.) Untuk Keluarga yang ditanggung kewajibannya : Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'annii wa 'an jamii'i maa yalzamunii nafaqaatuhum syar'an fardhan lillaahi ta'aalaa. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku secara syariat, fardu karena Allah Ta’ala.) Salurkan Zakat Anda Melalui Lembaga Resmi Agar zakat Anda terkelola dengan aman, tepat sasaran, dan sesuai syariat, BAZNAS Kabupaten Demak hadir sebagai jembatan kebaikan bagi masyarakat Kota Wali. Zakat yang Anda titipkan akan disalurkan kepada mustahik di wilayah Kabupaten Demak untuk membantu pengentasan kemiskinas dan kesejahteraan umat. Cara Menunaikan Zakat Fitrah di BAZNAS Demak: Anda dapat melakukan pembayaran via transfer bank dengan praktis: Bank Tujuan: Bank Jateng Atas Nama: BAZNAS Kabupaten Demak Nomor Rekening: 3031409097 Penting: Setelah melakukan transfer, mohon segera melakukan konfirmasi agar pendataan zakat Anda sesuai dengan syariat. Konfirmasi Pembayaran Kirimkan bukti transfer beserta data diri (By Name By Address) melalui layanan konfirmasi BAZNAS Kabupaten Demak untuk memastikan zakat Anda tercatat atas nama pribadi atau anggota keluarga yang diniatkan. Mari raih keberkahan Ramadan dengan berbagi. Tunaikan Zakat Fitrah Anda sekarang!
12/03/2026 | humas-baznas demak
Menakar Keadilan Nisab Zakat Pendapatan 2026: Beban atau Keberkahan?
Menakar Keadilan Nisab Zakat Pendapatan 2026: Beban atau Keberkahan?
Dilema di Balik Angka: Menimbang Ulang Keadilan Nisab Zakat Pendapatan 2026 Dunia filantropi Islam Indonesia memasuki babak baru di tahun 2026. Seiring dengan fluktuasi harga emas dan dinamika ekonomi nasional, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menetapkan angka nisab untuk zakat pendapatan dan jasa. Namun, di balik angka-angka formal tersebut, muncul sebuah pertanyaan mendasar: Sudahkah penetapan ini mencerminkan keadilan bagi seluruh lapisan pembayar zakat (muzaki)? Antara Standar Emas dan Realitas Dompet Secara tradisional, nisab zakat pendapatan merujuk pada harga 85 gram emas per tahun. Mengingat harga emas yang cenderung meroket dalam beberapa tahun terakhir, ambang batas minimal seseorang wajib berzakat pun otomatis terkerek naik. Di satu sisi, kenaikan nisab ini melindungi masyarakat berpenghasilan rendah agar tidak terbebani kewajiban zakat sebelum kebutuhan pokoknya terpenuhi. Namun di sisi lain, ada celah lebar dalam penentuan "pendapatan bersih". Apakah angka tersebut sudah mempertimbangkan biaya hidup di kota metropolitan yang kian mahal dibanding daerah pedesaan? Mencari Titik Temu Keadilan Keadilan dalam zakat bukan sekadar ketaatan pada variabel nominal, melainkan pada prinsip at-taishir (kemudahan) dan al-adl (keadilan). Para pakar ekonomi syariah mulai menyoroti pentingnya: Standardisasi Pengurang (Had al-Kifayah): Mengukur kebutuhan dasar minimum sebelum menetapkan sisa penghasilan yang wajib dizakati. Harmonisasi Aturan: Memastikan tidak ada tumpang tindih yang memberatkan antara kewajiban zakat dan pajak negara. Transparansi Distribusi: Keyakinan muzaki bahwa dana yang mereka keluarkan benar-benar efektif mengentaskan kemiskinan, bukan sekadar memenuhi target statistik. Zakat: Lebih dari Sekadar Angka Menakar keadilan nisab 2026 berarti melihat zakat sebagai instrumen redistribusi kekayaan yang dinamis. Jika nisab terlalu rendah, ia bisa memberatkan; jika terlalu tinggi, potensi dana sosial untuk membantu mustahik justru bisa hilang. Tantangan bagi otoritas zakat saat ini adalah membuktikan bahwa regulasi yang lahir di tahun 2026 ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan manifestasi dari kepedulian sosial yang terukur dan empatik.
04/03/2026 | humas-baznas demak

BAZNAS TV