WhatsApp Icon
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

BAZNAS Bersama MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Pemulihan Warga Terdampak Gempa NTT
BAZNAS Bersama MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Pemulihan Warga Terdampak Gempa NTT
Berita Nasional Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali memperkuat sinergi kebaikan dengan dunia usaha melalui penandatanganan kolaborasi kemanusiaan bersama PT Miniso Lifestyle Trading Indonesia. Perusahaan ritel terkemuka tersebut resmi menyalurkan dana kemanusiaan sebesar Rp62.463.552 guna mendukung proses pemulihan masyarakat yang terdampak musibah gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Serah terima amanah kebaikan ini dilangsungkan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Senin (28/9/2026). Hadir menyerahkan bantuan secara langsung, Brand Manager PT Miniso Lifestyle Trading Indonesia, Fitria Indah Lestari, M.M., yang disambut hangat oleh Pimpinan Pengawasan dan Pengendalian BAZNAS RI, Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum., didampingi Direktur Pengumpulan Profesi dan Perorangan BAZNAS RI, H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM. Dalam sambutannya, Pimpinan BAZNAS RI Hj. Neyla Saida Anwar menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak Miniso kepada lembaga zakat resmi pemerintah ini. Beliau menegaskan bahwa dana yang dihimpun akan segera dioptimalkan melalui program-program pemulihan yang tepat sasaran demi meringankan beban para mustahik dan penyintas bencana di NTT. “Terima kasih PT Miniso Lifestyle Trading Indonesia atas kepedulian dan kepercayaannya menyalurkan bantuan ini melalui BAZNAS. Dengan bantuan dari Miniso, kami berharap dapat turut mempercepat proses pemulihan masyarakat di NTT,” ujar Neyla. Neyla menambahkan, BAZNAS terus berkomitmen untuk menghadirkan uluran tangan bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai penjuru nusantara. Namun, kerja sama pentahelix yang melibatkan sektor korporasi menjadi kunci penting agar manfaat yang ditebar bisa semakin luas dan berkelanjutan. BAZNAS senantiasa membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya bagi dunia usaha yang ingin membersamai misi kemanusiaan ini. Senada dengan hal tersebut, Direktur Pengumpulan Profesi dan Perorangan BAZNAS RI, H. Fitriansyah Agus Setiawan, turut menyambut baik langkah kolaboratif yang diinisiasi oleh Miniso. Menurutnya, keterlibatan aktif sektor swasta akan memperkuat ekosistem filantropi Islam di Indonesia, khususnya dalam merespons darurat kemanusiaan secara cepat dan terukur. “Kami mengapresiasi kepedulian Miniso dan berharap kolaborasi seperti ini dapat menginspirasi perusahaan dan dunia usaha lainnya untuk ikut mengambil bagian dalam membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di NTT. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin luas pula manfaat yang dapat kita hadirkan,” tutur Fitriansyah. Sementara itu, Brand Manager PT Miniso Lifestyle Trading Indonesia, Fitria Indah Lestari, M.M., mengungkapkan bahwa keikutsertaan mereka dalam misi kemanusiaan ini merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus panggilan jiwa untuk saling menolong sesama anak bangsa. Keputusan mempercayakan penyaluran kepada BAZNAS didasarkan pada profesionalisme serta pengalaman panjang lembaga dalam mengelola dana umat secara transparan dan akuntabel. “Kami mempercayakan bantuan ini kepada BAZNAS sebagai lembaga resmi yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan dan penyaluran bantuan. Kami percaya BAZNAS dapat menentukan jalur penyaluran dan penerima manfaat berdasarkan kebutuhan di lapangan, sehingga bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ucap Fitria. Lebih lanjut, Fitria mengajak seluruh elemen industri ritel serta para pelaku usaha lainnya di tanah air untuk turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan ini. Mengingat fase pemulihan pascagempa membutuhkan waktu dan dukungan yang panjang, semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi utama agar masyarakat NTT bisa segera bangkit kembali menata masa depan mereka. “Kami mengajak rekan-rekan di industri ritel maupun perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk bersama-sama mengambil bagian dan menyalurkan bantuan melalui BAZNAS. Apa yang kami lakukan mungkin hanya satu langkah kecil, tetapi jika semakin banyak perusahaan bergerak bersama, dampaknya tentu akan menjadi jauh lebih besar bagi masyarakat di NTT,” pungkasnya.
29/09/2026 | humas-baznas demak
Sinergi Pemkab dan BAZNAS Distribusi 75.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Sinergi Pemkab dan BAZNAS Distribusi 75.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Menghadapi musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) kembali menunjukkan aksi nyata kepeduliannya. Pada Senin, 28 September 2026, BAZNAS Kabupaten Demak mengerahkan personel bersama armada operasional untuk melaksanakan aksi droping air bersih bagi warga masyarakat yang mengalami kekeringan. Aksi kemanusiaan ini menyasar tiga titik lokasi utama, yakni Desa Ngaluran di Kecamatan Karanganyar, serta Desa Raji dan Desa Turirejo yang berada di wilayah Kecamatan Demak Kota. Berdasarkan laporan sitrep pelaksanaan, total bantuan air bersih yang didistribusikan mencapai 15 tangki atau setara dengan 75.000 liter air bersih, dengan dukungan armada yang terdiri dari 1 unit mobil LAB dan 15 tangki air dari BPBD Kabupaten Demak. Distribusi air bersih ini disambut dengan antusiasme yang tinggi dan tertib oleh sekira 600 warga setempat yang memanfaatkan kesempatan ini untuk mengisi kembali cadangan air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan mencuci di tengah teriknya cuaca cerah. Kehadiran bantuan ini mendatangkan rasa syukur yang mendalam dari warga dan perangkat desa setempat. Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Desa Raji, Bapak Muhammad Bashor, dalam keterangannya di lokasi penyerahan bantuan "Alhamdulillah pada hari ini, menerima bantuan lima tangki air dari BAZNAS Kabupaten Demak. Perhatian BAZNAS masih melekat pada warga Desa Raji alhamdulillah ini, dan ini akan kami distribusikan ke masing-masing wilayah. Semoga bantuan dari BAZNAS ini bermanfaat bagi seluruh warga masyarakat Desa Raji tercinta." Senada dengan hal tersebut, apresiasi dan ucapan terima kasih juga diungkapkan oleh pihak Pemerintah Desa Ngaluran yang diwakili oleh Bapak Abdul Manaf. Ia menuturkan bahwa sumber-sumber air warga di desanya telah mengalami kekeringan total akibat kemarau panjang, sehingga pasokan air bersih dari BAZNAS ini menjadi bantuan yang sangat vital bagi masyarakat. Kami dari Pemerintah Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, terima kasih atas bantuan air bersih, semoga bermanfaat. Dan memang karena kemarau panjang ini Desa Ngaluran banyak merasakan kekurangan air... sehingga sampai sekarang pun kalau ada bantuan air bersih memang sangat dibutuhkan." Melalui program pendistribusian air bersih ini, BAZNAS Kabupaten Demak berharap kehadiran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari masyarakat dapat terus memberikan kemaslahatan nyata serta meringankan beban saudara-saudara kita yang tengah diuji oleh kekeringan di musim kemarau ini. Mari ulurkan tangan dan ringankan beban saudara kita yang terdampak kekeringan. Salurkan infak, sedekah, dan donasi kemanusiaan Anda melalui Rekening Kemanusiaan / Bencana BAZNAS Kabupaten Demak untuk membantu penyediaan air bersih dan penanganan darurat lainnya.
28/09/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Bina Mahasiswa Produktif Perkuat Karakter dan Literasi Keuangan
BAZNAS Demak Bina Mahasiswa Produktif Perkuat Karakter dan Literasi Keuangan
Demak (24/09/2026) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali melaksanakan pembinaan rutin bulanan bagi penerima manfaat Program Mahasiswa Produktif. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor BAZNAS Kabupaten Demak, Kamis (24/09), tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berkarakter, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial. Rangkaian kegiatan diawali dengan istigasah dan lantunan Asmaulhusna sebagai bentuk penguatan mental dan spiritual para peserta. Suasana khidmat tersebut menjadi pengantar sebelum mahasiswa mendapatkan pembinaan karakter dan pengarahan dari Pimpinan BAZNAS Kabupaten Demak. Dalam arahannya, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Demak menekankan pentingnya integritas, kedisiplinan, serta tanggung jawab sosial bagi mahasiswa yang menerima amanah dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat. “Pembinaan karakter ini merupakan ikhtiar kami untuk memperkuat ketahanan diri mahasiswa secara menyeluruh—mengukuhkan kekuatan jiwa, raga, dan hati agar tahan banting menghadapi dinamika zaman. Kami ingin para penerima manfaat Program Mahasiswa Produktif tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki fondasi akhlak yang kokoh serta integritas yang tinggi,” ujar Pimpinan BAZNAS Kabupaten Demak. Ia menambahkan bahwa bantuan yang diterima para mahasiswa merupakan amanah dari para muzaki yang perlu diwujudkan melalui semangat belajar, peningkatan prestasi, serta kontribusi nyata di tengah masyarakat. “Zakat yang dititipkan melalui BAZNAS harus menjadi pemantik semangat bagi mereka untuk terus berprestasi dan kelak memberikan dampak positif sebesar-besarnya bagi masyarakat,” lanjutnya. Selain pembinaan karakter, kegiatan tersebut juga diisi dengan materi literasi dan inklusi keuangan. Materi disampaikan oleh Miftahul Naim, salah satu penerima manfaat Program Mahasiswa Produktif BAZNAS Demak yang juga menjadi Duta Literasi dan Inklusi Keuangan (DILAN) di bawah bimbingan Setda Bagian Perekonomian. Dalam pemaparannya, Miftahul Naim mengajak para mahasiswa untuk mulai membangun kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak dini. Menurutnya, kemampuan memahami dan mengatur keuangan menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda dalam mempersiapkan kemandirian di masa mendatang. “Literasi keuangan adalah kunci utama agar kita mampu merencanakan masa depan finansial yang lebih mandiri dan terarah. Sebagai mahasiswa penerima manfaat, kita dituntut bijak mengelola potensi dan sumber daya yang ada agar siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan,” ungkap Miftahul Naim. Pembinaan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi para penerima manfaat untuk meningkatkan kapasitas diri melalui berbagai pengetahuan dan pengalaman yang relevan dengan kehidupan mahasiswa. BAZNAS Kabupaten Demak terus mendorong agar program pendidikan tidak berhenti pada pemberian bantuan finansial, tetapi juga diiringi dengan pembinaan yang mampu memperkuat karakter dan kemandirian penerima manfaat. Hal ini sejalan dengan pola pendampingan Program Mahasiswa Produktif BAZNAS Demak yang menggabungkan dukungan pendidikan dengan penguatan kapasitas mahasiswa. Sebagai bagian akhir dari kegiatan, BAZNAS Kabupaten Demak menyerahkan bantuan pendidikan secara simbolis kepada para mahasiswa penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu menunjang keberlanjutan pendidikan sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan prestasi. Melalui pembinaan rutin dan penyaluran bantuan pendidikan tersebut, BAZNAS Kabupaten Demak berharap para penerima manfaat mampu memanfaatkan kesempatan yang diberikan dengan penuh tanggung jawab. Para mahasiswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri, serta mampu mengambil peran sebagai agen perubahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
24/09/2026 | humas-baznas demak

Agenda Pimpinan

Ketua BAZNAS Demak Menghadiri Pembukaan Lomba MAPSI SMP Ke-13
Ketua BAZNAS Demak Menghadiri Pembukaan Lomba MAPSI SMP Ke-13
Demak (03/09/2025) – Kabupaten Demak kembali menggelar Musabaqah Pelajaran Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) ke-13 tingkat SMP. Tahun 2025 ini, pelaksanaan MAPSI dipusatkan di SMP Negeri 3 Mranggen, setelah sebelumnya digelar bergantian di berbagai sekolah. Ajang ini menjadi sarana penting untuk memperkuat karakter peserta didik sekaligus wahana menampilkan kompetensi, baik dalam bidang keagamaan maupun seni Islami, seperti kaligrafi dan rebana. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif menyukseskan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa MAPSI bukan sekadar lomba, tetapi juga momentum tahunan yang mempertemukan para siswa dan guru pembimbing dalam suasana persaudaraan. *“Anak-anak perlu kita arahkan agar energi mereka dialihkan pada kegiatan positif, bukan terprovokasi ajakan yang tidak produktif. MAPSI menjadi salah satu sarana untuk menjaga kondusivitas sekaligus memperkuat semangat karakter pelajar,”* ungkapnya. Senada dengan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak memberikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang bersinergi dengan Kemenag dalam menyelenggarakan MAPSI. Menurutnya, ajang ini menjadi indikator capaian sekaligus evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat SMP. *“Lewat lomba ini, para peserta mendapatkan pengalaman penting, meningkatkan kepercayaan diri, serta belajar menampilkan versi terbaik dari dirinya. Ke depan, hasil karya peserta PAI diharapkan bisa dipublikasikan di media sosial agar lebih dikenal luas, tentunya dengan tetap menjunjung tinggi sportifitas dalam perlombaan,”* jelasnya. Bupati Demak dalam kesempatan yang sama juga mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, MAPSI tidak hanya menjadi arena untuk berprestasi, tetapi juga sarana pembinaan karakter, peningkatan prestasi akademik maupun non-akademik, serta pembentukan akhlakul karimah. *“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin mewujudkan generasi Demak yang cerdas, berkarakter Islami, serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan, sesuai dengan visi Demak Bermartabat,”* tutur Bupati. Kegiatan MAPSI ke-13 ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi siswa untuk mengolah bakat, menyalurkan aspirasi dengan cara yang sehat, sekaligus memperkokoh kebersamaan dan menjaga suasana yang kondusif di tengah masyarakat. Dukungan dari Pemkab Demak, Kemenag, para pendidik, dan seluruh pihak terkait menjadi kunci keberhasilan terselenggaranya ajang tahunan ini.

03-09-2025 | humas-baznas demak

Berita Pendistribusian

BAZNAS Demak Bersama Tim Kemanusiaan Salurkan Bantuan Kebakaran dan Rumah Roboh
BAZNAS Demak Bersama Tim Kemanusiaan Salurkan Bantuan Kebakaran dan Rumah Roboh
DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Berkolaborasi dengan Tim Kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Demak—yang terdiri dari Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Sosial—BAZNAS menyalurkan paket bantuan logistik serta dukungan pascabencana bagi warga terdampak musibah rumah roboh dan kebakaran pada Senin (14/09/2026). Penyaluran bantuan tersebut menyasar dua lokasi di wilayah Kabupaten Demak, yakni Desa Karang Sari yang berada di Kecamatan Karangtengah serta Desa Kendalasem di Kecamatan Wedung. Langkah cepat dan terpadu ini dilakukan guna memastikan penyintas bencana mendapatkan penanganan darurat yang memadai sekaligus pemenuhan kebutuhan dasar yang mendesak pascamusibah. Dalam aksi tanggap bencana ini, BAZNAS Kabupaten Demak bersama gabungan instansi kemanusiaan menyerahkan perlengkapan logistik dan dana stimulan secara langsung kepada para korban. Penyerahan bantuan disaksikan oleh jajaran perangkat desa setempat serta perwakilan lembaga penyalur guna memastikan seluruh bantuan dapat diterima dengan baik, tepat sasaran, dan membawa manfaat nyata bagi penerima. Kehadiran bantuan terpadu ini mendapat apresiasi hangat dari pemerintah desa setempat yang mendampingi para warga terdampak selama proses penyerahan bantuan berlangsung. Rasa syukur dan ucapan terima kasih disampaikan atas kepedulian BAZNAS beserta Tim Kemanusiaan Pemkab Demak yang hadir memberikan pertolongan di saat warga sedang membutuhkan dukungan moral maupun material. "Dari PMI dan dari BAZNAS, kami mengucapkan sangat terima kasih dan selalu mendoakan semoga semua amal kebaikan panjenengan semua dibalas oleh Allah SWT," tutur perwakilan pemerintah desa saat mendampingi penyerahan bantuan di lokasi. Mari wujudkan kepedulian dan ulurkan tangan untuk membangkitkan kembali senyum para saudara kita yang tertimpa musibah. Salurkan sedekah donasi terbaik Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak untuk menghadirkan lebih banyak manfaat dan kebaikan bagi sesama.
14/09/2026 | humas-baznas demak
Pemkab dan BAZNAS Demak Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rumah Terbakar
Pemkab dan BAZNAS Demak Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rumah Terbakar
DEMAK, 03 September 2026 – Sebagai wujud nyata kepedulian dan komitmen dalam meringankan beban sesama, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak bersinergi dengan Tim Kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Demak kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan. Kali ini, bantuan ditujukan kepada warga yang mengalami musibah bencana rumah kebakaran di dua wilayah, yakni Desa Tuluk Kecamatan Karangawen dan Desa Batursari Kecamatan Mranggen. Aksi tanggap ini merupakan bentuk implementasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun oleh BAZNAS, dikelola secara amanah, dan disalurkan langsung kepada yang berhak menerima (mustahik). Penyaluran bantuan dari BAZNAS Kabupaten Demak bersama anggota tim kemanusiaan dari Pemkab Demak. Pelaksana Amil BAZNAS Kabupaten M.Saiful Anam,ST menyerahkan bantuan kepada salah satu keluarga terdampak, menyampaikan pesan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa para korban. Beliau menegaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk solidaritas dan upaya bersama untuk membantu memulihkan kondisi para korban pasca bencana. “Kami memahami betul betapa berat cobaan yang Bapak/Ibu hadapi saat ini. Kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran adalah duka kita bersama. Oleh karena itu, melalui bantuan ini, kami dari BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Demak hadir untuk memastikan bahwa Bapak/Ibu tidak sendirian dalam menghadapinya. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Demak. Waspada Kebakaran, Jaga Sesama dengan Bersedekah Musibah kebakaran, terutama pada musim kemarau panjang seperti saat ini, memiliki risiko yang tinggi. Kondisi cuaca yang kering dan angin kencang dapat memicu api menyebar dengan cepat. Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, BAZNAS Kabupaten Demak mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Waspada Barang Elektronik: Jangan membiarkan peralatan elektronik yang tidak digunakan tetap terpasang pada stopkontak. Periksa kabel dan instalasi listrik secara berkala untuk menghindari korsleting. Hindari Membakar Sampah Sembarangan: Selama musim kemarau panjang, hindari membakar sampah di dekat rumah atau area yang mudah terbakar. Percikan api dapat dengan mudah terbawa angin dan memicu kebakaran lahan atau bangunan. Mari kita bersama-sama saling menjaga dan peduli terhadap keselamatan lingkungan kita. Mari ulurkan tangan kita untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah melalui sedekah. Zakat, infak, dan sedekah yang Bapak/Ibu tunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Demak akan disalurkan kepada yang berhak, termasuk para korban bencana kebakaran, untuk meringankan beban dan membantu mereka bangkit kembali. Salurkan donasi terbaik Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Bersama BAZNAS, kita wujudkan kepedulian dan meringankan beban sesama.
03/09/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Kabupaten Demak Bersama Tim Kemanusiaan Salurkan Bantuan Pasca Bencana
BAZNAS Kabupaten Demak Bersama Tim Kemanusiaan Salurkan Bantuan Pasca Bencana
DEMAK , 27 Agustus 2026 — Wujud nyata kehadiran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam meringankan beban masyarakat kembali dibuktikan melalui aksi cepat tanggap kemanusiaan. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak bersama Tim Kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Demak yang terdiri dari Dinas Sosial, Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta para relawan, turun langsung menyalurkan bantuan bagi korban pasca bencana rumah kebakaran dan rumah roboh. Penyaluran bantuan kemanusiaan yang dikemas dalam program "Demak Peduli" ini menyasar warga terdampak di dua kecamatan, yakni Desa Batursari di Kecamatan Mranggen dan Desa Timbulsloko di Kecamatan Sayung. Berdasarkan laporan resmi dari pemerintah desa setempat, tercatat ada lima penerima manfaat yang berhak mendapatkan uluran tangan, dengan rincian empat penerima berasal dari Desa Batursari dan satu penerima dari Desa Timbulsloko. Program "Demak Peduli" ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan BAZNAS Kabupaten Demak dalam rangka percepatan pemulihan pasca bencana. Melalui sinergi lintas instansi dan berlandaskan laporan akurat dari pemerintah desa, penyaluran bantuan disalurkan secara tepat sasaran guna memulihkan kembali harapan serta kehidupan para korban agar dapat bangkit dari musibah yang menimpa. Perwakilan tim kemanusiaan menegaskan bahwa sinergi ini adalah komitmen bersama untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang sedang menghadapi ujian berat. "Kami hadir bersama unsur Pemerintah Kabupaten Demak dan para relawan untuk memastikan bahwa saudara-saudara kita yang tertimpa musibah kebakaran dan rumah roboh tidak merasa sendirian. Bantuan ini adalah bentuk ikhtiar kita bersama untuk meringankan beban mereka, sekaligus memulihkan harapan dan kehidupan yang lebih baik pasca bencana," ujar perwakilan tim dalam kegiatan penyaluran tersebut. Kehadiran BAZNAS Kabupaten Demak beserta tim gabungan disambut dengan penuh rasa syukur oleh para penerima manfaat. Bantuan yang diserahkan tidak hanya berupa materi penopang perbaikan tempat tinggal, tetapi juga dukungan logistik dan moril untuk menguatkan ketabahan keluarga terdampak dalam menghadapi masa-masa pemulihan. Mari Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda Musibah dapat menimpa siapa saja, namun kepedulian kita adalah kekuatan utama untuk memulihkan mereka yang terdampak. Mari ulurkan tangan dan tunaikan amal kebaikan melalui sedekah terbaik Anda untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang diuji oleh musibah, baik di wilayah Kabupaten Demak maupun bencana besar di wilayah lainnya di Indonesia. Selain sebagai wujud kepedulian sosial, sedekah juga menjadi ikhtiar spiritual untuk menolak bala dan musibah bencana. Salurkan donasi terbaik Anda melalui rekening kemanusiaan resmi BAZNAS Kabupaten Demak. Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada nomor 001601002118569 atau melalui Bank Jateng pada nomor 2031445607 atas nama BAZNAS Kabupaten Demak. Konfirmasi Layanan Donasi Bencana BAZNAS Kabupaten Demak +62 821-3446-6112 +62 895-3636-44673 +62 819-4433-6839
27/08/2026 | humas-baznas demak

Artikel Terbaru

Dahsyatnya Keutamaan Saling Tolong-Menolong dalam Islam
Dahsyatnya Keutamaan Saling Tolong-Menolong dalam Islam
Manusia pada hakikatnya diciptakan sebagai makhluk sosial yang saling bergantung satu sama lain. Sehebat apa pun seseorang, pasti akan selalu ada momen di mana uluran tangan orang lain sangat dibutuhkan, baik untuk urusan yang remeh maupun persoalan besar. Di sinilah letak keindahan ajaran Islam. Tolong-menolong tidak hanya dipandang sebagai norma sosial, tetapi juga sebagai wujud nyata dari akhlak mulia seorang muslim yang bernilai ibadah. Islam secara tegas memotivasi umatnya untuk terus menebar kebaikan dan berlomba-lomba dalam membantu sesama. Fondasi Kepedulian dalam Al-Qur'an Allah SWT menjadikan sikap saling membantu sebagai salah satu pilar kehidupan bermasyarakat bagi seorang muslim. Hal ini terekam jelas dalam Al-Qur'an: "Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan." (QS. Al-Ma’idah: 2) Ayat ini merupakan kompas bagi kita. Islam mengarahkan energi kepedulian kita untuk hal-hal yang positif, seperti menyantuni kaum duafa, meringankan beban orang yang terlilit utang, hingga mendukung program-program keumatan. Sebaliknya, kita dilarang keras memfasilitasi atau membantu hal-hal yang mengarah pada kezaliman dan dosa. Lebih dari itu, ikatan yang mendasari semangat berbagi ini adalah rasa persaudaraan. Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara." (QS. Al-Hujurat: 10) Layaknya saudara kandung, setiap muslim sudah sepatutnya memiliki kepekaan batin untuk saling melindungi, menjaga, dan mengulurkan tangan saat saudaranya tertimpa musibah. Jaminan Pertolongan Allah dalam Hadis Nabi Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam urusan membantu sesama. Beliau banyak meninggalkan pesan betapa besarnya ganjaran bagi mereka yang gemar meringankan beban orang lain. Berikut adalah ringkasan keutamaan tolong-menolong berdasarkan hadis-hadis sahih: Sumber Hadis Pesan Utama Kepedulian Sosial HR. Bukhari dan Muslim “Barang siapa yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah akan membantu kebutuhannya.” Setiap bantuan yang kita berikan, sekecil apa pun, akan dibalas langsung oleh Allah dengan pertolongan yang jauh lebih besar saat kita membutuhkannya. HR. Muslim “Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya.” Kunci mengundang campur tangan Allah dalam hidup kita adalah dengan terus mengalirkan bantuan kepada sesama. HR. Thabrani “Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” Kemuliaan seorang muslim tidak hanya diukur dari panjangnya sujud di malam hari, tetapi juga seberapa besar manfaat kehadirannya bagi lingkungan sekitar. Mari Wujudkan Kepedulian Bersama BAZNAS Kabupaten Demak! Sahabat, hadis-hadis dan ayat suci di atas menjadi pengingat bahwa harta dan tenaga yang kita miliki sejatinya adalah titipan yang bisa menjadi jalan datangnya pertolongan Allah SWT. Salah satu wujud nyata dari sikap saling tolong-menolong adalah dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Di sekitar kita, masih banyak saudara-saudara yang membutuhkan uluran tangan untuk bisa bertahan hidup, menyekolahkan anak, hingga mendapatkan akses kesehatan yang layak. Jangan tunda niat baik Anda! Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Bersama BAZNAS, dana yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, transparan, dan disalurkan tepat sasaran kepada para mustahik (golongan yang berhak menerima) di wilayah Demak dan sekitarnya. Klik kabdemak.baznas.go.id/bayarzakat Bersihkan Harta, Berkah Berlipat Ganda, Sesama Sejahtera. Kontributor : Ali Murtadho Mahasiswa Produktif BAZNAS Demak
29/04/2026 | humas-baznas demak
Sucikan Hati, Sempurnakan Puasa: Panduan Lengkap Zakat Fitrah dan Niatnya
Sucikan Hati, Sempurnakan Puasa: Panduan Lengkap Zakat Fitrah dan Niatnya
Bulan Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah perjalanan spiritual untuk kembali ke fitrah. Menjelang akhir Ramadan, ada satu kewajiban yang menjadi penyempurna ibadah puasa kita, yakni Zakat Fitrah. Zakat fitrah bukan hanya tentang menggugurkan kewajiban, tapi merupakan bentuk kepedulian sosial untuk memastikan bahwa di hari Idul Fitri nanti, tidak ada satu pun saudara kita yang kelaparan. Di Kabupaten Demak, semangat berbagi ini menjadi nafas yang menguatkan persaudaraan sesama Muslim. Mengapa Zakat Fitrah Begitu Penting? Secara harfiah, fitrah berarti suci. Zakat ini berfungsi sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan kata-kata kotor selama Ramadan. Selain itu, zakat fitrah adalah hak bagi fakir miskin agar mereka dapat ikut merasakan kebahagiaan di hari kemenangan. Niat Zakat Fitrah (Lengkap) Niat adalah rukun terpenting dalam berzakat. Berikut adalah macam-macam niat zakat fitrah sesuai dengan untuk siapa zakat tersebut ditunaikan: Niat adalah rukun terpenting dalam berzakat. Berikut adalah macam-macam niat zakat fitrah sesuai dengan untuk siapa zakat tersebut ditunaikan: Untuk Diri Sendiri: "Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an nafsii fardhan lillaahi ta'aalaa." (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta’ala.) Untuk Istri: Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an zaujatii fardhan lillaahi ta'aalaa. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta’ala.) Untuk Anak Laki-laki: Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an waladii (Sebutkan Nama) fardhan lillaahi ta'aalaa. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku [Nama], fardu karena Allah Ta’ala.) Untuk Anak Perempuan: Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an bintii (Sebutkan Nama) fardhan lillaahi ta'aalaa. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku [Nama], fardu karena Allah Ta’ala.) Untuk Orang Tua (Ayah/Ibu): Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'an (Sebutkan Ayah/Ibu) fardhan lillaahi ta'aalaa. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk [Ayah/Ibu], fardu karena Allah Ta’ala.) Untuk Keluarga yang ditanggung kewajibannya : Nawaytu an ukhrija zakaatal fithri 'annii wa 'an jamii'i maa yalzamunii nafaqaatuhum syar'an fardhan lillaahi ta'aalaa. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku secara syariat, fardu karena Allah Ta’ala.) Salurkan Zakat Anda Melalui Lembaga Resmi Agar zakat Anda terkelola dengan aman, tepat sasaran, dan sesuai syariat, BAZNAS Kabupaten Demak hadir sebagai jembatan kebaikan bagi masyarakat Kota Wali. Zakat yang Anda titipkan akan disalurkan kepada mustahik di wilayah Kabupaten Demak untuk membantu pengentasan kemiskinas dan kesejahteraan umat. Cara Menunaikan Zakat Fitrah di BAZNAS Demak: Anda dapat melakukan pembayaran via transfer bank dengan praktis: Bank Tujuan: Bank Jateng Atas Nama: BAZNAS Kabupaten Demak Nomor Rekening: 3031409097 Penting: Setelah melakukan transfer, mohon segera melakukan konfirmasi agar pendataan zakat Anda sesuai dengan syariat. Konfirmasi Pembayaran Kirimkan bukti transfer beserta data diri (By Name By Address) melalui layanan konfirmasi BAZNAS Kabupaten Demak untuk memastikan zakat Anda tercatat atas nama pribadi atau anggota keluarga yang diniatkan. Mari raih keberkahan Ramadan dengan berbagi. Tunaikan Zakat Fitrah Anda sekarang!
12/03/2026 | humas-baznas demak
Menakar Keadilan Nisab Zakat Pendapatan 2026: Beban atau Keberkahan?
Menakar Keadilan Nisab Zakat Pendapatan 2026: Beban atau Keberkahan?
Dilema di Balik Angka: Menimbang Ulang Keadilan Nisab Zakat Pendapatan 2026 Dunia filantropi Islam Indonesia memasuki babak baru di tahun 2026. Seiring dengan fluktuasi harga emas dan dinamika ekonomi nasional, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menetapkan angka nisab untuk zakat pendapatan dan jasa. Namun, di balik angka-angka formal tersebut, muncul sebuah pertanyaan mendasar: Sudahkah penetapan ini mencerminkan keadilan bagi seluruh lapisan pembayar zakat (muzaki)? Antara Standar Emas dan Realitas Dompet Secara tradisional, nisab zakat pendapatan merujuk pada harga 85 gram emas per tahun. Mengingat harga emas yang cenderung meroket dalam beberapa tahun terakhir, ambang batas minimal seseorang wajib berzakat pun otomatis terkerek naik. Di satu sisi, kenaikan nisab ini melindungi masyarakat berpenghasilan rendah agar tidak terbebani kewajiban zakat sebelum kebutuhan pokoknya terpenuhi. Namun di sisi lain, ada celah lebar dalam penentuan "pendapatan bersih". Apakah angka tersebut sudah mempertimbangkan biaya hidup di kota metropolitan yang kian mahal dibanding daerah pedesaan? Mencari Titik Temu Keadilan Keadilan dalam zakat bukan sekadar ketaatan pada variabel nominal, melainkan pada prinsip at-taishir (kemudahan) dan al-adl (keadilan). Para pakar ekonomi syariah mulai menyoroti pentingnya: Standardisasi Pengurang (Had al-Kifayah): Mengukur kebutuhan dasar minimum sebelum menetapkan sisa penghasilan yang wajib dizakati. Harmonisasi Aturan: Memastikan tidak ada tumpang tindih yang memberatkan antara kewajiban zakat dan pajak negara. Transparansi Distribusi: Keyakinan muzaki bahwa dana yang mereka keluarkan benar-benar efektif mengentaskan kemiskinan, bukan sekadar memenuhi target statistik. Zakat: Lebih dari Sekadar Angka Menakar keadilan nisab 2026 berarti melihat zakat sebagai instrumen redistribusi kekayaan yang dinamis. Jika nisab terlalu rendah, ia bisa memberatkan; jika terlalu tinggi, potensi dana sosial untuk membantu mustahik justru bisa hilang. Tantangan bagi otoritas zakat saat ini adalah membuktikan bahwa regulasi yang lahir di tahun 2026 ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan manifestasi dari kepedulian sosial yang terukur dan empatik.
04/03/2026 | humas-baznas demak

BAZNAS TV