
Berita Terkini
Mendiktisaintek Apresiasi Langkah Strategis BAZNAS Perluas Akses Pendidikan Tinggi Lewat Beasiswa Cendekia
Berita Nasional
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah strategis Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu serta mahasiswa asal Palestina yang terdampak krisis kemanusiaan. Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara peluncuran Beasiswa Cendekia BAZNAS Palestina dan Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri yang diselenggarakan di Gedung Kemendiktisaintek, Jakarta, pada Rabu (9/9/2026). Dalam kesempatan itu, Prof. Brian hadir bersama Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., untuk meresmikan program kolaboratif yang dinilai memiliki dampak besar bagi kemajuan dunia pendidikan tanah air.
Menurut Prof. Brian, inisiatif yang digagas BAZNAS merupakan sebuah terobosan luar biasa karena investasi terbaik bagi sebuah bangsa adalah pada sektor pendidikan. Melalui program ini, BAZNAS dinilai telah mengambil peran terdepan dalam meringankan beban masyarakat sekaligus menstimulasi lembaga filantropi lainnya untuk turut berkontribusi nyata. "Tentu ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa. Investasi terbaik sebuah bangsa adalah pada pendidikan. Karenanya, kami sangat senang dan sangat mengapresiasi BAZNAS yang berdiri di barisan paling depan. Kami juga berharap hal ini dapat menstimulasi lembaga-lembaga filantropi untuk semakin memberikan kontribusinya," ujar Prof. Brian.
Lebih lanjut, Prof. Brian memberikan pandangan khusus terhadap program Beasiswa Cendekia BAZNAS Palestina. Ia menilai program ini tidak hanya wujud solidaritas kemanusiaan bagi warga Palestina, tetapi juga strategis dalam meningkatkan jumlah mahasiswa asing di perguruan tinggi Indonesia guna membangun atmosfer akademik yang mendunia. "Ini juga tentu merupakan program yang sangat baik. Sambil kita membantu saudara-saudara kita di Palestina, kampus-kampus kita akan mendapatkan mahasiswa asing. Pemberdayaan ini tentu sangat baik untuk membangun atmosfer internasional di Indonesia," tambahnya.
Besarnya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi sering kali terkendala oleh keterbatasan alokasi beasiswa dari pemerintah. Oleh karena itu, kehadiran BAZNAS melalui program beasiswa ini menjadi angin segar bagi dunia perguruan tinggi dalam menjembatani kebutuhan mahasiswa yang belum terakomodasi. Sinergi antara pemerintah dan BAZNAS ini diharapkan terus berlanjut guna membuka peluang seluas-luasnya bagi anak bangsa untuk mengenyam bangku kuliah. "Tentunya, ini menjadi berita gembira bagi kami di lingkungan perguruan tinggi, sehingga akan memperluas akses untuk mengikuti dan melanjutkan perkuliahan yang tidak di-cover oleh beasiswa pemerintah. Hal tersebut nantinya juga bisa dibantu dengan beasiswa dari BAZNAS," ungkap Prof. Brian menutup keterangannya dengan ucapan terima kasih kepada BAZNAS.
Acara peluncuran program mulia ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Pusat K.H. Muhammad Cholil Nafis, Lc., S.Ag., M.A., Ph.D.; Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.; serta para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
09/09/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS RI dan Kemdiktisaintek Bersinergi Hadirkan Beasiswa S2 untuk 200 Mahasiswa Palestina
Berita Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia resmi meluncurkan Program Beasiswa Palestina BAZNAS 2026. Berkolaborasi dengan 33 mitra kampus di Tanah Air, program mulia ini disiapkan untuk merangkul 200 mahasiswa asal Palestina agar dapat melanjutkan studi pada jenjang magister (S2). Peluncuran strategis tersebut diselenggarakan di Gedung Kemdiktisaintek RI, Jakarta, pada Rabu (9/9/2026), dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mujahid, M.Sc., Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. Turut membersamai jalannya acara ini Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Pusat K.H. Muhammad Cholil Nafis, Lc., S.Ag., M.A., Ph.D., Deputi II BAZNAS RI Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., beserta jajaran Pejabat Tinggi Madya dan Pratama Kemdiktisaintek.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menegaskan bahwa dunia pendidikan memegang peranan krusial sebagai instrumen utama dalam membekali generasi muda Palestina untuk menjadi motor penggerak pembangunan di masa depan bangsa mereka. Lebih lanjut, beliau menyampaikan harapan besar atas terlaksananya ikhtiar kemanusiaan ini.
“Beasiswa Palestina BAZNAS merupakan ikhtiar bersama untuk membantu generasi muda Palestina memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi. Kami percaya pendidikan adalah jalan menuju perdamaian. Karena itu, yang kami harapkan bukan sekadar lulusan, tetapi generasi yang memiliki ilmu dan karakter, sehingga nantinya dapat ikut membangun kembali masa depan bangsanya,” tutur Sodik.
Senada dengan hal tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D. menyambut baik serta memberikan apresiasi mendalam atas sinergi luar biasa yang diinisiasi oleh lembaga zakat negara ini dalam memajukan kualitas sumber daya manusia secara global.
"Apresiasi tentu setinggi-tingginya kepada BAZNAS atas komitmen yang sangat luar biasa yang diberikan untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan. Tentu ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa, investasi terbaik sebuah bangsa adalah pada pendidikan," ungkap Brian.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. menjelaskan bahwa Beasiswa Palestina BAZNAS hadir sebagai skema inovatif terbaru dari BAZNAS. Kebijakan ini diambil menimbang situasi kemanusiaan di Palestina yang masih memprihatinkan, sehingga penyaluran bantuan dalam bentuk pemulihan langsung belum dapat direalisasikan secara optimal.
“Untuk itu, kami mengambil inisiatif untuk mengubah skema bantuan, yaitu memberikan beasiswa bagi mahasiswa asal Palestina yang telah lulus S1 untuk melanjutkan S2 di Indonesia,” jelas Idy.
Guna menyukseskan program ini, BAZNAS telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp22 miliar yang diperuntukkan secara khusus bagi 200 mahasiswa Palestina. Dalam teknis pelaksanaannya, BAZNAS menggandeng Kemdiktisaintek untuk melakukan proses penjaringan melalui jaringan perguruan tinggi mitra di Indonesia. Idy menambahkan, sasaran penerima manfaat juga terbuka bagi alumni mahasiswa Palestina yang sebelumnya telah menyelesaikan jenjang sarjana (S1) di Indonesia—seperti lulusan Universitas Lampung (Unila)—untuk melanjutkan estafet pendidikan tingginya melalui beasiswa ini. Melalui skema komprehensif ini, para penerima tidak hanya dibebaskan dari biaya pendidikan, melainkan juga memperoleh dukungan biaya hidup, pembiayaan praktikum dan buku, serta pendampingan intensif selama masa studi berlangsung. Kehadiran Program Beasiswa Palestina BAZNAS 2026 ini sekaligus menegaskan komitmen nyata BAZNAS dalam mengoptimalkan dana zakat untuk dunia pendidikan, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah dan dunia akademik demi membuka akses seluas-luasnya bagi mereka yang membutuhkan.
09/09/2026 | humas-baznas demak
Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS, BAZNAS Kabupaten Demak Laksanakan Kunjungan Koordinasi ke Kantor Kemenhaj Demak
DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak terus berkomitmen untuk memperluas jangkauan dan memperkuat kolaborasi lintas instansi dalam rangka mengoptimalkan potensi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui agenda kunjungan silaturahmi yang dilaksanakan pada hari Rabu, 9 September 2026.
Dalam lawatan tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Demak menyambangi kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Demak yang berlokasi strategis di Jalan Bhayangkara Nomor 31, Petengan, Bintoro. Kehadiran rombongan lembaga amil zakat ini disambut dengan penuh kehangatan dan suasana kekeluargaan secara langsung oleh Kepala Kemenhaj Kabupaten Demak, Ibu Hj. Rahmi Indah Suciati, S.H., M.H.
Dalam lawatan tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Demak yang hadir terdiri dari Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan, H. Muchlas, S.Ag., M.H., serta Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi Umum, dan Umum, Drs. H. Saerozi, M.Si. Kehadiran para pimpinan lembaga amil zakat ini bertujuan untuk membangun komunikasi strategis sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektoral dalam upaya mengoptimalkan potensi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kabupaten Demak.
Selain agenda silaturahmi, kunjungan ini juga diisi dengan kegiatan sosialisasi mendalam mengenai regulasi pengelolaan ZIS yang berpedoman pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku. "Kunjungan ini merupakan wujud ikhtiar kita bersama untuk memperkuat koordinasi, sekaligus melakukan sosialisasi pengelolaan ZIS agar senantiasa selaras dengan mandat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 serta Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Pengelolaan Zakat," ujar H. Muchlas saat menyampaikan maksud kedatangannya
Melalui momentum silaturahmi ini, kedua belah pihak menaruh harapan besar agar kerja sama dan sinergi dalam kebaikan dapat terus terjalin secara berkesinambungan ke depannya. Kemitraan yang solid antara BAZNAS Kabupaten Demak dan Kantor Kementerian Haji diyakini mampu melahirkan program-program strategis yang lebih masif, sehingga kehadiran negara melalui pelayanan zakat dan haji dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat Demak.
09/09/2026 | humas-baznas demak
Agenda Pimpinan
Berita Pendistribusian

BAZNAS Kabupaten Demak Bersama Tim Kemanusiaan Salurkan Bantuan Pasca Bencana
DEMAK , 27 Agustus 2026 — Wujud nyata kehadiran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam meringankan beban masyarakat kembali dibuktikan melalui aksi cepat tanggap kemanusiaan. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak bersama Tim Kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Demak yang terdiri dari Dinas Sosial, Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta para relawan, turun langsung menyalurkan bantuan bagi korban pasca bencana rumah kebakaran dan rumah roboh.
Penyaluran bantuan kemanusiaan yang dikemas dalam program "Demak Peduli" ini menyasar warga terdampak di dua kecamatan, yakni Desa Batursari di Kecamatan Mranggen dan Desa Timbulsloko di Kecamatan Sayung. Berdasarkan laporan resmi dari pemerintah desa setempat, tercatat ada lima penerima manfaat yang berhak mendapatkan uluran tangan, dengan rincian empat penerima berasal dari Desa Batursari dan satu penerima dari Desa Timbulsloko.
Program "Demak Peduli" ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan BAZNAS Kabupaten Demak dalam rangka percepatan pemulihan pasca bencana. Melalui sinergi lintas instansi dan berlandaskan laporan akurat dari pemerintah desa, penyaluran bantuan disalurkan secara tepat sasaran guna memulihkan kembali harapan serta kehidupan para korban agar dapat bangkit dari musibah yang menimpa.
Perwakilan tim kemanusiaan menegaskan bahwa sinergi ini adalah komitmen bersama untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang sedang menghadapi ujian berat.
"Kami hadir bersama unsur Pemerintah Kabupaten Demak dan para relawan untuk memastikan bahwa saudara-saudara kita yang tertimpa musibah kebakaran dan rumah roboh tidak merasa sendirian. Bantuan ini adalah bentuk ikhtiar kita bersama untuk meringankan beban mereka, sekaligus memulihkan harapan dan kehidupan yang lebih baik pasca bencana," ujar perwakilan tim dalam kegiatan penyaluran tersebut.
Kehadiran BAZNAS Kabupaten Demak beserta tim gabungan disambut dengan penuh rasa syukur oleh para penerima manfaat. Bantuan yang diserahkan tidak hanya berupa materi penopang perbaikan tempat tinggal, tetapi juga dukungan logistik dan moril untuk menguatkan ketabahan keluarga terdampak dalam menghadapi masa-masa pemulihan.
Mari Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda
Musibah dapat menimpa siapa saja, namun kepedulian kita adalah kekuatan utama untuk memulihkan mereka yang terdampak. Mari ulurkan tangan dan tunaikan amal kebaikan melalui sedekah terbaik Anda untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang diuji oleh musibah, baik di wilayah Kabupaten Demak maupun bencana besar di wilayah lainnya di Indonesia.
Selain sebagai wujud kepedulian sosial, sedekah juga menjadi ikhtiar spiritual untuk menolak bala dan musibah bencana. Salurkan donasi terbaik Anda melalui rekening kemanusiaan resmi BAZNAS Kabupaten Demak.
Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada nomor 001601002118569 atau melalui Bank Jateng pada nomor 2031445607 atas nama BAZNAS Kabupaten Demak.
Konfirmasi Layanan Donasi Bencana BAZNAS Kabupaten Demak
+62 821-3446-6112
+62 895-3636-44673
+62 819-4433-6839
27/08/2026 | humas-baznas demak

BAZNAS dan Pemkab Demak Salurkan Bantuan Kemanusiaan.
DEMAK – Wujud kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah terus ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak bersama tim kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Demak. Pada Senin (8/6/2026), tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinsos, PMI, dan Tagana terjun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran serta rumah kebakaran di Desa Pasir, Kecamatan Mijen.
Kehadiran tim gabungan ini merupakan tindak lanjut cepat atas laporan dari pihak desa terkait musibah yang menimpa warga. Bantuan diserahkan secara langsung kepada para korban, yang disambut dengan rasa syukur dan apresiasi mendalam dari pihak pemerintah desa setempat.
"Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas atensi dan perhatian nyata dari Pemerintah Kabupaten Demak beserta tim kemanusiaan yang telah sigap menindaklanjuti laporan kami dan hadir langsung memberikan bantuan kepada warga kami," ungkap Kepala Desa Pasir saat menerima bantuan tersebut.
Ketua Tim Kemanusiaan Kebencanaan, M. Saiful Anam, S.T., menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah warga yang sedang menghadapi situasi darurat. Ia juga menjelaskan bahwa khusus bantuan dari BAZNAS Demak, dana yang disalurkan merupakan amanah dari para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah mereka.
"Bantuan ini adalah bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Demak bagi warga yang tertimpa musibah. Khusus untuk BAZNAS, dana ini merupakan amanah dari muzaki yang dikelola dan disalurkan kembali kepada masyarakat melalui program kemanusiaan BAZNAS Demak," jelas Saiful Anam.
Setelah merampungkan penyaluran di Kecamatan Mijen, agenda kemanusiaan berlanjut ke Desa Kedung Karang, Kecamatan Wedung. Di lokasi tersebut, tim menyerahkan bantuan kepada korban bencana rumah roboh. Prosesi penyerahan bantuan berlangsung khidmat dengan disaksikan langsung oleh perangkat desa serta Sekretaris Kecamatan Wedung.
Mari Salurkan Sedekah untuk Menolak Bencana
Musibah bisa datang kapan saja, namun kepedulian kita dapat menjadi penolong bagi sesama. Mari perkuat ketahanan sosial dan bantu saudara kita yang membutuhkan melalui program-program kemanusiaan BAZNAS Kabupaten Demak. Sedekah Anda tidak hanya meringankan beban sesama, namun juga menjadi ikhtiar kita dalam menolak bala dan mendatangkan keberkahan.
Salurkan sedekah terbaik Anda sekarang melalui BAZNAS Kabupaten Demak.
08/06/2026 | humas-baznas demak

BAZNAS Demak Salurkan 50 Paket Sembako Melalui Yayasan Mentari Sehat Indonesia
Dukung Pemenuhan Gizi Penyintas TBC, BAZNAS Demak Salurkan 50 Paket Sembako Melalui Yayasan Mentari Sehat Indonesia.
DEMAK – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali merealisasikan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Pada Selasa (19/05/2026), BAZNAS Kabupaten Demak secara resmi menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 50 paket sembako yang ditujukan khusus untuk membantu pemenuhan gizi para penyintas Tuberkulosis (TBC) di wilayah tersebut.
Penyaluran bantuan nutrisi ini dilakukan melalui kerja sama dengan Yayasan Mentari Sehat Indonesia Kabupaten Demak, sebuah lembaga yang selama ini aktif mendampingi para pasien dan penyintas TBC. Prosesi penyerahan bantuan dilangsungkan secara hangat di Kantor BAZNAS Demak, di mana Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., menyerahkan langsung puluhan paket sembako tersebut kepada jajaran pengurus Yayasan Mentari Sehat Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, H. Bambang Soesetiarto menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak untuk memastikan para penyintas mendapatkan asupan nutrisi yang layak demi mempercepat proses pemulihan kesehatan mereka.
"Kami sangat menyadari bahwa proses penyembuhan penyintas TBC membutuhkan asupan gizi yang baik dan konsisten. Oleh karena itu, kami berharap bantuan 50 paket sembako ini tidak hanya sekadar meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi benar-benar hadir sebagai dukungan nutrisi nyata yang memotivasi mereka untuk terus berjuang hingga pulih sepenuhnya," ujar H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., saat menyerahkan bantuan di Kantor BAZNAS Demak.
Langkah ini diapresiasi oleh pihak Yayasan Mentari Sehat Indonesia yang akan segera mendistribusikan paket sembako tersebut secara tepat sasaran kepada para penyintas TBC dampingan mereka yang tersebar di Kabupaten Demak. Bantuan ini diharapkan mampu menjadi energi positif bagi para pejuang kesembuhan.
Mari Menjadi Bagian dari Rantai Kebaikan! Kepedulian Anda adalah harapan bagi mereka yang sedang berjuang untuk sembuh dan bangkit dari keterbatasan. Mari bersama-sama kita luaskan manfaat dengan menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Salurkan donasi terbaik Anda hari ini dan jadilah alasan tersenyumnya saudara-saudara kita yang membutuhkan! Hubungi layanan jemput donasi BAZNAS Demak sekarang atau kunjungi langsung kantor kami.
Layanan Digital Zakat, Infak, Sedekah BAZNAS Demak
Zakat Sedekah Online BAZNAS Demak
Rekening Infak & Sedekah BAZNAS Demak
20/05/2026 | humas-baznas demak
Artikel Terbaru
Dahsyatnya Keutamaan Saling Tolong-Menolong dalam Islam
Manusia pada hakikatnya diciptakan sebagai makhluk sosial yang saling bergantung satu sama lain. Sehebat apa pun seseorang, pasti akan selalu ada momen di mana uluran tangan orang lain sangat dibutuhkan, baik untuk urusan yang remeh maupun persoalan besar. Di sinilah letak keindahan ajaran Islam. Tolong-menolong tidak hanya dipandang sebagai norma sosial, tetapi juga sebagai wujud nyata dari akhlak mulia seorang muslim yang bernilai ibadah.
Islam secara tegas memotivasi umatnya untuk terus menebar kebaikan dan berlomba-lomba dalam membantu sesama.
Fondasi Kepedulian dalam Al-Qur'an
Allah SWT menjadikan sikap saling membantu sebagai salah satu pilar kehidupan bermasyarakat bagi seorang muslim. Hal ini terekam jelas dalam Al-Qur'an:
"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan." (QS. Al-Ma’idah: 2)
Ayat ini merupakan kompas bagi kita. Islam mengarahkan energi kepedulian kita untuk hal-hal yang positif, seperti menyantuni kaum duafa, meringankan beban orang yang terlilit utang, hingga mendukung program-program keumatan. Sebaliknya, kita dilarang keras memfasilitasi atau membantu hal-hal yang mengarah pada kezaliman dan dosa.
Lebih dari itu, ikatan yang mendasari semangat berbagi ini adalah rasa persaudaraan. Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara." (QS. Al-Hujurat: 10)
Layaknya saudara kandung, setiap muslim sudah sepatutnya memiliki kepekaan batin untuk saling melindungi, menjaga, dan mengulurkan tangan saat saudaranya tertimpa musibah.
Jaminan Pertolongan Allah dalam Hadis Nabi
Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam urusan membantu sesama. Beliau banyak meninggalkan pesan betapa besarnya ganjaran bagi mereka yang gemar meringankan beban orang lain. Berikut adalah ringkasan keutamaan tolong-menolong berdasarkan hadis-hadis sahih:
Sumber Hadis
Pesan Utama Kepedulian Sosial
HR. Bukhari dan Muslim
“Barang siapa yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah akan membantu kebutuhannya.”
Setiap bantuan yang kita berikan, sekecil apa pun, akan dibalas langsung oleh Allah dengan pertolongan yang jauh lebih besar saat kita membutuhkannya.
HR. Muslim
“Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya.”
Kunci mengundang campur tangan Allah dalam hidup kita adalah dengan terus mengalirkan bantuan kepada sesama.
HR. Thabrani
“Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.”
Kemuliaan seorang muslim tidak hanya diukur dari panjangnya sujud di malam hari, tetapi juga seberapa besar manfaat kehadirannya bagi lingkungan sekitar.
Mari Wujudkan Kepedulian Bersama BAZNAS Kabupaten Demak!
Sahabat, hadis-hadis dan ayat suci di atas menjadi pengingat bahwa harta dan tenaga yang kita miliki sejatinya adalah titipan yang bisa menjadi jalan datangnya pertolongan Allah SWT. Salah satu wujud nyata dari sikap saling tolong-menolong adalah dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
Di sekitar kita, masih banyak saudara-saudara yang membutuhkan uluran tangan untuk bisa bertahan hidup, menyekolahkan anak, hingga mendapatkan akses kesehatan yang layak.
Jangan tunda niat baik Anda! Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Bersama BAZNAS, dana yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, transparan, dan disalurkan tepat sasaran kepada para mustahik (golongan yang berhak menerima) di wilayah Demak dan sekitarnya.
Klik kabdemak.baznas.go.id/bayarzakat
Bersihkan Harta, Berkah Berlipat Ganda, Sesama Sejahtera.
Kontributor : Ali Murtadho
Mahasiswa Produktif BAZNAS Demak
29/04/2026 | humas-baznas demak
Sucikan Hati, Sempurnakan Puasa: Panduan Lengkap Zakat Fitrah dan Niatnya
Bulan Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah perjalanan spiritual untuk kembali ke fitrah. Menjelang akhir Ramadan, ada satu kewajiban yang menjadi penyempurna ibadah puasa kita, yakni Zakat Fitrah.
Zakat fitrah bukan hanya tentang menggugurkan kewajiban, tapi merupakan bentuk kepedulian sosial untuk memastikan bahwa di hari Idul Fitri nanti, tidak ada satu pun saudara kita yang kelaparan. Di Kabupaten Demak, semangat berbagi ini menjadi nafas yang menguatkan persaudaraan sesama Muslim.
Mengapa Zakat Fitrah Begitu Penting?
Secara harfiah, fitrah berarti suci. Zakat ini berfungsi sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan kata-kata kotor selama Ramadan. Selain itu, zakat fitrah adalah hak bagi fakir miskin agar mereka dapat ikut merasakan kebahagiaan di hari kemenangan.
Niat Zakat Fitrah (Lengkap)
Niat adalah rukun terpenting dalam berzakat. Berikut adalah macam-macam niat zakat fitrah sesuai dengan untuk siapa zakat tersebut ditunaikan:
Niat adalah rukun terpenting dalam berzakat. Berikut adalah macam-macam niat zakat fitrah sesuai dengan untuk siapa zakat tersebut ditunaikan:
Untuk Diri Sendiri:
"Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an nafsii fardhan lillaahi ta'aalaa."
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta’ala.)
Untuk Istri:
Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an zaujatii fardhan lillaahi ta'aalaa.
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta’ala.)
Untuk Anak Laki-laki:
Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an waladii (Sebutkan Nama) fardhan lillaahi ta'aalaa.
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku [Nama], fardu karena Allah Ta’ala.)
Untuk Anak Perempuan:
Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an bintii (Sebutkan Nama) fardhan lillaahi ta'aalaa.
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku [Nama], fardu karena Allah Ta’ala.)
Untuk Orang Tua (Ayah/Ibu):
Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an (Sebutkan Ayah/Ibu) fardhan lillaahi ta'aalaa.
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk [Ayah/Ibu], fardu karena Allah Ta’ala.)
Untuk Keluarga yang ditanggung kewajibannya : Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'annii wa 'an jamii'i maa yalzamunii nafaqaatuhum syar'an fardhan lillaahi ta'aalaa.
(Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku secara syariat, fardu karena Allah Ta’ala.)
Salurkan Zakat Anda Melalui Lembaga Resmi
Agar zakat Anda terkelola dengan aman, tepat sasaran, dan sesuai syariat, BAZNAS Kabupaten Demak hadir sebagai jembatan kebaikan bagi masyarakat Kota Wali.
Zakat yang Anda titipkan akan disalurkan kepada mustahik di wilayah Kabupaten Demak untuk membantu pengentasan kemiskinas dan kesejahteraan umat.
Cara Menunaikan Zakat Fitrah di BAZNAS Demak:
Anda dapat melakukan pembayaran via transfer bank dengan praktis:
Bank Tujuan: Bank Jateng
Atas Nama: BAZNAS Kabupaten Demak
Nomor Rekening: 3031409097
Penting: Setelah melakukan transfer, mohon segera melakukan konfirmasi agar pendataan zakat Anda sesuai dengan syariat.
Konfirmasi Pembayaran
Kirimkan bukti transfer beserta data diri (By Name By Address) melalui layanan konfirmasi BAZNAS Kabupaten Demak untuk memastikan zakat Anda tercatat atas nama pribadi atau anggota keluarga yang diniatkan.
Mari raih keberkahan Ramadan dengan berbagi. Tunaikan Zakat Fitrah Anda sekarang!
12/03/2026 | humas-baznas demak
Menakar Keadilan Nisab Zakat Pendapatan 2026: Beban atau Keberkahan?
Dilema di Balik Angka: Menimbang Ulang Keadilan Nisab Zakat Pendapatan 2026
Dunia filantropi Islam Indonesia memasuki babak baru di tahun 2026. Seiring dengan fluktuasi harga emas dan dinamika ekonomi nasional, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menetapkan angka nisab untuk zakat pendapatan dan jasa. Namun, di balik angka-angka formal tersebut, muncul sebuah pertanyaan mendasar: Sudahkah penetapan ini mencerminkan keadilan bagi seluruh lapisan pembayar zakat (muzaki)?
Antara Standar Emas dan Realitas Dompet
Secara tradisional, nisab zakat pendapatan merujuk pada harga 85 gram emas per tahun. Mengingat harga emas yang cenderung meroket dalam beberapa tahun terakhir, ambang batas minimal seseorang wajib berzakat pun otomatis terkerek naik.
Di satu sisi, kenaikan nisab ini melindungi masyarakat berpenghasilan rendah agar tidak terbebani kewajiban zakat sebelum kebutuhan pokoknya terpenuhi. Namun di sisi lain, ada celah lebar dalam penentuan "pendapatan bersih". Apakah angka tersebut sudah mempertimbangkan biaya hidup di kota metropolitan yang kian mahal dibanding daerah pedesaan?
Mencari Titik Temu Keadilan
Keadilan dalam zakat bukan sekadar ketaatan pada variabel nominal, melainkan pada prinsip at-taishir (kemudahan) dan al-adl (keadilan). Para pakar ekonomi syariah mulai menyoroti pentingnya:
Standardisasi Pengurang (Had al-Kifayah): Mengukur kebutuhan dasar minimum sebelum menetapkan sisa penghasilan yang wajib dizakati.
Harmonisasi Aturan: Memastikan tidak ada tumpang tindih yang memberatkan antara kewajiban zakat dan pajak negara.
Transparansi Distribusi: Keyakinan muzaki bahwa dana yang mereka keluarkan benar-benar efektif mengentaskan kemiskinan, bukan sekadar memenuhi target statistik.
Zakat: Lebih dari Sekadar Angka
Menakar keadilan nisab 2026 berarti melihat zakat sebagai instrumen redistribusi kekayaan yang dinamis. Jika nisab terlalu rendah, ia bisa memberatkan; jika terlalu tinggi, potensi dana sosial untuk membantu mustahik justru bisa hilang.
Tantangan bagi otoritas zakat saat ini adalah membuktikan bahwa regulasi yang lahir di tahun 2026 ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan manifestasi dari kepedulian sosial yang terukur dan empatik.
04/03/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS TV
Trimulyo Bangkit! Aksi Nyata Pemkab & BAZNAS Demak Pemulihan Pasca Banjir
Penulis: Humas BAZNAS Demak
Tanggap Bencana! BAZNAS Demak Hadir Bantu Pengungsi Banjir Sungai Tuntang Trimulyo Guntur
Penulis: Humas BAZNAS Demak




