WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

BAZNAS RI Kembali Kirimkan 4.520 Paket Makanan untuk Warga Palestina, Pastikan Langsung Penyaluran di Mesir
BAZNAS RI Kembali Kirimkan 4.520 Paket Makanan untuk Warga Palestina, Pastikan Langsung Penyaluran di Mesir
Berita Kemanusiaan Palestina Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan menyalurkan 4.520 paket bahan pokok makanan senilai Rp2,6 miliar bagi warga Palestina yang terdampak krisis berkepanjangan. Pelepasan bantuan yang dikemas dalam lima truk kontainer ini diberangkatkan langsung dari Ismailia, Mesir, menuju Gaza, Palestina, pada Kamis (29/10/2026). ?Pemberangkatan bantuan kemanusiaan ini ditinjau dan dilepas secara langsung oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., didampingi Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Deputi BAZNAS RI Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., beserta jajaran pengurus BAZNAS RI di Ismailia, Mesir. Kehadiran pimpinan secara langsung ini menjadi wujud tanggung jawab moral dalam mengawal amanah para muzaki dari masyarakat Indonesia. ?Paket bantuan yang dikirimkan berisi sekitar 25 jenis kebutuhan pangan pokok yang disesuaikan dengan selera masyarakat setempat, mulai dari pasta, kurma, aneka jenis keju, teh, gula, terigu, berbagai jenis kacang-kacangan, minyak, hingga ragi untuk membuat roti. Istimewanya, proses penyiapan dan pengemasan paket bantuan ini turut melibatkan para mahasiswa Indonesia penerima manfaat Beasiswa Cendekia BAZNAS yang berkuliah di Universitas Al-Azhar, Mesir. ?Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan bahwa penyaluran ini merupakan amanah luhur masyarakat Indonesia untuk meringankan beban warga Palestina yang tidak hanya menghadapi krisis kemanusiaan, tetapi juga harus bertahan di tengah sulitnya kondisi tenda-tenda pengungsian saat musim dingin. ?"Saudara-saudaraku di Indonesia, hari ini BAZNAS kembali dan kembali terus menyalurkan amanah para muzaki melalui BAZNAS, dan hari ini saya selaku Ketua BAZNAS RI bersama Pimpinan BAZNAS dan jajaran langsung datang ke Mesir untuk memastikan langsung penyaluran bantuan untuk menuju Palestina. Hari ini akan kita sebarkan lima truk atau sebanyak 4.520 paket bahan pokok makanan, ada sekitar 25 jenis bahan makanan yang disesuaikan dengan selera mereka," ujar Sodik. ?Dalam memastikan keamanan dan ketepatan jalur logistik, Sodik menjelaskan bahwa rute pengiriman dimulai dari Gudang 4TDK di Ismailia melalui kerja sama strategis dengan Egyptian Red Crescent (ERC) sesuai protokol resmi. Bantuan tersebut selanjutnya dibawa ke gudang logistik ERC di Al-Arish untuk menjalani tahapan logistik dan pengurusan kode batang (barcode) demi memenuhi perizinan masuk perbatasan. Setelah itu, logistik akan diteruskan menuju Gaza melalui perlintasan Kerem Shalom atau Karom Abu Salim. ?Senada dengan hal tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., memperkirakan armada bantuan kemanusiaan ini akan tiba di Gaza dalam waktu sekitar satu minggu. ?“Kami sengaja turun langsung untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan sampai kepada masyarakat Gaza yang dituju dan tepat sasaran. Masyarakat Indonesia jangan berhenti untuk terus peduli kepada Palestina melalui sedekah, karena masyarakat Palestina masih sangat membutuhkan lebih banyak bantuan,” tutur Idy. ?Melalui kesempatan tersebut, BAZNAS RI turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh masyarakat Indonesia yang terus mempercayakan kepeduliannya melalui lembaga zakat resmi negara. Catatan BAZNAS RI menunjukkan bahwa sejak tahun 2023 hingga saat ini, total akumulasi penyaluran bantuan kemanusiaan untuk Palestina telah mencapai lebih dari Rp162 miliar dengan total penerima manfaat menyentuh 878.461 jiwa yang terdistribusi melalui 20 jenis program strategis, mulai dari paket makanan, layanan kesehatan, penyediaan air bersih, hingga fasilitas pendidikan dan hunian sementara.
30/10/2026 | humas-baznas demak
Dukung Generasi Unggul, BAZNAS RI Buka Beasiswa Cendekia Timur Tengah 2026
Dukung Generasi Unggul, BAZNAS RI Buka Beasiswa Cendekia Timur Tengah 2026
Berita Nasional JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi membuka pendaftaran Program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah 2026 dengan target menjaring 300 mahasiswa Indonesia di delapan negara kawasan Timur Tengah. Peluncuran program strategis ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (27/10/2026). Program ini ditujukan bagi mahasiswa aktif jenjang S1 dan S2 yang tengah menempuh studi di Mesir, Libya, Maroko, Tunisia, Turki, Suriah, Yordania, dan Yaman. Pendaftaran dibuka mulai 28 Oktober hingga 9 November 2026 melalui portal resmi BAZNAS. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan bahwa beasiswa ini merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam menjaga keberlangsungan pendidikan kader bangsa serta mencetak generasi berakhlak mulia dan berdaya saing global untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. “Tahun 2026, BAZNAS menargetkan 300 mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah dari seluruh provinsi di Indonesia. Untuk pelaksanaan program BCB Timur Tengah 2026, BAZNAS menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp8.162.500.000 untuk jangka waktu dua tahun atau 24 bulan,” ujar Sodik Mudjahid dalam sambutannya saat acara peluncuran yang berpusat di Kairo, Mesir. Melalui alokasi dana zakat, infak, dan sedekah tersebut, para penerima manfaat akan mendapatkan berbagai fasilitas pendukung selama dua tahun (24 bulan). Fasilitas tersebut meliputi uang saku sebesar Rp1 juta per bulan, seragam Pakaian Dinas Harian (PDH), pendampingan melalui sesi mentoring bulanan, serta dukungan dana untuk mengikuti berbagai kompetisi maupun konferensi internasional. Proses pendaftaran dilakukan secara daring. Calon pendaftar dapat mengunduh petunjuk teknis dan format dokumen melalui tautan bazna.as/JuknisBCBTimteng2026, serta mengunggah berkas persyaratan melalui bazn.as/DaftarBCBTimteng2026. Untuk dapat mengikuti seleksi, pemohon wajib memenuhi sejumlah kriteria utama, antara lain : berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) beragama Islam. mahasiswa aktif tingkat 1 hingga 4 (diutamakan S1 dan terbuka untuk S2). Belum menikah serta bersedia tidak menikah selama masa penerimaan beasiswa. Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain. Selain itu, pendaftar diharapkan memiliki prestasi akademik maupun non-akademik, memiliki hafalan Al-Qur’an, serta melengkapi seluruh berkas administrasi yang ditentukan. Melalui program ini, BAZNAS menegaskan perannya dalam mengoptimalkan pengelolaan dana zakat untuk pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter islami di kancah internasional.
29/10/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS RI Gelar FGD Bersama Kemenag hingga LAN RI Bahas Penguatan Undang-Undang Zakat
BAZNAS RI Gelar FGD Bersama Kemenag hingga LAN RI Bahas Penguatan Undang-Undang Zakat
Berita Nasional JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar Focus Group Discussion (FGD) guna membahas penguatan regulasi dan penyempurnaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Pertemuan strategis yang dihadiri jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama, KemenPANRB, Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, hingga Tenaga Ahli DPR RI tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada Rabu (28/10/2026). Langkah kolaboratif ini diinisiasi BAZNAS RI untuk menghimpun berbagai masukan komprehensif dari para pemangku kepentingan. Terlebih, regulasi mengenai pengelolaan zakat tersebut kini telah resmi masuk ke dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Jangka Menengah DPR RI. Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., menegaskan bahwa peninjauan dan perubahan atas UU No. 23 Tahun 2011 menjadi sebuah keniscayaan seiring pesatnya dinamika kelembagaan serta tantangan dalam tata kelola zakat saat ini. Menurutnya, penyesuaian regulasi ini sangat penting untuk memperkuat peran BAZNAS, baik dalam kapasitasnya sebagai regulator maupun operator. “Seiring berkembangnya dinamika kelembagaan dan tantangan terkait tata kelola, kebutuhan penguatan peran BAZNAS baik sebagai regulator maupun sebagai operator serta penyesuaian terhadap perkembangan hukum nasional, tentu kita memandang bahwa langkah peninjauan dan perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 menjadi sebuah keniscayaan,” ujar Zainut Tauhid. Ia menambahkan, BAZNAS RI berkomitmen memastikan penyempurnaan aturan ini berfokus pada peningkatan akuntabilitas, efisiensi penghimpunan, ketepatan pendistribusian, hingga perlindungan hak-hak muzaki dan mustahik di seluruh pelosok Indonesia. Seluruh masukan konstruktif yang terhimpun dari forum FGD ini akan dirumuskan oleh tim teknis menjadi draf naskah final untuk dikawal secara intensif dalam proses legislasi di DPR RI. "Ini menunjukkan komitmen kuat kami, komitmen kolektif kami ya, untuk memastikan bahwa proses revisi undang-undang ini membawa maslahat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan pengelolaan zakat di tanah air," tegas Zainut Tauhid. Agenda FGD ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS RI, antara lain Pimpinan Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi H. Syarifuddin, S.Ag., M.E.; Pimpinan Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A.; Pimpinan Pengawasan dan Pengendalian Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum.; Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan Mulya Dwi Harto; Direktur Riset, Kajian, dan Pengembangan Muhammad Hasbi Zaenal; serta Kepala Biro Media dan Komunikasi Publik Ndari Rumi Widyawati. Selain itu, hadir pula jajaran tokoh dan pejabat perwakilan lembaga mitra, di antaranya Ketua MUI Bidang Hukum dan HAM Dr. H. Wahiddudin Adams, S.H., M.A.; Penelaah Teknis Kebijakan LAN RI Evy Trisulo, S.H., M.H.; Asisten Deputi Kelembagaan dan Tata Laksana Pembangunan Manusia, Pemberdayaan Masyarakat, dan Pemerintah Daerah Wilayah 3 KemenPANRB Ugi Cahyo Setiono, S.Kom.; serta jajaran Tenaga Ahli Komisi VIII DPR RI.
29/10/2026 | humas-baznas demak

Agenda Pimpinan

Ketua BAZNAS Demak Menghadiri Pembukaan Lomba MAPSI SMP Ke-13
Ketua BAZNAS Demak Menghadiri Pembukaan Lomba MAPSI SMP Ke-13
Demak (03/09/2025) – Kabupaten Demak kembali menggelar Musabaqah Pelajaran Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) ke-13 tingkat SMP. Tahun 2025 ini, pelaksanaan MAPSI dipusatkan di SMP Negeri 3 Mranggen, setelah sebelumnya digelar bergantian di berbagai sekolah. Ajang ini menjadi sarana penting untuk memperkuat karakter peserta didik sekaligus wahana menampilkan kompetensi, baik dalam bidang keagamaan maupun seni Islami, seperti kaligrafi dan rebana. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif menyukseskan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa MAPSI bukan sekadar lomba, tetapi juga momentum tahunan yang mempertemukan para siswa dan guru pembimbing dalam suasana persaudaraan. *“Anak-anak perlu kita arahkan agar energi mereka dialihkan pada kegiatan positif, bukan terprovokasi ajakan yang tidak produktif. MAPSI menjadi salah satu sarana untuk menjaga kondusivitas sekaligus memperkuat semangat karakter pelajar,”* ungkapnya. Senada dengan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak memberikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang bersinergi dengan Kemenag dalam menyelenggarakan MAPSI. Menurutnya, ajang ini menjadi indikator capaian sekaligus evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat SMP. *“Lewat lomba ini, para peserta mendapatkan pengalaman penting, meningkatkan kepercayaan diri, serta belajar menampilkan versi terbaik dari dirinya. Ke depan, hasil karya peserta PAI diharapkan bisa dipublikasikan di media sosial agar lebih dikenal luas, tentunya dengan tetap menjunjung tinggi sportifitas dalam perlombaan,”* jelasnya. Bupati Demak dalam kesempatan yang sama juga mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, MAPSI tidak hanya menjadi arena untuk berprestasi, tetapi juga sarana pembinaan karakter, peningkatan prestasi akademik maupun non-akademik, serta pembentukan akhlakul karimah. *“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin mewujudkan generasi Demak yang cerdas, berkarakter Islami, serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan, sesuai dengan visi Demak Bermartabat,”* tutur Bupati. Kegiatan MAPSI ke-13 ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi siswa untuk mengolah bakat, menyalurkan aspirasi dengan cara yang sehat, sekaligus memperkokoh kebersamaan dan menjaga suasana yang kondusif di tengah masyarakat. Dukungan dari Pemkab Demak, Kemenag, para pendidik, dan seluruh pihak terkait menjadi kunci keberhasilan terselenggaranya ajang tahunan ini.

03-09-2025 | humas-baznas demak

Berita Pendistribusian

Distribusi 10.000 Liter Air Bersih BAZNAS Demak Bantu Warga Masjid Baitul Huda
Distribusi 10.000 Liter Air Bersih BAZNAS Demak Bantu Warga Masjid Baitul Huda
DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali menunjukkan komitmennya dalam merespons krisis kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan air bersih sebanyak dua unit mobil tangki dengan total kapasitas mencapai 10.000 liter. Aksi kemanusiaan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan darurat jamaah Masjid Baitul Huda serta masyarakat sekitar di RT 06/RW 04 Desa Sari, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, pada Kamis (15/10/2026). Penyaluran air bersih ini merupakan langkah taktis tanggap darurat guna mengatasi dampak musim kemarau panjang yang telah menyebabkan sumur bor dan berbagai sumber air warga mengalami kekeringan total. Akibat krisis ini, aktivitas sanitasi harian, ketersediaan air wudhu di masjid, serta operasional kebersihan bagi sekitar 400 jiwa warga setempat sempat mengalami kendala serius. Melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Demak, armada truk tangki dikerahkan langsung ke lokasi untuk mengisi pelindung udara di lingkungan Masjid Baitul Huda. Pelaksana BAZNAS Kabupaten Demak, M. Saiful Anam, ST, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata kehadiran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tengah masyarakat yang membutuhkan. “Alhamdulillah, pada hari ini kami dari BAZNAS Kabupaten Demak melakukan pendistribusian air bersih di Masjid Baitul Huda, Desa Sari, Kecamatan Gajah, yang di mana saat ini mengalami kekeringan dan sumber mata air di sini sangat sedikit sekali untuk kebutuhan masjid dan kebutuhan warga sekitar,” tutur M. Saiful Anam di sela-sela kegiatan penyaluran. Kehadiran bantuan 10.000 liter air bersih ini disambut dengan rasa terima kasih yang mendalam oleh pihak takmir dan warga setempat. Ketua Takmir Masjid Baitul Huda, H. Legimin, mengungkapkan bahwa sebelum adanya bantuan dari BAZNAS, warga harus merogoh kocek secara mandiri hingga beberapa kali demi mendapatkan pasokan air bersih. Memang sudah 3 hingga 4 kali kami beli tangki, alhamdulillah mendapat bantuan dari BAZNAS sehingga alhamdulillah bisa bermanfaat untuk Masjid Baitul Huda Desa Sari Kecamatan Gajah, juga untuk masyarakat sekitar selingkungan. Terima kasih kepada muzaki Kabupaten Demak dan kepada Ibu Bupati, sangat membantu sekali untuk keperluan ibadah di masjid juga masyarakat sekitar,” ungkap H. Legimin dengan penuh haru. Senator bersama pengurus takmir, warga Desa Sari juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan. “Terima kasih bantuan air bersih untuk Masjid Baitul Huda Desa Sari Kecamatan Gajah, semoga bermanfaat,” ujar salah satu warga penerima manfaat. Melalui program penyaluran ini, BAZNAS Kabupaten Demak berharap sinergi kebaikan antara muzaki, munfik, dan mustahik terus terjalin erat, sehingga kebermanfaatan zakat dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Demak yang membutuhkan. Mari terus dukung berbagai aksi kemanusiaan dan program pengentasan kekeringan di Kabupaten Demak melalui kabdemak.baznas.go.id/sedekah uluran tangan terbaik Anda. Salurkan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui  untuk membantu lebih banyak warga yang membutuhkan. (Kontributor : Ni'matul Udzma Nurul Islami)
15/10/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Bersama Pemkab Demak Penyalurkan Bantuan Kemanusiaan
BAZNAS Bersama Pemkab Demak Penyalurkan Bantuan Kemanusiaan
DEMAK, BAZNAS — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusaiaan bagi masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran rumah. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara bersinergi dengan Tim Kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Demak di dua titik lokasi, yakni Desa Sarirejo, Kecamatan Guntur, serta Desa Karangrejo, Kecamatan Dempet, pada Rabu (16/09/2026). Penyaluran bantuan logistik dan dana darurat ini diserahkan langsung oleh perwakilan BAZNAS Kabupaten Demak bersama unsur Pemkab, Dinas Sosial P2PA, serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Demak. Langkah kolaboratif ini merupakan wujud kepedulian bersama dalam merespons cepat kondisi darurat warga yang kehilangan tempat tinggal akibat si jago merah. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan BAZNAS Kabupaten Demak menyampaikan rasa empati yang mendalam kepada para korban serta menegaskan komitmen BAZNAS untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. “Bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang dititipkan melalui BAZNAS. Kami berharap bantuan logistik dan santunan yang disalurkan hari ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Desa Sarirejo dan Desa Karangrejo yang sedang tertimpa musibah. Semoga keluarga yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan untuk bangkit kembali,” ujarnya di lokasi penyerahan. Adapun bantuan yang diserahkan meliputi bahan pangan pokok, perlengkapan keluarga, logistik darurat dari PMI dan Dinas Sosial, serta dukungan dana pemulihan. Melalui sinergi ini, BAZNAS Kabupaten Demak terus berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas pengolahan zakat, infak, dan sedekah demi mengalirkan manfaat nyata bagi kemaslahatan umat. Mari Rawat Kepedulian, Bantu Saudara Kita yang Tertimpa Musibah Duka mereka adalah duka kita bersama. Salurkan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak untuk membantu pemulihan para korban bencana dan warga yang membutuhkan.
17/09/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Bersama Tim Kemanusiaan Salurkan Bantuan Kebakaran dan Rumah Roboh
BAZNAS Demak Bersama Tim Kemanusiaan Salurkan Bantuan Kebakaran dan Rumah Roboh
DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Berkolaborasi dengan Tim Kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Demak—yang terdiri dari Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Sosial—BAZNAS menyalurkan paket bantuan logistik serta dukungan pascabencana bagi warga terdampak musibah rumah roboh dan kebakaran pada Senin (14/09/2026). Penyaluran bantuan tersebut menyasar dua lokasi di wilayah Kabupaten Demak, yakni Desa Karang Sari yang berada di Kecamatan Karangtengah serta Desa Kendalasem di Kecamatan Wedung. Langkah cepat dan terpadu ini dilakukan guna memastikan penyintas bencana mendapatkan penanganan darurat yang memadai sekaligus pemenuhan kebutuhan dasar yang mendesak pascamusibah. Dalam aksi tanggap bencana ini, BAZNAS Kabupaten Demak bersama gabungan instansi kemanusiaan menyerahkan perlengkapan logistik dan dana stimulan secara langsung kepada para korban. Penyerahan bantuan disaksikan oleh jajaran perangkat desa setempat serta perwakilan lembaga penyalur guna memastikan seluruh bantuan dapat diterima dengan baik, tepat sasaran, dan membawa manfaat nyata bagi penerima. Kehadiran bantuan terpadu ini mendapat apresiasi hangat dari pemerintah desa setempat yang mendampingi para warga terdampak selama proses penyerahan bantuan berlangsung. Rasa syukur dan ucapan terima kasih disampaikan atas kepedulian BAZNAS beserta Tim Kemanusiaan Pemkab Demak yang hadir memberikan pertolongan di saat warga sedang membutuhkan dukungan moral maupun material. "Dari PMI dan dari BAZNAS, kami mengucapkan sangat terima kasih dan selalu mendoakan semoga semua amal kebaikan panjenengan semua dibalas oleh Allah SWT," tutur perwakilan pemerintah desa saat mendampingi penyerahan bantuan di lokasi. Mari wujudkan kepedulian dan ulurkan tangan untuk membangkitkan kembali senyum para saudara kita yang tertimpa musibah. Salurkan sedekah donasi terbaik Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak untuk menghadirkan lebih banyak manfaat dan kebaikan bagi sesama.
14/09/2026 | humas-baznas demak

Artikel Terbaru

Dahsyatnya Keutamaan Saling Tolong-Menolong dalam Islam
Dahsyatnya Keutamaan Saling Tolong-Menolong dalam Islam
Manusia pada hakikatnya diciptakan sebagai makhluk sosial yang saling bergantung satu sama lain. Sehebat apa pun seseorang, pasti akan selalu ada momen di mana uluran tangan orang lain sangat dibutuhkan, baik untuk urusan yang remeh maupun persoalan besar. Di sinilah letak keindahan ajaran Islam. Tolong-menolong tidak hanya dipandang sebagai norma sosial, tetapi juga sebagai wujud nyata dari akhlak mulia seorang muslim yang bernilai ibadah. Islam secara tegas memotivasi umatnya untuk terus menebar kebaikan dan berlomba-lomba dalam membantu sesama. Fondasi Kepedulian dalam Al-Qur'an Allah SWT menjadikan sikap saling membantu sebagai salah satu pilar kehidupan bermasyarakat bagi seorang muslim. Hal ini terekam jelas dalam Al-Qur'an: "Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan." (QS. Al-Ma’idah: 2) Ayat ini merupakan kompas bagi kita. Islam mengarahkan energi kepedulian kita untuk hal-hal yang positif, seperti menyantuni kaum duafa, meringankan beban orang yang terlilit utang, hingga mendukung program-program keumatan. Sebaliknya, kita dilarang keras memfasilitasi atau membantu hal-hal yang mengarah pada kezaliman dan dosa. Lebih dari itu, ikatan yang mendasari semangat berbagi ini adalah rasa persaudaraan. Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara." (QS. Al-Hujurat: 10) Layaknya saudara kandung, setiap muslim sudah sepatutnya memiliki kepekaan batin untuk saling melindungi, menjaga, dan mengulurkan tangan saat saudaranya tertimpa musibah. Jaminan Pertolongan Allah dalam Hadis Nabi Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam urusan membantu sesama. Beliau banyak meninggalkan pesan betapa besarnya ganjaran bagi mereka yang gemar meringankan beban orang lain. Berikut adalah ringkasan keutamaan tolong-menolong berdasarkan hadis-hadis sahih: Sumber Hadis Pesan Utama Kepedulian Sosial HR. Bukhari dan Muslim “Barang siapa yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah akan membantu kebutuhannya.” Setiap bantuan yang kita berikan, sekecil apa pun, akan dibalas langsung oleh Allah dengan pertolongan yang jauh lebih besar saat kita membutuhkannya. HR. Muslim “Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya.” Kunci mengundang campur tangan Allah dalam hidup kita adalah dengan terus mengalirkan bantuan kepada sesama. HR. Thabrani “Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” Kemuliaan seorang muslim tidak hanya diukur dari panjangnya sujud di malam hari, tetapi juga seberapa besar manfaat kehadirannya bagi lingkungan sekitar. Mari Wujudkan Kepedulian Bersama BAZNAS Kabupaten Demak! Sahabat, hadis-hadis dan ayat suci di atas menjadi pengingat bahwa harta dan tenaga yang kita miliki sejatinya adalah titipan yang bisa menjadi jalan datangnya pertolongan Allah SWT. Salah satu wujud nyata dari sikap saling tolong-menolong adalah dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Di sekitar kita, masih banyak saudara-saudara yang membutuhkan uluran tangan untuk bisa bertahan hidup, menyekolahkan anak, hingga mendapatkan akses kesehatan yang layak. Jangan tunda niat baik Anda! Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Bersama BAZNAS, dana yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, transparan, dan disalurkan tepat sasaran kepada para mustahik (golongan yang berhak menerima) di wilayah Demak dan sekitarnya. Klik kabdemak.baznas.go.id/bayarzakat Bersihkan Harta, Berkah Berlipat Ganda, Sesama Sejahtera. Kontributor : Ali Murtadho Mahasiswa Produktif BAZNAS Demak
29/04/2026 | humas-baznas demak
Sucikan Hati, Sempurnakan Puasa: Panduan Lengkap Zakat Fitrah dan Niatnya
Sucikan Hati, Sempurnakan Puasa: Panduan Lengkap Zakat Fitrah dan Niatnya
Bulan Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah perjalanan spiritual untuk kembali ke fitrah. Menjelang akhir Ramadan, ada satu kewajiban yang menjadi penyempurna ibadah puasa kita, yakni Zakat Fitrah. Zakat fitrah bukan hanya tentang menggugurkan kewajiban, tapi merupakan bentuk kepedulian sosial untuk memastikan bahwa di hari Idul Fitri nanti, tidak ada satu pun saudara kita yang kelaparan. Di Kabupaten Demak, semangat berbagi ini menjadi nafas yang menguatkan persaudaraan sesama Muslim. Mengapa Zakat Fitrah Begitu Penting? Secara harfiah, fitrah berarti suci. Zakat ini berfungsi sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan kata-kata kotor selama Ramadan. Selain itu, zakat fitrah adalah hak bagi fakir miskin agar mereka dapat ikut merasakan kebahagiaan di hari kemenangan. Niat Zakat Fitrah (Lengkap) Niat adalah rukun terpenting dalam berzakat. Berikut adalah macam-macam niat zakat fitrah sesuai dengan untuk siapa zakat tersebut ditunaikan: Niat adalah rukun terpenting dalam berzakat. Berikut adalah macam-macam niat zakat fitrah sesuai dengan untuk siapa zakat tersebut ditunaikan: Untuk Diri Sendiri: "Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an nafsii fardhan lillaahi ta'aalaa." (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta’ala.) Untuk Istri: Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an zaujatii fardhan lillaahi ta'aalaa. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta’ala.) Untuk Anak Laki-laki: Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an waladii (Sebutkan Nama) fardhan lillaahi ta'aalaa. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku [Nama], fardu karena Allah Ta’ala.) Untuk Anak Perempuan: Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an bintii (Sebutkan Nama) fardhan lillaahi ta'aalaa. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku [Nama], fardu karena Allah Ta’ala.) Untuk Orang Tua (Ayah/Ibu): Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an (Sebutkan Ayah/Ibu) fardhan lillaahi ta'aalaa. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk [Ayah/Ibu], fardu karena Allah Ta’ala.) Untuk Keluarga yang ditanggung kewajibannya : Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'annii wa 'an jamii'i maa yalzamunii nafaqaatuhum syar'an fardhan lillaahi ta'aalaa. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku secara syariat, fardu karena Allah Ta’ala.) Salurkan Zakat Anda Melalui Lembaga Resmi Agar zakat Anda terkelola dengan aman, tepat sasaran, dan sesuai syariat, BAZNAS Kabupaten Demak hadir sebagai jembatan kebaikan bagi masyarakat Kota Wali. Zakat yang Anda titipkan akan disalurkan kepada mustahik di wilayah Kabupaten Demak untuk membantu pengentasan kemiskinas dan kesejahteraan umat. Cara Menunaikan Zakat Fitrah di BAZNAS Demak: Anda dapat melakukan pembayaran via transfer bank dengan praktis: Bank Tujuan: Bank Jateng Atas Nama: BAZNAS Kabupaten Demak Nomor Rekening: 3031409097 Penting: Setelah melakukan transfer, mohon segera melakukan konfirmasi agar pendataan zakat Anda sesuai dengan syariat. Konfirmasi Pembayaran Kirimkan bukti transfer beserta data diri (By Name By Address) melalui layanan konfirmasi BAZNAS Kabupaten Demak untuk memastikan zakat Anda tercatat atas nama pribadi atau anggota keluarga yang diniatkan. Mari raih keberkahan Ramadan dengan berbagi. Tunaikan Zakat Fitrah Anda sekarang!
12/03/2026 | humas-baznas demak
Menakar Keadilan Nisab Zakat Pendapatan 2026: Beban atau Keberkahan?
Menakar Keadilan Nisab Zakat Pendapatan 2026: Beban atau Keberkahan?
Dilema di Balik Angka: Menimbang Ulang Keadilan Nisab Zakat Pendapatan 2026 Dunia filantropi Islam Indonesia memasuki babak baru di tahun 2026. Seiring dengan fluktuasi harga emas dan dinamika ekonomi nasional, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menetapkan angka nisab untuk zakat pendapatan dan jasa. Namun, di balik angka-angka formal tersebut, muncul sebuah pertanyaan mendasar: Sudahkah penetapan ini mencerminkan keadilan bagi seluruh lapisan pembayar zakat (muzaki)? Antara Standar Emas dan Realitas Dompet Secara tradisional, nisab zakat pendapatan merujuk pada harga 85 gram emas per tahun. Mengingat harga emas yang cenderung meroket dalam beberapa tahun terakhir, ambang batas minimal seseorang wajib berzakat pun otomatis terkerek naik. Di satu sisi, kenaikan nisab ini melindungi masyarakat berpenghasilan rendah agar tidak terbebani kewajiban zakat sebelum kebutuhan pokoknya terpenuhi. Namun di sisi lain, ada celah lebar dalam penentuan "pendapatan bersih". Apakah angka tersebut sudah mempertimbangkan biaya hidup di kota metropolitan yang kian mahal dibanding daerah pedesaan? Mencari Titik Temu Keadilan Keadilan dalam zakat bukan sekadar ketaatan pada variabel nominal, melainkan pada prinsip at-taishir (kemudahan) dan al-adl (keadilan). Para pakar ekonomi syariah mulai menyoroti pentingnya: Standardisasi Pengurang (Had al-Kifayah): Mengukur kebutuhan dasar minimum sebelum menetapkan sisa penghasilan yang wajib dizakati. Harmonisasi Aturan: Memastikan tidak ada tumpang tindih yang memberatkan antara kewajiban zakat dan pajak negara. Transparansi Distribusi: Keyakinan muzaki bahwa dana yang mereka keluarkan benar-benar efektif mengentaskan kemiskinan, bukan sekadar memenuhi target statistik. Zakat: Lebih dari Sekadar Angka Menakar keadilan nisab 2026 berarti melihat zakat sebagai instrumen redistribusi kekayaan yang dinamis. Jika nisab terlalu rendah, ia bisa memberatkan; jika terlalu tinggi, potensi dana sosial untuk membantu mustahik justru bisa hilang. Tantangan bagi otoritas zakat saat ini adalah membuktikan bahwa regulasi yang lahir di tahun 2026 ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan manifestasi dari kepedulian sosial yang terukur dan empatik.
04/03/2026 | humas-baznas demak

BAZNAS TV