WhatsApp Icon
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

Wujud Kepedulian, BAZNAS RI Salurkan Santunan bagi Keluarga Korban Tragedi Kereta di Bekasi
Wujud Kepedulian, BAZNAS RI Salurkan Santunan bagi Keluarga Korban Tragedi Kereta di Bekasi
BEKASI (28/04/2026) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menunjukkan gerak cepat dalam memberikan dukungan moril maupun materil bagi para korban kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Sebagai langkah nyata untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, BAZNAS menyalurkan santunan uang tunai kepada 15 keluarga korban meninggal dunia. Aksi kemanusiaan ini sebenarnya telah berlangsung sejak saat pertama insiden terjadi. Melalui unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB), lembaga ini telah menerjunkan tim di lapangan untuk membantu proses evakuasi dan memberikan pertolongan medis darurat. Kehadiran unit-unit ini juga didukung dengan penyediaan mobil ambulans serta bantuan logistik berupa makanan dan minuman bagi para korban di lokasi kejadian. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah tersebut. Saat menghadiri prosesi pemakaman di TPU Karet Bivak pada Selasa (28/4/2026), ia menegaskan komitmen BAZNAS untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat melalui unit-unit khusus yang telah diperkuat. “Untuk para korban yang wafat jumlahnya 15 orang, kami memberikan dukungan santunan berupa uang sebesar masing-masing Rp3 juta. BAZNAS, sesuai dengan salah satu misi dan tugasnya, memiliki unit tanggap bencana. Tahun ini, kami juga menambah unit, yakni tanggap duafa,” jelas Sodik. Lebih lanjut, Sodik menjelaskan bahwa komitmen bantuan ini tidak hanya berhenti pada tahap tanggap darurat saja. BAZNAS berencana melakukan pemetaan kebutuhan lanjutan, khususnya bagi anak-anak yatim yang ditinggalkan serta perbaikan tempat tinggal jika ditemukan kondisi rumah yang tidak layak. Sinergi berbagai program mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan usaha akan disiapkan sesuai kebutuhan lapangan. “Jika terdapat korban yatim dan kondisi rumah tidak layak, maka kami akan memberikan bantuan secara menyeluruh,” tambah Sodik menekankan pentingnya bantuan yang berkelanjutan. Langkah cepat BAZNAS ini juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan bahwa kolaborasi antarlembaga seperti BAZNAS, Damkar, BNPB, dan PMI sangat krusial dalam mempercepat penanganan dampak kecelakaan ini. “Langsung malam itu saya perintahkan untuk Jakarta membantu Bekasi. Terkait kompensasi atau bantuan untuk keluarga, Insya Allah pasti sudah berjalan, khususnya di DKI Jakarta. Tadi BAZNAS juga telah memberikan bantuan. Bantuan dalam konteks ini juga mencakup hingga proses pemakaman,” tutur Rano. Sentuhan kemanusiaan ini dirasakan langsung oleh pihak keluarga korban. Halimah, salah satu ahli waris dari almarhumah Nuryati (65), menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan. Bagi keluarga yang kini kehilangan sosok ibu bagi delapan anak dan nenek bagi enam cucu tersebut, bantuan layanan ambulans hingga santunan uang duka sangat membantu mereka melewati masa sulit ini. BAZNAS memastikan akan terus memantau proses penanganan korban hingga tuntas melalui koordinasi intensif dengan tim tanggap bencana dan tanggap duafa yang siaga di lapangan.
29/04/2026 | humas-baznas demak
Gerak Cepat, Rumah Sehat BAZNAS Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Gerak Cepat, Rumah Sehat BAZNAS Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
BEKASI (27/04/2026) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui tim Rumah Sehat BAZNAS bereaksi cepat dalam menangani dampak kecelakaan hebat yang melibatkan kereta api jarak jauh dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/4/2026). Guna memberikan layanan kesehatan darurat dan mempercepat proses evakuasi, BAZNAS mengerahkan tim medis yang terdiri dari dokter dan tenaga kesehatan, didukung oleh dua armada ambulans ke lokasi kejadian. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan bahwa kehadiran tim di lapangan merupakan bentuk respons kemanusiaan spontan dalam situasi krisis. "Kami langsung menerjunkan tim Rumah Sehat BAZNAS beserta ambulans untuk memastikan seluruh korban segera mendapatkan penanganan medis yang memadai serta membantu proses evakuasi dari lokasi," ungkap Sodik dalam keterangan resminya. Di bawah koordinasi petugas gabungan, tim BAZNAS turut menyisir rangkaian kereta untuk menyelamatkan penumpang. Para korban mendapatkan pertolongan pertama di tempat sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit terdekat guna perawatan lebih lanjut. Dalam kesempatan tersebut, Sodik juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam musibah ini. Ia menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus hadir mendampingi masyarakat di tengah situasi bencana atau keadaan darurat. "Kami mendoakan agar para korban yang wafat mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan serta ketabahan," tuturnya. Berdasarkan laporan awal hingga Senin malam, tragedi ini mengakibatkan sedikitnya empat orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka. BAZNAS menyatakan akan terus menjalin koordinasi intensif dengan otoritas terkait guna memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang optimal hingga tuntas.
28/04/2026 | humas-baznas demak
Memperteguh Sinergi Ulama-Umaro, BAZNAS Demak Bersama MUI Kabupaten Demak 2026-2031 Siap Akselerasi Program Kemaslahatan
Memperteguh Sinergi Ulama-Umaro, BAZNAS Demak Bersama MUI Kabupaten Demak 2026-2031 Siap Akselerasi Program Kemaslahatan
DEMAK (25/04/2026) – Sebuah momentum penuh keberkahan menandai babak baru perjuangan dakwah di Kabupaten Demak. Bertempat di Pendopo Pemerintah Kabupaten Demak, dilaksanakan Pengukuhan serta Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) Dewan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Demak masa khidmat 2026-2031. Acara yang dikemas dalam suasana hangat halal bi halal ini menjadi simbol kekuatan persatuan umat pasca-bulan suci Syawal. Pengukuhan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Musda XI yang telah ditetapkan pada 19 Ramadhan 1447 H lalu. Kehadiran para tokoh penting, termasuk Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P, yang menyaksikan langsung prosesi ini, menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga keagamaan menjadi pilar utama dalam membangun kesejahteraan masyarakat di Kota Wali. Dalam sambutan perdananya, Ketua Umum MUI Kabupaten Demak terpilih, KH. DR. A. Arief Cholil, SH., MA, menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi pengabdian. Beliau menegaskan bahwa kesediaannya memimpin lembaga ini didasari oleh semangat khidmah (pelayanan) mutlak kepada umat. "Kami memohon doa dan dukungan penuh dalam menjalankan amanah serta program-program demi kemaslahatan umat. Jika ditanya mengapa saya bersedia mengemban amanah sebagai ketua, jawabannya sederhana: saya hanya mengikuti jejak perjalanan guru-guru saya, seperti Bapak KH. Darodji dan Abah KH. Asyiq. Ini adalah tentang pengabdian total untuk umat," tutur Kyai Arief Cholil dengan penuh tawadhu. Pemerintah Kabupaten Demak pun menyambut baik pengukuhan ini. Bupati Demak menekankan bahwa peran MUI sebagai penasihat pemerintah sangat krusial di tengah masyarakat yang heterogen. Beliau menegaskan komitmennya untuk terus menyelaraskan langkah antara ulama dan pemerintah (umaro) demi menciptakan harmonisasi hingga ke tingkat desa dalam forum komunikasi ulama umaro' (FKUU) . Ketua Umum MUI Jawa Tengah sekaligus Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, KH. Ahmad Darodji, dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi atas keikhlasan para pengurus. Beliau mengingatkan bahwa MUI adalah khadimul ummah (pelayan umat) yang harus proaktif, termasuk dalam memperbanyak program dan untuk menghidupkan kembali tradisi intelektual seperti Bahtsul Masail. Menutup rangkaian acara, Kyai Darodji menyampaikan pesan kuat mengenai integrasi program antara MUI dan BAZNAS sebagai solusi nyata problematika sosial. Beliau menekankan bahwa potensi zakat profesi di Demak yang didasari Fatwa MUI merupakan instrumen besar yang harus dikelola secara produktif. "Sinergitas antara BAZNAS dan MUI adalah kekuatan yang tak terpisahkan untuk melayani umat. Kami mendorong adanya kolaborasi program yang lebih produktif; jika ada persoalan asnaf yang membutuhkan bantuan, MUI dan BAZNAS harus hadir bersama. Mari kita gunakan seluruh pikiran dan tenaga kita untuk mengembangkan potensi di Demak. Sinergi ini bukan sekadar kerja sama administratif, melainkan jalan perjuangan untuk memastikan setiap bantuan tepat sasaran dan mampu mengubah mustahik menjadi muzakki demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Demak yang lebih luas," pungkas KH. Ahmad Darodji dalam imbauannya.
25/04/2026 | humas-baznas demak

Agenda Pimpinan

Ketua BAZNAS Demak Menghadiri Pembukaan Lomba MAPSI SMP Ke-13
Ketua BAZNAS Demak Menghadiri Pembukaan Lomba MAPSI SMP Ke-13
Demak (03/09/2025) – Kabupaten Demak kembali menggelar Musabaqah Pelajaran Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) ke-13 tingkat SMP. Tahun 2025 ini, pelaksanaan MAPSI dipusatkan di SMP Negeri 3 Mranggen, setelah sebelumnya digelar bergantian di berbagai sekolah. Ajang ini menjadi sarana penting untuk memperkuat karakter peserta didik sekaligus wahana menampilkan kompetensi, baik dalam bidang keagamaan maupun seni Islami, seperti kaligrafi dan rebana. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif menyukseskan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa MAPSI bukan sekadar lomba, tetapi juga momentum tahunan yang mempertemukan para siswa dan guru pembimbing dalam suasana persaudaraan. *“Anak-anak perlu kita arahkan agar energi mereka dialihkan pada kegiatan positif, bukan terprovokasi ajakan yang tidak produktif. MAPSI menjadi salah satu sarana untuk menjaga kondusivitas sekaligus memperkuat semangat karakter pelajar,”* ungkapnya. Senada dengan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak memberikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang bersinergi dengan Kemenag dalam menyelenggarakan MAPSI. Menurutnya, ajang ini menjadi indikator capaian sekaligus evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat SMP. *“Lewat lomba ini, para peserta mendapatkan pengalaman penting, meningkatkan kepercayaan diri, serta belajar menampilkan versi terbaik dari dirinya. Ke depan, hasil karya peserta PAI diharapkan bisa dipublikasikan di media sosial agar lebih dikenal luas, tentunya dengan tetap menjunjung tinggi sportifitas dalam perlombaan,”* jelasnya. Bupati Demak dalam kesempatan yang sama juga mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, MAPSI tidak hanya menjadi arena untuk berprestasi, tetapi juga sarana pembinaan karakter, peningkatan prestasi akademik maupun non-akademik, serta pembentukan akhlakul karimah. *“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin mewujudkan generasi Demak yang cerdas, berkarakter Islami, serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan, sesuai dengan visi Demak Bermartabat,”* tutur Bupati. Kegiatan MAPSI ke-13 ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi siswa untuk mengolah bakat, menyalurkan aspirasi dengan cara yang sehat, sekaligus memperkokoh kebersamaan dan menjaga suasana yang kondusif di tengah masyarakat. Dukungan dari Pemkab Demak, Kemenag, para pendidik, dan seluruh pihak terkait menjadi kunci keberhasilan terselenggaranya ajang tahunan ini.

03-09-2025 | humas-baznas demak

Berita Pendistribusian

Wujud Manfaat Zakat, BAZNAS Demak Bantu Kursi Roda Warga Desa Pidodo
Wujud Manfaat Zakat, BAZNAS Demak Bantu Kursi Roda Warga Desa Pidodo
DEMAK – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali mewujudkan komitmen kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan. Pada Kamis (30/4/2026), tim BAZNAS Kabupaten Demak turun langsung untuk menyalurkan bantuan alat kesehatan berupa satu unit kursi roda kepada Ibu Rukiyah, seorang warga yang berdomisili di Desa Pidodo, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak. Bantuan ini merupakan bentuk respons dan kepedulian nyata terhadap kondisi kesehatan Ibu Rukiyah yang saat ini tengah berjuang melawan sakit akibat gejala stroke. Keterbatasan gerak yang dialaminya membuat keberadaan kursi roda menjadi kebutuhan mendesak untuk menunjang aktivitas kesehariannya. Proses penyerahan bantuan dilakukan secara langsung di kediaman Ibu Rukiyah oleh Pelaksana BAZNAS Kabupaten Demak, Rendy Mahendra W, S.Kom. Dalam momen yang penuh haru tersebut, menyampaikan rasa empati dan simpati yang mendalam atas ujian kesehatan yang sedang dihadapi oleh Ibu Rukiyah beserta keluarganya. "Kami turut prihatin dan merasakan empati yang mendalam atas kondisi Ibu Rukiyah yang saat ini sedang sakit gejala stroke. Melalui bantuan kursi roda yang murni bersumber dari dana zakat para muzakki ini, tersemat harapan dan doa yang tulus dari kami semua. Semoga bantuan ini sungguh bermanfaat, dapat meringankan aktivitas sehari-hari, dan tentunya menjadi jalan ikhtiar bagi kesembuhan Ibu Rukiyah," ujar Rendy saat menyerahkan bantuan tersebut. Penyaluran bantuan ini juga menjadi bukti nyata bagaimana dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat dapat dikelola dan dikembalikan lagi kepada umat dalam bentuk program-program yang solutif dan tepat sasaran. Kehadiran kursi roda ini tidak hanya sekadar alat bantu fisik, melainkan juga wujud dukungan moral yang diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi Ibu Rukiyah dalam menjalani masa pemulihan. Layanan BAZNAS Kabupaten Demak Mari bersama-sama luaskan manfaat dan bantu lebih banyak saudara kita yang sedang berada dalam kesulitan. Sedikit kepedulian Anda adalah harapan besar bagi mereka. Salurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) terbaik Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak agar semakin banyak masyarakat yang terbantu. Untuk informasi penyaluran donasi, layanan jemput zakat, maupun konsultasi ZIS, Anda dapat langsung menghubungi layanan Call Center BAZNAS Kabupaten Demak, mengunjungi media sosial resmi kami, atau datang langsung ke kantor pelayanan BAZNAS Kabupaten Demak. Bersama BAZNAS, mari tebarkan berkah dan wujudkan kesejahteraan umat
30/04/2026 | humas-baznas demak
Bupati Demak Serahkan Bantuan ZMart Baznas di Guntur: Harapkan UMKM Percontohan
Bupati Demak Serahkan Bantuan ZMart Baznas di Guntur: Harapkan UMKM Percontohan
DEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kolaborasi strategis dengan Baznas Kabupaten Demak. Bertempat di Aula Kecamatan Guntur, Bupati Demak hadir langsung untuk menyerahkan bantuan modal usaha melalui program ZMart kepada puluhan pelaku usaha lokal. Camat Guntur, Sukarjo, S.KM., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah daerah dan Baznas terhadap warganya. Ia mencatat bahwa dari ratusan UMKM di wilayahnya, terpilih para penerima manfaat yang telah melalui proses usulan dari desa. "Terima kasih kepada Baznas Demak. Meskipun tahun ini tidak ada anggaran khusus dari forum UMKM, alhamdulillah Baznas hadir memberikan bantuan bagi rakyat Guntur. Saya berpesan kepada bapak dan ibu, jangan hanya dilihat nominalnya, tapi tolong dikembangkan. Gerai ZMart-nya jangan sampai kalah dengan toko modern lainnya," ujar Sukarjo dengan penuh semangat. Senada dengan hal tersebut, Ketua Baznas Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., menjelaskan secara detail teknis bantuan yang diberikan. Ia melaporkan bahwa di Kecamatan Guntur, terdapat 40 penerima manfaat yang berasal dari 20 desa. Setiap penerima mendapatkan bantuan total senilai Rp5.000.000. "Bantuan tersebut dialokasikan sebesar Rp3,5 juta untuk tambahan stok produk toko masing-masing, dan Rp1,5 juta dalam bentuk branding toko atau gerai. Sumber dana ini mayoritas berasal dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) para ASN di lingkungan Pemkab Demak atas instruksi Ibu Bupati, yang kemudian kami kembalikan lagi manfaatnya kepada masyarakat," jelas Bambang. Bupati Demak dalam arahannya menekankan bahwa zakat ibarat air yang mengalir, di mana di dalam harta yang dimiliki terdapat hak saudara-saudara lain yang membutuhkan. Ia berharap bantuan ini menjadi pemicu munculnya UMKM produktif yang mandiri. "Prinsipnya, semakin banyak penghimpunan ZIS, maka semakin banyak pula masyarakat yang bisa kita bantu. Saya titip pesan, bantuan ini digunakan untuk modal usaha, jangan dipakai untuk kebutuhan konsumtif, apalagi ini mendekati momen Idul Fitri," tegas Bupati di hadapan para penerima manfaat. Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa mulai tahun 2025, program ini direncanakan akan semakin masif dengan target minimal dua penerima manfaat di setiap desa se-Kabupaten Demak. Hal ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan kesejahteraan dan penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Demak yang turut memberikan sosialisasi mengenai optimalisasi pengelolaan ZIS guna mendukung program pembangunan daerah yang inklusif. Mari bersama bangun ekonomi daerah Dukung terus kemajuan UMKM lokal dengan menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui Baznas Kabupaten Demak untuk membantu lebih banyak warga yang membutuhkan. Dengan menyalurkan zakat, infak, sedekah di nomor rekening BAZNAS Demak kabdemak.baznas.go.id/rekening
17/03/2026 | humas-baznas demak
Perkuat Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Demak Salurkan Bantuan Zmart di Karangawen
Perkuat Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Demak Salurkan Bantuan Zmart di Karangawen
Demak (16/03/2026) Suasana penuh syukur dan kebanggaan menyelimuti Kecamatan Karangawen dalam acara penyaluran bantuan program Zmart yang berlangsung dengan tertib dan lancar. Kehadiran jajaran pimpinan daerah, mulai dari Bupati Demak, Wakil Bupati, Sekda, hingga Forkopimcam, menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap penguatan ekonomi umat, khususnya di tengah bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini. Bantuan ini merupakan wujud nyata dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak yang dikumpulkan setiap bulan melalui BAZNAS. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari imbauan Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda agar dana yang terkumpul dikembalikan lagi kepada masyarakat yang membutuhkan dalam bentuk program produktif. Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Demak menyampaikan bahwa terdapat 24 penerima manfaat yang berasal dari 12 desa di wilayah Kecamatan Karangawen. Masing-masing desa diwakili oleh dua orang pelaku usaha yang dinilai memiliki potensi untuk berkembang. Setiap penerima manfaat mendapatkan total bantuan sebesar Rp5.000.000, dengan rincian Rp3,5 juta sebagai tambahan modal usaha tunai dan Rp1,5 juta dialokasikan khusus untuk branding serta renovasi kios. Bupati Demak yang hadir langsung dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi antara BAZNAS dan Pemkab dalam menekan angka kemiskinan melalui jalur kemandirian ekonomi. Beliau menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar santunan, melainkan stimulus agar UMKM lokal bisa naik kelas. "Alhamdulillah, di bulan berkah Ramadan ini kita bisa menyerahkan bantuan untuk penguatan ekonomi melalui BAZNAS. Tujuannya jelas, meningkatkan perekonomian umat. Harapannya, mereka yang hari ini menerima bantuan, kelak usahanya berkembang pesat sehingga bisa membantu sesama lagi," ujar Bupati Demak di hadapan para penerima manfaat. Program Zmart sendiri dirancang secara komprehensif. Selain dukungan modal, para penerima manfaat juga didorong untuk memperbaiki manajemen usaha dan memperkuat branding toko. Dengan tampilan kios yang lebih modern dan penggunaan media sosial sebagai alat pemasaran, diharapkan UMKM di Karangawen lebih dikenal luas oleh masyarakat dan mampu bersaing di era digital. Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Demak berharap tercipta ekosistem ekonomi mikro yang tangguh di tingkat desa. Zmart diharapkan menjadi motor penggerak bagi para pedagang kecil untuk bertransformasi menjadi pengusaha yang mandiri, tertib administrasi, dan memiliki daya saing tinggi. Mari dukung kemajuan ekonomi lokal dengan berbelanja di warung tetangga dan UMKM sekitar kita! Bagi Anda para ASN dan masyarakat yang ingin terus menebar manfaat, salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Demak agar lebih banyak lagi pelaku usaha kecil yang terbantu. Tunaikan Zakat, Infak, Sedekah sekarang: kabdemak.baznas.go.id/rekening
16/03/2026 | humas-baznas demak

Artikel Terbaru

Dahsyatnya Keutamaan Saling Tolong-Menolong dalam Islam
Dahsyatnya Keutamaan Saling Tolong-Menolong dalam Islam
Manusia pada hakikatnya diciptakan sebagai makhluk sosial yang saling bergantung satu sama lain. Sehebat apa pun seseorang, pasti akan selalu ada momen di mana uluran tangan orang lain sangat dibutuhkan, baik untuk urusan yang remeh maupun persoalan besar. Di sinilah letak keindahan ajaran Islam. Tolong-menolong tidak hanya dipandang sebagai norma sosial, tetapi juga sebagai wujud nyata dari akhlak mulia seorang muslim yang bernilai ibadah. Islam secara tegas memotivasi umatnya untuk terus menebar kebaikan dan berlomba-lomba dalam membantu sesama. Fondasi Kepedulian dalam Al-Qur'an Allah SWT menjadikan sikap saling membantu sebagai salah satu pilar kehidupan bermasyarakat bagi seorang muslim. Hal ini terekam jelas dalam Al-Qur'an: "Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan." (QS. Al-Ma’idah: 2) Ayat ini merupakan kompas bagi kita. Islam mengarahkan energi kepedulian kita untuk hal-hal yang positif, seperti menyantuni kaum duafa, meringankan beban orang yang terlilit utang, hingga mendukung program-program keumatan. Sebaliknya, kita dilarang keras memfasilitasi atau membantu hal-hal yang mengarah pada kezaliman dan dosa. Lebih dari itu, ikatan yang mendasari semangat berbagi ini adalah rasa persaudaraan. Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara." (QS. Al-Hujurat: 10) Layaknya saudara kandung, setiap muslim sudah sepatutnya memiliki kepekaan batin untuk saling melindungi, menjaga, dan mengulurkan tangan saat saudaranya tertimpa musibah. Jaminan Pertolongan Allah dalam Hadis Nabi Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam urusan membantu sesama. Beliau banyak meninggalkan pesan betapa besarnya ganjaran bagi mereka yang gemar meringankan beban orang lain. Berikut adalah ringkasan keutamaan tolong-menolong berdasarkan hadis-hadis sahih: Sumber Hadis Pesan Utama Kepedulian Sosial HR. Bukhari dan Muslim “Barang siapa yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah akan membantu kebutuhannya.” Setiap bantuan yang kita berikan, sekecil apa pun, akan dibalas langsung oleh Allah dengan pertolongan yang jauh lebih besar saat kita membutuhkannya. HR. Muslim “Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya.” Kunci mengundang campur tangan Allah dalam hidup kita adalah dengan terus mengalirkan bantuan kepada sesama. HR. Thabrani “Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” Kemuliaan seorang muslim tidak hanya diukur dari panjangnya sujud di malam hari, tetapi juga seberapa besar manfaat kehadirannya bagi lingkungan sekitar. Mari Wujudkan Kepedulian Bersama BAZNAS Kabupaten Demak! Sahabat, hadis-hadis dan ayat suci di atas menjadi pengingat bahwa harta dan tenaga yang kita miliki sejatinya adalah titipan yang bisa menjadi jalan datangnya pertolongan Allah SWT. Salah satu wujud nyata dari sikap saling tolong-menolong adalah dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Di sekitar kita, masih banyak saudara-saudara yang membutuhkan uluran tangan untuk bisa bertahan hidup, menyekolahkan anak, hingga mendapatkan akses kesehatan yang layak. Jangan tunda niat baik Anda! Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Bersama BAZNAS, dana yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, transparan, dan disalurkan tepat sasaran kepada para mustahik (golongan yang berhak menerima) di wilayah Demak dan sekitarnya. Klik kabdemak.baznas.go.id/bayarzakat Bersihkan Harta, Berkah Berlipat Ganda, Sesama Sejahtera. Kontributor : Ali Murtadho Mahasiswa Produktif BAZNAS Demak
29/04/2026 | humas-baznas demak
Sucikan Hati, Sempurnakan Puasa: Panduan Lengkap Zakat Fitrah dan Niatnya
Sucikan Hati, Sempurnakan Puasa: Panduan Lengkap Zakat Fitrah dan Niatnya
Bulan Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah perjalanan spiritual untuk kembali ke fitrah. Menjelang akhir Ramadan, ada satu kewajiban yang menjadi penyempurna ibadah puasa kita, yakni Zakat Fitrah. Zakat fitrah bukan hanya tentang menggugurkan kewajiban, tapi merupakan bentuk kepedulian sosial untuk memastikan bahwa di hari Idul Fitri nanti, tidak ada satu pun saudara kita yang kelaparan. Di Kabupaten Demak, semangat berbagi ini menjadi nafas yang menguatkan persaudaraan sesama Muslim. Mengapa Zakat Fitrah Begitu Penting? Secara harfiah, fitrah berarti suci. Zakat ini berfungsi sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan kata-kata kotor selama Ramadan. Selain itu, zakat fitrah adalah hak bagi fakir miskin agar mereka dapat ikut merasakan kebahagiaan di hari kemenangan. Niat Zakat Fitrah (Lengkap) Niat adalah rukun terpenting dalam berzakat. Berikut adalah macam-macam niat zakat fitrah sesuai dengan untuk siapa zakat tersebut ditunaikan: Niat adalah rukun terpenting dalam berzakat. Berikut adalah macam-macam niat zakat fitrah sesuai dengan untuk siapa zakat tersebut ditunaikan: Untuk Diri Sendiri: "Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an nafsii fardhan lillaahi ta'aalaa." (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta’ala.) Untuk Istri: Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an zaujatii fardhan lillaahi ta'aalaa. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta’ala.) Untuk Anak Laki-laki: Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an waladii (Sebutkan Nama) fardhan lillaahi ta'aalaa. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku [Nama], fardu karena Allah Ta’ala.) Untuk Anak Perempuan: Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an bintii (Sebutkan Nama) fardhan lillaahi ta'aalaa. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku [Nama], fardu karena Allah Ta’ala.) Untuk Orang Tua (Ayah/Ibu): Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an (Sebutkan Ayah/Ibu) fardhan lillaahi ta'aalaa. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk [Ayah/Ibu], fardu karena Allah Ta’ala.) Untuk Keluarga yang ditanggung kewajibannya : Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'annii wa 'an jamii'i maa yalzamunii nafaqaatuhum syar'an fardhan lillaahi ta'aalaa. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku secara syariat, fardu karena Allah Ta’ala.) Salurkan Zakat Anda Melalui Lembaga Resmi Agar zakat Anda terkelola dengan aman, tepat sasaran, dan sesuai syariat, BAZNAS Kabupaten Demak hadir sebagai jembatan kebaikan bagi masyarakat Kota Wali. Zakat yang Anda titipkan akan disalurkan kepada mustahik di wilayah Kabupaten Demak untuk membantu pengentasan kemiskinas dan kesejahteraan umat. Cara Menunaikan Zakat Fitrah di BAZNAS Demak: Anda dapat melakukan pembayaran via transfer bank dengan praktis: Bank Tujuan: Bank Jateng Atas Nama: BAZNAS Kabupaten Demak Nomor Rekening: 3031409097 Penting: Setelah melakukan transfer, mohon segera melakukan konfirmasi agar pendataan zakat Anda sesuai dengan syariat. Konfirmasi Pembayaran Kirimkan bukti transfer beserta data diri (By Name By Address) melalui layanan konfirmasi BAZNAS Kabupaten Demak untuk memastikan zakat Anda tercatat atas nama pribadi atau anggota keluarga yang diniatkan. Mari raih keberkahan Ramadan dengan berbagi. Tunaikan Zakat Fitrah Anda sekarang!
12/03/2026 | humas-baznas demak
Menakar Keadilan Nisab Zakat Pendapatan 2026: Beban atau Keberkahan?
Menakar Keadilan Nisab Zakat Pendapatan 2026: Beban atau Keberkahan?
Dilema di Balik Angka: Menimbang Ulang Keadilan Nisab Zakat Pendapatan 2026 Dunia filantropi Islam Indonesia memasuki babak baru di tahun 2026. Seiring dengan fluktuasi harga emas dan dinamika ekonomi nasional, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menetapkan angka nisab untuk zakat pendapatan dan jasa. Namun, di balik angka-angka formal tersebut, muncul sebuah pertanyaan mendasar: Sudahkah penetapan ini mencerminkan keadilan bagi seluruh lapisan pembayar zakat (muzaki)? Antara Standar Emas dan Realitas Dompet Secara tradisional, nisab zakat pendapatan merujuk pada harga 85 gram emas per tahun. Mengingat harga emas yang cenderung meroket dalam beberapa tahun terakhir, ambang batas minimal seseorang wajib berzakat pun otomatis terkerek naik. Di satu sisi, kenaikan nisab ini melindungi masyarakat berpenghasilan rendah agar tidak terbebani kewajiban zakat sebelum kebutuhan pokoknya terpenuhi. Namun di sisi lain, ada celah lebar dalam penentuan "pendapatan bersih". Apakah angka tersebut sudah mempertimbangkan biaya hidup di kota metropolitan yang kian mahal dibanding daerah pedesaan? Mencari Titik Temu Keadilan Keadilan dalam zakat bukan sekadar ketaatan pada variabel nominal, melainkan pada prinsip at-taishir (kemudahan) dan al-adl (keadilan). Para pakar ekonomi syariah mulai menyoroti pentingnya: Standardisasi Pengurang (Had al-Kifayah): Mengukur kebutuhan dasar minimum sebelum menetapkan sisa penghasilan yang wajib dizakati. Harmonisasi Aturan: Memastikan tidak ada tumpang tindih yang memberatkan antara kewajiban zakat dan pajak negara. Transparansi Distribusi: Keyakinan muzaki bahwa dana yang mereka keluarkan benar-benar efektif mengentaskan kemiskinan, bukan sekadar memenuhi target statistik. Zakat: Lebih dari Sekadar Angka Menakar keadilan nisab 2026 berarti melihat zakat sebagai instrumen redistribusi kekayaan yang dinamis. Jika nisab terlalu rendah, ia bisa memberatkan; jika terlalu tinggi, potensi dana sosial untuk membantu mustahik justru bisa hilang. Tantangan bagi otoritas zakat saat ini adalah membuktikan bahwa regulasi yang lahir di tahun 2026 ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan manifestasi dari kepedulian sosial yang terukur dan empatik.
04/03/2026 | humas-baznas demak

BAZNAS TV