WhatsApp Icon
BAZNAS Demak Kukuhkan Pengurus UPZ Masjid Baitul Majid Desa Tuwang Periode 2026–2031

DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak resmi mengukuhkan dan memberikan pembinaan kepada pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Baitul Majid Desa Tuwang, Kecamatan Karanganyar, untuk periode 2026–2031. Acara yang berlangsung khidmat di Masjid Baitul Majid pada Minggu (20/9/2026) ini menjadi langkah krusial dalam memperkuat tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di tingkat desa.

Ketua Takmir Masjid Baitul Majid, Ya'qub, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kedatangan tim BAZNAS Kabupaten Demak dan berharap jajaran pengurus baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Semoga para pengurus yang dilantik dapat menjadi pribadi yang baik serta mampu mengemban amanah agama dan negara di Desa Tuwang. Semoga seluruh ikhtiar kita bersama dalam memakmurkan masjid ini dicatat sebagai amal kebaikan,” ujar Ya'qub.

Senada dengan hal tersebut, Pemerintah Desa Tuwang yang diwakili oleh Ustaz Abdur Rohman turut menyampaikan terima kasih atas terbentuknya kepengurusan UPZ yang diketuai oleh H. Sutikno. Pihak pemdes juga mengapresiasi keaktifan para ketua RT yang gigih menyosialisasikan gerakan ZIS kepada warga, serta menekankan pentingnya keterbukaan publik.

“Kami berharap pengurus UPZ yang dipimpin Bapak H. Sutikno dapat bekerja dengan lancar dan transparan. Setiap penarikan dan rekapitulasi harap dicantumkan secara terbuka di papan pengumuman maupun spanduk. Semoga keberadaan UPZ ini membawa manfaat nyata bagi fuqara dan masakin di desa kita,” ungkap Ustaz Abdur Rohman.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua UPZ Masjid Baitul Majid terpilih, H. Sutikno, memohon doa restu agar kepengurusan baru ini konsisten membawa iklim yang lebih baik. Ia juga menyampaikan laporan penghimpunan dana ZIS yang telah berjalan di Desa Tuwang.

“Mohon doanya agar ke depan pengelolaan ZIS di desa kita semakin membaik. Perlu kami laporkan bahwa pada Tahun 2026 Masa Tanam (MT) I terkumpul ZIS sebesar Rp41.502.000, sedangkan pada MT II terhimpun Rp37.605.000. Pada kegiatan ini akan segera disalurkan santunan kepada 29 warga fakir miskin dan dhuafa,” jelas H. Sutikno.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Demak, H.M. Sulaiman, S.Pd., memberikan arahan tegas mengenai pentingnya integritas, transparansi, dan kepatuhan syariah dalam mengelola zakat. Beliau mengingatkan bahwa perjuangan mengelola ZIS selalu diwarnai tantangan.

“Pengurus UPZ harus ekstra hati-hati karena mengelola ZIS pasti ada dinamika dan ujiannya. Untuk tata kelola, pastikan pembukuan dan rekening dipisah antara akun zakat dan infak. Mengenai hak amil, batas maksimal adalah 12,5% untuk zakat dan 20% untuk infak. Hak tersebut bisa diambil untuk pengurus atau diinfakkan kembali guna mendukung operasional UPZ. Namun ingat, hukum syariatnya sah jika ada ikrar akad penyerahan terlebih dahulu sebelum disedekahkan kembali,” tegas H.M. Sulaiman.

Lebih lanjut, H.M. Sulaiman menggarisbawahi landasan syar'i gerakan penarikan zakat yang berpedoman pada Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 103.

“Dalam memperjuangkan zakat, kita meneladani perintah Allah SWT sebagaimana termaktub dalam Surat At-Taubah ayat 103, ‘Khuth min amwalihim shadaqatan tuthahhiruhum wa tuzakkihim biha’ yang artinya 'Ambillah zakat dari harta mereka guna membersihkan dan menyucikan mereka'. Sejak zaman Sahabat Nabi SAW, mengajak umat untuk berzakat memang membutuhkan pendekatan yang tegas dan persuasif demi kemaslahatan mereka sendiri. Dalam hal ini, BAZNAS Kabupaten Demak mempermudah koordinasi teknis, di mana pihak UPZ cukup menyampaikan laporan administrasi rekapitulasinya secara rutin,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan santunan secara langsung oleh BAZNAS Kabupaten Demak bersama pengurus UPZ kepada 29 orang mustahik di Desa Tuwang.

20/09/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
Kemenag dan BAZNAS Sinergi Luncurkan Program Pesantren Nyaman Belajar 2026 untuk Perkuat Pendidikan Santri

Berita Nasional

JAKARTA — Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., menegaskan bahwa dukungan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memegang peranan krusial dalam memperkuat pilar pendidikan pesantren di seluruh Indonesia. Kolaborasi strategis ini diwujudkan melalui peluncuran resmi Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) 2026 yang diinisiasi bersama oleh BAZNAS RI dan Kementerian Agama (Kemenag) RI di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Menag Nasaruddin menyampaikan bahwa kemitraan antara Kemenag dan BAZNAS tidak sekadar terjalin pada tataran struktural, melainkan bergerak secara fungsional lewat program nyata yang langsung menyasar kebutuhan mendasar lembaga pesantren. Melalui integrasi program ini, bantuan yang dialokasikan dapat disalurkan secara lebih terarah serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi para santri.

“Dengan demikian, insyaallah penyaluran dana-dana umat melalui BAZNAS dapat dipertanggungjawabkan secara konkret dan terukur,” ujar Menag Nasaruddin.

Lebih lanjut, Menag mengajak seluruh lapisan masyarakat dan para muzaki untuk mengoptimalkan penyaluran zakat, infak, dan sedekah mereka melalui lembaga resmi BAZNAS guna mendukung keberlangsungan masa depan generasi penghafal Al-Qur'an dan penuntut ilmu di pesantren.

"Karena itu saya mohon kepada para muzaki, mari menyalurkan bantuannya ke BAZNAS ya, supaya nanti bisa memberikan bantuan kepada para santri-santri kita. Nah kita berharap dengan adanya Dirjen Pondok Pesantren, dengan adanya keberpihakan BAZNAS, maka santri-santri kita itu bisa bernapas," tuturnya.

Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) 2026 hadir sebagai bantuan stimulan dari BAZNAS RI berupa dana sebesar Rp25 juta per instansi bagi pesantren yang telah terdaftar resmi di Kementerian Agama. Bantuan ini dirancang sebagai pemantik sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah untuk bersama-sama merenovasi fasilitas asrama, sehingga tercipta hunian santri yang lebih layak, sehat, aman, dan kondusif untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar.

17/09/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
Tingkatkan Kelayakan Sarana Santri, BAZNAS dan Kemenag Salurkan Bantuan Rp17,5 Miliar Lewat Program Pesantren Nyaman Belajar

Berita Nasional 

JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Agama RI menyalurkan bantuan senilai Rp17,5 miliar melalui Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) 2026. Penyaluran bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan kelayakan sarana pendidikan serta hunian bagi para santri yang tersebar di 700 pesantren di seluruh Indonesia.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menjelaskan bahwa Program Pesantren Nyaman Belajar merupakan bagian dari 13 Program Prioritas BAZNAS periode 2026–2031. Program ini dirancang guna memastikannya dana zakat dapat memberikan kemanfaatan yang nyata dan berkesinambungan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang layak bagi para santri.

“Program ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS menjadikan dana zakat sebagai instrumen strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang layak bagi santri. Secara filosofis, ikhtiar ini juga selaras dengan prinsip Maqashid Syariah, khususnya dalam menjaga akal dan memelihara keselamatan jiwa generasi muda kita,” ujar Sodik saat meresmikan program Pesantren Nyaman Belajar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama, Rabu (16/9/2026).

Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., turut menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi strategis ini. Ia menekankan bahwa program PNB tidak hanya sekadar pembenahan fisik, tetapi menjadi fondasi penting dalam membangun iklim pesantren yang sehat dan kondusif bagi tumbuh kembang santri.

“Program Pesantren Nyaman Belajar bukan sekadar program renovasi asrama, tetapi bagian dari ikhtiar membangun ekosistem pesantren yang ramah anak, sehat, aman, dan nyaman,” kata Menag Nasaruddin.

Menag Nasaruddin menambahkan bahwa tingginya kebutuhan pengembangan fasilitas pesantren di berbagai daerah memerlukan sinergi dan gotong royong dari berbagai pihak—mulai dari pemerintah, BAZNAS, Lembaga Amil Zakat (LAZ), Unit Pengumpul Zakat (UPZ), ormas Islam, dunia usaha, pemerintah daerah, hingga para muzaki dan masyarakat umum. Ia menaruh harapan besar agar program ini terdistribusi secara transparan, tepat sasaran, serta dapat dipertanggungjawabkan melalui integrasi data pesantren milik Kementerian Agama.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menegaskan tekad BAZNAS dalam menghadirkan ruang belajar dan tempat tinggal yang aman bagi para santri. Ia memaparkan bahwa penyaluran bantuan difokuskan pada pesantren yang paling membutuhkan dukungan sarana dasar.

Idy menjelaskan, prioritas program ini ditujukan bagi pesantren yang membina minimal 35 persen santri dhuafa, pesantren yang melayani kelompok rentan, serta lembaga pendidikan yang berlokasi di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) maupun daerah rawan bencana. Melalui kolaborasi ini, diharapkan proses belajar mengajar para santri di seluruh penjuru negeri dapat berjalan lebih optimal.

17/09/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
Sinergi Dindikbud, Kemenag dan BAZNAS Demak Sukses Gelar MAPSI SMP ke-14 untuk Penguatan Karakter Islami

DEMAK — (16/09/2026) Bertempat di SMPN 1 Karangtengah Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Demak sukses menggelar ajang Pekan Keterampilan dan Seni Islam (MAPSI) jenjang SMP. Ajang tahunan yang berlandaskan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional ini diselenggarakan sebagai wadah evaluasi pendidikan, peningkatan mutu pembelajaran, serta pembentukan karakter dan ketakwaan siswa. Tak hanya menjadi ruang inkubasi inovasi dan kreativitas, ajang ini juga memupuk nilai sportivitas serta semangat kebersamaan antarsiswa sebagai persiapan menuju kompetisi tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan yang berlangsung semarak ini diikuti oleh 809 peserta dari SMP negeri maupun swasta se-Kabupaten Demak. Suksesnya gelaran ini tidak lepas dari kolaborasi dan sinergitas yang kuat antara Dindikbud, Kementerian Agama (Kemenag), serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak dalam membangun ekosistem pendidikan karakter yang berkelanjutan.

Kepala Dindikbud Kabupaten Demak menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi. "Kami menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran dinas, Kementerian Agama, BAZNAS, para guru pendamping, serta instansi terkait yang telah berkolaborasi aktif demi suksesnya penyelenggaraan MAPSI tahun ini," ungkapnya.

Bupati Demak turut hadir dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana Dindikbud Demak, Kemenag, BAZNAS, koordinator wilayah (korwil), hingga para guru pendamping yang telah mencurahkan waktu dan tenaga dalam membimbing para peserta. Bupati menilai kualitas persiapan dan pelaksanaan kegiatan ini terus mengalami peningkatan yang signifikan dari waktu ke waktu.

"Kegiatan MAPSI ini memiliki arti yang sangat penting sebagai ajang mengukur prestasi akademik maupun non-akademik, sekaligus membina akhlak mulia para peserta didik. Kami berharap para peserta yang tampil hari ini dapat terus dibina untuk menjadi calon-calon kontingen MTQ Kabupaten Demak di masa depan," ujar Bupati Demak.

Bupati juga menekankan bahwa penanaman nilai-nilai seni dan keterampilan Islam ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Demak dalam mewujudkan daerah yang semakin maju, bermartabat, cerdas, serta berkarakter islami. Sinergitas tiga pilar — Dindikbud, Kemenag, dan BAZNAS — menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mengawal generasi penerus bangsa.

"Menjadi juara tentu sebuah kebanggaan, namun yang paling utama adalah terbangunnya rasa percaya diri, kejujuran, dan sportivitas. Jadikan ajang ini sebagai bagian dari proses belajar dan pengalaman berharga untuk mengembangkan potensi diri. Mari kita bersama-sama mendorong generasi muda Demak agar terus mengukir prestasi," lanjut Bupati Demak.

Mengakhiri arahannya, Bupati menegaskan pentingnya keberlanjutan dukungan dari seluruh dunia pendidikan. Pemkab Demak akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan sokongan sinergis dari lembaga negeri, swasta, Kemenag, hingga BAZNAS. Kebersamaan ini diharapkan dapat mewujudkan generasi muda Demak yang cerdas secara intelektual, memiliki kedalaman iman, serta berakhlaqul karimah.

16/09/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
BAZNAS Demak Salurkan 26 Paket Ternak Ayam Petelur Mandiri Tahap II untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Ummat

DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi mustahik melalui program pendayagunaan zakat secara produktif. Pada Selasa (15/9/2026), BAZNAS Kabupaten Demak merampungkan penyaluran bantuan Tahap II berupa 26 paket Ternak Mandiri Ayam Petelur kepada para penerima manfaat yang tersebar di wilayah Kabupaten Demak. Penyaluran ini melengkapi tahap sebelumnya, di mana sebanyak 74 paket bantuan serupa telah diserahkan secara simbolis dalam acara sosialisasi dan pendistribusian Tahap I.

Program Ternak Mandiri Ayam Petelur ini diusung sebagai strategi BAZNAS Kabupaten Demak dalam memadukan penguatan ekonomi produktif dengan intervensi pencegahan stunting di tingkat keluarga. Selain memberikan sumber pendapatan harian bagi peternak, keberadaan ayam petelur produktif di lingkungan rumah tangga diharapkan dapat menjamin ketersediaan pangan bergizi seimbang, khususnya asupan protein hewani harian untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Ketua BAZNAS Kabupaten Demak H.Bambang Soesetiarto,S.I.P, menekankan bahwa program ini tidak sekadar memberikan modal usaha, tetapi juga menjadi instrumen strategis daerah dalam mengatasi risiko stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem. "Melalui program ayam petelur mandiri ini, kami ingin membangun dua fondasi sekaligus: penguatan ekonomi produktif keluarga dan ketahanan pangan berbasis pemenuhan gizi harian. Kami berharap para penerima manfaat dapat mengelola bantuan ini secara konsisten, sehingga hasilnya tidak hanya menopang kebutuhan ekonomi harian tetapi juga memastikan gizi keluarga terpenuhi agar anak-anak terbebas dari risiko stunting," ujarnya.

Kebahagiaan dan rasa syukur terpancar dari salah satu penerima manfaat program, Heru Santoso, saat menerima paket ternak mandiri tersebut. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada BAZNAS Kabupaten Demak dan para donatur yang telah mengamanahkan zakatnya.

"Saya Heru Santoso, mengucapkan terima kasih banyak untuk para muzakki BAZNAS Kabupaten Demak atas bantuannya berupa satu paket ternak mandiri ayam petelur. Semoga kedepannya menjadi berkah, barokah, dan bermanfaat, khususnya bagi penerima bantuan dan seluruh masyarakat di Kabupaten Demak. Dari zakat, terbitlah kemandirian umat," ujar Heru.

Ia juga menunjukkan kondisi ternak ayam petelur di kandangnya yang sudah mulai berproduksi. "Dari 16 ayam petelur Sudah bertelur 5-10 telur dalam sehari. Semoga kedepannya bisa lebih banyak lagi," tambah Heru dengan penuh optimisme.

Program pemberdayaan ini menjadi bukti nyata manfaat zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional dan akuntabel oleh BAZNAS Kabupaten Demak demi mewujudkan kesejahteraan serta kemandirian ummat secara berkelanjutan.

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Terbaik Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak.

Bersama BAZNAS, zakat yang Anda tunaikan akan dikelola secara amanah dan produktif untuk memberdayakan ekonomi ummat serta menghadirkan kemandirian bagi sesama. Tunaikan zakat Anda sekarang dan jadilah bagian dari gerakan kebaikan ini

15/09/2026 | Kontributor: humas-baznas demak

Berita Terbaru

BAZNAS Demak Kukuhkan Pengurus UPZ Masjid Baitul Majid Desa Tuwang Periode 2026–2031
BAZNAS Demak Kukuhkan Pengurus UPZ Masjid Baitul Majid Desa Tuwang Periode 2026–2031
DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak resmi mengukuhkan dan memberikan pembinaan kepada pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Baitul Majid Desa Tuwang, Kecamatan Karanganyar, untuk periode 2026–2031. Acara yang berlangsung khidmat di Masjid Baitul Majid pada Minggu (20/9/2026) ini menjadi langkah krusial dalam memperkuat tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di tingkat desa. Ketua Takmir Masjid Baitul Majid, Ya'qub, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kedatangan tim BAZNAS Kabupaten Demak dan berharap jajaran pengurus baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. “Semoga para pengurus yang dilantik dapat menjadi pribadi yang baik serta mampu mengemban amanah agama dan negara di Desa Tuwang. Semoga seluruh ikhtiar kita bersama dalam memakmurkan masjid ini dicatat sebagai amal kebaikan,” ujar Ya'qub. Senada dengan hal tersebut, Pemerintah Desa Tuwang yang diwakili oleh Ustaz Abdur Rohman turut menyampaikan terima kasih atas terbentuknya kepengurusan UPZ yang diketuai oleh H. Sutikno. Pihak pemdes juga mengapresiasi keaktifan para ketua RT yang gigih menyosialisasikan gerakan ZIS kepada warga, serta menekankan pentingnya keterbukaan publik. “Kami berharap pengurus UPZ yang dipimpin Bapak H. Sutikno dapat bekerja dengan lancar dan transparan. Setiap penarikan dan rekapitulasi harap dicantumkan secara terbuka di papan pengumuman maupun spanduk. Semoga keberadaan UPZ ini membawa manfaat nyata bagi fuqara dan masakin di desa kita,” ungkap Ustaz Abdur Rohman. Dalam kesempatan yang sama, Ketua UPZ Masjid Baitul Majid terpilih, H. Sutikno, memohon doa restu agar kepengurusan baru ini konsisten membawa iklim yang lebih baik. Ia juga menyampaikan laporan penghimpunan dana ZIS yang telah berjalan di Desa Tuwang. “Mohon doanya agar ke depan pengelolaan ZIS di desa kita semakin membaik. Perlu kami laporkan bahwa pada Tahun 2026 Masa Tanam (MT) I terkumpul ZIS sebesar Rp41.502.000, sedangkan pada MT II terhimpun Rp37.605.000. Pada kegiatan ini akan segera disalurkan santunan kepada 29 warga fakir miskin dan dhuafa,” jelas H. Sutikno. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Demak, H.M. Sulaiman, S.Pd., memberikan arahan tegas mengenai pentingnya integritas, transparansi, dan kepatuhan syariah dalam mengelola zakat. Beliau mengingatkan bahwa perjuangan mengelola ZIS selalu diwarnai tantangan. “Pengurus UPZ harus ekstra hati-hati karena mengelola ZIS pasti ada dinamika dan ujiannya. Untuk tata kelola, pastikan pembukuan dan rekening dipisah antara akun zakat dan infak. Mengenai hak amil, batas maksimal adalah 12,5% untuk zakat dan 20% untuk infak. Hak tersebut bisa diambil untuk pengurus atau diinfakkan kembali guna mendukung operasional UPZ. Namun ingat, hukum syariatnya sah jika ada ikrar akad penyerahan terlebih dahulu sebelum disedekahkan kembali,” tegas H.M. Sulaiman. Lebih lanjut, H.M. Sulaiman menggarisbawahi landasan syar'i gerakan penarikan zakat yang berpedoman pada Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 103. “Dalam memperjuangkan zakat, kita meneladani perintah Allah SWT sebagaimana termaktub dalam Surat At-Taubah ayat 103, ‘Khuth min amwalihim shadaqatan tuthahhiruhum wa tuzakkihim biha’ yang artinya 'Ambillah zakat dari harta mereka guna membersihkan dan menyucikan mereka'. Sejak zaman Sahabat Nabi SAW, mengajak umat untuk berzakat memang membutuhkan pendekatan yang tegas dan persuasif demi kemaslahatan mereka sendiri. Dalam hal ini, BAZNAS Kabupaten Demak mempermudah koordinasi teknis, di mana pihak UPZ cukup menyampaikan laporan administrasi rekapitulasinya secara rutin,” tambahnya. Rangkaian kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan santunan secara langsung oleh BAZNAS Kabupaten Demak bersama pengurus UPZ kepada 29 orang mustahik di Desa Tuwang.
BERITA20/09/2026 | humas-baznas demak
Kemenag dan BAZNAS Sinergi Luncurkan Program Pesantren Nyaman Belajar 2026 untuk Perkuat Pendidikan Santri
Kemenag dan BAZNAS Sinergi Luncurkan Program Pesantren Nyaman Belajar 2026 untuk Perkuat Pendidikan Santri
Berita Nasional JAKARTA — Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., menegaskan bahwa dukungan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memegang peranan krusial dalam memperkuat pilar pendidikan pesantren di seluruh Indonesia. Kolaborasi strategis ini diwujudkan melalui peluncuran resmi Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) 2026 yang diinisiasi bersama oleh BAZNAS RI dan Kementerian Agama (Kemenag) RI di Jakarta, Rabu (16/9/2026). Menag Nasaruddin menyampaikan bahwa kemitraan antara Kemenag dan BAZNAS tidak sekadar terjalin pada tataran struktural, melainkan bergerak secara fungsional lewat program nyata yang langsung menyasar kebutuhan mendasar lembaga pesantren. Melalui integrasi program ini, bantuan yang dialokasikan dapat disalurkan secara lebih terarah serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi para santri. “Dengan demikian, insyaallah penyaluran dana-dana umat melalui BAZNAS dapat dipertanggungjawabkan secara konkret dan terukur,” ujar Menag Nasaruddin. Lebih lanjut, Menag mengajak seluruh lapisan masyarakat dan para muzaki untuk mengoptimalkan penyaluran zakat, infak, dan sedekah mereka melalui lembaga resmi BAZNAS guna mendukung keberlangsungan masa depan generasi penghafal Al-Qur'an dan penuntut ilmu di pesantren. "Karena itu saya mohon kepada para muzaki, mari menyalurkan bantuannya ke BAZNAS ya, supaya nanti bisa memberikan bantuan kepada para santri-santri kita. Nah kita berharap dengan adanya Dirjen Pondok Pesantren, dengan adanya keberpihakan BAZNAS, maka santri-santri kita itu bisa bernapas," tuturnya. Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) 2026 hadir sebagai bantuan stimulan dari BAZNAS RI berupa dana sebesar Rp25 juta per instansi bagi pesantren yang telah terdaftar resmi di Kementerian Agama. Bantuan ini dirancang sebagai pemantik sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah untuk bersama-sama merenovasi fasilitas asrama, sehingga tercipta hunian santri yang lebih layak, sehat, aman, dan kondusif untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar.
BERITA17/09/2026 | humas-baznas demak
Tingkatkan Kelayakan Sarana Santri, BAZNAS dan Kemenag Salurkan Bantuan Rp17,5 Miliar Lewat Program Pesantren Nyaman Belajar
Tingkatkan Kelayakan Sarana Santri, BAZNAS dan Kemenag Salurkan Bantuan Rp17,5 Miliar Lewat Program Pesantren Nyaman Belajar
Berita Nasional JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Agama RI menyalurkan bantuan senilai Rp17,5 miliar melalui Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) 2026. Penyaluran bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan kelayakan sarana pendidikan serta hunian bagi para santri yang tersebar di 700 pesantren di seluruh Indonesia. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menjelaskan bahwa Program Pesantren Nyaman Belajar merupakan bagian dari 13 Program Prioritas BAZNAS periode 2026–2031. Program ini dirancang guna memastikannya dana zakat dapat memberikan kemanfaatan yang nyata dan berkesinambungan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang layak bagi para santri. “Program ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS menjadikan dana zakat sebagai instrumen strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang layak bagi santri. Secara filosofis, ikhtiar ini juga selaras dengan prinsip Maqashid Syariah, khususnya dalam menjaga akal dan memelihara keselamatan jiwa generasi muda kita,” ujar Sodik saat meresmikan program Pesantren Nyaman Belajar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama, Rabu (16/9/2026). Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., turut menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi strategis ini. Ia menekankan bahwa program PNB tidak hanya sekadar pembenahan fisik, tetapi menjadi fondasi penting dalam membangun iklim pesantren yang sehat dan kondusif bagi tumbuh kembang santri. “Program Pesantren Nyaman Belajar bukan sekadar program renovasi asrama, tetapi bagian dari ikhtiar membangun ekosistem pesantren yang ramah anak, sehat, aman, dan nyaman,” kata Menag Nasaruddin. Menag Nasaruddin menambahkan bahwa tingginya kebutuhan pengembangan fasilitas pesantren di berbagai daerah memerlukan sinergi dan gotong royong dari berbagai pihak—mulai dari pemerintah, BAZNAS, Lembaga Amil Zakat (LAZ), Unit Pengumpul Zakat (UPZ), ormas Islam, dunia usaha, pemerintah daerah, hingga para muzaki dan masyarakat umum. Ia menaruh harapan besar agar program ini terdistribusi secara transparan, tepat sasaran, serta dapat dipertanggungjawabkan melalui integrasi data pesantren milik Kementerian Agama. Pada kesempatan yang sama, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menegaskan tekad BAZNAS dalam menghadirkan ruang belajar dan tempat tinggal yang aman bagi para santri. Ia memaparkan bahwa penyaluran bantuan difokuskan pada pesantren yang paling membutuhkan dukungan sarana dasar. Idy menjelaskan, prioritas program ini ditujukan bagi pesantren yang membina minimal 35 persen santri dhuafa, pesantren yang melayani kelompok rentan, serta lembaga pendidikan yang berlokasi di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) maupun daerah rawan bencana. Melalui kolaborasi ini, diharapkan proses belajar mengajar para santri di seluruh penjuru negeri dapat berjalan lebih optimal.
BERITA17/09/2026 | humas-baznas demak
Sinergi Dindikbud, Kemenag dan BAZNAS Demak Sukses Gelar MAPSI SMP ke-14 untuk Penguatan Karakter Islami
Sinergi Dindikbud, Kemenag dan BAZNAS Demak Sukses Gelar MAPSI SMP ke-14 untuk Penguatan Karakter Islami
DEMAK — (16/09/2026) Bertempat di SMPN 1 Karangtengah Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Demak sukses menggelar ajang Pekan Keterampilan dan Seni Islam (MAPSI) jenjang SMP. Ajang tahunan yang berlandaskan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional ini diselenggarakan sebagai wadah evaluasi pendidikan, peningkatan mutu pembelajaran, serta pembentukan karakter dan ketakwaan siswa. Tak hanya menjadi ruang inkubasi inovasi dan kreativitas, ajang ini juga memupuk nilai sportivitas serta semangat kebersamaan antarsiswa sebagai persiapan menuju kompetisi tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung semarak ini diikuti oleh 809 peserta dari SMP negeri maupun swasta se-Kabupaten Demak. Suksesnya gelaran ini tidak lepas dari kolaborasi dan sinergitas yang kuat antara Dindikbud, Kementerian Agama (Kemenag), serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak dalam membangun ekosistem pendidikan karakter yang berkelanjutan. Kepala Dindikbud Kabupaten Demak menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi. "Kami menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran dinas, Kementerian Agama, BAZNAS, para guru pendamping, serta instansi terkait yang telah berkolaborasi aktif demi suksesnya penyelenggaraan MAPSI tahun ini," ungkapnya. Bupati Demak turut hadir dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana Dindikbud Demak, Kemenag, BAZNAS, koordinator wilayah (korwil), hingga para guru pendamping yang telah mencurahkan waktu dan tenaga dalam membimbing para peserta. Bupati menilai kualitas persiapan dan pelaksanaan kegiatan ini terus mengalami peningkatan yang signifikan dari waktu ke waktu. "Kegiatan MAPSI ini memiliki arti yang sangat penting sebagai ajang mengukur prestasi akademik maupun non-akademik, sekaligus membina akhlak mulia para peserta didik. Kami berharap para peserta yang tampil hari ini dapat terus dibina untuk menjadi calon-calon kontingen MTQ Kabupaten Demak di masa depan," ujar Bupati Demak. Bupati juga menekankan bahwa penanaman nilai-nilai seni dan keterampilan Islam ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Demak dalam mewujudkan daerah yang semakin maju, bermartabat, cerdas, serta berkarakter islami. Sinergitas tiga pilar — Dindikbud, Kemenag, dan BAZNAS — menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mengawal generasi penerus bangsa. "Menjadi juara tentu sebuah kebanggaan, namun yang paling utama adalah terbangunnya rasa percaya diri, kejujuran, dan sportivitas. Jadikan ajang ini sebagai bagian dari proses belajar dan pengalaman berharga untuk mengembangkan potensi diri. Mari kita bersama-sama mendorong generasi muda Demak agar terus mengukir prestasi," lanjut Bupati Demak. Mengakhiri arahannya, Bupati menegaskan pentingnya keberlanjutan dukungan dari seluruh dunia pendidikan. Pemkab Demak akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan sokongan sinergis dari lembaga negeri, swasta, Kemenag, hingga BAZNAS. Kebersamaan ini diharapkan dapat mewujudkan generasi muda Demak yang cerdas secara intelektual, memiliki kedalaman iman, serta berakhlaqul karimah.
BERITA16/09/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Salurkan 26 Paket Ternak Ayam Petelur Mandiri Tahap II untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Ummat
BAZNAS Demak Salurkan 26 Paket Ternak Ayam Petelur Mandiri Tahap II untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Ummat
DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi mustahik melalui program pendayagunaan zakat secara produktif. Pada Selasa (15/9/2026), BAZNAS Kabupaten Demak merampungkan penyaluran bantuan Tahap II berupa 26 paket Ternak Mandiri Ayam Petelur kepada para penerima manfaat yang tersebar di wilayah Kabupaten Demak. Penyaluran ini melengkapi tahap sebelumnya, di mana sebanyak 74 paket bantuan serupa telah diserahkan secara simbolis dalam acara sosialisasi dan pendistribusian Tahap I. Program Ternak Mandiri Ayam Petelur ini diusung sebagai strategi BAZNAS Kabupaten Demak dalam memadukan penguatan ekonomi produktif dengan intervensi pencegahan stunting di tingkat keluarga. Selain memberikan sumber pendapatan harian bagi peternak, keberadaan ayam petelur produktif di lingkungan rumah tangga diharapkan dapat menjamin ketersediaan pangan bergizi seimbang, khususnya asupan protein hewani harian untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga. Ketua BAZNAS Kabupaten Demak H.Bambang Soesetiarto,S.I.P, menekankan bahwa program ini tidak sekadar memberikan modal usaha, tetapi juga menjadi instrumen strategis daerah dalam mengatasi risiko stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem. "Melalui program ayam petelur mandiri ini, kami ingin membangun dua fondasi sekaligus: penguatan ekonomi produktif keluarga dan ketahanan pangan berbasis pemenuhan gizi harian. Kami berharap para penerima manfaat dapat mengelola bantuan ini secara konsisten, sehingga hasilnya tidak hanya menopang kebutuhan ekonomi harian tetapi juga memastikan gizi keluarga terpenuhi agar anak-anak terbebas dari risiko stunting," ujarnya. Kebahagiaan dan rasa syukur terpancar dari salah satu penerima manfaat program, Heru Santoso, saat menerima paket ternak mandiri tersebut. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada BAZNAS Kabupaten Demak dan para donatur yang telah mengamanahkan zakatnya. "Saya Heru Santoso, mengucapkan terima kasih banyak untuk para muzakki BAZNAS Kabupaten Demak atas bantuannya berupa satu paket ternak mandiri ayam petelur. Semoga kedepannya menjadi berkah, barokah, dan bermanfaat, khususnya bagi penerima bantuan dan seluruh masyarakat di Kabupaten Demak. Dari zakat, terbitlah kemandirian umat," ujar Heru. Ia juga menunjukkan kondisi ternak ayam petelur di kandangnya yang sudah mulai berproduksi. "Dari 16 ayam petelur Sudah bertelur 5-10 telur dalam sehari. Semoga kedepannya bisa lebih banyak lagi," tambah Heru dengan penuh optimisme. Program pemberdayaan ini menjadi bukti nyata manfaat zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional dan akuntabel oleh BAZNAS Kabupaten Demak demi mewujudkan kesejahteraan serta kemandirian ummat secara berkelanjutan. Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Terbaik Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Bersama BAZNAS, zakat yang Anda tunaikan akan dikelola secara amanah dan produktif untuk memberdayakan ekonomi ummat serta menghadirkan kemandirian bagi sesama. Tunaikan zakat Anda sekarang dan jadilah bagian dari gerakan kebaikan ini
BERITA15/09/2026 | humas-baznas demak
Lewat MTQ Nasional XXXI, BAZNAS Hadirkan Edukasi Digital “Jelajah Dampak Zakat Nusantara”
Lewat MTQ Nasional XXXI, BAZNAS Hadirkan Edukasi Digital “Jelajah Dampak Zakat Nusantara”
Berita Nasional SEMARANG — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI turut memeriahkan ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI 2026 yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, pada 12–19 September 2026. Dalam perhelatan akbar tersebut, BAZNAS menghadirkan booth edukasi digital interaktif bertajuk “Jelajah Dampak Zakat Nusantara” guna memperluas pemahaman publik terkait pemanfaatan dana zakat. Sekretaris Utama BAZNAS RI, Dr. H. Subhan Cholid, Lc., M.A., menyampaikan bahwa inovasi berbasis digital ini dirancang khusus untuk memperkenalkan tranformasi dan multiplier effect zakat kepada para peserta maupun pengunjung MTQ. “Melalui booth ini, kami ingin menunjukkan bahwa zakat yang ditunaikan masyarakat dapat memberikan manfaat di berbagai wilayah Indonesia. Cerita-cerita tersebut kami hadirkan dalam format yang dekat dengan generasi saat ini sehingga masyarakat dapat mengenal perjalanan zakat dari penyaluran hingga manfaat yang diterima,” ujar Subhan Cholid dalam keterangan tertulisnya di Semarang, Senin (14/9/2026). Subhan menilai, momentum MTQ Nasional sangat strategis untuk mengedukasi masyarakat melalui pendekatan terpadu yang interaktif dan mudah diakses. Harapannya, transparansi serta dampak nyata pengelolaan zakat di berbagai daerah dapat tersampaikan secara lebih segar. “Melalui pengalaman ini, kami berharap masyarakat dapat melihat bagaimana zakat memberikan manfaat bagi penerima di berbagai wilayah Indonesia. Kami ingin informasi mengenai zakat dapat disampaikan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami,” lanjutnya. Selama pameran berlangsung, para pengunjung dapat mengeksplorasi ragam kisah keberhasilan penyaluran zakat dari berbagai pelosok negeri menggunakan fasilitas layar sentuh interaktif. Tak hanya itu, masyarakat juga diajak mengikuti kuis harian, mencetak digital passport, hingga berkesempatan mendapatkan suvenir menarik. Rangkaian aktivitas edukatif ini menjadi komitmen BAZNAS RI dalam menghadirkan pengalaman literasi zakat yang informatif sekaligus menyenangkan.
BERITA14/09/2026 | humas-baznas demak
Tumbuhkan Empati Siswa UPZ PGSI dan FKKSS Demak Serahkan Donasi Bencana NTT ke BAZNAS Demak
Tumbuhkan Empati Siswa UPZ PGSI dan FKKSS Demak Serahkan Donasi Bencana NTT ke BAZNAS Demak
DEMAK (14/09/2026) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menerima penyaluran donasi kemanusiaan untuk korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berlangsung di Aula BAZNAS Kabupaten Demak, Senin (14/9). Penyerahan bantuan ini menjadi wujud sinergi dan kolaborasi nyata antara Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Demak bersama Forum Komunikasi Kepala Sekolah Swasta (FKKSS) Kabupaten Demak. Ketua PGSI Kabupaten Demak Ng. Noor Salim, S.Pd.I., Gr., C.PLA menyampaikan bahwa aksi penggalangan dana dari jajaran SMP swasta dan sekolah dasar ini bukan sekadar mengumpulkan bantuan material, melainkan bagian dari pembelajaran karakter bagi para siswa sejak dini. "Kegiatan ini difokuskan untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial anak didik. Kali ini donasi terhimpun dari SMP swasta dan tingkat SD, dengan total bantuan dari UPZ PGSI dan FKKSS Kabupaten Demak sebesar Rp12.061.000. Selain itu, ada pula tambahan donasi secara terpisah dari SD Islam Unggulan Hubbul Wathon Kecamatan Dempet sebesar Rp500.000," ujarnya di Aula BAZNAS Demak. Ia menambahkan, kesiapsiagaan sosial sangat penting mengingat bencana alam dapat terjadi kapan saja tanpa bisa diprediksi. Senada dengan hal tersebut, Ketua Forum Komunikasi Kepala Sekolah Swasta (FKKSS) Kabupaten Demak, Pak Hayyin, menjelaskan bahwa gerakan kepedulian ini direspon cepat oleh seluruh jajaran kepala sekolah swasta setelah mendapat informasi dari PGSI. "Kami langsung meneruskan info dari PGSI ke grup internal untuk menggalang kepedulian terhadap bencana di NTT. Kami sangat berterima kasih atas komunikasi yang terjalin baik dengan Ketua PGSI. Dari sini tumbuh rasa empati mendalam atas musibah yang menelan korban jiwa. Ternyata dalam waktu tiga hari, kita bisa menggerakkan seluruh elemen FKKSS. Harapan kami, apa yang dikumpulkan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para korban," tutur Hayyin. Sementara itu, ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Kepala Sekolah SD Islam Unggulan Hubbul Wathon Dempet saat menyerahkan donasi secara simbolis. "Mohon maaf jika baru sedikit yang bisa kami berikan. Semoga bantuan ini dapat melibatkan dan mendampingi semua elemen pendidikan, serta membawa keberkahan dan manfaat bagi penerimanya," ungkapnya. Menanggapi kepedulian tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Demak menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang hadir di Aula BAZNAS Demak. Pihaknya menegaskan pentingnya saling membantu saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah. "Saudara-saudara kita di NTT menghadapi cobaan berat. Bencana seperti gunung meletus dan gempa bumi tidak bisa kita hindari, dampaknya bisa merusak dalam hitungan detik. Terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kami sampaikan kepada UPZ PGSI, FKKSS, dan SD Islam Unggulan Hubbul Wathon," paparnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Demak menambahkan bahwa seluruh donasi yang terkumpul akan langsung disalurkan melalui mekanisme resmi lembaga. "Insyaallah pada agenda Rakornas bulan Oktober mendatang, donasi ini akan kami serahkan secara langsung melalui BAZNAS RI untuk diteruskan ke NTT. Donasi yang disalurkan tidak akan hilang, melainkan akan diganti oleh Allah SWT. Sudah menjadi kewajiban kami untuk mendoakan para donatur agar selalu sehat, murah rezeki, sukses, dan diberkahi keberkahan sedekah yang juga menjadi penyembuh dari berbagai penyakit," pungkasnya. Mari Alirkan Kepedulian untuk Saudara Kita Duka saudara kita di NTT adalah duka kita bersama. Ulurkan tangan dan bagikan kebahagiaan bagi mereka yang sedang berjuang bangkit dari dampak bencana. Salurkan infak dan sedekah terbaik Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak: Rekening Donasi BAZNAS Kabupaten Demak Bank Jateng 2031445607 Bank BRI 001601002118569 Konfirmasi & Layanan Jemput Donasi: +62 821-3446-6112 +62 895-3636-44673 +62 819-4433-6839 Sedekah Menolak Bala, Menumbuhkan Keberkahan. Bersama BAZNAS, Kuatkan Sesama.
BERITA14/09/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Salurkan 70 Paket Ayam Petelur Tahap I
BAZNAS Demak Salurkan 70 Paket Ayam Petelur Tahap I
Dorong Kemandirian Ekonomi dan Program Sedekah Telur DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak melangsungkan penyaluran bantuan Program Ternak Mandiri Tahap I berupa 70 paket ayam petelur bagi para penerima manfaat (mustahik) binaan. Prosesi penyerahan pengambilan bantuan paket tersebut dipusatkan di halaman Gedung Haji Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam, Minggu (13/09/2026). Seluruh penerima manfaat yang hadir telah dinyatakan lolos serangkaian verifikasi administratif serta berhak mengikuti pembekalan teknis. Sebelum menerima bibit ternak, para peserta terlebih dahulu dibekali pelatihan dan sosialisasi manajemen peternakan mandiri yang dimotori oleh tim profesional dari Dian Farm Pati. Pelaksana BAZNAS Kabupaten Demak, M. Saiful Anam, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya tahap awal pendistribusian program produktif ini. Pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal keberlanjutan program melalui skema pendampingan secara berkala. “Alhamdulillah, sebanyak 70 paket ayam petelur hari ini resmi disalurkan kepada para penerima manfaat. Kami akan terus melakukan pemantauan intensif melalui grup komunikasi kelompok peternak mandiri BAZNAS. Kami mengimbau para penerima manfaat untuk tidak ragu berinteraksi dan berdiskusi di grup tersebut. Bahkan, Alhamdulillah, tadi sudah ada laporan bahwa beberapa ayam ternak langsung bertelur,” ujar Saiful Anam. Saiful Anam menekankan pentingnya kedisiplinan para peternak dalam menjaga pola perawatan harian. Selain itu, BAZNAS Demak juga menginisiasi gerakan sosial produktif berbasis komunitas ternak ini. “Kami sangat berharap penerima manfaat konsisten memperhatikan manajemen pemeliharaan dan kesehatan ternaknya. Pada kesempatan ini, kami juga mengajak seluruh peternak untuk menyukseskan kampanye Sedekah Telur ‘Satu Hari Satu Telur’. Dalam kurun waktu satu bulan, akumulasi sedekah tersebut dapat disalurkan secara langsung ke kantor BAZNAS Demak maupun memanfaatkan layanan nontunai melalui QRIS yang telah terpasang di papan branding kandang masing-masing penerima manfaat. Hasil pengumpulan sedekah telur ini nantinya dialokasikan kembali untuk kemaslahatan masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program pemberdayaan produktif BAZNAS. Semoga ikhtiar ini melahirkan keberkahan yang berlipat, mampu menggerakkan roda ekonomi keluarga, serta membawa kemandirian yang berkelanjutan,” tambahnya. Ungkapan rasa syukur dan apresiasi turut disampaikan oleh para penerima manfaat yang telah menerima paket bantuan ternak tersebut di kediaman masing-masing. “Alhamdulillah, bantuan ternak ayam petelur telah tiba di lokasi kami dengan selamat. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para Muzakki dan semua pelaksana BAZNAS Kabupaten Demak atas kepedulian dan pendampingannya. Program ini sangat bermanfaat bagi warga Desa Kebonbatur, tidak hanya dalam mendukung ketahanan pangan keluarga, tetapi juga menjadi sarana nyata dalam memperdaya dan membangkitkan perekonomian masyarakat secara mandiri,” ungkap Kumaidi dan Adi Nur Cahyo, penerima manfaat asal Desa Kebonbatur. melalui sinergi program pemberdayaan ini, BAZNAS Kabupaten Demak terus berkomitmen mengubah status mustahik menjadi muzaki melalui pemanfaatan dana ZIS yang tepat guna dan berkelanjutan. Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak Mari bersama-sama menjadi bagian dari gerak perubahan untuk mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan kemandirian umat. Setiap rupiah zakat dan sedekah yang Anda tunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Demak akan dikelola secara transparan dan disalurkan ke dalam program-program pemberdayaan ekonomi produktif yang berdampak nyata bagi masyarakat. Tunaikan Zakat dan Sedekah Terbaik Anda Sekarang: Layanan Langsung: Kantor BAZNAS Kabupaten Demak Layanan Kemudahan Digital: Scan QRIS BAZNAS Demak via aplikasi dompet digital atau perbankan Anda.
BERITA13/09/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS dan Kemendiktisaintek Resmi Buka Beasiswa Cendekia 2026 di 246 Kampus
BAZNAS dan Kemendiktisaintek Resmi Buka Beasiswa Cendekia 2026 di 246 Kampus
Berita Nasional Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI resmi meluncurkan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 bagi mahasiswa aktif program D4 dan S1. Program beasiswa ini mencakup 246 perguruan tinggi yang tersebar di 35 provinsi, terdiri atas 112 kampus di bawah Kemendiktisaintek serta 134 institusi di bawah Kementerian Agama, termasuk Ma’had Aly. Peluncuran Beasiswa Cendekia Dalam Negeri 2026 diresmikan langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., di Gedung Kemendiktisaintek RI, Jakarta, pada Rabu (9/9/2026). Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan bahwa kolaborasi strategis ini merupakan langkah nyata untuk menghadirkan pemerataan serta memperluas akses pendidikan perguruan tinggi, khususnya bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Menurutnya, BAZNAS menaruh perhatian besar pada sektor pendidikan sebagai salah satu jalan utama pengentasan kemiskinan dengan mengalokasikan dana zakat sebesar 27 persen. "Ini adalah momentum untuk mempertemukan kekuatan zakat dengan pendidikan tinggi dalam membangun masa depan bangsa. Hal tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden nomor 4 untuk memperkuat Sumber Daya Manusia menuju Indonesia Emas 2045," ujar Sodik. Sodik juga menambahkan bahwa BAZNAS berfokus pada tiga hal utama, yaitu perluasan akses, peningkatan kualitas dan kapasitas mahasiswa, serta keberlanjutan kontribusi alumni. "Karena itu, hari ini kita tidak hanya meluncurkan sebuah program beasiswa. Mari kita meluncurkan sebuah gerakan bersama, gerakan menjadikan zakat sebagai kekuatan pembangunan sumber daya manusia Indonesia," lanjutnya. Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen konsisten BAZNAS dalam mendukung kemajuan pendidikan nasional. "Tentu ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa. Investasi terbaik sebuah bangsa adalah pada pendidikan. Tidak ada yang lebih baik lagi. Karenanya, kami sangat senang dan sangat mengapresiasi BAZNAS yang berdiri di barisan paling depan. Kami juga berharap hal ini dapat menstimulasi lembaga-lembaga filantropi untuk semakin memberikan kontribusinya melalui BAZNAS," ungkap Brian. Brian berharap sinergi antara pemerintah, BAZNAS, kampus, dan lembaga filantropi dapat terus diperkuat agar mampu membuka peluang lebih luas bagi anak bangsa dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masa depan mereka. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menjelaskan bahwa pada tahun 2025 penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) nasional di bidang pendidikan telah mencapai Rp1,56 triliun dengan penerima manfaat sebanyak 2.870.976 orang. BAZNAS juga memproyeksikan potensi zakat dari ekosistem perguruan tinggi mencapai Rp220 miliar per tahun. "Alhamdulillah, dari program ini kita telah melihat dampak yang nyata. Para alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS telah berkiprah di berbagai sektor, baik sektor publik, swasta, maupun sosial. Bahkan, sebagian dari mereka telah bertransformasi menjadi muzaki," kata Idy. Program Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 diperuntukkan bagi mahasiswa aktif mulai semester 5 dengan prioritas bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, and Education (SHARE). Program ini juga memprioritaskan mahasiswa berprestasi, aktivis, dan penyandang disabilitas. Fasilitas yang diberikan meliputi subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga Rp7 juta per semester untuk perguruan tinggi prioritas dan Rp4 juta per semester untuk perguruan tinggi reguler selama empat semester. Selain itu, penerima beasiswa memperoleh bantuan riset tugas akhir sebesar Rp3 juta, pembinaan diri, serta penghargaan prestasi bagi mahasiswa yang mewakili kampus di tingkat nasional maupun internasional. Proses pendaftaran Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri 2026 dibuka secara daring melalui laman beasiswa.baznas.go.id mulai 9 hingga 27 September 2026. Tahapan seleksi dilanjutkan dengan seleksi administrasi oleh kampus pada 28 September–4 Oktober 2026, pengumuman lulus administrasi pada 4 Oktober 2026, wawancara pada 5–18 Oktober 2026, masa sanggah pada 19–25 Oktober 2026, serta pengumuman akhir pada 28 Oktober 2026. Kegiatan peluncuran ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Pusat K.H. Muhammad Cholil Nafis, Lc., S.Ag., M.A., Ph.D.; Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.; serta jajaran Pejabat Tinggi Madya dan Pratama Kemendiktisaintek RI.
BERITA10/09/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Salurkan Bantuan Ayam Petelur untuk 100 Mustahik guna Tekan Stunting dan Penguatan Ekonomi Mustahik
BAZNAS Demak Salurkan Bantuan Ayam Petelur untuk 100 Mustahik guna Tekan Stunting dan Penguatan Ekonomi Mustahik
DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menggelar Sosialisasi Pelatihan Peternak Mandiri Ayam Petelur BAZNAS Kabupaten Demak Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung IPHI Kabupaten Demak pada Kamis (10/09/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Demak, Kepala Bagian Kesra Pemkab Demak, jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Demak, serta narasumber dari Dian Farm Pati. Sebanyak 100 orang mustahik hadir sebagai peserta pelatihan sekaligus penerima manfaat program ini. Rangkaian acara diawali dengan laporan kegiatan yang disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P. Dalam laporannya di hadapan Bupati Demak dan tamu undangan, beliau menyampaikan bahwa program pemberdayaan ekonomi peternak mandiri ayam petelur ini ditujukan bagi 100 orang mustahik yang terdiri dari Mualaf Center, penyandang disabilitas, guru mengaji, serta elemen masyarakat penerima manfaat lainnya. “Dalam program ini, setiap mustahik menerima paket lengkap berupa 16 ekor ayam petelur, satu unit kandang, pakan, serta vitamin. Sebagai bentuk keberlanjutan dan kepedulian antar-sesama, setiap penerima manfaat juga diwajibkan berpartisipasi dalam 'Gerakan Sedekah Telur'—yaitu menyedekahkan satu hari satu telur—yang nantinya disalurkan kembali kepada mustahik lain melalui BAZNAS Kabupaten Demak,” papar Bambang Soesetiarto. Beliau juga menambahkan bahwa seluruh mustahik akan dibekali teknik budidaya ayam petelur dan sosialisasi manajemen usaha oleh narasumber ahli. Di akhir laporannya, Ketua BAZNAS Demak memohon kesediaan Bupati Demak untuk memberikan arahan, motivasi, serta validasi sebagai bekal moral agar usaha para penerima manfaat dapat berhasil secara berkelanjutan. Penyerahan bantuan secara simbolis serta sosialisasi pelatihan teknis awal kemudian dilaksanakan bersama mitra narasumber dari Dian Farm Pati. Bupati Demak dalam sambutannya mengapresiasi tinggi langkah BAZNAS yang terus berkolaborasi aktif dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari ASN maupun masyarakat umum. “BAZNAS merupakan lembaga pemerintah non-struktural yang geraknya sangat luwes, terutama saat menangani bencana maupun pemberdayaan masyarakat. Bantuan modal usaha ini tidak sekadar menjadi pancingan, tetapi diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga, menekan angka stunting, dan pada akhirnya mengangkat perekonomian mustahik agar kelak bisa menjadi muzaki,” ujar Bupati Demak. Bupati juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk peran Dinas Pertanian dan Pangan, agar para penerima manfaat tidak dibiarkan jalan sendiri melainkan terus mendapat pendampingan secara berkelanjutan. “Lewat program inisiatif ini, BAZNAS membuktikan komitmennya dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membantu pemerintah menekan angka kemiskinan. Kami mengimbau seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk tidak ragu menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Demak yang dikelola secara amanah, transparan, dan akuntabel,” tambah Bupati. Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara peserta dan Pemilik Dian Farm Pati mengenai manajemen pemeliharaan serta perawatan ayam petelur. Narasumber dari Dian Farm menyampaikan bahwa seluruh paket bantuan yang diserahkan sudah lengkap dan akan memasuki masa penyesuaian selama dua minggu di tempat para peserta. Selain membantu perekonomian, pemenuhan gizi dari hasil ternak ayam petelur ini dinilai sangat efektif mendukung masa pertumbuhan anak-anak guna mencegah stunting di Kabupaten Demak. Pada akhir sesi, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Demak, Drs. H. Saerozi, M.Si., memberikan pemaparan komprehensif mengenai profil BAZNAS, prinsip pengelolaan zakat, serta berbagai program unggulan BAZNAS Demak. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penjelasan teknis mekanisme penyaluran paket bantuan ayam petelur yang dipandu langsung oleh Amil Pelaksana BAZNAS Kabupaten Demak. Mari Bersama Melipatgandakan Kebaikan dan Memberdayakan Sesama! Salurkan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak untuk mendukung program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat, penanganan kemiskinan, serta pencegahan stunting di Kabupaten Demak. Layanan ZIS dapat disalurkan melalui rekening resmi BAZNAS Kabupaten Demak atau mengunjungi Kantor BAZNAS Kabupaten Demak.
BERITA10/09/2026 | humas-baznas demak
Mendiktisaintek Apresiasi Langkah Strategis BAZNAS Perluas Akses Pendidikan Tinggi Lewat Beasiswa Cendekia
Mendiktisaintek Apresiasi Langkah Strategis BAZNAS Perluas Akses Pendidikan Tinggi Lewat Beasiswa Cendekia
Berita Nasional Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah strategis Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu serta mahasiswa asal Palestina yang terdampak krisis kemanusiaan. Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara peluncuran Beasiswa Cendekia BAZNAS Palestina dan Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri yang diselenggarakan di Gedung Kemendiktisaintek, Jakarta, pada Rabu (9/9/2026). Dalam kesempatan itu, Prof. Brian hadir bersama Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., untuk meresmikan program kolaboratif yang dinilai memiliki dampak besar bagi kemajuan dunia pendidikan tanah air. Menurut Prof. Brian, inisiatif yang digagas BAZNAS merupakan sebuah terobosan luar biasa karena investasi terbaik bagi sebuah bangsa adalah pada sektor pendidikan. Melalui program ini, BAZNAS dinilai telah mengambil peran terdepan dalam meringankan beban masyarakat sekaligus menstimulasi lembaga filantropi lainnya untuk turut berkontribusi nyata. "Tentu ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa. Investasi terbaik sebuah bangsa adalah pada pendidikan. Karenanya, kami sangat senang dan sangat mengapresiasi BAZNAS yang berdiri di barisan paling depan. Kami juga berharap hal ini dapat menstimulasi lembaga-lembaga filantropi untuk semakin memberikan kontribusinya," ujar Prof. Brian. Lebih lanjut, Prof. Brian memberikan pandangan khusus terhadap program Beasiswa Cendekia BAZNAS Palestina. Ia menilai program ini tidak hanya wujud solidaritas kemanusiaan bagi warga Palestina, tetapi juga strategis dalam meningkatkan jumlah mahasiswa asing di perguruan tinggi Indonesia guna membangun atmosfer akademik yang mendunia. "Ini juga tentu merupakan program yang sangat baik. Sambil kita membantu saudara-saudara kita di Palestina, kampus-kampus kita akan mendapatkan mahasiswa asing. Pemberdayaan ini tentu sangat baik untuk membangun atmosfer internasional di Indonesia," tambahnya. Besarnya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi sering kali terkendala oleh keterbatasan alokasi beasiswa dari pemerintah. Oleh karena itu, kehadiran BAZNAS melalui program beasiswa ini menjadi angin segar bagi dunia perguruan tinggi dalam menjembatani kebutuhan mahasiswa yang belum terakomodasi. Sinergi antara pemerintah dan BAZNAS ini diharapkan terus berlanjut guna membuka peluang seluas-luasnya bagi anak bangsa untuk mengenyam bangku kuliah. "Tentunya, ini menjadi berita gembira bagi kami di lingkungan perguruan tinggi, sehingga akan memperluas akses untuk mengikuti dan melanjutkan perkuliahan yang tidak di-cover oleh beasiswa pemerintah. Hal tersebut nantinya juga bisa dibantu dengan beasiswa dari BAZNAS," ungkap Prof. Brian menutup keterangannya dengan ucapan terima kasih kepada BAZNAS. Acara peluncuran program mulia ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Pusat K.H. Muhammad Cholil Nafis, Lc., S.Ag., M.A., Ph.D.; Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.; serta para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
BERITA09/09/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS RI dan Kemdiktisaintek Bersinergi Hadirkan Beasiswa S2 untuk 200 Mahasiswa Palestina
BAZNAS RI dan Kemdiktisaintek Bersinergi Hadirkan Beasiswa S2 untuk 200 Mahasiswa Palestina
Berita Nasional Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia resmi meluncurkan Program Beasiswa Palestina BAZNAS 2026. Berkolaborasi dengan 33 mitra kampus di Tanah Air, program mulia ini disiapkan untuk merangkul 200 mahasiswa asal Palestina agar dapat melanjutkan studi pada jenjang magister (S2). Peluncuran strategis tersebut diselenggarakan di Gedung Kemdiktisaintek RI, Jakarta, pada Rabu (9/9/2026), dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mujahid, M.Sc., Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. Turut membersamai jalannya acara ini Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Pusat K.H. Muhammad Cholil Nafis, Lc., S.Ag., M.A., Ph.D., Deputi II BAZNAS RI Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., beserta jajaran Pejabat Tinggi Madya dan Pratama Kemdiktisaintek. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menegaskan bahwa dunia pendidikan memegang peranan krusial sebagai instrumen utama dalam membekali generasi muda Palestina untuk menjadi motor penggerak pembangunan di masa depan bangsa mereka. Lebih lanjut, beliau menyampaikan harapan besar atas terlaksananya ikhtiar kemanusiaan ini. “Beasiswa Palestina BAZNAS merupakan ikhtiar bersama untuk membantu generasi muda Palestina memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi. Kami percaya pendidikan adalah jalan menuju perdamaian. Karena itu, yang kami harapkan bukan sekadar lulusan, tetapi generasi yang memiliki ilmu dan karakter, sehingga nantinya dapat ikut membangun kembali masa depan bangsanya,” tutur Sodik. Senada dengan hal tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D. menyambut baik serta memberikan apresiasi mendalam atas sinergi luar biasa yang diinisiasi oleh lembaga zakat negara ini dalam memajukan kualitas sumber daya manusia secara global. "Apresiasi tentu setinggi-tingginya kepada BAZNAS atas komitmen yang sangat luar biasa yang diberikan untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan. Tentu ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa, investasi terbaik sebuah bangsa adalah pada pendidikan," ungkap Brian. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. menjelaskan bahwa Beasiswa Palestina BAZNAS hadir sebagai skema inovatif terbaru dari BAZNAS. Kebijakan ini diambil menimbang situasi kemanusiaan di Palestina yang masih memprihatinkan, sehingga penyaluran bantuan dalam bentuk pemulihan langsung belum dapat direalisasikan secara optimal. “Untuk itu, kami mengambil inisiatif untuk mengubah skema bantuan, yaitu memberikan beasiswa bagi mahasiswa asal Palestina yang telah lulus S1 untuk melanjutkan S2 di Indonesia,” jelas Idy. Guna menyukseskan program ini, BAZNAS telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp22 miliar yang diperuntukkan secara khusus bagi 200 mahasiswa Palestina. Dalam teknis pelaksanaannya, BAZNAS menggandeng Kemdiktisaintek untuk melakukan proses penjaringan melalui jaringan perguruan tinggi mitra di Indonesia. Idy menambahkan, sasaran penerima manfaat juga terbuka bagi alumni mahasiswa Palestina yang sebelumnya telah menyelesaikan jenjang sarjana (S1) di Indonesia—seperti lulusan Universitas Lampung (Unila)—untuk melanjutkan estafet pendidikan tingginya melalui beasiswa ini. Melalui skema komprehensif ini, para penerima tidak hanya dibebaskan dari biaya pendidikan, melainkan juga memperoleh dukungan biaya hidup, pembiayaan praktikum dan buku, serta pendampingan intensif selama masa studi berlangsung. Kehadiran Program Beasiswa Palestina BAZNAS 2026 ini sekaligus menegaskan komitmen nyata BAZNAS dalam mengoptimalkan dana zakat untuk dunia pendidikan, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah dan dunia akademik demi membuka akses seluas-luasnya bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA09/09/2026 | humas-baznas demak
Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS, BAZNAS Kabupaten Demak Laksanakan Kunjungan Koordinasi ke Kantor Kemenhaj Demak
Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS, BAZNAS Kabupaten Demak Laksanakan Kunjungan Koordinasi ke Kantor Kemenhaj Demak
DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak terus berkomitmen untuk memperluas jangkauan dan memperkuat kolaborasi lintas instansi dalam rangka mengoptimalkan potensi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui agenda kunjungan silaturahmi yang dilaksanakan pada hari Rabu, 9 September 2026. Dalam lawatan tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Demak menyambangi kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Demak yang berlokasi strategis di Jalan Bhayangkara Nomor 31, Petengan, Bintoro. Kehadiran rombongan lembaga amil zakat ini disambut dengan penuh kehangatan dan suasana kekeluargaan secara langsung oleh Kepala Kemenhaj Kabupaten Demak, Ibu Hj. Rahmi Indah Suciati, S.H., M.H. Dalam lawatan tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Demak yang hadir terdiri dari Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan, H. Muchlas, S.Ag., M.H., serta Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi Umum, dan Umum, Drs. H. Saerozi, M.Si. Kehadiran para pimpinan lembaga amil zakat ini bertujuan untuk membangun komunikasi strategis sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektoral dalam upaya mengoptimalkan potensi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kabupaten Demak. Selain agenda silaturahmi, kunjungan ini juga diisi dengan kegiatan sosialisasi mendalam mengenai regulasi pengelolaan ZIS yang berpedoman pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku. "Kunjungan ini merupakan wujud ikhtiar kita bersama untuk memperkuat koordinasi, sekaligus melakukan sosialisasi pengelolaan ZIS agar senantiasa selaras dengan mandat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 serta Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Pengelolaan Zakat," ujar H. Muchlas saat menyampaikan maksud kedatangannya Melalui momentum silaturahmi ini, kedua belah pihak menaruh harapan besar agar kerja sama dan sinergi dalam kebaikan dapat terus terjalin secara berkesinambungan ke depannya. Kemitraan yang solid antara BAZNAS Kabupaten Demak dan Kantor Kementerian Haji diyakini mampu melahirkan program-program strategis yang lebih masif, sehingga kehadiran negara melalui pelayanan zakat dan haji dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat Demak.
BERITA09/09/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Kabupaten Demak Perkuat Kemandirian Ekonomi Guru Mengaji Melalui Latihan Dasar Kelompok Z-Mart
BAZNAS Kabupaten Demak Perkuat Kemandirian Ekonomi Guru Mengaji Melalui Latihan Dasar Kelompok Z-Mart
DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak terus berkomitmen mengarahkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) ke dalam sektor yang lebih produktif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Latihan Dasar Kelompok (LDK) Z-Mart yang menggandeng para peserta dari Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (Badko LPQ) Kecamatan Wedung, Rabu (09/09/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Desa Wedung ini didampingi langsung oleh empat amil pelaksana program BAZNAS Kabupaten Demak. Amil Pelaksana BAZNAS Kabupaten Demak, M. Saiful Anam, S.T., dalam arahannya menekankan bahwa penyaluran dana umat oleh BAZNAS kini diarahkan pada program-program pemberdayaan yang bersifat produktif sebagai sebuah terobosan nyata. Ia menjelaskan bahwa mayoritas atau sekitar 80 persen pengelolaan ZIS di Kabupaten Demak bersumber dari Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga para calon penerima manfaat diharapkan dapat menjadi mitra kebaikan jangka panjang bersama BAZNAS dalam mengentaskan kemiskinan. Lebih lanjut, Saiful Anam memaparkan bahwa proses seleksi penerima manfaat program Z-Mart tetap harus mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di daerah, di tengah dinamika pendataan berbasis desil saat ini. Mengingat sebagian besar sasaran program ini adalah para guru madrasah diniyah dan guru ngaji yang masuk dalam asnaf Sabilillah, pemenuhan aspek administratif tersebut menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi. Melalui program Z-Mart ini, BAZNAS Kabupaten Demak tidak hanya memberikan bantuan modal usaha, tetapi juga melakukan branding fisik pada toko-toko milik penerima manfaat. Langkah penataan visual toko ini merupakan bagian penting dari mekanisme pelaporan program, sekaligus menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat luas. "Di masyarakat, BAZNAS belum banyak dikenal, masyarakat terkadang keliru dengan Basarnas," ujar Saiful Anam menjelaskan urgensi branding tersebut. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan LDK di Kecamatan Wedung ini sengaja dijadikan sebagai proyek percontohan (pilot project). Sementara itu, Koordinator Program Badko LPQ Kecamatan Wedung, Kyai Wakhid, menyambut baik pelaksanaan program pemberdayaan ini dan menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS Kabupaten Demak. Ia menyimpulkan bahwa bantuan yang diberikan melalui program Z-Mart merupakan stimulan yang sangat berarti bagi permodalan usaha toko para guru. "Bantuan program ini merupakan stimulan untuk modal usaha toko. Nanti warung toko akan dibranding. Sewaktu setelah pencairan, mohon untuk dibantu dalam pelaporan pembelanjaan," ungkap Kyai Wakhid. Ia juga menutup kesimpulannya dengan menyampaikan harapan besar, "Semoga dari penerima Z-Mart ini, yang awalnya berstatus sebagai mustahik, kelak bisa bertransformasi menjadi muzakki atau orang yang memberi."
BERITA09/09/2026 | humas-baznas demak
Jelang Rakornas 2026, BAZNAS RI Mantapkan Transformasi Pengelolaan Muzaki Profesional demi Optimalisasi ZIS-DSKL
Jelang Rakornas 2026, BAZNAS RI Mantapkan Transformasi Pengelolaan Muzaki Profesional demi Optimalisasi ZIS-DSKL
Berita Nasional Menjelang Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tahun 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola muzaki secara profesional. Langkah strategis ini diyakini tidak hanya menjadi kunci utama dalam mendongkrak tingkat kepercayaan publik, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam mengoptimalkan potensi penghimpunan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) secara nasional. Komitmen tersebut disampaikan secara tegas oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., dalam forum Pra-Rapat Koordinasi Nasional (Pra-RAKORNAS) BAZNAS bertajuk “Target dan Strategi Pengumpulan pada BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kab/Kota”. Acara strategis ini turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., serta jajaran pimpinan pusat dan daerah secara daring pada Selasa (8/9/2026). Dalam arahannya, Rizaludin menekankan bahwa pengelolaan muzaki ke depan harus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan memposisikan para muzaki bukan sekadar sebagai donatur, melainkan sebagai mitra strategis utama dalam ekosistem filantropi Islam modern. Menurutnya, paradigma masyarakat saat ini telah bergeser; muzaki tidak lagi hanya menuntut kemudahan dalam hal pembayaran zakat, tetapi juga ingin mengetahui secara transparan dan merasakan langsung dampak nyata dari penyaluran dana yang mereka amanahkan. “Karena itu, kita perlu melakukan reorientasi dalam pengelolaan muzaki. Hubungan dengan muzaki harus kita bangun secara berkelanjutan, melalui pelayanan yang baik, komunikasi yang terbuka, serta menunjukkan dampak nyata dari zakat yang mereka tunaikan,” ujar Rizaludin di hadapan seluruh pimpinan BAZNAS daerah tingkat provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia. Ia juga menyoroti tantangan besar yang masih dihadapi lembaga amil zakat formal, di mana sebagian besar masyarakat masih menyalurkan dana zakatnya melalui saluran nonformal, seperti pembayaran langsung kepada ustaz, masjid lokal, maupun lembaga informal lainnya. Menanggapi hal tersebut, BAZNAS memandang pentingnya penguatan pendekatan value-driven fundraising yang berlandaskan pada prinsip dakwah zakat yang masif, transparan, serta berorientasi pada perubahan sosial. “Ini PR kita. Kita harus mampu melakukan reorientasi dalam pengelolaan muzaki. Bagaimana ke depan supaya BAZNAS menjadi pilihan bagi para muzaki dan membayar zakat lebih utama melalui lembaga formal seperti BAZNAS daripada membayar langsung, melalui ustaz, atau masjid ataupun lembaga nonformal lainnya,” tegas Rizaludin. Guna menjaga keberlanjutan penghimpunan dan memperkuat public trust, Rizaludin memaparkan empat pilar utama value-driven fundraising yang wajib diimplementasikan oleh seluruh jajaran BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Indonesia, meliputi transparansi pelaporan dampak nyata, pembinaan relasi personal yang inklusif, penguatan branding dan reputasi lembaga yang taat audit, serta pelibatan aktif muzaki dalam berbagai misi kemanusiaan. Lebih lanjut, penerapan keempat pilar tersebut disokong penuh oleh konsep 5D BAZNAS, yakni Diingat, Dipercaya, Dijangkau, Dicintai, dan Dibanggakan. Konsep ini dirancang untuk memberikan pengalaman spiritual dan sosial berzakat yang jauh lebih bermakna. BAZNAS berkomitmen agar setiap program pemberdayaan yang digulirkan senantiasa berpijak pada perspektif kebutuhan muzaki serta memberikan maslahat yang luas bagi kesejahteraan umat.
BERITA08/09/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS RI Pastikan Dana ZIS Bersih dari Pembiayaan Buku Islam Ala Prabowo
BAZNAS RI Pastikan Dana ZIS Bersih dari Pembiayaan Buku Islam Ala Prabowo
Berita Nasional Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan klarifikasi terbuka guna meluruskan kesalahpahaman publik terkait peluncuran buku Islam Ala Prabowo. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan secara gamblang bahwa sama sekali tidak ada aliran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari masyarakat yang dipakai untuk membiayai pembuatan maupun penerbitan buku tersebut. Dalam penjelasannya, Sodik menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian serta kontrol sosial yang diberikan oleh masyarakat dan para muzaki. Ia menegaskan bahwa lembaganya senantiasa menjunjung tinggi transparansi demi menjaga marwah amanah yang dititipkan umat. “Saudara-saudaraku, Bapak dan Ibu para muzaki dan donatur BAZNAS yang kami hormati. Kepercayaan Bapak dan Ibu untuk mempercayakan ZIS melalui BAZNAS adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang senantiasa kami jaga,” ujar Sodik dalam keterangan resminya, Senin (7/9/2026). Sodik turut menerangkan bahwa kehadiran BAZNAS dalam peluncuran buku tersebut pada perhelatan Rakernas BAZNAS 2025 murni dilandasi oleh semangat sinergi kelembagaan bersama unsur MUI, Kementerian Agama, dan MPR dalam ruang lingkup literasi dakwah keagamaan, jauh dari ranah politik praktis. Di sisi lain, ia juga membeberkan bahwa Presiden Prabowo Subianto selama ini senantiasa konsisten memberikan dukungan penuh bagi penguatan fungsi BAZNAS, termasuk menyalurkan zakat serta infak sedekah pribadinya melalui lembaga ini untuk kemudian disalurkan ke dalam program-program pemberdayaan umat. Sebagai bentuk komitmen terhadap akuntabilitas publik, BAZNAS menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terus mengawal integritas lembaga amil zakat pelat merah ini. “Terima kasih kepada para muzaki dan kepada masyarakat yang terus mengingatkan kami untuk menjaga amanah dan kepercayaan muzaki sebaik-baiknya,” tutup Sodik.
BERITA08/09/2026 | humas-baznas demak
Penguatan SDM dan Etos Kerja, Pimpinan BAZNAS Demak Tekankan Profesionalisme Amil dalam Pengelolaan ZIS
Penguatan SDM dan Etos Kerja, Pimpinan BAZNAS Demak Tekankan Profesionalisme Amil dalam Pengelolaan ZIS
DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menggelar apel rutin awal bulan yang diikuti oleh segenap pimpinan serta seluruh pelaksana amil di lingkungan kantor, Senin (7/9). Kegiatan yang menjadi agenda berkala ini diisi dengan pengarahan strategis untuk memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM), melakukan evaluasi kinerja, sekaligus membakar motivasi kerja para amil. Dalam arahannya, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Demak, H. Suyono, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa profesi sebagai amil zakat merupakan tugas yang mulia dan penuh prestise karena bersentuhan langsung dengan kepentingan umat. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kehati-hati an dalam mengemban amanah besar dari para muzakki, munfiq, dan donatur. "Amil zakat merupakan suatu tugas yang mulia dan prestige karena berkaitan langsung dengan keummatan dan menjadi amanah serta kehati-hatian karena berkaitan dengan amanah para muzakki, munfiq, ataupun donatur yang mengamanahkan zakat, infak, sedekahnya disalurkan melalui BAZNAS Demak," ujar Suyono di hadapan seluruh peserta apel. Ia turut mengimbau para amil agar senantiasa mencintai tugas dan pekerjaan yang diemban, serta melaksanakannya dengan rasa ikhlas dan ridho. Selain itu, Suyono menekankan pentingnya merawat harmonisasi melalui komunikasi yang baik, integritas tinggi, dan komitmen kuat, baik antar-sesama pelaksana di lingkungan kantor maupun dalam berinteraksi dengan para muzakki. Pesan motivasi berikutnya disampaikan oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Demak, Drs. H. Saerozi, M.Si., yang mengingatkan bahwa setiap langkah kerja hari ini adalah fondasi untuk menatap masa depan yang lebih baik. Ia mengajak seluruh amil untuk memaksimalkan setiap detik dalam bekerja, khususnya dalam hal pelayanan prima kepada muzakki serta optimalisasi kinerja pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Sebagai penguat semangat, Saerozi turut mengutip sebuah hikmah: I'mal lidunyaka kaannaka ta'isu abada, wa'mal li-akhiratika kaannaka tamutu ghada (Bekerjalah untuk urusan duniamu seolah-olah kamu akan hidup selamanya, dan berusahalah untuk urusan akhiratmu seolah-olah kamu akan mati besok). Sementara itu, rangkaian apel ditutup oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Demak, H. Suliaman, S.Pd., yang memberikan instruksi taktis terkait agenda kelembagaan. Ia meminta seluruh jajaran untuk segera mempersiapkan berbagai agenda penting sepanjang bulan ini serta menggenjot akselerasi program penyaluran agar tuntas secara maksimal sebelum periode tahun 2026 berakhir.
BERITA07/09/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS RI Kerahkan Tim Tanggap Bencana Padamkan Karhutla Sekaligus Salurkan Bantuan Kesehatan di Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan
BAZNAS RI Kerahkan Tim Tanggap Bencana Padamkan Karhutla Sekaligus Salurkan Bantuan Kesehatan di Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan
Berita Nasional Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bergerak cepat mengerahkan tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) guna membantu penanganan darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan. Langkah sigap ini diambil tidak hanya untuk membantu proses pemadaman titik api secara langsung, tetapi juga menghadirkan uluran tangan bagi para petugas di lapangan serta masyarakat terdampak melalui penyediaan dapur air, distribusi ribuan masker, dan pembagian makanan ringan guna menjaga kesehatan serta ketahanan fisik warga. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan keprihatinannya yang mendalam atas musibah karhutla yang masih menyisakan pekatnya asap di berbagai titik wilayah tersebut. "Sudah beberapa hari pemadaman karhutla dilakukan. Tim BTB kami terjunkan untuk membantu penanganan karhutla yang hingga kini masih menyisakan titik api dan asap," ungkap Sodik dalam keterangannya pada Kamis, 3 September 2026. Sodik menegaskan bahwa misi kemanusiaan ini merupakan wujud nyata kehadiran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tengah-tengah umat yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana alam. "BAZNAS terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana. Dapur air disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air minum dan menjaga kondisi fisik petugas selama bertugas di lapangan, serta bagi masyarakat yang terdampak karhutla," tuturnya. Ia menambahkan, situasi udara yang memburuk akibat paparan asap tebal menuntut perhatian khusus terhadap kesehatan warga dan para pahlawan kemanusiaan yang berjibaku di garis depan pemadaman. "Akibat kebakaran ini, asap tebal menyelimuti sejumlah wilayah, bahkan sampai ke negeri tetangga. Karena itu, kebutuhan masker sangat penting saat ini. Jangan sampai banyak masyarakat yang terdampak mengalami gangguan kesehatan pernapasan," tegas Sodik. Koordinasi lintas sektor juga terus diperkuat oleh BAZNAS bersama berbagai pihak terkait agar penyaluran bantuan kemanusiaan ini tepat sasaran dan berdaya guna optimal. Hingga saat ini, Tim BTB masih siaga di lokasi kejadian untuk bahu-membahu menaklukkan api bersama unsur penanggulangan bencana lainnya. "Hingga saat ini, Tim BTB terus berupaya membantu memadamkan api. Kami berharap kebakaran hutan dan lahan ini segera padam sehingga dampaknya tidak semakin meluas dan berkepanjangan," pungkasnya.
BERITA03/09/2026 | humas-baznas demak
Tanggap Darurat Sinabung, BAZNAS Salurkan Logistik dan Perlengkapan Layanan Pengungsian
Tanggap Darurat Sinabung, BAZNAS Salurkan Logistik dan Perlengkapan Layanan Pengungsian
Berita Nasional Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kabupaten Karo langsung bergerak sigap menanggapi erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, dengan mendistribusikan aneka bantuan serta membuka layanan darurat bagi para warga yang terdampak. Berbagai dukungan logistik yang diserahkan mencakup layanan dapur air, paket kebersihan diri (hygiene kit), selimut hangat, serta makanan ringan penunjang gizi bagi anak-anak yang terpaksa mengungsi. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah erupsi Gunung Sinabung yang memaksa banyak warga meninggalkan tempat tinggal mereka. Ia menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen penuh untuk senantiasa hadir mendampingi masyarakat terdampak, khususnya dalam memastikan ketersediaan kebutuhan pokok selama masa darurat di posko pengungsian. "Akibat bencana ini banyak warga yang harus mengungsi di tenda dengan segala keterbatasannya. Keberadaan BAZNAS melalui berbagai layanan dan bantuan ini diharapkan bisa membantu warga terdampak erupsi memenuhi kebutuhan dasar, khususnya makanan," ujar Idy dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026). Selain mengoperasikan dapur air, Idy memaparkan bahwa pihaknya turut mendistribusikan perlengkapan kebersihan dan selimut guna melindungi kelompok rentan, seperti anak-anak, dari paparan cuaca ekstrem di area pengungsian. Sinergi dan koordinasi intensif juga terus dijalin bersama pemangku kepentingan setempat guna memetakan kebutuhan mendesak di lapangan agar penyaluran zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki ini dapat berjalan tepat sasaran. "Hingga saat andalan umat ini terus memantau perkembangan situasi di lokasi dan mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan mengingat aktivitas vulkanik Gunung Sinabung yang masih berlangsung," pungkasnya.
BERITA03/09/2026 | humas-baznas demak
Penyaluran Bantuan RTLH BAZNAS Demak: Wujudkan Hunian Layak bagi Guru Honorer dan Pekerja Rentan
Penyaluran Bantuan RTLH BAZNAS Demak: Wujudkan Hunian Layak bagi Guru Honorer dan Pekerja Rentan
Demak - 03 September 2026 Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., menegaskan komitmen lembaganya dalam mengelola dan menyalurkan dana umat secara cepat, transparan, dan tepat sasaran. Menurutnya, kecepatan dalam mendistribusikan dana zakat merupakan wujud tanggung jawab moral yang harus dipegang teguh. "Dana zakat yang dikumpulkan disalurkan sampai habis kita senang, jika masih banyak kita berdosa," tutur H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., menekankan agar tidak ada hak mustahik yang tertahan. Seluruh bantuan ini dipastikan mendarat langsung kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Senada dengan hal tersebut, Ketua UPZ PGSI Kabupaten Demak Ng. Noor Salim, S.Pd.I., Gr., C.PLA. menyampaikan bahwa proses pengusulan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dilakukan melalui seleksi yang ketat agar bantuan benar-benar jatuh ke tangan yang tepat. "Bahwa penerima yang kami usulkan benar-benar mustahik yang berhak menerima dan tidak dapat bantuan rehab dari balai desa, maka dari itu kami mengusulkan bantuan RTLH ke BAZNAS Kabupaten Demak," ujarnya. Ia juga menyematkan doa agar hunian baru ini membawa keberkahan bagi para penghuninya. "Semoga menjadikan rumah rejeki, semangat dalam kegiatan sehari-hari," imbuhnya. Program bedah rumah kali ini menyasar sejumlah warga dari berbagai latar belakang profesi yang membutuhkan uluran tangan. Penerima manfaat pertama adalah Bapak Choiri, seorang guru honorer Madrasah Diniyah (Madin) yang mengabdi di Desa Geneng, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak. Bantuan serupa juga disalurkan kepada Bapak Ade Kurniawan yang beralamat di Desa Temuroso, Kecamatan Guntur, serta Ibu Sumiatun, seorang pekerja rentan sekaligus janda lansia yang selama ini berjuang memenuhi kebutuhan hidupnya seorang diri. Dengan rampungnya pembangunan rumah-rumah tersebut, pihak BAZNAS berharap motivasi hidup para penerima meningkat drastis. "Berharap penerima rumah sudah jadi tambah semangat, tambah motivasi, mudah-mudahan rejeki tambah banyak," pesan H. Bambang Soesetiarto, S.I.P. Koordinasi lintas sektoral turut menjadi perhatian khusus guna mengantisipasi kendala administratif di kemudian hari bagi para penerima bantuan. Jajaran pengurus menginstruksikan agar pendamping aktif berkomunikasi dengan pemerintah desa setempat terkait pemutakhiran data kesejahteraan. "Mohon Pak Noor Salim untuk berkomunikasi koordinasi dengan kepala desa di masing-masing, mohon untuk koordinasikan dengan desa, jika rumahnya sudah jadi untuk tidak dinaikkan strata desilnya, karena untuk desil ini menjadi polemik sekarang ini," tegasnya menyoroti persoalan data di lapangan. Menutup rangkaian kegiatan penyaluran, pesan pelestarian dan rasa syukur juga dititipkan kepada para penerima agar merawat fasilitas baru yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya. "Untuk penerima manfaat, saya harap sewaktu rumah sudah jadi untuk dirawat rumahnya, semoga menjadi berkah," pungkasnya. Keberhasilan program ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara amanah mampu menghadirkan senyum serta harapan baru bagi masyarakat dhuafa di Kabupaten Demak. Mari terus alirkan kebaikan dan ulurkan tangan untuk membantu sesama yang membutuhkan melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Salurkan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda sekarang juga untuk membangun masa depan umat yang lebih mandiri dan sejahtera.
BERITA03/09/2026 | humas-baznas demak
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Demak.

Lihat Daftar Rekening →