
Berita Terkini
BAZNAS Kabupaten Demak Salurkan Beasiswa Santri Tahfidz Tahun 2026
Demak, 27 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan melalui Program Beasiswa Santri Tahfidz Tahun 2026. Bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Demak, bantuan pendidikan tersebut disalurkan kepada 40 santri penghafal Al-Qur’an yang berasal dari sejumlah pesantren di Kabupaten Demak, dengan total bantuan pendidikan sebesar Rp120.000.000.
Program Beasiswa Santri Tahfidz merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) BAZNAS Kabupaten Demak di bidang pendidikan. Program ini ditujukan untuk memberikan dukungan kepada para santri yang tengah menempuh proses menghafal Al-Qur’an, sehingga mereka dapat menjalani pendidikan dan proses tahfidz dengan lebih baik. Selain memberikan bantuan pendidikan, program ini juga menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pada tahun 2026, jumlah penerima Beasiswa Santri Tahfidz mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada periode sebelumnya penerima tidak lebih dari 30 santri, tahun ini BAZNAS Kabupaten Demak memberikan dukungan kepada 40 santri.
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Demak, Wakil Ketua IV Bidang SDM dan Administrasi Umum, Drs. H. Saerozi, M.SI., dalam arahannya menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya jumlah penerima beasiswa. Menurutnya, peningkatan tersebut merupakan sebuah anugerah sekaligus bentuk perhatian terhadap para santri yang sedang berjuang menghafalkan Kalamullah.
“Bersyukur kepada Allah, di tahun sebelumnya penerima Beasantri Tahfidz tidak lebih dari 30, dan alhamdulillah tahun 2026 penerima Beasantri Tahfidz bertambah menjadi 40 santri. Itu merupakan sebuah anugerah,” ujar Saerozi.
Ia berpesan kepada para penerima beasiswa agar tidak hanya memandang program tersebut dari sisi bantuan yang diterima, tetapi menjadikannya sebagai motivasi untuk semakin bersungguh-sungguh dalam menyelesaikan hafalan Al-Qur’an. Menurutnya, para penghafal Al-Qur’an memiliki kedudukan yang mulia sehingga proses menghafal harus dijalani dengan kesungguhan dan istiqamah.
“Jangan berpikir yang di luar dulu. Penghafal Al-Qur’an nanti akan menjadi mutiara-mutiara. Hafalan Al-Qur’an itu tidak sembarang. Penghafal Al-Qur’an harus selesai, jangan berhenti di tengah jalan,” pesannya.
Lebih lanjut, Saerozi menekankan pentingnya istiqamah dalam menjaga hafalan. Para santri diminta untuk senantiasa menaati aturan yang telah ditetapkan oleh guru dan pesantren. Nasihat dari guru, menurutnya, harus diterima sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan keberhasilan seorang santri dalam menuntut ilmu.
“Cara istiqamah itu salah satunya tunduk kepada aturan guru dan pesantren. Apa yang dikatakan guru itu nasihat,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa menjadi penghafal Al-Qur’an merupakan sebuah amanah besar. Ketika ayat-ayat Al-Qur’an tidak hanya dihafalkan dengan pikiran, tetapi juga dihayati dan diamalkan dalam kehidupan, maka Al-Qur’an diharapkan dapat membentuk pribadi yang lebih baik.
“Jenengan makhluk pilihan yang dimuliakan Allah SWT, calon penghuni surga. Dari niat yang mungkin terpaksa hingga menjadi tawakal dari hati seseorang. Termasuk Al-Qur’an hidup, Al-Qur’an sudah masuk pikiran dan hati. Maka harus dijaga menjadi baik,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan pentingnya memuliakan para penghafal dan ahli Al-Qur’an. Menurutnya, kecintaan terhadap Al-Qur’an harus tercermin dalam keseharian, baik melalui membaca, menghafal, memahami, maupun mengamalkannya.
Saerozi juga mengingatkan bahwa setiap perjuangan dalam membaca dan menghafalkan Al-Qur’an memiliki nilai ibadah. Bahkan bagi mereka yang mengalami kesulitan dalam membaca atau menghafal, tetapi tetap bersungguh-sungguh dan istiqamah, terdapat keutamaan dan pahala yang besar.
“Barang siapa membaca Al-Qur’an dengan terbata-bata dan mengalami kesulitan dalam menghafal, tetapi dia istiqamah dalam menghafal, dia mendapat pahala yang besar,” jelasnya.
Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi penguat bagi para penerima Beasiswa Santri Tahfidz agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan dalam proses menghafal. Sebab, perjalanan menjadi seorang hafidz dan hafidzah membutuhkan kesabaran, kedisiplinan, ketekunan, serta dukungan dari lingkungan pendidikan dan keluarga.
Melalui penyaluran Beasiswa Santri Tahfidz Tahun 2026 ini, BAZNAS Kabupaten Demak berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan pendidikan para santri sekaligus menjadi penyemangat untuk terus menjaga hafalan dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Program tersebut juga menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Demak dalam menghadirkan manfaat dana ZIS bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan generasi muda dan mencetak insan yang dekat dengan Al-Qur’an.
BAZNAS Kabupaten Demak mengajak masyarakat untuk terus mengambil bagian dalam gerakan kebaikan dengan menunaikan kewajiban zakat serta memperbanyak infak dan sedekah. Dukungan masyarakat melalui ZIS menjadi kekuatan penting agar berbagai program pendidikan, termasuk Beasiswa Santri Tahfidz, dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Demak.
Mari tunaikan zakat dan perbanyak amal kebaikan melalui infak dan sedekah. Bersama BAZNAS Kabupaten Demak, dukung lahirnya generasi Qur’ani dan bantu wujudkan pendidikan yang lebih baik bagi para santri di Kabupaten Demak.
27/08/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS RI Salurkan 500 Paket Logistik untuk Korban Gempa Manggarai NTT
Berita Nasional
Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta komitmen dalam meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bergerak cepat dengan menyalurkan 500 Paket Logistik Keluarga (PLK) bagi para penyintas gempa bumi di Posko Golo Conggo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin (24/8/2026). Bantuan kemanusiaan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pangan mendesak warga terdampak yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses logistik di tengah masa tanggap darurat.
Paket bantuan pangan yang didistribusikan memuat berbagai komoditas esensial sehari-hari, meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, biskuit, serta mi instan. Kehadiran bantuan ini diharapkan mampu memberikan ketenangan serta meringankan beban dapur para keluarga penyintas selama berada di posko pengungsian.
Penyaluran bantuan strategis ini dilakukan secara langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., yang hadir di lokasi bersama Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, serta Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., untuk meninjau langsung kondisi riil masyarakat di lapangan.
Dalam keterangannya, Idy menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar senantiasa menjadi prioritas utama BAZNAS dalam merespons situasi bencana.
"Akibat bencana ini semua serba terbatas. Meskipun demikian, kebutuhan makan, air, tempat pengungsian, dan kebutuhan dasar lainnya harus kita upayakan tersedia. Jangan sampai ada korban berjatuhan akibat kurangnya kebutuhan dasar bagi penyintas gempa, terutama warga yang berada di tenda pengungsian," ujar Idy.
Lebih lanjut, Idy menyampaikan bahwa dalam tahap awal masa tanggap darurat ini, BAZNAS menargetkan penyaluran hingga 1.000 paket sembako yang akan didistribusikan secara bertahap dan disesuaikan dengan dinamika kebutuhan di lapangan. Selain paket logistik pangan, BAZNAS juga mengerahkan berbagai layanan pendukung terpadu guna memastikan kesejahteraan para penyintas tetap terjaga. Berbagai fasilitas darurat seperti dapur umum, dapur air, masjid darurat, hingga pos layanan kesehatan telah dioperasikan dan masih terus berlangsung hingga kini.
"Sejumlah bantuan terus dikerahkan BAZNAS untuk membantu masyarakat terdampak gempa. Bantuan tersebut meliputi makanan, dapur umum, dapur air, masjid darurat, hingga layanan kesehatan. Dan semua bantuan tersebut masih terus berlangsung," jelas Idy.
Di akhir keterangannya, Idy menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh muzaki dan dermawan yang telah senantiasa mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS, sehingga aksi-aksi kemanusiaan ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan.
"BAZNAS mengucapan terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS. Mari kita terus menguatkan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah," ujarnya.
Kehadiran BAZNAS di lokasi bencana turut dirasakan langsung manfaatnya oleh para penyintas. Salah seorang penerima manfaat yang juga menjabat sebagai Kepala Madrasah Diniyah di Pondok Pesantren Pancasila Reok, Kamaruddin Abdullah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang tulus atas uluran tangan para muzaki melalui BAZNAS.
"Terima kasih kepada BAZNAS yang sudah membantu kami, terutama para muzaki yang telah membantu melalui BAZNAS. Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini, kami sangat terbantu. BAZNAS dari NTB menyediakan makanan dan logistik untuk kebutuhan kami. Selama beberapa hari, kami disediakan makanan," ungkap Kamaruddin.
"Ada juga Rumah Sehat BAZNAS dari tim yang berasal dari Sulawesi, termasuk tim dokter. Alhamdulillah, kami diberikan obat-obatan yang membantu memberikan sedikit kesembuhan kepada kami," tambahnya.
25/08/2026 | humas-baznas demak
Wujud Nyata Madrasah Aman Tanggap Bencana, SMA Islam Miftahul Huda Gajah Salurkan Donasi Gempa NTT Melalui BAZNAS Demak
Demak (24/08/2026) Kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh dunia pendidikan di Kabupaten Demak. SMA Islam Miftahul Huda Jatisono, Kecamatan Gajah, sukses menggalang dan menyalurkan dana kemanusiaan sebesar Rp 1.250.000,- guna membantu para korban terdampak musibah gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyaluran bantuan ini dilakukan secara resmi melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak sebagai wujud komitmen nyata dalam aksi kemanusiaan antarsesama.
Aksi penggalangan dana ini melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari para siswa, dewan guru, hingga staf kependidikan. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, mereka secara sukarela menyisihkan sebagian rezeki demi meringankan beban saudara-saudara kita di NTT yang sedang tertimpa musibah. Pihak sekolah berharap inisiatif mulia ini tidak hanya bermanfaat bagi para penerima di lokasi bencana, tetapi juga membawa keberkahan serta menjadi ladang amal bagi seluruh warga sekolah yang telah berpartisipasi.
Langkah humanis ini semakin mengukuhkan peran penting SMA Islam Miftahul Huda Jatisono Gajah sebagai lembaga pendidikan yang responsif terhadap isu-isu kemanusiaan. Perlu diketahui, pada bulan Juli lalu, sekolah ini resmi terpilih dan ditetapkan sebagai Madrasah Aman Tanggap Bencana (MANTAB). Program kolaboratif strategis tersebut merupakan sinergi yang apik antara BAZNAS Republik Indonesia, BAZNAS Kabupaten Demak, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak dalam membangun kesiapsiagaan bencana sejak dini di lingkungan satuan pendidikan.
Melalui implementasi program MANTAB, pihak sekolah bersama BAZNAS Demak menaruh harapan besar agar budaya tanggap darurat dan jiwa solidaritas sosial terus tumbuh subur di kalangan generasi muda. Penyaluran donasi kemanusiaan untuk NTT ini menjadi bukti konkret bahwa pembentukan karakter peduli sesama di sekolah tersebut berjalan dengan baik. Para siswa dididik untuk tidak hanya tangguh secara fisik menghadapi potensi bencana, namun juga memiliki kepekaan nurani yang tinggi tatkala saudara sebangsa di daerah lain tengah menghadapi ujian berat.
BAZNAS Kabupaten Demak menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam atas sinergi serta kepercayaan yang diberikan oleh keluarga besar SMA Islam Miftahul Huda Gajah. Mari terus kuatkanulur tangan dan ringankan beban sesama melalui program sedekah infak kebencanaan. Salurkan donasi terbaik Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kabupaten Demak di Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada nomor 001601002118569 atau melalui Bank Jateng pada nomor 2031445607 atas nama BAZNAS Kabupaten Demak.
Konfirmasi Layanan Donasi Bencana BAZNAS Kabupaten Demak
+62 821-3446-6112
+62 895-3636-44673
+62 819-4433-6839
24/08/2026 | humas-baznas demak
Agenda Pimpinan
Berita Pendistribusian

BAZNAS dan Pemkab Demak Salurkan Bantuan Kemanusiaan.
DEMAK – Wujud kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah terus ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak bersama tim kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Demak. Pada Senin (8/6/2026), tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinsos, PMI, dan Tagana terjun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran serta rumah kebakaran di Desa Pasir, Kecamatan Mijen.
Kehadiran tim gabungan ini merupakan tindak lanjut cepat atas laporan dari pihak desa terkait musibah yang menimpa warga. Bantuan diserahkan secara langsung kepada para korban, yang disambut dengan rasa syukur dan apresiasi mendalam dari pihak pemerintah desa setempat.
"Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas atensi dan perhatian nyata dari Pemerintah Kabupaten Demak beserta tim kemanusiaan yang telah sigap menindaklanjuti laporan kami dan hadir langsung memberikan bantuan kepada warga kami," ungkap Kepala Desa Pasir saat menerima bantuan tersebut.
Ketua Tim Kemanusiaan Kebencanaan, M. Saiful Anam, S.T., menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah warga yang sedang menghadapi situasi darurat. Ia juga menjelaskan bahwa khusus bantuan dari BAZNAS Demak, dana yang disalurkan merupakan amanah dari para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah mereka.
"Bantuan ini adalah bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Demak bagi warga yang tertimpa musibah. Khusus untuk BAZNAS, dana ini merupakan amanah dari muzaki yang dikelola dan disalurkan kembali kepada masyarakat melalui program kemanusiaan BAZNAS Demak," jelas Saiful Anam.
Setelah merampungkan penyaluran di Kecamatan Mijen, agenda kemanusiaan berlanjut ke Desa Kedung Karang, Kecamatan Wedung. Di lokasi tersebut, tim menyerahkan bantuan kepada korban bencana rumah roboh. Prosesi penyerahan bantuan berlangsung khidmat dengan disaksikan langsung oleh perangkat desa serta Sekretaris Kecamatan Wedung.
Mari Salurkan Sedekah untuk Menolak Bencana
Musibah bisa datang kapan saja, namun kepedulian kita dapat menjadi penolong bagi sesama. Mari perkuat ketahanan sosial dan bantu saudara kita yang membutuhkan melalui program-program kemanusiaan BAZNAS Kabupaten Demak. Sedekah Anda tidak hanya meringankan beban sesama, namun juga menjadi ikhtiar kita dalam menolak bala dan mendatangkan keberkahan.
Salurkan sedekah terbaik Anda sekarang melalui BAZNAS Kabupaten Demak.
08/06/2026 | humas-baznas demak

BAZNAS Demak Salurkan 50 Paket Sembako Melalui Yayasan Mentari Sehat Indonesia
Dukung Pemenuhan Gizi Penyintas TBC, BAZNAS Demak Salurkan 50 Paket Sembako Melalui Yayasan Mentari Sehat Indonesia.
DEMAK – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali merealisasikan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Pada Selasa (19/05/2026), BAZNAS Kabupaten Demak secara resmi menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 50 paket sembako yang ditujukan khusus untuk membantu pemenuhan gizi para penyintas Tuberkulosis (TBC) di wilayah tersebut.
Penyaluran bantuan nutrisi ini dilakukan melalui kerja sama dengan Yayasan Mentari Sehat Indonesia Kabupaten Demak, sebuah lembaga yang selama ini aktif mendampingi para pasien dan penyintas TBC. Prosesi penyerahan bantuan dilangsungkan secara hangat di Kantor BAZNAS Demak, di mana Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., menyerahkan langsung puluhan paket sembako tersebut kepada jajaran pengurus Yayasan Mentari Sehat Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, H. Bambang Soesetiarto menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak untuk memastikan para penyintas mendapatkan asupan nutrisi yang layak demi mempercepat proses pemulihan kesehatan mereka.
"Kami sangat menyadari bahwa proses penyembuhan penyintas TBC membutuhkan asupan gizi yang baik dan konsisten. Oleh karena itu, kami berharap bantuan 50 paket sembako ini tidak hanya sekadar meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi benar-benar hadir sebagai dukungan nutrisi nyata yang memotivasi mereka untuk terus berjuang hingga pulih sepenuhnya," ujar H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., saat menyerahkan bantuan di Kantor BAZNAS Demak.
Langkah ini diapresiasi oleh pihak Yayasan Mentari Sehat Indonesia yang akan segera mendistribusikan paket sembako tersebut secara tepat sasaran kepada para penyintas TBC dampingan mereka yang tersebar di Kabupaten Demak. Bantuan ini diharapkan mampu menjadi energi positif bagi para pejuang kesembuhan.
Mari Menjadi Bagian dari Rantai Kebaikan! Kepedulian Anda adalah harapan bagi mereka yang sedang berjuang untuk sembuh dan bangkit dari keterbatasan. Mari bersama-sama kita luaskan manfaat dengan menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Salurkan donasi terbaik Anda hari ini dan jadilah alasan tersenyumnya saudara-saudara kita yang membutuhkan! Hubungi layanan jemput donasi BAZNAS Demak sekarang atau kunjungi langsung kantor kami.
Layanan Digital Zakat, Infak, Sedekah BAZNAS Demak
Zakat Sedekah Online BAZNAS Demak
Rekening Infak & Sedekah BAZNAS Demak
20/05/2026 | humas-baznas demak

Ringankan Beban Warga, BAZNAS Distribusikan Sembako di Harjowinangun dan Kebonsa
Di tengah upaya pemulihan pascabencana yang melanda wilayah Kecamatan Dempet, melalui aksi nyata kepedulian sosial. Tepat pada Kamis (07/05/2026), suasana di Desa Harjowinangun dan Desa Kebonsari dengan kehadiran para relawan yang membawa misi kemanusiaan. Langkah cepat diambil sebagai respons atas bencana angin puting beliung yang sebelumnya menerjang pemukiman warga dan mengakibatkan sejumlah kerusakan.
BAZNAS Kabupaten Demak mengambil peran sentral dalam upaya tanggap darurat ini dengan menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako dan kebutuhan pangan pokok. Penyaluran bantuan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar harian warga yang terdampak langsung, terutama bagi mereka yang aktivitas dapurnya terganggu akibat kerusakan bangunan. Setiap paket yang dibagikan diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi keluarga di masa transisi pemulihan ini.
Keberhasilan aksi lapangan ini tidak lepas dari koordinasi yang solid antara BAZNAS Demak dan tim kemanusiaan dari Pemerintah Kabupaten Demak. Sinergi ini memastikan bahwa distribusi bantuan berjalan tertib, transparan, dan menjangkau sasaran secara akurat sesuai dengan data kerugian yang telah divalidasi. Kerja sama lintas sektoral ini menjadi bukti nyata komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendampingi masyarakat di setiap fase sulit pascabencana.
Kehadiran para petugas di lokasi bencana tidak hanya membawa bantuan materi, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi warga yang masih merasakan trauma. Di Desa Kebonsari dan Harjowinangun, bantuan pangan ini diterima dengan penuh rasa syukur sebagai simbol bahwa masyarakat tidak sendirian menghadapi ujian ini. Dukungan ini setidaknya mampu meringankan beban pengeluaran harian warga sehingga mereka dapat lebih fokus pada perbaikan tempat tinggal masing-masing.
Komitmen untuk terus mengawal proses rehabilitasi ditegaskan kembali oleh seluruh pihak yang terlibat. Langkah ini merupakan awal dari rangkaian panjang pemulihan yang masih memerlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai elemen. Harapannya, semangat gotong royong yang tercipta hari ini tetap terjaga hingga seluruh warga di Kecamatan Dempet dapat kembali beraktivitas dengan normal dan penuh kenyamanan seperti sedia kala.
Setiap bantuan yang Anda berikan adalah harapan baru bagi warga terdampak di Desa Harjowinangun dan Desa Kebonsari untuk segera bangkit. Mari ringankan beban saudara kita dengan menyalurkan sedekah, infak, atau donasi terbaik Anda melalui layanan digital resmi BAZNAS Kabupaten Demak pada tautan berikut:
kabdemak.baznas.go.id/sedekah
Sekecil apa pun kontribusi Anda akan menjadi kekuatan besar bagi proses pemulihan mereka. Bersama kita kuat, bersama kita pulihkan Demak
07/05/2026 | humas-baznas demak
Artikel Terbaru
Dahsyatnya Keutamaan Saling Tolong-Menolong dalam Islam
Manusia pada hakikatnya diciptakan sebagai makhluk sosial yang saling bergantung satu sama lain. Sehebat apa pun seseorang, pasti akan selalu ada momen di mana uluran tangan orang lain sangat dibutuhkan, baik untuk urusan yang remeh maupun persoalan besar. Di sinilah letak keindahan ajaran Islam. Tolong-menolong tidak hanya dipandang sebagai norma sosial, tetapi juga sebagai wujud nyata dari akhlak mulia seorang muslim yang bernilai ibadah.
Islam secara tegas memotivasi umatnya untuk terus menebar kebaikan dan berlomba-lomba dalam membantu sesama.
Fondasi Kepedulian dalam Al-Qur'an
Allah SWT menjadikan sikap saling membantu sebagai salah satu pilar kehidupan bermasyarakat bagi seorang muslim. Hal ini terekam jelas dalam Al-Qur'an:
"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan." (QS. Al-Ma’idah: 2)
Ayat ini merupakan kompas bagi kita. Islam mengarahkan energi kepedulian kita untuk hal-hal yang positif, seperti menyantuni kaum duafa, meringankan beban orang yang terlilit utang, hingga mendukung program-program keumatan. Sebaliknya, kita dilarang keras memfasilitasi atau membantu hal-hal yang mengarah pada kezaliman dan dosa.
Lebih dari itu, ikatan yang mendasari semangat berbagi ini adalah rasa persaudaraan. Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara." (QS. Al-Hujurat: 10)
Layaknya saudara kandung, setiap muslim sudah sepatutnya memiliki kepekaan batin untuk saling melindungi, menjaga, dan mengulurkan tangan saat saudaranya tertimpa musibah.
Jaminan Pertolongan Allah dalam Hadis Nabi
Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam urusan membantu sesama. Beliau banyak meninggalkan pesan betapa besarnya ganjaran bagi mereka yang gemar meringankan beban orang lain. Berikut adalah ringkasan keutamaan tolong-menolong berdasarkan hadis-hadis sahih:
Sumber Hadis
Pesan Utama Kepedulian Sosial
HR. Bukhari dan Muslim
“Barang siapa yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah akan membantu kebutuhannya.”
Setiap bantuan yang kita berikan, sekecil apa pun, akan dibalas langsung oleh Allah dengan pertolongan yang jauh lebih besar saat kita membutuhkannya.
HR. Muslim
“Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya.”
Kunci mengundang campur tangan Allah dalam hidup kita adalah dengan terus mengalirkan bantuan kepada sesama.
HR. Thabrani
“Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.”
Kemuliaan seorang muslim tidak hanya diukur dari panjangnya sujud di malam hari, tetapi juga seberapa besar manfaat kehadirannya bagi lingkungan sekitar.
Mari Wujudkan Kepedulian Bersama BAZNAS Kabupaten Demak!
Sahabat, hadis-hadis dan ayat suci di atas menjadi pengingat bahwa harta dan tenaga yang kita miliki sejatinya adalah titipan yang bisa menjadi jalan datangnya pertolongan Allah SWT. Salah satu wujud nyata dari sikap saling tolong-menolong adalah dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
Di sekitar kita, masih banyak saudara-saudara yang membutuhkan uluran tangan untuk bisa bertahan hidup, menyekolahkan anak, hingga mendapatkan akses kesehatan yang layak.
Jangan tunda niat baik Anda! Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Bersama BAZNAS, dana yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, transparan, dan disalurkan tepat sasaran kepada para mustahik (golongan yang berhak menerima) di wilayah Demak dan sekitarnya.
Klik kabdemak.baznas.go.id/bayarzakat
Bersihkan Harta, Berkah Berlipat Ganda, Sesama Sejahtera.
Kontributor : Ali Murtadho
Mahasiswa Produktif BAZNAS Demak
29/04/2026 | humas-baznas demak
Sucikan Hati, Sempurnakan Puasa: Panduan Lengkap Zakat Fitrah dan Niatnya
Bulan Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah perjalanan spiritual untuk kembali ke fitrah. Menjelang akhir Ramadan, ada satu kewajiban yang menjadi penyempurna ibadah puasa kita, yakni Zakat Fitrah.
Zakat fitrah bukan hanya tentang menggugurkan kewajiban, tapi merupakan bentuk kepedulian sosial untuk memastikan bahwa di hari Idul Fitri nanti, tidak ada satu pun saudara kita yang kelaparan. Di Kabupaten Demak, semangat berbagi ini menjadi nafas yang menguatkan persaudaraan sesama Muslim.
Mengapa Zakat Fitrah Begitu Penting?
Secara harfiah, fitrah berarti suci. Zakat ini berfungsi sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan kata-kata kotor selama Ramadan. Selain itu, zakat fitrah adalah hak bagi fakir miskin agar mereka dapat ikut merasakan kebahagiaan di hari kemenangan.
Niat Zakat Fitrah (Lengkap)
Niat adalah rukun terpenting dalam berzakat. Berikut adalah macam-macam niat zakat fitrah sesuai dengan untuk siapa zakat tersebut ditunaikan:
Niat adalah rukun terpenting dalam berzakat. Berikut adalah macam-macam niat zakat fitrah sesuai dengan untuk siapa zakat tersebut ditunaikan:
Untuk Diri Sendiri:
"Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an nafsii fardhan lillaahi ta'aalaa."
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta’ala.)
Untuk Istri:
Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an zaujatii fardhan lillaahi ta'aalaa.
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta’ala.)
Untuk Anak Laki-laki:
Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an waladii (Sebutkan Nama) fardhan lillaahi ta'aalaa.
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku [Nama], fardu karena Allah Ta’ala.)
Untuk Anak Perempuan:
Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an bintii (Sebutkan Nama) fardhan lillaahi ta'aalaa.
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku [Nama], fardu karena Allah Ta’ala.)
Untuk Orang Tua (Ayah/Ibu):
Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an (Sebutkan Ayah/Ibu) fardhan lillaahi ta'aalaa.
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk [Ayah/Ibu], fardu karena Allah Ta’ala.)
Untuk Keluarga yang ditanggung kewajibannya : Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'annii wa 'an jamii'i maa yalzamunii nafaqaatuhum syar'an fardhan lillaahi ta'aalaa.
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku secara syariat, fardu karena Allah Ta’ala.)
Salurkan Zakat Anda Melalui Lembaga Resmi
Agar zakat Anda terkelola dengan aman, tepat sasaran, dan sesuai syariat, BAZNAS Kabupaten Demak hadir sebagai jembatan kebaikan bagi masyarakat Kota Wali.
Zakat yang Anda titipkan akan disalurkan kepada mustahik di wilayah Kabupaten Demak untuk membantu pengentasan kemiskinas dan kesejahteraan umat.
Cara Menunaikan Zakat Fitrah di BAZNAS Demak:
Anda dapat melakukan pembayaran via transfer bank dengan praktis:
Bank Tujuan: Bank Jateng
Atas Nama: BAZNAS Kabupaten Demak
Nomor Rekening: 3031409097
Penting: Setelah melakukan transfer, mohon segera melakukan konfirmasi agar pendataan zakat Anda sesuai dengan syariat.
Konfirmasi Pembayaran
Kirimkan bukti transfer beserta data diri (By Name By Address) melalui layanan konfirmasi BAZNAS Kabupaten Demak untuk memastikan zakat Anda tercatat atas nama pribadi atau anggota keluarga yang diniatkan.
Mari raih keberkahan Ramadan dengan berbagi. Tunaikan Zakat Fitrah Anda sekarang!
12/03/2026 | humas-baznas demak
Menakar Keadilan Nisab Zakat Pendapatan 2026: Beban atau Keberkahan?
Dilema di Balik Angka: Menimbang Ulang Keadilan Nisab Zakat Pendapatan 2026
Dunia filantropi Islam Indonesia memasuki babak baru di tahun 2026. Seiring dengan fluktuasi harga emas dan dinamika ekonomi nasional, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menetapkan angka nisab untuk zakat pendapatan dan jasa. Namun, di balik angka-angka formal tersebut, muncul sebuah pertanyaan mendasar: Sudahkah penetapan ini mencerminkan keadilan bagi seluruh lapisan pembayar zakat (muzaki)?
Antara Standar Emas dan Realitas Dompet
Secara tradisional, nisab zakat pendapatan merujuk pada harga 85 gram emas per tahun. Mengingat harga emas yang cenderung meroket dalam beberapa tahun terakhir, ambang batas minimal seseorang wajib berzakat pun otomatis terkerek naik.
Di satu sisi, kenaikan nisab ini melindungi masyarakat berpenghasilan rendah agar tidak terbebani kewajiban zakat sebelum kebutuhan pokoknya terpenuhi. Namun di sisi lain, ada celah lebar dalam penentuan "pendapatan bersih". Apakah angka tersebut sudah mempertimbangkan biaya hidup di kota metropolitan yang kian mahal dibanding daerah pedesaan?
Mencari Titik Temu Keadilan
Keadilan dalam zakat bukan sekadar ketaatan pada variabel nominal, melainkan pada prinsip at-taishir (kemudahan) dan al-adl (keadilan). Para pakar ekonomi syariah mulai menyoroti pentingnya:
Standardisasi Pengurang (Had al-Kifayah): Mengukur kebutuhan dasar minimum sebelum menetapkan sisa penghasilan yang wajib dizakati.
Harmonisasi Aturan: Memastikan tidak ada tumpang tindih yang memberatkan antara kewajiban zakat dan pajak negara.
Transparansi Distribusi: Keyakinan muzaki bahwa dana yang mereka keluarkan benar-benar efektif mengentaskan kemiskinan, bukan sekadar memenuhi target statistik.
Zakat: Lebih dari Sekadar Angka
Menakar keadilan nisab 2026 berarti melihat zakat sebagai instrumen redistribusi kekayaan yang dinamis. Jika nisab terlalu rendah, ia bisa memberatkan; jika terlalu tinggi, potensi dana sosial untuk membantu mustahik justru bisa hilang.
Tantangan bagi otoritas zakat saat ini adalah membuktikan bahwa regulasi yang lahir di tahun 2026 ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan manifestasi dari kepedulian sosial yang terukur dan empatik.
04/03/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS TV
Trimulyo Bangkit! Aksi Nyata Pemkab & BAZNAS Demak Pemulihan Pasca Banjir
Penulis: Humas BAZNAS Demak
Tanggap Bencana! BAZNAS Demak Hadir Bantu Pengungsi Banjir Sungai Tuntang Trimulyo Guntur
Penulis: Humas BAZNAS Demak




