
Berita Terkini
Tanggap Darurat Sinabung, BAZNAS Salurkan Logistik dan Perlengkapan Layanan Pengungsian
Berita Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kabupaten Karo langsung bergerak sigap menanggapi erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, dengan mendistribusikan aneka bantuan serta membuka layanan darurat bagi para warga yang terdampak. Berbagai dukungan logistik yang diserahkan mencakup layanan dapur air, paket kebersihan diri (hygiene kit), selimut hangat, serta makanan ringan penunjang gizi bagi anak-anak yang terpaksa mengungsi.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah erupsi Gunung Sinabung yang memaksa banyak warga meninggalkan tempat tinggal mereka. Ia menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen penuh untuk senantiasa hadir mendampingi masyarakat terdampak, khususnya dalam memastikan ketersediaan kebutuhan pokok selama masa darurat di posko pengungsian.
"Akibat bencana ini banyak warga yang harus mengungsi di tenda dengan segala keterbatasannya. Keberadaan BAZNAS melalui berbagai layanan dan bantuan ini diharapkan bisa membantu warga terdampak erupsi memenuhi kebutuhan dasar, khususnya makanan," ujar Idy dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).
Selain mengoperasikan dapur air, Idy memaparkan bahwa pihaknya turut mendistribusikan perlengkapan kebersihan dan selimut guna melindungi kelompok rentan, seperti anak-anak, dari paparan cuaca ekstrem di area pengungsian. Sinergi dan koordinasi intensif juga terus dijalin bersama pemangku kepentingan setempat guna memetakan kebutuhan mendesak di lapangan agar penyaluran zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki ini dapat berjalan tepat sasaran.
"Hingga saat andalan umat ini terus memantau perkembangan situasi di lokasi dan mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan mengingat aktivitas vulkanik Gunung Sinabung yang masih berlangsung," pungkasnya.
03/09/2026 | humas-baznas demak
Penyaluran Bantuan RTLH BAZNAS Demak: Wujudkan Hunian Layak bagi Guru Honorer dan Pekerja Rentan
Demak - 03 September 2026 Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., menegaskan komitmen lembaganya dalam mengelola dan menyalurkan dana umat secara cepat, transparan, dan tepat sasaran. Menurutnya, kecepatan dalam mendistribusikan dana zakat merupakan wujud tanggung jawab moral yang harus dipegang teguh. "Dana zakat yang dikumpulkan disalurkan sampai habis kita senang, jika masih banyak kita berdosa," tutur H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., menekankan agar tidak ada hak mustahik yang tertahan. Seluruh bantuan ini dipastikan mendarat langsung kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua UPZ PGSI Kabupaten Demak Ng. Noor Salim, S.Pd.I., Gr., C.PLA. menyampaikan bahwa proses pengusulan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dilakukan melalui seleksi yang ketat agar bantuan benar-benar jatuh ke tangan yang tepat. "Bahwa penerima yang kami usulkan benar-benar mustahik yang berhak menerima dan tidak dapat bantuan rehab dari balai desa, maka dari itu kami mengusulkan bantuan RTLH ke BAZNAS Kabupaten Demak," ujarnya. Ia juga menyematkan doa agar hunian baru ini membawa keberkahan bagi para penghuninya. "Semoga menjadikan rumah rejeki, semangat dalam kegiatan sehari-hari," imbuhnya.
Program bedah rumah kali ini menyasar sejumlah warga dari berbagai latar belakang profesi yang membutuhkan uluran tangan. Penerima manfaat pertama adalah Bapak Choiri, seorang guru honorer Madrasah Diniyah (Madin) yang mengabdi di Desa Geneng, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak. Bantuan serupa juga disalurkan kepada Bapak Ade Kurniawan yang beralamat di Desa Temuroso, Kecamatan Guntur, serta Ibu Sumiatun, seorang pekerja rentan sekaligus janda lansia yang selama ini berjuang memenuhi kebutuhan hidupnya seorang diri. Dengan rampungnya pembangunan rumah-rumah tersebut, pihak BAZNAS berharap motivasi hidup para penerima meningkat drastis. "Berharap penerima rumah sudah jadi tambah semangat, tambah motivasi, mudah-mudahan rejeki tambah banyak," pesan H. Bambang Soesetiarto, S.I.P.
Koordinasi lintas sektoral turut menjadi perhatian khusus guna mengantisipasi kendala administratif di kemudian hari bagi para penerima bantuan. Jajaran pengurus menginstruksikan agar pendamping aktif berkomunikasi dengan pemerintah desa setempat terkait pemutakhiran data kesejahteraan. "Mohon Pak Noor Salim untuk berkomunikasi koordinasi dengan kepala desa di masing-masing, mohon untuk koordinasikan dengan desa, jika rumahnya sudah jadi untuk tidak dinaikkan strata desilnya, karena untuk desil ini menjadi polemik sekarang ini," tegasnya menyoroti persoalan data di lapangan.
Menutup rangkaian kegiatan penyaluran, pesan pelestarian dan rasa syukur juga dititipkan kepada para penerima agar merawat fasilitas baru yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya. "Untuk penerima manfaat, saya harap sewaktu rumah sudah jadi untuk dirawat rumahnya, semoga menjadi berkah," pungkasnya. Keberhasilan program ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara amanah mampu menghadirkan senyum serta harapan baru bagi masyarakat dhuafa di Kabupaten Demak.
Mari terus alirkan kebaikan dan ulurkan tangan untuk membantu sesama yang membutuhkan melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Salurkan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda sekarang juga untuk membangun masa depan umat yang lebih mandiri dan sejahtera.
03/09/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS dan Kemenhaj Sinergikan Pengelolaan DAM Haji untuk Pengentasan Stunting di Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia memperkuat komitmen keumatan melalui langkah strategis kolaboratif dalam mengoptimalkan potensi dan tata kelola pelaksanaan DAM (fidyah/denda) jemaah haji. Langkah progresif ini tidak hanya berfokus pada efisiensi ibadah, tetapi juga membuka peluang besar pemanfaatan daging DAM secara langsung bagi masyarakat yang membutuhkan di dalam negeri, khususnya dalam mendukung program percepatan perbaikan gizi nasional dan penanganan stunting.
Inisiatif mulia tersebut mengemuka dalam forum audiensi strategis yang dilangsungkan di Gedung Kemenhaj, Jakarta, pada Rabu (2/9/2026). Pertemuan penting ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., didampingi oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Pimpinan Bidang Pengendalian dan Evaluasi Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum., Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, M.Si., Deputi I BAZNAS RI H. Arifin Purwakananta, M.Ikom., serta Stafsus BAZNAS RI Umar Hadi Gumilar, S.Pd. Dari jajaran kementerian, hadir Menteri Haji dan Umrah RI, Dr. K.H. Mochamad Irfan Yusuf Hasyim, Drs., M.Si., beserta Dirjen Bina Haji dan Umrah Kemenhaj RI, Puji Rahardjo.
Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan bahwa BAZNAS menyatakan kesiapan penuh untuk memfasilitasi penunaian DAM Haji jemaah Indonesia langsung di Tanah Air. Menurutnya, potensi besar yang lahir dari pelaksanaan DAM jemaah haji Indonesia ini akan membawa multiplier effect yang luar biasa bagi kesejahteraan sosial masyarakat dhuafa di berbagai pelosok Nusantara.
"Kalau diperlukan, komite syariah akan kita bentuk untuk mempersiapkan pelaksanaan DAM Haji di Tanah Air. Dengan demikian, apabila diperbolehkan melakukan pemotongan DAM di Tanah Air, tentu akan sangat membantu dan manfaatnya bisa lebih banyak," ujar Sodik.
Menanggapi gagasan tersebut, Menteri Haji dan Umrah RI, Dr. K.H. Mochamad Irfan Yusuf Hasyim, Drs., menyambut baik rencana transformatif pelaksanaan DAM Haji di Indonesia. Kendati demikian, beliau menekankan pentingnya kehati-hatian dengan terus mengkaji aspek komprehensif yang meliputi hukum syariah, kesehatan hewan, regulasi yang berlaku, serta fatwa-fatwa ulama.
Lebih lanjut, Menteri Kemenhaj menggarisbawahi bahwa fatwa keagamaan bersifat dinamis dan dapat dikaji ulang melalui metodologi penentuan hukum yang tepat demi kemaslahatan umat. Terkait fleksibilitas penunaian, beliau menjelaskan bahwa jemaah diberikan kebebasan sesuai dengan keyakinan yang dianut masing-masing.
"Mengenai pembayaran DAM, apakah pembayaran dilakukan di Indonesia atau di Arab Saudi? Bagi mereka yang meyakini bahwa pembayaran DAM boleh dilakukan di Indonesia ataupun di Arab Saudi, kita mengikuti ketentuan dan keyakinan yang mereka anut. Jadi, ada pilihan apakah dilakukan di Tanah Air atau di Tanah Suci," tutur Irfan Yusuf Hasyim.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menambahkan dimensi operasional lain yang tak kalah strategis. BAZNAS menyatakan kesiapannya dalam menerima distribusi daging DAM yang telah diolah dan dikemas di Arab Saudi untuk kemudian dikalengkan dan disalurkan secara luas melalui jaringan distribusi kemanusiaan BAZNAS di seluruh daerah.
"Posisi BAZNAS adalah siap menerima daging olahan tersebut untuk dikalengkan dan didistribusikan kepada korban bencana maupun program perbaikan gizi (stunting) di Indonesia," ungkap Rizaludin.
Rizaludin memperkirakan bahwa melalui skema pengolahan dan pengemasan modern ini, distribusi daging DAM berpotensi menghasilkan sekitar 4 hingga 5 juta kaleng pangan bergizi. Angka fantastis ini diyakini mampu menjadi pilar kekuatan baru dalam penanggulangan darurat bencana sekaligus mengakselerasi program pengentasan stunting demi mewujudkan ketahanan gizi anak bangsa.
02/09/2026 | humas-baznas demak
Agenda Pimpinan
Berita Pendistribusian

BAZNAS Kabupaten Demak Bersama Tim Kemanusiaan Salurkan Bantuan Pasca Bencana
DEMAK , 27 Agustus 2026 — Wujud nyata kehadiran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam meringankan beban masyarakat kembali dibuktikan melalui aksi cepat tanggap kemanusiaan. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak bersama Tim Kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Demak yang terdiri dari Dinas Sosial, Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta para relawan, turun langsung menyalurkan bantuan bagi korban pasca bencana rumah kebakaran dan rumah roboh.
Penyaluran bantuan kemanusiaan yang dikemas dalam program "Demak Peduli" ini menyasar warga terdampak di dua kecamatan, yakni Desa Batursari di Kecamatan Mranggen dan Desa Timbulsloko di Kecamatan Sayung. Berdasarkan laporan resmi dari pemerintah desa setempat, tercatat ada lima penerima manfaat yang berhak mendapatkan uluran tangan, dengan rincian empat penerima berasal dari Desa Batursari dan satu penerima dari Desa Timbulsloko.
Program "Demak Peduli" ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan BAZNAS Kabupaten Demak dalam rangka percepatan pemulihan pasca bencana. Melalui sinergi lintas instansi dan berlandaskan laporan akurat dari pemerintah desa, penyaluran bantuan disalurkan secara tepat sasaran guna memulihkan kembali harapan serta kehidupan para korban agar dapat bangkit dari musibah yang menimpa.
Perwakilan tim kemanusiaan menegaskan bahwa sinergi ini adalah komitmen bersama untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang sedang menghadapi ujian berat.
"Kami hadir bersama unsur Pemerintah Kabupaten Demak dan para relawan untuk memastikan bahwa saudara-saudara kita yang tertimpa musibah kebakaran dan rumah roboh tidak merasa sendirian. Bantuan ini adalah bentuk ikhtiar kita bersama untuk meringankan beban mereka, sekaligus memulihkan harapan dan kehidupan yang lebih baik pasca bencana," ujar perwakilan tim dalam kegiatan penyaluran tersebut.
Kehadiran BAZNAS Kabupaten Demak beserta tim gabungan disambut dengan penuh rasa syukur oleh para penerima manfaat. Bantuan yang diserahkan tidak hanya berupa materi penopang perbaikan tempat tinggal, tetapi juga dukungan logistik dan moril untuk menguatkan ketabahan keluarga terdampak dalam menghadapi masa-masa pemulihan.
Mari Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda
Musibah dapat menimpa siapa saja, namun kepedulian kita adalah kekuatan utama untuk memulihkan mereka yang terdampak. Mari ulurkan tangan dan tunaikan amal kebaikan melalui sedekah terbaik Anda untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang diuji oleh musibah, baik di wilayah Kabupaten Demak maupun bencana besar di wilayah lainnya di Indonesia.
Selain sebagai wujud kepedulian sosial, sedekah juga menjadi ikhtiar spiritual untuk menolak bala dan musibah bencana. Salurkan donasi terbaik Anda melalui rekening kemanusiaan resmi BAZNAS Kabupaten Demak.
Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada nomor 001601002118569 atau melalui Bank Jateng pada nomor 2031445607 atas nama BAZNAS Kabupaten Demak.
Konfirmasi Layanan Donasi Bencana BAZNAS Kabupaten Demak
+62 821-3446-6112
+62 895-3636-44673
+62 819-4433-6839
27/08/2026 | humas-baznas demak

BAZNAS dan Pemkab Demak Salurkan Bantuan Kemanusiaan.
DEMAK – Wujud kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah terus ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak bersama tim kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Demak. Pada Senin (8/6/2026), tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinsos, PMI, dan Tagana terjun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran serta rumah kebakaran di Desa Pasir, Kecamatan Mijen.
Kehadiran tim gabungan ini merupakan tindak lanjut cepat atas laporan dari pihak desa terkait musibah yang menimpa warga. Bantuan diserahkan secara langsung kepada para korban, yang disambut dengan rasa syukur dan apresiasi mendalam dari pihak pemerintah desa setempat.
"Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas atensi dan perhatian nyata dari Pemerintah Kabupaten Demak beserta tim kemanusiaan yang telah sigap menindaklanjuti laporan kami dan hadir langsung memberikan bantuan kepada warga kami," ungkap Kepala Desa Pasir saat menerima bantuan tersebut.
Ketua Tim Kemanusiaan Kebencanaan, M. Saiful Anam, S.T., menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah warga yang sedang menghadapi situasi darurat. Ia juga menjelaskan bahwa khusus bantuan dari BAZNAS Demak, dana yang disalurkan merupakan amanah dari para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah mereka.
"Bantuan ini adalah bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Demak bagi warga yang tertimpa musibah. Khusus untuk BAZNAS, dana ini merupakan amanah dari muzaki yang dikelola dan disalurkan kembali kepada masyarakat melalui program kemanusiaan BAZNAS Demak," jelas Saiful Anam.
Setelah merampungkan penyaluran di Kecamatan Mijen, agenda kemanusiaan berlanjut ke Desa Kedung Karang, Kecamatan Wedung. Di lokasi tersebut, tim menyerahkan bantuan kepada korban bencana rumah roboh. Prosesi penyerahan bantuan berlangsung khidmat dengan disaksikan langsung oleh perangkat desa serta Sekretaris Kecamatan Wedung.
Mari Salurkan Sedekah untuk Menolak Bencana
Musibah bisa datang kapan saja, namun kepedulian kita dapat menjadi penolong bagi sesama. Mari perkuat ketahanan sosial dan bantu saudara kita yang membutuhkan melalui program-program kemanusiaan BAZNAS Kabupaten Demak. Sedekah Anda tidak hanya meringankan beban sesama, namun juga menjadi ikhtiar kita dalam menolak bala dan mendatangkan keberkahan.
Salurkan sedekah terbaik Anda sekarang melalui BAZNAS Kabupaten Demak.
08/06/2026 | humas-baznas demak

BAZNAS Demak Salurkan 50 Paket Sembako Melalui Yayasan Mentari Sehat Indonesia
Dukung Pemenuhan Gizi Penyintas TBC, BAZNAS Demak Salurkan 50 Paket Sembako Melalui Yayasan Mentari Sehat Indonesia.
DEMAK – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali merealisasikan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Pada Selasa (19/05/2026), BAZNAS Kabupaten Demak secara resmi menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 50 paket sembako yang ditujukan khusus untuk membantu pemenuhan gizi para penyintas Tuberkulosis (TBC) di wilayah tersebut.
Penyaluran bantuan nutrisi ini dilakukan melalui kerja sama dengan Yayasan Mentari Sehat Indonesia Kabupaten Demak, sebuah lembaga yang selama ini aktif mendampingi para pasien dan penyintas TBC. Prosesi penyerahan bantuan dilangsungkan secara hangat di Kantor BAZNAS Demak, di mana Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., menyerahkan langsung puluhan paket sembako tersebut kepada jajaran pengurus Yayasan Mentari Sehat Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, H. Bambang Soesetiarto menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak untuk memastikan para penyintas mendapatkan asupan nutrisi yang layak demi mempercepat proses pemulihan kesehatan mereka.
"Kami sangat menyadari bahwa proses penyembuhan penyintas TBC membutuhkan asupan gizi yang baik dan konsisten. Oleh karena itu, kami berharap bantuan 50 paket sembako ini tidak hanya sekadar meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi benar-benar hadir sebagai dukungan nutrisi nyata yang memotivasi mereka untuk terus berjuang hingga pulih sepenuhnya," ujar H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., saat menyerahkan bantuan di Kantor BAZNAS Demak.
Langkah ini diapresiasi oleh pihak Yayasan Mentari Sehat Indonesia yang akan segera mendistribusikan paket sembako tersebut secara tepat sasaran kepada para penyintas TBC dampingan mereka yang tersebar di Kabupaten Demak. Bantuan ini diharapkan mampu menjadi energi positif bagi para pejuang kesembuhan.
Mari Menjadi Bagian dari Rantai Kebaikan! Kepedulian Anda adalah harapan bagi mereka yang sedang berjuang untuk sembuh dan bangkit dari keterbatasan. Mari bersama-sama kita luaskan manfaat dengan menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Salurkan donasi terbaik Anda hari ini dan jadilah alasan tersenyumnya saudara-saudara kita yang membutuhkan! Hubungi layanan jemput donasi BAZNAS Demak sekarang atau kunjungi langsung kantor kami.
Layanan Digital Zakat, Infak, Sedekah BAZNAS Demak
Zakat Sedekah Online BAZNAS Demak
Rekening Infak & Sedekah BAZNAS Demak
20/05/2026 | humas-baznas demak
Artikel Terbaru
Dahsyatnya Keutamaan Saling Tolong-Menolong dalam Islam
Manusia pada hakikatnya diciptakan sebagai makhluk sosial yang saling bergantung satu sama lain. Sehebat apa pun seseorang, pasti akan selalu ada momen di mana uluran tangan orang lain sangat dibutuhkan, baik untuk urusan yang remeh maupun persoalan besar. Di sinilah letak keindahan ajaran Islam. Tolong-menolong tidak hanya dipandang sebagai norma sosial, tetapi juga sebagai wujud nyata dari akhlak mulia seorang muslim yang bernilai ibadah.
Islam secara tegas memotivasi umatnya untuk terus menebar kebaikan dan berlomba-lomba dalam membantu sesama.
Fondasi Kepedulian dalam Al-Qur'an
Allah SWT menjadikan sikap saling membantu sebagai salah satu pilar kehidupan bermasyarakat bagi seorang muslim. Hal ini terekam jelas dalam Al-Qur'an:
"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan." (QS. Al-Ma’idah: 2)
Ayat ini merupakan kompas bagi kita. Islam mengarahkan energi kepedulian kita untuk hal-hal yang positif, seperti menyantuni kaum duafa, meringankan beban orang yang terlilit utang, hingga mendukung program-program keumatan. Sebaliknya, kita dilarang keras memfasilitasi atau membantu hal-hal yang mengarah pada kezaliman dan dosa.
Lebih dari itu, ikatan yang mendasari semangat berbagi ini adalah rasa persaudaraan. Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara." (QS. Al-Hujurat: 10)
Layaknya saudara kandung, setiap muslim sudah sepatutnya memiliki kepekaan batin untuk saling melindungi, menjaga, dan mengulurkan tangan saat saudaranya tertimpa musibah.
Jaminan Pertolongan Allah dalam Hadis Nabi
Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam urusan membantu sesama. Beliau banyak meninggalkan pesan betapa besarnya ganjaran bagi mereka yang gemar meringankan beban orang lain. Berikut adalah ringkasan keutamaan tolong-menolong berdasarkan hadis-hadis sahih:
Sumber Hadis
Pesan Utama Kepedulian Sosial
HR. Bukhari dan Muslim
“Barang siapa yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah akan membantu kebutuhannya.”
Setiap bantuan yang kita berikan, sekecil apa pun, akan dibalas langsung oleh Allah dengan pertolongan yang jauh lebih besar saat kita membutuhkannya.
HR. Muslim
“Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya.”
Kunci mengundang campur tangan Allah dalam hidup kita adalah dengan terus mengalirkan bantuan kepada sesama.
HR. Thabrani
“Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.”
Kemuliaan seorang muslim tidak hanya diukur dari panjangnya sujud di malam hari, tetapi juga seberapa besar manfaat kehadirannya bagi lingkungan sekitar.
Mari Wujudkan Kepedulian Bersama BAZNAS Kabupaten Demak!
Sahabat, hadis-hadis dan ayat suci di atas menjadi pengingat bahwa harta dan tenaga yang kita miliki sejatinya adalah titipan yang bisa menjadi jalan datangnya pertolongan Allah SWT. Salah satu wujud nyata dari sikap saling tolong-menolong adalah dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
Di sekitar kita, masih banyak saudara-saudara yang membutuhkan uluran tangan untuk bisa bertahan hidup, menyekolahkan anak, hingga mendapatkan akses kesehatan yang layak.
Jangan tunda niat baik Anda! Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Bersama BAZNAS, dana yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, transparan, dan disalurkan tepat sasaran kepada para mustahik (golongan yang berhak menerima) di wilayah Demak dan sekitarnya.
Klik kabdemak.baznas.go.id/bayarzakat
Bersihkan Harta, Berkah Berlipat Ganda, Sesama Sejahtera.
Kontributor : Ali Murtadho
Mahasiswa Produktif BAZNAS Demak
29/04/2026 | humas-baznas demak
Sucikan Hati, Sempurnakan Puasa: Panduan Lengkap Zakat Fitrah dan Niatnya
Bulan Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah perjalanan spiritual untuk kembali ke fitrah. Menjelang akhir Ramadan, ada satu kewajiban yang menjadi penyempurna ibadah puasa kita, yakni Zakat Fitrah.
Zakat fitrah bukan hanya tentang menggugurkan kewajiban, tapi merupakan bentuk kepedulian sosial untuk memastikan bahwa di hari Idul Fitri nanti, tidak ada satu pun saudara kita yang kelaparan. Di Kabupaten Demak, semangat berbagi ini menjadi nafas yang menguatkan persaudaraan sesama Muslim.
Mengapa Zakat Fitrah Begitu Penting?
Secara harfiah, fitrah berarti suci. Zakat ini berfungsi sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan kata-kata kotor selama Ramadan. Selain itu, zakat fitrah adalah hak bagi fakir miskin agar mereka dapat ikut merasakan kebahagiaan di hari kemenangan.
Niat Zakat Fitrah (Lengkap)
Niat adalah rukun terpenting dalam berzakat. Berikut adalah macam-macam niat zakat fitrah sesuai dengan untuk siapa zakat tersebut ditunaikan:
Niat adalah rukun terpenting dalam berzakat. Berikut adalah macam-macam niat zakat fitrah sesuai dengan untuk siapa zakat tersebut ditunaikan:
Untuk Diri Sendiri:
"Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an nafsii fardhan lillaahi ta'aalaa."
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta’ala.)
Untuk Istri:
Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an zaujatii fardhan lillaahi ta'aalaa.
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta’ala.)
Untuk Anak Laki-laki:
Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an waladii (Sebutkan Nama) fardhan lillaahi ta'aalaa.
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku [Nama], fardu karena Allah Ta’ala.)
Untuk Anak Perempuan:
Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an bintii (Sebutkan Nama) fardhan lillaahi ta'aalaa.
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku [Nama], fardu karena Allah Ta’ala.)
Untuk Orang Tua (Ayah/Ibu):
Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an (Sebutkan Ayah/Ibu) fardhan lillaahi ta'aalaa.
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk [Ayah/Ibu], fardu karena Allah Ta’ala.)
Untuk Keluarga yang ditanggung kewajibannya : Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'annii wa 'an jamii'i maa yalzamunii nafaqaatuhum syar'an fardhan lillaahi ta'aalaa.
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku secara syariat, fardu karena Allah Ta’ala.)
Salurkan Zakat Anda Melalui Lembaga Resmi
Agar zakat Anda terkelola dengan aman, tepat sasaran, dan sesuai syariat, BAZNAS Kabupaten Demak hadir sebagai jembatan kebaikan bagi masyarakat Kota Wali.
Zakat yang Anda titipkan akan disalurkan kepada mustahik di wilayah Kabupaten Demak untuk membantu pengentasan kemiskinas dan kesejahteraan umat.
Cara Menunaikan Zakat Fitrah di BAZNAS Demak:
Anda dapat melakukan pembayaran via transfer bank dengan praktis:
Bank Tujuan: Bank Jateng
Atas Nama: BAZNAS Kabupaten Demak
Nomor Rekening: 3031409097
Penting: Setelah melakukan transfer, mohon segera melakukan konfirmasi agar pendataan zakat Anda sesuai dengan syariat.
Konfirmasi Pembayaran
Kirimkan bukti transfer beserta data diri (By Name By Address) melalui layanan konfirmasi BAZNAS Kabupaten Demak untuk memastikan zakat Anda tercatat atas nama pribadi atau anggota keluarga yang diniatkan.
Mari raih keberkahan Ramadan dengan berbagi. Tunaikan Zakat Fitrah Anda sekarang!
12/03/2026 | humas-baznas demak
Menakar Keadilan Nisab Zakat Pendapatan 2026: Beban atau Keberkahan?
Dilema di Balik Angka: Menimbang Ulang Keadilan Nisab Zakat Pendapatan 2026
Dunia filantropi Islam Indonesia memasuki babak baru di tahun 2026. Seiring dengan fluktuasi harga emas dan dinamika ekonomi nasional, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menetapkan angka nisab untuk zakat pendapatan dan jasa. Namun, di balik angka-angka formal tersebut, muncul sebuah pertanyaan mendasar: Sudahkah penetapan ini mencerminkan keadilan bagi seluruh lapisan pembayar zakat (muzaki)?
Antara Standar Emas dan Realitas Dompet
Secara tradisional, nisab zakat pendapatan merujuk pada harga 85 gram emas per tahun. Mengingat harga emas yang cenderung meroket dalam beberapa tahun terakhir, ambang batas minimal seseorang wajib berzakat pun otomatis terkerek naik.
Di satu sisi, kenaikan nisab ini melindungi masyarakat berpenghasilan rendah agar tidak terbebani kewajiban zakat sebelum kebutuhan pokoknya terpenuhi. Namun di sisi lain, ada celah lebar dalam penentuan "pendapatan bersih". Apakah angka tersebut sudah mempertimbangkan biaya hidup di kota metropolitan yang kian mahal dibanding daerah pedesaan?
Mencari Titik Temu Keadilan
Keadilan dalam zakat bukan sekadar ketaatan pada variabel nominal, melainkan pada prinsip at-taishir (kemudahan) dan al-adl (keadilan). Para pakar ekonomi syariah mulai menyoroti pentingnya:
Standardisasi Pengurang (Had al-Kifayah): Mengukur kebutuhan dasar minimum sebelum menetapkan sisa penghasilan yang wajib dizakati.
Harmonisasi Aturan: Memastikan tidak ada tumpang tindih yang memberatkan antara kewajiban zakat dan pajak negara.
Transparansi Distribusi: Keyakinan muzaki bahwa dana yang mereka keluarkan benar-benar efektif mengentaskan kemiskinan, bukan sekadar memenuhi target statistik.
Zakat: Lebih dari Sekadar Angka
Menakar keadilan nisab 2026 berarti melihat zakat sebagai instrumen redistribusi kekayaan yang dinamis. Jika nisab terlalu rendah, ia bisa memberatkan; jika terlalu tinggi, potensi dana sosial untuk membantu mustahik justru bisa hilang.
Tantangan bagi otoritas zakat saat ini adalah membuktikan bahwa regulasi yang lahir di tahun 2026 ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan manifestasi dari kepedulian sosial yang terukur dan empatik.
04/03/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS TV
Trimulyo Bangkit! Aksi Nyata Pemkab & BAZNAS Demak Pemulihan Pasca Banjir
Penulis: Humas BAZNAS Demak
Tanggap Bencana! BAZNAS Demak Hadir Bantu Pengungsi Banjir Sungai Tuntang Trimulyo Guntur
Penulis: Humas BAZNAS Demak




