WhatsApp Icon
Bantuan KSrelief dan BAZNAS Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa NTT

Berita Nasional

 

MANGGARAI TIMUR — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSrelief) memperkuat proses pemulihan masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui penyaluran bantuan kemanusiaan senilai Rp18 miliar. Bantuan tersebut mencakup 15.000 paket sembako dan 15.000 paket kebutuhan kesehatan pribadi.

Penyaluran bantuan ini diserahkan secara langsung oleh Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., di Posko Pengungsian Waso Kampung Sori, Desa Satar Kampas, Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, NTT, pada Kamis (5/11/2026).

Komitmen kemanusiaan ini tetap dapat terwujud meskipun perwakilan KSrelief harus menghadapi berbagai hambatan dan mencari rute penerbangan alternatif akibat situasi sulit di dalam negeri Arab Saudi serta penutupan Bandara Riyadh.

“BAZNAS bersama KSrelief membagikan 15.000 paket sembako dan 15.000 paket kebutuhan kesehatan pribadi, dengan nilai bantuan sekitar Rp18 miliar. Kami mengucapkan terima kasih atas nama masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat yang terdampak gempa di NTT, kepada King Salman yang telah memberikan perhatian dan kepedulian kepada masyarakat kami," ujar Idy.

Sebagai langkah lanjutan, BAZNAS RI dan KSrelief telah menyiapkan skema bantuan tahap kedua yang difokuskan pada penyediaan fasilitas kesehatan, pembangunan hunian sementara (huntara), hingga fasilitas sanitasi MCK. Selain itu, BAZNAS juga memberikan perhatian khusus terhadap sektor pendidikan melalui alokasi bantuan beasiswa senilai Rp3 juta per orang bagi 3.000 mahasiswa perantauan asal NTT.

“Kepada para penyintas, kami menyampaikan bahwa BAZNAS akan membantu semampunya dan kami juga mengapresiasi adanya bantuan, termasuk dari KSrelief dan berbagai pihak lainnya. Kami berharap para penyintas tetap bersabar dalam menghadapi kondisi ini, insyaallah bantuan akan terus datang dan semoga dapat membantu meringankan beban masyarakat," pungkas Idy.

06/11/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
Komitmen Tata Kelola ZIS, BAZNAS Demak Raih Penghargaan Penyusunan RKAT 2027 Terbaik

SALATIGA, (6/11/2026) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional dan nasional. BAZNAS Kabupaten Demak sukses menerima penghargaan dan apresiasi khusus dari BAZNAS Republik Indonesia dan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah atas prestasi penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2027 dengan predikat Tercepat, Tanpa Revisi, dan Terbaik.

Penghargaan tersebut diserahkan secara resmi pada rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan RENJA dan RKAT Tahun 2027 yang diselenggarakan di Salatiga, Jumat (6/11/2026).

Pencapaian gemilang ini merupakan wujud nyata atas kerja keras, kedisiplinan, ketelitian, serta komitmen tinggi jajaran pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Demak dalam merumuskan perencanaan program dan anggaran secara tepat waktu serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dedikasi Person in Charge (PIC) penyusunan RKAT, Ratna Kusumasari Muji Rahayu, S.Kom., yang menjalankan amanah dan tanggung jawabnya dengan penuh integritas dan kesungguhan.

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Demak menyampaikan rasa syukur serta ucapan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Republik Indonesia dan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah atas bimbingan, apresiasi, serta penghargaan yang telah diberikan.

"Alhamdulillahirabbil'alamin, prestasi ini adalah buah dari kebersamaan dan kedisiplinan kita semua. Semoga capaian ini menjadi motivasi kuat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, profesionalisme, transparansi, serta akuntabilitas dalam mengemban amanah pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) demi kemaslahatan umat," ujar pimpinan BAZNAS Kabupaten Demak.

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas pembinaan serta apresiasi yang diberikan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dan BAZNAS RI. Penghargaan ini dinilai menjadi suntikan semangat bagi BAZNAS Kabupaten Demak untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan tata kelola keuangan muzaki maupun mustahik.

"Bagi kami di BAZNAS Kabupaten Demak, prestasi adalah bentuk apresiasi, amanah adalah dedikasi, dan pelayanan umat adalah tujuan utama. Semoga raihan ini menjadi pendorong motivasi untuk memperkuat kualitas kinerja, transparansi, serta akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS ke depan," pungkasnya.

06/11/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
Sinergi BAZNAS bersama Dinsos Demak Bantu Warga Prasejahtera Wedung

DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak bersama Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2PA) Kabupaten Demak menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga prasejahtera di Desa Jungpasir, Kecamatan Wedung, Kamis (6/11/2025). Bantuan berupa paket sembako dan uang tunai tersebut diserahkan langsung kepada Ibu Jauharotul Lailiyah sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah dan lembaga sosial dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

Koordinator Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Demak, M. Saiful Anam, S.T., menyampaikan bahwa bantuan uang tunai yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan secara produktif sebagai tambahan modal usaha, seperti saat ini sudah membuka jasa pengisian pulsa dan kuota data seluler, maupun untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Bantuan ini mohon jangan dinilai dari nominal atau barangnya semata. Ini merupakan wujud perhatian langsung dari Bupati Demak melalui sinergi BAZNAS dan Dinsos P2PA Kabupaten Demak untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan," ujar M. Saiful Anam.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Pemerintah Desa Jungpasir turut menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang diberikan kepada salah satu warganya. "Pemerintah Desa sangat berterima kasih atas atensi dan perhatian yang disalurkan untuk warga kami. Semoga bantuan ini membawa berkah dan barokah bagi penerima maupun para muzaki," ungkap perwakilan Pemdes Jungpasir.

Selain penyerahan bantuan logistik dan modal usaha, pihak Dinas Sosial P2PA Kabupaten Demak juga menyampaikan perkembangan layanan jaminan kesehatan bagi keluarga Ibu Jauharotul Lailiyah. Berdasarkan laporan terkini, kepesertaan PBI BPJS Kesehatan penerima manfaat telah resmi aktif. Pihak Dinsos P2PA saat ini juga tengah mengawal pembaruan data desil pendataan sosial-ekonomi yang diharapkan dapat terealisasi pada triwulan ini. Penyaluran bantuan ini mempertegas komitmen BAZNAS Kabupaten Demak untuk terus menguatkan jaring pengaman sosial dan mengentaskan kemiskinan di Wilayah Demak.

Mari terus perkuat kepedulian sosial untuk mewujudkan Demak yang lebih peduli dan sejahtera!

Salurkan zakat, infak, dan sedekah Terbaik Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak untuk membangkitkan kemandirian warga prasejahtera.

Zakat Online: kabdemak.baznas.go.id/bayarzakat

Sedekah Online: kabdemak.baznas.go.id/sedekah

Daftar Rekening ZIS BAZNAS Demak: kabdemak.baznas.go.id/rekening

 

06/11/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
Tim Seleksi Umumkan 19 Nama Peserta Lulus Ujian Tulis dan Makalah Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Demak Periode 2026–2031

DEMAK (4/11/2026) — Tim Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak secara resmi mengumumkan nama-nama peserta yang dinyatakan lulus dalam tahapan Seleksi Kompetensi Tes Pengetahuan Dasar dan Penulisan Makalah untuk masa kerja 2026–2031. Pengumuman penting ini tertuang dalam Berita Acara Nomor: 400.8.2/ 13/ TimselPimBaznas/ 2026 tertanggal 3 November 2026, menyusul serangkaian proses seleksi ketat yang sebelumnya telah dilalui oleh para pendaftar.  

Berdasarkan hasil rekapitulasi penilaian, sebanyak 19 orang peserta dinyatakan berhak melangkah ke tahap selanjutnya. Ke-19 nama peserta yang lolos tersebut terdiri dari unsur ulama, tokoh masyarakat Islam, serta tenaga profesional yang siap mengabdikan diri dalam pengelolaan zakat yang amanah dan profesional di Kabupaten Demak. Adapun daftar lengkap nama-nama peserta yang dinyatakan lulus dapat diakses oleh masyarakat umum melalui situs web resmi pada laman kabdemak.baznas.go.id/pemberitahuan.  

Selanjutnya, bagi seluruh pendaftar yang telah ditetapkan lulus pada tahap tes pengetahuan dasar dan penulisan makalah ini, diwajibkan untuk mengikuti tahapan seleksi kompetensi berikutnya, yakni uji wawancara. Agenda krusial tersebut dijadwalkan akan diselenggarakan pada hari Kamis, 5 November 2026, bertempat di Ruang Pertemuan Staf Ahli Bupati Gedung A Lantai 1, mulai pukul 07.30 WIB sampai dengan selesai.  

Dalam pelaksanaannya, Tim Seleksi BAZNAS Kabupaten Demak mengingatkan para peserta untuk memperhatikan sejumlah ketentuan penting demi kelancaran acara. Peserta wajib membawa kartu tanda pendaftar yang dapat diunduh melalui laman simzat.kemenag.go.id (SIMZAT) serta dicetak, membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau identitas pengenal sah lainnya, mengenakan pakaian kemeja putih berdasi, celana berwarna gelap, serta berpeci. Selain itu, para peserta diimbau untuk hadir tepat waktu, yakni selambat-lambatnya 30 menit sebelum pelaksanaan seleksi kompetensi wawancara dimulai.  

Melalui tahapan seleksi kepemimpinan ini, BAZNAS Kabupaten Demak berharap dapat menjaring pimpinan yang memiliki integritas tinggi, kompeten, serta berdedikasi kuat dalam memajukan gerakan zakat guna menyejahterakan umat dan mengentaskan kemiskinan di wilayah Kabupaten Demak.

04/11/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
Pendaftaran Beasiswa Riset BAZNAS 2026 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Nasional

 

JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi membuka pendaftaran Program Beasiswa Riset BAZNAS Tahun 2026 pada Selasa (3/11/2026). Program ini menargetkan sebanyak 308 penerima manfaat yang terdiri atas mahasiswa, kelompok riset, hingga para penulis artikel ilmiah di seluruh Indonesia.

Melalui program ini, BAZNAS mengalokasikan bantuan dana riset mulai dari Rp1 juta hingga Rp30 juta untuk kategori mahasiswa jenjang S1 hingga S3, kelompok riset, serta pembiayaan publikasi jurnal terakreditasi. Selain bantuan dana, para penerima manfaat juga akan mendapatkan berbagai fasilitas penguatan akademis, seperti mentoring, workshop penulisan, ruang pemaparan riset, hingga kesempatan penerbitan book chapter.

Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan bahwa Beasiswa Riset 2026 menghadirkan inovasi baru berupa pembiayaan Article Processing Charge (APC) untuk jurnal terakreditasi.

"Program Beasiswa Riset 2026 ini hadir dengan inovasi baru berupa pembiayaan Article Processing Charge (APC) jurnal terakreditasi guna memastikan hasil penelitian akademisi tidak berhenti di atas kertas, melainkan terdiseminasi luas hingga tingkat internasional. BAZNAS berkomitmen mendukung pencapaian Asta Cita Pemerintah serta Sustainable Development Goals (SDGs) demi mengoptimalkan pendayagunaan zakat bagi kemaslahatan umat," ujar Idy Muzayyad dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Idy menambahkan, prioritas usulan riset dan artikel difokuskan pada penguatan ekosistem zakat, antara lain pengumpulan zakat, optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), kemitraan multisektor, serta integrasi zakat dalam pembangunan nasional maupun isu global. Meski demikian, BAZNAS tetap terbuka bagi tema riset lainnya selama memberikan kemaslahatan bagi kemajuan umat.

Proses pendaftaran Beasiswa Riset BAZNAS 2026 berlangsung singkat, yakni mulai 3 hingga 11 November 2026. Calon peserta yang berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dapat mengunduh petunjuk teknis serta format dokumen persyaratan melalui tautan resmi https://bazn.as/PanduanBeasiswaRisetBAZNAS2026.

Adapun penyerahan berkas pendaftaran dilakukan secara daring sesuai dengan empat kategori yang disediakan, antara lain:

Kategori Mahasiswa S1–S3: https://bazn.as/RisetTugasAkhir26

Kategori Mahasiswa S1 Prodi MAZAWA: https://bazn.as/RisetMAZAWA26

Kategori Lembaga/Kelompok Riset: https://bazn.as/RisetKelompok26

Kategori Bantuan APC Jurnal: https://bazn.as/RisetAPC26

Untuk dapat lolos seleksi, pendaftar diwajibkan memenuhi sejumlah ketentuan umum, seperti tidak sedang menerima pendanaan ganda untuk objek riset yang sama, memiliki tingkat kemiripan naskah (plagiarism checker) maksimal 25 persen di luar daftar pustaka, serta bersedia mengikuti seluruh rangkaian pembinaan dari BAZNAS RI.

Khusus pemohon kategori mahasiswa, disyaratkan berstatus aktif dengan IPK minimal 3,35 pada program studi terakreditasi minimal A/Unggul dan perguruan tinggi terakreditasi minimal B/Baik Sekali. Sementara untuk kategori lembaga/kelompok riset (2–5 orang), pengajuan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dibatasi maksimal Rp30 juta dengan melampirkan izin resmi pimpinan unit kerja. Adapun bagi pemohon pembiayaan APC Jurnal, syarat utamanya adalah bertindak sebagai penulis pertama atau corresponding author yang telah mengantongi Letter of Acceptance (LoA) dari jurnal terakreditasi Sinta (1–3) atau reputasi internasional (Scopus/WoS) aktif.

03/11/2026 | Kontributor: humas-baznas demak

Berita Terbaru

Dari Dapur Umum BAZNAS, Kisah Mashita Guru Penyintas Gempa NTT yang Bangkit dan Kuatkan Sesama
Dari Dapur Umum BAZNAS, Kisah Mashita Guru Penyintas Gempa NTT yang Bangkit dan Kuatkan Sesama
Berita Nasional Di tengah kepedihan mendalam akibat guncangan gempa bumi yang meluluhlantakkan wilayah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), semangat kemanusiaan justru bersinar terang dari bilik-bilik Dapur Umum Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Salah satu kisah inspiratif datang dari Mashita, seorang guru di Pondok Pesantren Pancasila Reok, warga Desa Salama, Kecamatan Reok (Reo), yang memilih untuk bangkit dan mendedikasikan dirinya sebagai relawan kemanusiaan meskipun ia sendiri merupakan korban terdampak bencana. Musibah gempa tersebut meninggalkan duka berat bagi Mashita dan keluarganya. Rumah tempat ia bernaung hancur rata dengan tanah, memaksa kedua orang tuanya hingga kini harus bertahan hidup di posko-posko pengungsian darurat karena kondisi hunian yang belum aman untuk ditempati. Peristiwa menegangkan bermula ketika gempa hebat mengguncang saat Mashita tengah mengajar di pesantren. Di tengah kepanikan massal, naluri keibuannya sebagai pendidik langsung terpanggil untuk memprioritaskan keselamatan para santri sebelum memikirkan keselamatan dirinya sendiri. Setelah memastikan seluruh anak didiknya berkumpul dengan selamat di tempat terbuka, barulah ia dapat bernapas lega dan segera menghubungi orang tuanya untuk memastikan keadaan mereka di rumah. Bagi Mashita, harta benda dan bangunan rumah yang hancur masih dapat dibangun kembali di kemudian hari, namun keselamatan nyawa jiwa-jiwa terkasih jauh lebih berharga. Alih-alih meratapi nasib di tenda pengungsian, Mashita memilih untuk menyalurkan energi dan kepeduliannya dengan bergabung bersama BAZNAS menghidupkan dapur umum. Setiap hari, tepat selepas salat Subuh, ia bahu-membahu bersama para relawan lainnya meracik dan menyiapkan ratusan porsi makanan bergizi bagi para penyintas. "Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada BAZNAS yang sudah menyediakan dapur umum. Ini sangat membantu, baik bagi warga sekitar maupun bagi saya pribadi," ujar Mashita mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran program kemanusiaan BAZNAS. Setiap harinya, dapur umum BAZNAS secara konsisten memproduksi sebanyak 250 porsi makanan siap saji. Paket-paket pangan tersebut kemudian didistribusikan secara masif ke berbagai kampung serta posko-posko mandiri yang belum terjangkau atau belum menerima suplai logistik yang memadai. Lebih dari sekadar bantuan pangan pemenuhan kebutuhan jasmani, seporsi makanan hangat dari BAZNAS ini dimaknai oleh Mashita sebagai simbol kepedulian nyata untuk menguatkan mental warga yang tengah diuji masa-masa krisis. Sebagai seseorang yang merasakan langsung pahitnya kehilangan tempat tinggal dan rasa aman, Mashita memiliki kepekaan mendalam terhadap penderitaan sesama penyintas. Pengalaman traumatis tersebut justru menjadi bahan bakar utama bagi keteguhan hatinya untuk terus bergerak meringankan beban orang lain. "Walaupun rumah saya terdampak dan sebagian runtuh, semangat saya tidak akan pernah runtuh untuk membantu teman-teman yang juga terdampak. Karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain," tegas Mashita penuh keteguhan. Kehadiran dapur umum BAZNAS tidak hanya berfungsi sebagai titik distribusi logistik, melainkan menjelma menjadi ruang pemulihan kolektif (healing space) bagi Mashita dan masyarakat NTT. Di tempat ini, ia tidak diposisikan semata-mata sebagai penerima bantuan, melainkan sebagai aktor aktif yang ikut merangkul dan menyalurkan harapan bagi sesama warga yang tertimpa musibah. Meski realitas hari ini menunjukkan bahwa rumah tinggalnya belum pulih dan kedua orang tuanya masih tinggal di posko pengungsian, Mashita membuktikan bahwa proses kebangkitan (recovery) sejati tidak harus menunggu seluruh aset materi kembali utuh. Terkadang, bangkit berarti tetap memiliki kelapangan hati untuk mengulurkan tangan menolong sesama, kendati diri sendiri tengah berada dalam keterbatasan ruang gerak. "Harapan saya ke depan ada uluran tangan dari para dermawan yang ikhlas membantu para penyintas gempa. Bantuan tersebut tidak harus sekaligus, tetapi bisa diberikan secara perlahan, bukan hanya untuk saya, tetapi juga untuk teman-teman lain yang rumah dan kehidupannya terdampak gempa," pungkasnya dengan penuh asa.
BERITA27/08/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Kabupaten Demak Salurkan Beasiswa Santri Tahfidz Tahun 2026
BAZNAS Kabupaten Demak Salurkan Beasiswa Santri Tahfidz Tahun 2026
Demak, 27 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan melalui Program Beasiswa Santri Tahfidz Tahun 2026. Bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Demak, bantuan pendidikan tersebut disalurkan kepada 40 santri penghafal Al-Qur’an yang berasal dari sejumlah pesantren di Kabupaten Demak, dengan total bantuan pendidikan sebesar Rp120.000.000. Program Beasiswa Santri Tahfidz merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) BAZNAS Kabupaten Demak di bidang pendidikan. Program ini ditujukan untuk memberikan dukungan kepada para santri yang tengah menempuh proses menghafal Al-Qur’an, sehingga mereka dapat menjalani pendidikan dan proses tahfidz dengan lebih baik. Selain memberikan bantuan pendidikan, program ini juga menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Pada tahun 2026, jumlah penerima Beasiswa Santri Tahfidz mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada periode sebelumnya penerima tidak lebih dari 30 santri, tahun ini BAZNAS Kabupaten Demak memberikan dukungan kepada 40 santri. Pimpinan BAZNAS Kabupaten Demak, Wakil Ketua IV Bidang SDM dan Administrasi Umum, Drs. H. Saerozi, M.SI., dalam arahannya menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya jumlah penerima beasiswa. Menurutnya, peningkatan tersebut merupakan sebuah anugerah sekaligus bentuk perhatian terhadap para santri yang sedang berjuang menghafalkan Kalamullah. “Bersyukur kepada Allah, di tahun sebelumnya penerima Beasantri Tahfidz tidak lebih dari 30, dan alhamdulillah tahun 2026 penerima Beasantri Tahfidz bertambah menjadi 40 santri. Itu merupakan sebuah anugerah,” ujar Saerozi. Ia berpesan kepada para penerima beasiswa agar tidak hanya memandang program tersebut dari sisi bantuan yang diterima, tetapi menjadikannya sebagai motivasi untuk semakin bersungguh-sungguh dalam menyelesaikan hafalan Al-Qur’an. Menurutnya, para penghafal Al-Qur’an memiliki kedudukan yang mulia sehingga proses menghafal harus dijalani dengan kesungguhan dan istiqamah. “Jangan berpikir yang di luar dulu. Penghafal Al-Qur’an nanti akan menjadi mutiara-mutiara. Hafalan Al-Qur’an itu tidak sembarang. Penghafal Al-Qur’an harus selesai, jangan berhenti di tengah jalan,” pesannya. Lebih lanjut, Saerozi menekankan pentingnya istiqamah dalam menjaga hafalan. Para santri diminta untuk senantiasa menaati aturan yang telah ditetapkan oleh guru dan pesantren. Nasihat dari guru, menurutnya, harus diterima sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan keberhasilan seorang santri dalam menuntut ilmu. “Cara istiqamah itu salah satunya tunduk kepada aturan guru dan pesantren. Apa yang dikatakan guru itu nasihat,” ungkapnya. Ia juga mengingatkan bahwa menjadi penghafal Al-Qur’an merupakan sebuah amanah besar. Ketika ayat-ayat Al-Qur’an tidak hanya dihafalkan dengan pikiran, tetapi juga dihayati dan diamalkan dalam kehidupan, maka Al-Qur’an diharapkan dapat membentuk pribadi yang lebih baik. “Jenengan makhluk pilihan yang dimuliakan Allah SWT, calon penghuni surga. Dari niat yang mungkin terpaksa hingga menjadi tawakal dari hati seseorang. Termasuk Al-Qur’an hidup, Al-Qur’an sudah masuk pikiran dan hati. Maka harus dijaga menjadi baik,” tuturnya. Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan pentingnya memuliakan para penghafal dan ahli Al-Qur’an. Menurutnya, kecintaan terhadap Al-Qur’an harus tercermin dalam keseharian, baik melalui membaca, menghafal, memahami, maupun mengamalkannya. Saerozi juga mengingatkan bahwa setiap perjuangan dalam membaca dan menghafalkan Al-Qur’an memiliki nilai ibadah. Bahkan bagi mereka yang mengalami kesulitan dalam membaca atau menghafal, tetapi tetap bersungguh-sungguh dan istiqamah, terdapat keutamaan dan pahala yang besar. “Barang siapa membaca Al-Qur’an dengan terbata-bata dan mengalami kesulitan dalam menghafal, tetapi dia istiqamah dalam menghafal, dia mendapat pahala yang besar,” jelasnya. Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi penguat bagi para penerima Beasiswa Santri Tahfidz agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan dalam proses menghafal. Sebab, perjalanan menjadi seorang hafidz dan hafidzah membutuhkan kesabaran, kedisiplinan, ketekunan, serta dukungan dari lingkungan pendidikan dan keluarga. Melalui penyaluran Beasiswa Santri Tahfidz Tahun 2026 ini, BAZNAS Kabupaten Demak berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan pendidikan para santri sekaligus menjadi penyemangat untuk terus menjaga hafalan dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Program tersebut juga menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Demak dalam menghadirkan manfaat dana ZIS bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan generasi muda dan mencetak insan yang dekat dengan Al-Qur’an. BAZNAS Kabupaten Demak mengajak masyarakat untuk terus mengambil bagian dalam gerakan kebaikan dengan menunaikan kewajiban zakat serta memperbanyak infak dan sedekah. Dukungan masyarakat melalui ZIS menjadi kekuatan penting agar berbagai program pendidikan, termasuk Beasiswa Santri Tahfidz, dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Demak. Mari tunaikan zakat dan perbanyak amal kebaikan melalui infak dan sedekah. Bersama BAZNAS Kabupaten Demak, dukung lahirnya generasi Qur’ani dan bantu wujudkan pendidikan yang lebih baik bagi para santri di Kabupaten Demak.
BERITA27/08/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS RI Salurkan 500 Paket Logistik untuk Korban Gempa Manggarai NTT
BAZNAS RI Salurkan 500 Paket Logistik untuk Korban Gempa Manggarai NTT
Berita Nasional Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta komitmen dalam meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bergerak cepat dengan menyalurkan 500 Paket Logistik Keluarga (PLK) bagi para penyintas gempa bumi di Posko Golo Conggo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin (24/8/2026). Bantuan kemanusiaan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pangan mendesak warga terdampak yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses logistik di tengah masa tanggap darurat. Paket bantuan pangan yang didistribusikan memuat berbagai komoditas esensial sehari-hari, meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, biskuit, serta mi instan. Kehadiran bantuan ini diharapkan mampu memberikan ketenangan serta meringankan beban dapur para keluarga penyintas selama berada di posko pengungsian. Penyaluran bantuan strategis ini dilakukan secara langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., yang hadir di lokasi bersama Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, serta Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., untuk meninjau langsung kondisi riil masyarakat di lapangan. Dalam keterangannya, Idy menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar senantiasa menjadi prioritas utama BAZNAS dalam merespons situasi bencana. "Akibat bencana ini semua serba terbatas. Meskipun demikian, kebutuhan makan, air, tempat pengungsian, dan kebutuhan dasar lainnya harus kita upayakan tersedia. Jangan sampai ada korban berjatuhan akibat kurangnya kebutuhan dasar bagi penyintas gempa, terutama warga yang berada di tenda pengungsian," ujar Idy. Lebih lanjut, Idy menyampaikan bahwa dalam tahap awal masa tanggap darurat ini, BAZNAS menargetkan penyaluran hingga 1.000 paket sembako yang akan didistribusikan secara bertahap dan disesuaikan dengan dinamika kebutuhan di lapangan. Selain paket logistik pangan, BAZNAS juga mengerahkan berbagai layanan pendukung terpadu guna memastikan kesejahteraan para penyintas tetap terjaga. Berbagai fasilitas darurat seperti dapur umum, dapur air, masjid darurat, hingga pos layanan kesehatan telah dioperasikan dan masih terus berlangsung hingga kini. "Sejumlah bantuan terus dikerahkan BAZNAS untuk membantu masyarakat terdampak gempa. Bantuan tersebut meliputi makanan, dapur umum, dapur air, masjid darurat, hingga layanan kesehatan. Dan semua bantuan tersebut masih terus berlangsung," jelas Idy. Di akhir keterangannya, Idy menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh muzaki dan dermawan yang telah senantiasa mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS, sehingga aksi-aksi kemanusiaan ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan. "BAZNAS mengucapan terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS. Mari kita terus menguatkan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah," ujarnya. Kehadiran BAZNAS di lokasi bencana turut dirasakan langsung manfaatnya oleh para penyintas. Salah seorang penerima manfaat yang juga menjabat sebagai Kepala Madrasah Diniyah di Pondok Pesantren Pancasila Reok, Kamaruddin Abdullah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang tulus atas uluran tangan para muzaki melalui BAZNAS. "Terima kasih kepada BAZNAS yang sudah membantu kami, terutama para muzaki yang telah membantu melalui BAZNAS. Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini, kami sangat terbantu. BAZNAS dari NTB menyediakan makanan dan logistik untuk kebutuhan kami. Selama beberapa hari, kami disediakan makanan," ungkap Kamaruddin. "Ada juga Rumah Sehat BAZNAS dari tim yang berasal dari Sulawesi, termasuk tim dokter. Alhamdulillah, kami diberikan obat-obatan yang membantu memberikan sedikit kesembuhan kepada kami," tambahnya.
BERITA25/08/2026 | humas-baznas demak
Wujud Nyata Madrasah Aman Tanggap Bencana, SMA Islam Miftahul Huda Gajah Salurkan Donasi Gempa NTT Melalui BAZNAS Demak
Wujud Nyata Madrasah Aman Tanggap Bencana, SMA Islam Miftahul Huda Gajah Salurkan Donasi Gempa NTT Melalui BAZNAS Demak
Demak (24/08/2026) Kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh dunia pendidikan di Kabupaten Demak. SMA Islam Miftahul Huda Jatisono, Kecamatan Gajah, sukses menggalang dan menyalurkan dana kemanusiaan sebesar Rp 1.250.000,- guna membantu para korban terdampak musibah gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyaluran bantuan ini dilakukan secara resmi melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak sebagai wujud komitmen nyata dalam aksi kemanusiaan antarsesama. Aksi penggalangan dana ini melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari para siswa, dewan guru, hingga staf kependidikan. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, mereka secara sukarela menyisihkan sebagian rezeki demi meringankan beban saudara-saudara kita di NTT yang sedang tertimpa musibah. Pihak sekolah berharap inisiatif mulia ini tidak hanya bermanfaat bagi para penerima di lokasi bencana, tetapi juga membawa keberkahan serta menjadi ladang amal bagi seluruh warga sekolah yang telah berpartisipasi. Langkah humanis ini semakin mengukuhkan peran penting SMA Islam Miftahul Huda Jatisono Gajah sebagai lembaga pendidikan yang responsif terhadap isu-isu kemanusiaan. Perlu diketahui, pada bulan Juli lalu, sekolah ini resmi terpilih dan ditetapkan sebagai Madrasah Aman Tanggap Bencana (MANTAB). Program kolaboratif strategis tersebut merupakan sinergi yang apik antara BAZNAS Republik Indonesia, BAZNAS Kabupaten Demak, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak dalam membangun kesiapsiagaan bencana sejak dini di lingkungan satuan pendidikan. Melalui implementasi program MANTAB, pihak sekolah bersama BAZNAS Demak menaruh harapan besar agar budaya tanggap darurat dan jiwa solidaritas sosial terus tumbuh subur di kalangan generasi muda. Penyaluran donasi kemanusiaan untuk NTT ini menjadi bukti konkret bahwa pembentukan karakter peduli sesama di sekolah tersebut berjalan dengan baik. Para siswa dididik untuk tidak hanya tangguh secara fisik menghadapi potensi bencana, namun juga memiliki kepekaan nurani yang tinggi tatkala saudara sebangsa di daerah lain tengah menghadapi ujian berat. BAZNAS Kabupaten Demak menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam atas sinergi serta kepercayaan yang diberikan oleh keluarga besar SMA Islam Miftahul Huda Gajah. Mari terus kuatkanulur tangan dan ringankan beban sesama melalui program sedekah infak kebencanaan. Salurkan donasi terbaik Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kabupaten Demak di Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada nomor 001601002118569 atau melalui Bank Jateng pada nomor 2031445607 atas nama BAZNAS Kabupaten Demak. Konfirmasi Layanan Donasi Bencana BAZNAS Kabupaten Demak +62 821-3446-6112 +62 895-3636-44673 +62 819-4433-6839
BERITA24/08/2026 | humas-baznas demak
Bantu Penyintas Gempa NTT, BAZNAS Kerahkan Layanan Kesehatan Mobile hingga Pelosok
Bantu Penyintas Gempa NTT, BAZNAS Kerahkan Layanan Kesehatan Mobile hingga Pelosok
Berita Nasional Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kemaslahatan bagi umat melalui aksi cepat tanggap di lokasi bencana. Kali ini, BAZNAS menghadirkan layanan kesehatan mobile melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) guna menjangkau para penyintas gempa bumi yang tersebar hingga ke wilayah pelosok Kecamatan Reok dan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam pelaksanaannya, tim medis bergerak secara proaktif menyisir posko-posko pengungsian mandiri serta pemukiman warga yang sulit diakses oleh kendaraan roda empat. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menegaskan bahwa langkah jemput bola ini sangat krusial demi memastikan seluruh korban terdampak—khususnya lansia dan anak-anak—mendapatkan penanganan medis yang cepat tanpa terhalang kendala geografis. “Layanan kesehatan mobile RSB ini kami hadirkan secara proaktif untuk memastikan seluruh penyintas gempa, khususnya para lansia dan anak-anak, mendapatkan penanganan medis yang cepat tanpa terhalang kendala jarak,” jelas Idy Muzayyad di NTT, Senin (24/8/2026). Senada dengan hal tersebut, dr. Moch Raedy Noor Rizki selaku bagian dari tim medis RSB BAZNAS mengungkapkan bahwa ratusan pasien telah berhasil ditangani setiap harinya berkat mobilitas tinggi tim di lapangan yang menjangkau titik-titik terjauh. Kehadiran tim medis ini turut mendapat apresiasi mendalam dari tokoh lokal, salah satunya Pengasuh Pondok Pesantren Pancasila Reo sekaligus fasilitator posko medis, Ustaz Jiyanto. Ia menyebutkan bahwa warga di wilayah terluar seperti Pantai Utara, Kecamatan Reok Barat, menyambut gembira layanan menyeluruh yang meliputi pemeriksaan hingga pembagian obat gratis ini. Melalui sinergi kebaikan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS tidak hanya berfokus pada pemulihan kesehatan fisik melalui layanan RSB dan penyediaan masjid darurat serta sanitasi, tetapi juga mendistribusikan logistik sembako melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Menutup rangkaian aksi kemanusiaan ini, BAZNAS mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mengulurkan tangan meringankan beban para penyintas. “Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengulurkan tangan dan menyalurkan sedekah terbaik melalui BAZNAS guna meringankan beban serta memulihkan kehidupan saudara-saudara kita di NTT,” pungkas Idy.
BERITA24/08/2026 | humas-baznas demak
Pulihkan Semangat Spiritual Penyintas Gempa NTT, BAZNAS RI Bangun Tiga Masjid Darurat
Pulihkan Semangat Spiritual Penyintas Gempa NTT, BAZNAS RI Bangun Tiga Masjid Darurat
Berita Nasional Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendampingi masyarakat yang tertimpa musibah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bergerak cepat menghadirkan tiga masjid darurat guna memenuhi kebutuhan sarana peribadatan warga terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah cepat ini diambil mengingat tempat ibadah merupakan pusat ketenangan spiritual yang sangat dibutuhkan masyarakat di tengah masa pemulihan pascabencana yang sarat akan keterbatasan. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan bahwa kehadiran fasilitas ibadah sementara ini adalah wujud kepedulian mendalam serta tanggung jawab kemanusiaan lembaganya terhadap para penyintas gempa di NTT. “Kami sangat berduka atas bencana gempa bumi di sejumlah wilayah NTT. Saat ini BAZNAS terus mengerahkan bantuan kemanusiaan, termasuk pembangunan masjid darurat ini,” kata Sodik dalam keterangan tertulis pada Minggu (23/8/2026). Lebih lanjut, Sodik memaparkan bahwa kerusakan parah akibat guncangan gempa tidak sekadar merobohkan rumah warga dan fasilitas umum, melainkan juga melumpuhkan bangunan masjid yang menjadi pusat aktivitas keagamaan sehari-hari. Berkat sinergi yang kuat antara para relawan kemanusiaan dan partisipasi aktif masyarakat setempat yang bergotong royong, pembangunan tiga masjid darurat dapat segera direalisasikan demi menjamin kenyamanan serta keamanan warga dalam menunaikan kewajiban agama. “Kita ketahui banyak bangunan yang rusak parah, termasuk masjid. Karena itu, sementara ini kami berupaya menghadirkan tiga masjid darurat agar masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan aman selama proses pemulihan berlangsung. Alhamdulillah, banyak relawan dan masyarakat turut membantu mendirikan masjid darurat ini,” ujarnya. Penyebaran pembangunan ketiga masjid darurat ini difokuskan di beberapa titik krusial, yakni di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, serta dua titik lainnya yang berlokasi di Kampung Kajulaki dan Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Laporan langsung dari lapangan yang disampaikan oleh Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Deden Nurjaman, mengonfirmasi bahwa salah satu titik pembangunan bertempat di halaman Masjid Darul Arqam Talage, Manggarai Timur, yang mengalami kerusakan berat hingga tidak layak pakai. Dengan mengusung dimensi bangunan berukuran 10x12 meter yang dikerjakan secara bahu-membahu bersama warga, proses konstruksi ditargetkan rampung dalam waktu dekat agar jamaah dapat segera memanfaatkannya kembali. “Alhamdulillah, per hari ini, insyaallah dalam tiga sampai empat hari ke depan masjid ini sudah bisa digunakan. Insyaallah, salat Jumat pada pekan depan juga sudah dapat dilaksanakan secara berjamaah bersama warga,” kata Deden. Antusiasme dan rasa syukur yang mendalam turut diungkapkan oleh Pengurus Masjid Darul Arqam Talage, Ahmad Said. Ia mengenang detik-detik menegangkan ketika gempa mengguncang wilayah tersebut tepat seusai pelaksanaan salat Subuh, di mana sebagian jemaah masih berada di dalam masjid untuk beriktikaf. Kehadiran BAZNAS dinilai menjadi angin segar yang meringankan beban psikologis serta memudahkan umat kembali mendirikan salat berjamaah. “Terima kasih banyak kepada BAZNAS yang telah membantu umat secara keseluruhan, khususnya umat di Sambi Rampas. Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan BAZNAS,” ucap Ahmad. Selain menginisiasi pembangunan fasilitas ibadah darurat, BAZNAS sebelumnya telah mengerahkan personel terlatih dari unsur BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB). Berbagai suplai logistik krusial seperti bantuan pangan, operasional dapur umum, hingga penyediaan dapur air bersih juga terus digelontorkan guna memastikan pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas gempa di NTT dapat berjalan secara optimal.
BERITA23/08/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS RI Salurkan 1.900 Porsi Makanan Siap Saji untuk Warga Terdampak Gempa di Manggarai Timur
BAZNAS RI Salurkan 1.900 Porsi Makanan Siap Saji untuk Warga Terdampak Gempa di Manggarai Timur
Berita Nasional Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali hadir memberikan uluran tangan bagi masyarakat yang tertimpa musibah. Kali ini, BAZNAS mendistribusikan 1.900 porsi makanan siap saji guna mencukupi kebutuhan pangan ribuan warga terdampak gempa bumi di Desa Nanga Mbaling dan Desa Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan bahwa langkah cepat ini diambil demi menjaga ketahanan fisik serta kesehatan para pengungsi yang berada dalam situasi darurat bencana. "Kami terus memastikan kebutuhan dasar seluruh korban terdampak gempa di Manggarai Timur terpenuhi secara cepat dan merata melalui dapur umum BAZNAS," jelas Idy Muzayyad dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (21/8/2026). Selain mengoperasikan dapur umum, tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) juga aktif menyisir permukiman warga untuk memetakan kebutuhan logistik susulan yang paling mendesak. BAZNAS turut memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dan relawan lokal guna mempercepat proses evakuasi serta pemulihan pascabencana. "Kehadiran BAZNAS di lapangan merupakan amanah dari para donatur dan muzaki untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah," tambah Idy. Di lapangan, personel Tim BTB RI, Dede Nurjaman, menjelaskan bahwa penanganan darurat ini juga mencakup penyediaan fasilitas dapur air guna menyuplai kebutuhan susu anak-anak, teh, kopi, serta makanan ringan bagi pengungsi. Bantuan makanan siap saji tersebut disalurkan langsung ke berbagai posko pengungsian di Kecamatan Sambi Rampas dengan jumlah penerima manfaat berkisar antara 137 hingga 800 jiwa di setiap titiknya. "Makanan siap saji ini kami antarkan langsung ke titik-titik posko pengungsian agar para korban gempa dapat mengonsumsinya secara tepat waktu," ujar Dede. Sebagai bentuk pelayanan yang komprehensif, BAZNAS RI juga mendirikan Posko Layanan Kesehatan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di Pondok Pesantren Pancasila, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Melalui aksi kemanusiaan ini, BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta memberikan dukungan terbaik bagi para penyintas melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS di baznas.go.id/sedekahbencana. BAZNAS Kabupaten Demak telah membuka posko penerimaan donasi kemanusiaan melalui beberapa kanal transfer perbankan, yakni rekening BRI Donasi Bencana BAZNAS Kab Demak Nomor Rekening 001601002118569 serta rekening Bank Jateng Donasi Bencana BAZNAS Kab Demak Nomor Rekening 2031445607. Konfirmasi Layanan Donasi Bencana BAZNAS Kabupaten Demak +62 821-3446-6112 +62 895-3636-44673 +62 819-4433-6839
BERITA22/08/2026 | humas-baznas demak
Peduli Korban Gempa Flores NTT, BAZNAS Demak Buka Saluran Donasi Kemanusiaan
Peduli Korban Gempa Flores NTT, BAZNAS Demak Buka Saluran Donasi Kemanusiaan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang melanda wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Berdasarkan data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per tanggal 20 Agustus 2026, bencana alam tersebut mengakibatkan puluhan korban jiwa serta memaksa ribuan warga terdampak untuk mengungsi di tengah berbagai keterbatasan sarana dan prasarana darurat. Dalam situasi krisis ini, para penyintas gempa di Flores sangat membutuhkan uluran tangan berupa pasokan logistik esensial, seperti bahan makanan pokok, air bersih, selimut layak pakai, tenda pengungsian, hingga berbagai perlengkapan khusus bayi. Keterbatasan akses dan fasilitas di lokasi pengungsian membuat bantuan kemanusiaan dari berbagai elemen masyarakat luar daerah menjadi tumpuan utama untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari para korban selamat. Menanggapi bencana kemanusiaan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., mengajak seluruh masyarakat luas untuk bahu-membahu meringankan beban penderitaan yang tengah dirasakan oleh saudara-saudara kita di NTT. Beliau menegaskan bahwa aksi kepedulian tidak harus menunggu dalam jumlah besar, melainkan sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi proses kebangkitan para korban. "Mari hadirkan kepedulian dan kuatkan kemanusiaan untuk saudara kita di NTT. Tidak harus menunggu banyak, uluran tangan sekecil apa pun sangat berarti untuk kebangkitan saudara-saudara kita," ujar H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., dalam keterangannya. Sebagai wadah penyaluran resmi, BAZNAS Kabupaten Demak telah membuka posko penerimaan donasi kemanusiaan melalui beberapa kanal transfer perbankan, yakni rekening BRI Donasi Bencana BAZNAS Kab Demak Nomor Rekening 001601002118569 serta rekening Bank Jateng Donasi Bencana BAZNAS Kab Demak Nomor Rekening 2031445607. Konfirmasi Layanan Donasi Bencana BAZNAS Kabupaten Demak +62 821-3446-6112 +62 895-3636-44673 +62 819-4433-6839 Selain melalui transfer bank, para dermawan juga dapat menyerahkan bantuan secara langsung dengan mendatangi Kantor BAZNAS Kabupaten Demak yang berlokasi di Jalan Pemuda Nomor 56, Bintoro, Demak. Melalui gerakan solidaritas ini, BAZNAS Kabupaten Demak berharap kepedulian publik dapat terus mengalir guna membantu pemulihan kawasan terdampak secara menyeluruh. Keterlibatan aktif masyarakat Indonesia, khususnya warga Demak, diyakini mampu mengembalikan senyum dan harapan baru bagi para penyintas gempa Flores agar dapat kembali bangkit.
BERITA21/08/2026 | humas-baznas demak
Kerugian Gempa NTT Capai Rp2,2 Triliun, BAZNAS Optimalkan Penggalangan Dana untuk Pemulihan Mustahik
Kerugian Gempa NTT Capai Rp2,2 Triliun, BAZNAS Optimalkan Penggalangan Dana untuk Pemulihan Mustahik
Berita Nasional Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan langkah strategis dalam upaya percepatan pemulihan pasca-bencana gempa bumi yang mengguncang delapan kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT). Berdasarkan hasil kajian Damage and Loss Assessment (DALA) yang disusun oleh Direktorat Riset, Kajian, dan Pengembangan BAZNAS RI per 18 Agustus 2026, total kerugian akibat bencana ini diperkirakan menyentuh angka Rp2,2 triliun. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., memaparkan bahwa kerugian tersebut mencakup spektrum yang luas, mulai dari kerusakan hunian, fasilitas umum, infrastruktur, hingga terhentinya roda aktivitas ekonomi masyarakat. "Kerusakan terbesar berasal dari sektor perumahan yang diperkirakan mencapai Rp1,42 triliun dengan 19.317 unit rumah rusak. Selain itu, kerusakan fasilitas umum dan infrastruktur mencapai Rp275,1 miliar," ungkap Sodik dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (21/8/2026). Tidak hanya kerusakan fisik, Sodik juga merinci dampak ekonomi yang ditimbulkan. "Sementara itu, kerugian akibat hilangnya aktivitas ekonomi diperkirakan mencapai Rp334,1 miliar. BAZNAS juga menghitung biaya tambahan akibat bencana sebesar Rp191,7 miliar," tambahnya. Melihat besarnya dampak ini, Sodik menekankan pentingnya sinergi kolektif antara pemerintah, lembaga filantropi, dunia usaha, dan masyarakat. Baginya, kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat terdampak bukan untuk menggantikan peran pemerintah, melainkan sebagai pelengkap dalam menjangkau kelompok masyarakat paling rentan. "BAZNAS tidak menggantikan peran pemerintah. Kami hadir untuk melengkapi upaya pemulihan, terutama membantu masyarakat yang berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan dukungan untuk kembali bangkit," ujar Sodik. Salah satu fokus krusial BAZNAS adalah mengisi kesenjangan pembiayaan pembangunan kembali rumah warga. Kajian BAZNAS menunjukkan adanya selisih biaya antara kebutuhan pembangunan rumah dengan plafon bantuan yang tersedia melalui skema pemerintah, dengan estimasi kesenjangan mencapai Rp366 miliar hingga Rp593 miliar. Kondisi inilah yang menjadi titik masuk bagi optimalisasi dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Sodik menyoroti Kabupaten Manggarai Timur sebagai wilayah yang memerlukan perhatian mendesak. "Kabupaten Manggarai Timur menjadi salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian khusus. Manggarai Timur sendiri menyumbang 54 persen dari total kerugian mustahik. Wilayah tersebut menyumbang 38,7 persen kerusakan rumah dari total delapan kabupaten terdampak. Di sisi lain, pangsa PDRB-nya hanya 9,6 persen dan tingkat kemiskinannya mencapai 23,5 persen," jelas Sodik. Sebagai bentuk komitmen nyata, BAZNAS akan terus mengarahkan dana ZIS-DSKL untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang belum terakomodasi oleh skema pembiayaan pemerintah. Langkah ini merupakan kelanjutan dari aksi cepat BAZNAS sejak masa tanggap darurat, di mana BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) telah diterjunkan untuk memberikan layanan kesehatan, mendirikan dapur umum, serta menyediakan posko pengungsian bagi warga terdampak.
BERITA21/08/2026 | humas-baznas demak
Menuju Rakornas 2026, BAZNAS RI Perkuat Kapasitas SDM dan Inovasi Pengumpulan ZIS
Menuju Rakornas 2026, BAZNAS RI Perkuat Kapasitas SDM dan Inovasi Pengumpulan ZIS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi tata kelola zakat yang transparan dan profesional melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta inovasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) nasional. Langkah strategis ini mengemuka dalam forum Pra-Rakornas Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi yang digelar secara daring dan diikuti oleh seluruh pimpinan BAZNAS daerah pada Kamis (20/8/2026). Konsolidasi nasional yang melibatkan 565 pimpinan BAZNAS daerah tersebut diselenggarakan sebagai rangkaian persiapan teknis menuju Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 6–9 Oktober 2026 mendatang. Fokus penguatan tata kelola zakat ini bertumpu pada lima pilar utama, meliputi peningkatan kualitas SDM, perluasan jaringan kolaborasi, penciptaan terobosan inovasi, optimalisasi mobilisasi dana melalui lima direktorat, serta ketepatan amanah dalam pendistribusian dan pemberdayaan umat. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., dalam arahannya menekankan pentingnya eksekusi langkah strategis yang terukur demi memaksimalkan kinerja pengelolaan dana ZIS di seluruh penjuru tanah air. Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja semester pertama menjadi landasan krusial dalam menyongsong paruh kedua tahun ini sekaligus menyelaraskan pedoman pelaksanaan Program Strategis BAZNAS 2026–2031. "Jadi kita evaluasi capaian semester 1 2026, kemudian atas dasar evaluasi itu, kita melakukan langkah-langkah penyempurnaan," jelas Sodik Mudjahid saat memberikan arahan evaluasi kinerja lembaga kepada seluruh peserta rapat koordinasi. Ia juga menambahkan bahwa kesiapan matang melalui rangkaian pra-rakornas ini sangat esensial agar pelaksanaan agenda utama ke depan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. "Penting hari ini yang terus menggelar acara-acara persiapan Rakornas agar nanti efektif, dan khusus tema hari ini adalah kita melakukan evaluasi, agar kita tahu persis posisi kita saat ini untuk melangkah kepada sisa waktu kita semester kedua tahun 2026 ini," ujar Sodik. Senada dengan hal tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah, Hj. Saidah Sakwan, M.A., turut memaparkan rekam jejak keberhasilan program pemberdayaan BAZNAS yang berdampak signifikan dalam menekan angka kemiskinan nasional berdasarkan data capaian historis. "Dalam rangka pengentasan kemiskinan, kita pada tahun lalu sudah bisa mengentaskan 302.994 mustahik atau naik 5,84 persen year-on-year, di antaranya 131.952 jiwa dari miskin ekstrem serta berhasil mengubah status 15.649 orang dari mustahik menjadi muzaki," ungkap Saidah. Melalui sinergi yang kuat antara pusat dan daerah, BAZNAS optimis penguatan ekosistem zakat nasional ini mampu menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas serta mempercepat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
BERITA20/08/2026 | humas-baznas demak
Respon Cepat Gempa NTT, BAZNAS Dirikan Posko Medis Darurat di Manggarai
Respon Cepat Gempa NTT, BAZNAS Dirikan Posko Medis Darurat di Manggarai
Berita Nasional MANGGARAI — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui armada Rumah Sehat BAZNAS (RSB) bergerak cepat mendirikan posko pelayanan kesehatan darurat bagi para penyintas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penanganan medis dipusatkan di kawasan Pondok Pesantren Pancasila, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, guna menjangkau para korban secara langsung. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan bahwa kehadiran layanan kesehatan ini merupakan bentuk komitmen penanganan cepat tanggap di tengah kondisi lapangan yang penuh keterbatasan, baik dari segi fasilitas maupun aksesibilitas. "Tim RSB Alhamdulillah pagi ini sudah standby membuka pos layanan kesehatan untuk para korban gempa NTT," ujar Sodik Mudjahid. Guna memastikan penanganan bencana berjalan optimal, BAZNAS menerjunkan dua unit lini utamanya sekaligus, yaitu tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB). Sodik meyakinkan bahwa fokus utama penyaluran bantuan saat ini diprioritaskan pada pemenuhan kebutuhan mendasar dan mendesak para pengungsi, mencakup tenda darurat, layanan medis, pasokan logistik pangan, hingga perlengkapan khusus bagi ibu dan anak. "Saat ini dana bantuan yang terkumpul sudah mencapai kurang lebih Rp6 miliar dan akan terus disalurkan melalui berbagai program darurat maupun pemulihan," tegasnya. Berdasarkan pemutakhiran data per Selasa (18/8/2026) pukul 16.00 WIB, guncangan gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Nagekeo sejak Sabtu (15/8/2026) lalu beserta ribuan gempa susulannya telah mengakibatkan dampak signifikan. Tercatat sebanyak 70 jiwa meninggal dunia, 1.182 orang luka-luka, 40.040 warga terpaksa mengungsi, serta 11.952 unit rumah mengalami kerusakan. BAZNAS berkomitmen untuk terus mendampingi para korban mulai dari fase tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.
BERITA20/08/2026 | humas-baznas demak
Hadapi Kekeringan, BAZNAS RI dan Kulon Progo Salurkan 48.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak
Hadapi Kekeringan, BAZNAS RI dan Kulon Progo Salurkan 48.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak
Berita Nasional Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersinergi dengan BAZNAS Kabupaten Kulon Progo terus memperkuat komitmen kemanusiaannya dalam membantu masyarakat yang mengalami krisis air akibat musim kemarau. Melalui aksi cepat tanggap ini, BAZNAS menyalurkan sebanyak 48.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Rabu (19/8/2026). Adapun jangkauan distribusi air bersih tersebut difokuskan ke sejumlah titik krusial, antara lain Desa Sekaro dan Dusun Krikil di Kecamatan Girimulyo, serta wilayah-wilayah penyangga di sekitar Kabupaten Kulon Progo. Guna memastikan efektivitas bantuan, proses penyaluran dilakukan secara bertahap dan terukur berdasarkan asesmen kebutuhan riil di lapangan, sehingga uluran tangan para muzakki melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS) ini dapat tepat sasaran dirasakan oleh mustahik yang benar-benar membutuhkan. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan bahwa musibah kekeringan yang melanda telah membatasi akses masyarakat terhadap air bersih untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Merespons situasi darurat ini, BAZNAS langsung menggerakkan tim kemanusiaannya untuk hadir di tengah-tengah masyarakat. “Tim BAZNAS Tanggap Bencana hadir untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. Kami menyalurkan air langsung ke wilayah yang membutuhkan, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat selama kekeringan,” ujar Sodik dalam keterangan tertulisnya. Ia juga memastikan bahwa pihaknya bersama BAZNAS di daerah akan terus memantau dinamika kebutuhan air bersih secara berkelanjutan guna mengantisipasi eskalasi dampak kekeringan di lapangan. Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Kulon Progo, Sugiyanta, S.Pd.I., mengungkapkan bahwa krisis air bersih memaksa sebagian warga harus menempuh jarak yang jauh demi mendapatkan sumber air. Kondisi inilah yang mendorong BAZNAS untuk bergerak cepat meringankan beban warga terdampak. “Di tengah kondisi seperti ini, BAZNAS ingin memastikan masyarakat tidak menghadapi kesulitan air bersih sendirian. Kami hadir bersama BAZNAS RI untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, terutama di wilayah yang sumber airnya mulai sulit didapat,” tutur Sugiyanta. Sebagai catatan, aksi kemanusiaan di Kulon Progo ini merupakan bagian dari ikhtiar masif BAZNAS secara nasional. Sebelumnya, BAZNAS RI tercatat telah menggelontorkan total 1,5 juta liter air bersih yang mencakup 72 desa, 46 kecamatan, di 14 kabupaten dari 6 provinsi di Indonesia, di samping ikhtiar jangka panjang melalui penyediaan akses air bersih permanen lewat pembangunan sumur bor di 37 titik lokasi.
BERITA19/08/2026 | humas-baznas demak
Sinergi Pengentasan Kemiskinan, BAZNAS Jateng Gelar Sosialisasi ZIS Sekaligus Salurkan Bantuan Modal Usaha Produktif di Solo
Sinergi Pengentasan Kemiskinan, BAZNAS Jateng Gelar Sosialisasi ZIS Sekaligus Salurkan Bantuan Modal Usaha Produktif di Solo
Berita Daerah SOLO — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), pembekalan, serta pendistribusian program Rehab Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH), Jambanisasi, dan Modal Usaha Mustahik Produktif Tahun 2026. Bertempat di Hotel Harris Solo pada Rabu (19/8/2026), acara ini sekaligus menjadi wujud penyerahan simbolis tasharruf dan pembekalan bagi para pendamping serta mustahik yang berasal dari Kota Surakarta, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Blora. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, KH. Ahmad Darodji, melaporkan bahwa total dana yang ditasharrufkan khusus untuk Bantuan Modal Usaha Ekonomi Produktif di wilayah Kota Surakarta, Kabupaten Blora, dan Kabupaten Demak mencapai Rp162.000.000 yang diperuntukkan bagi asnaf fakir dan miskin. Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 50 mustahik produktif menjadi penerima manfaat secara keseluruhan, di mana 10 di antaranya merupakan penerima manfaat Bantuan Modal Usaha yang berasal dari Kabupaten Demak. Pelaksanaan kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah jajaran penting Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah, mulai dari Kepala Dinas Sosial, Kepala DISPERAKIM, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Kepala Biro Pembangunan Daerah, hingga pimpinan BAZNAS dari Kota Surakarta, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Blora. Kehadiran para pemangku kebijakan ini memperkuat komitmen kolaboratif dalam mengentaskan kemiskinan di daerah. Lebih lanjut, KH. Ahmad Darodji mengingatkan para pendamping mustahik zakat produktif agar memaksimalkan peran pengawasan dan pembimbingan. Para pendamping memiliki kewajiban untuk melaporkan progres perkembangan mustahik secara berkala setiap empat bulan sekali kepada BAZNAS Provinsi Jawa Tengah. Pihaknya berharap bantuan yang diserahkan dapat dikelola dengan sebaik-baiknya oleh para mustahik. "Kami berharap walaupun bertahap, mustahik ini bisa naik kelas menjadi muzaki," tegas KH. Ahmad Darodji. Ia juga menegaskan secara tegas bahwa jumlah dana yang ditasharrufkan tidak boleh mengalami potongan satu rupiah pun. Jika ditemukan adanya pemotongan, ia membuka ruang seluas-luasnya bagi mustahik maupun pendamping untuk segera melaporkan langsung kepadanya. Mari wujudkan kepedulian sosial dan tingkatkan kesejahteraan umat bersama BAZNAS. Tunaikan kewajiban berzakat serta salurkan amal kebaikan infak dan sedekah Anda melalui layanan resmi BAZNAS Kabupaten Demak: Layanan Zakat Online: kabdemak.baznas.go.id/bayarzakat Sedekah & Infak Online: kabdemak.baznas.go.id/sedekah Informasi Rekening ZIS: kabdemak.baznas.go.id/rekening
BERITA19/08/2026 | humas-baznas demak
Sinergi Membangun Kemandirian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Luncurkan Pilot Project Desa Kelurahan Mandiri Sejahtera
Sinergi Membangun Kemandirian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Luncurkan Pilot Project Desa Kelurahan Mandiri Sejahtera
Demak, 19 Agustus 2026 — Semangat kebersamaan dalam mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan kemandirian umat kembali digaungkan dari Kabupaten Demak. Bertempat di Desa Rejosari, Kecamatan Karangawen, jajaran Pemerintah Kabupaten Demak bersama BAZNAS Kabupaten Demak mengikuti jalannya video conference peluncuran Pilot Project Desa/Kelurahan Mandiri Sejahtera. Program strategis dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ini merupakan wujud nyata ikhtiar kolaboratif dalam mempercepat pengentasan kemiskinan, khususnya bagi keluarga prasejahtera yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 4. Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah, inisiatif ini dirancang bukan sekadar memberikan bantuan sesaat, melainkan untuk membangun ekosistem pemberdayaan yang komprehensif bagi masyarakat, terutama menyasar pemuda usia 16 hingga 30 tahun. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, dalam arahannya menekankan bahwa penanggulangan kemiskinan adalah tugas kolektif yang tidak mungkin dikerjakan secara parsial. Pemerintah harus hadir dengan merangkul dunia usaha, perbankan, perguruan tinggi, serta lembaga filantropi Islam seperti BAZNAS untuk bekerja kelompok. Fokus utama program ini adalah meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi penerima manfaat agar mereka mampu berdiri di atas kaki sendiri, bukan hanya menjadi penerima bantuan, namun bertransformasi menjadi pelaku ekonomi yang produktif. Kehadiran BAZNAS dalam forum ini menegaskan posisi zakat sebagai instrumen penting yang bersinergi dengan pemerintah. BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung intervensi pelayanan dasar—mulai dari jaminan sosial, bantuan kesehatan, hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni—yang menjadi bagian integral dari program Desa Mandiri Sejahtera ini. Sinergi ini diharapkan menjadi model pemberdayaan yang efektif dalam mengangkat harkat dan martabat kaum dhuafa di seluruh pelosok Jawa Tengah. Acara yang berlangsung khidmat tersebut juga diisi dengan sesi interaksi hangat secara virtual antara Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, dengan para pemangku kebijakan di daerah, termasuk jajaran Pemerintah Kabupaten Demak. Dalam dialog tersebut, Taj Yasin Maimoen menyampaikan pesan penting agar program ini dijalankan dengan penuh integritas, tepat sasaran, serta mampu menggerakkan potensi lokal dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Rangkaian peluncuran pilot project ini kemudian ditutup dengan agenda peninjauan lapangan yang meliputi peninjauan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Budidaya Ikan Nila, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, serta pameran produk UMKM di sekitar Area Lapangan Losari. Selain itu, kegiatan juga dimeriahkan dengan pelaksanaan Pelatihan Hetero Business Leap Digital Marketing yang dipusatkan di SDN Losari Surakarta, sebagai langkah nyata membekali generasi muda dengan keterampilan digital demi memperluas jangkauan pasar produk lokal.
BERITA19/08/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Dirikan Dapur Umum, Pastikan Kebutuhan Dasar Korban Gempa NTT Terpenuhi
BAZNAS Dirikan Dapur Umum, Pastikan Kebutuhan Dasar Korban Gempa NTT Terpenuhi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bergerak cepat merespons musibah gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), lembaga ini mendirikan dapur umum yang berpusat di Pondok Pesantren Pancasila, Desa Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Langkah ini diambil sebagai komitmen BAZNAS dalam menjamin terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat yang kini berada di pengungsian. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menegaskan bahwa penyediaan logistik dan pangan merupakan prioritas utama dalam fase tanggap darurat bencana saat ini. "Dapur umum sudah mulai beroperasi untuk segera memproduksi sejumlah makanan dengan dibantu oleh sejumlah relawan dan warga setempat untuk menyediakan makanan siap saji bagi masyarakat di pengungsian," ujar Idy dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (18/8/2026). Idy menjelaskan, pelibatan warga setempat dan relawan dalam operasional dapur umum tidak hanya bertujuan mempercepat proses penyaluran bantuan, tetapi juga untuk mempererat koordinasi di lapangan agar distribusi makanan berjalan lebih efektif. Pihaknya memastikan bahwa volume produksi makanan akan terus disesuaikan dengan perkembangan jumlah pengungsi serta kebutuhan riil masyarakat di titik-titik terdampak. Lebih lanjut, Idy menambahkan bahwa kehadiran BAZNAS di lokasi bencana merupakan bentuk tanggung jawab kemanusiaan untuk meringankan beban para penyintas. BAZNAS berkomitmen untuk terus memantau kondisi di lapangan dan memberikan pendampingan selama masa transisi hingga pemulihan. "Yang paling penting adalah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Di samping menyediakan dapur umum, BAZNAS juga terus mengerahkan berbagai upaya untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan selama masa tanggap bencana," tegas Idy. Di akhir pernyataannya, Idy menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat NTT. Ia menekankan bahwa BAZNAS akan terus berupaya hadir mendampingi masyarakat selama masa sulit ini. “BAZNAS sangat prihatin atas musibah yang terjadi di NTT. Kita tahu banyak saudara-saudara kita yang terdampak dan membutuhkan bantuan. Karena itu, BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana hingga masa pemulihan,” tuturnya. BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta meringankan beban para penyintas gempa di NTT dengan menyalurkan donasi terbaik melalui kanal resmi baznas.go.id/sedekahbencana.
BERITA19/08/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Darurat Gempa NTT di Momen HUT ke-81 Kemerdekaan RI
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Darurat Gempa NTT di Momen HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menunjukkan komitmen nyata kemanusiaan dengan memobilisasi bantuan darurat serta layanan kesehatan bagi korban terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penanganan ini difokuskan pada penyaluran logistik penting seperti sembako, makanan siap saji, tenda pengungsian, penyediaan layanan kesehatan, perlindungan khusus ibu dan anak, hingga pemulihan fasilitas umum yang rusak meliputi sekolah, masjid, dan MCK. Langkah cepat tanggap darurat pascagempa yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026) ini diwujudkan dengan menerjunkan personel BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama Rumah Sehat BAZNAS (RSB) langsung ke wilayah Labuan Bajo. Tim di lapangan sigap mendirikan posko pengungsian, mengoperasikan dapur umum, serta mendistribusikan bantuan logistik ke Desa Reo, Kabupaten Manggarai. Saat memimpin jalannya Upacara HUT ke-81 RI di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada Senin (17/8/2026), Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan bahwa aksi kemanusiaan tersebut merupakan wujud nyata pengabdian kepada Allah SWT sekaligus bentuk rasa syukur atas nikmat kemerdekaan bangsa Indonesia. “Ini adalah bagian pengabdian kita kepada Allah, bagian dari pengabdian kita kepada sesama bangsa, mudah-mudahan dicatat oleh Allah sebagai rasa syukur kita atas kemerdekaan yang Allah limpahkan kepada bangsa Indonesia,” jelas Sodik Mudjahid. Lebih lanjut, BAZNAS RI turut mengetuk pintu hati masyarakat luas serta para donatur untuk bersama-sama mengulurkan tangan melalui infak, sedekah, dan donasi guna mempercepat masa pemulihan para penyintas di NTT. Dukungan moral dan material dari publik dinilai sangat vital bagi kelancaran tugas tim kemanusiaan di wilayah terdampak. “Kita berharap bahwa pasukan-pasukan kita yang sudah berada di NTT itu juga mendapatkan dukungan dan kepercayaan dari para muzaki, dari para munfiq, dari para donatur untuk terus memberikan dukungan sedekahnya, infaknya, dan donasinya kepada pasukan-pasukan kita yang mulai hari kemarin sudah bergerak di NTT,” ujar Sodik Mudjahid. Berdasarkan data sementara yang dirilis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Minggu (16/8/2026) pukul 16.00 WIB, bencana gempa bumi yang disusul oleh 995 kali gempa susulan ini telah menimbulkan dampak berat di berbagai kabupaten. Tercatat sebanyak 53 jiwa meninggal dunia, 137 orang mengalami luka-luka, 5.659 warga harus mengungsi, serta 2.403 unit rumah dan 213 fasilitas umum mengalami kerusakan parah. Melalui aksi solidaritas zakat dan kemanusiaan ini, BAZNAS berupaya menghadirkan harapan baru dan meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di bumi NTT.
BERITA17/08/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Gerak Cepat Terjunkan Tim Tanggap Bencana Bantu Penyintas Gempa di NTT
BAZNAS Gerak Cepat Terjunkan Tim Tanggap Bencana Bantu Penyintas Gempa di NTT
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menebar maslahat dan meringankan beban sesama, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bergerak cepat dengan memberangkatkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) ke lokasi terdampak gempa bumi di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah cepat ini diambil guna mengoptimalkan proses evakuasi serta memberikan pertolongan pertama bagi para penyintas yang membutuhkan uluran tangan segera. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan bahwa fokus utama keberangkatan Tim BTB saat ini adalah melakukan pencarian dan penyelamatan terhadap warga yang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan akibat guncangan gempa. Berdasarkan koordinasi intensif bersama berbagai pihak terkait di lapangan, keselamatan jiwa warga merupakan prioritas tertinggi yang harus segera ditangani di masa tanggap darurat ini. Di samping misi pencarian dan pertolongan, Tim BTB pusat yang diberangkatkan dari Jakarta hari ini juga langsung bergabung dengan Tim BTB daerah serta Satuan Tugas penanggulangan bencana lainnya. Kehadiran mereka di lokasi bencana tidak hanya untuk mengevakuasi korban, tetapi juga mengemban misi kemanusiaan yang komprehensif, mulai dari mendirikan tenda pengungsian yang layak, membangun dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan, hingga mendistribusikan logistik esensial berupa terpal, alas tidur, serta perlengkapan kebersihan (hygiene kit). Lebih lanjut, BAZNAS juga memastikan pemenuhan hak-hak dasar para penyintas dengan menghadirkan layanan kesehatan darurat bagi masyarakat yang mengalami luka-luka maupun penurunan kondisi fisik akibat musibah ini. Seluruh rangkaian respons kemanusiaan tersebut akan terus dievaluasi dan disesuaikan secara bertahap mengikuti perkembangan situasi serta asesmen kebutuhan riil di lapangan. Berdasarkan data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Minggu (16/8) pukul 00.00 WIB, bencana gempa bumi ini telah memaksa lebih dari 5.000 jiwa mengungsi, menelan 47 korban jiwa, serta menimbulkan kerusakan infrastruktur bangunan dalam skala yang cukup luas. Menghadapi situasi yang berat ini, pimpinan dan seluruh keluarga besar BAZNAS menyampaikan duka cita yang mendalam serta doa tulus agar masyarakat NTT senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan. BAZNAS berkomitmen untuk terus membersamai masyarakat NTT melalui berbagai ikhtiar kemanusiaan hingga situasi berangsur pulih dan masyarakat dapat bangkit kembali. Meskipun tantangan geografis serta kendala jaringan komunikasi sempat menghambat koordinasi, BAZNAS memastikan bahwa jaringan kemanusiaan yang solid akan terus siaga untuk menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat luas secara tepat sasaran.
BERITA16/08/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Salurkan Bantuan Pendidikan Mahasiswa Produktif 2026-2027
BAZNAS Demak Salurkan Bantuan Pendidikan Mahasiswa Produktif 2026-2027
DEMAK – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menggelar kegiatan pembinaan sekaligus penyaluran bantuan pendidikan bagi Mahasiswa Produktif untuk periode 2026-2027. Acara yang berlangsung khidmat di aula pertemuan kantor BAZNAS Demak ini dihadiri oleh para mahasiswa penerima manfaat yang terpilih. Kegiatan dibuka dengan penuh keberkahan melalui pembacaan dzikir dan lantunan Asmaul Husna. Hal ini mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Demak. Menurut beliau, langkah tersebut merupakan upaya penting untuk memberikan pencerahan sekaligus menenangkan hati para mahasiswa sebelum memulai amanah baru mereka. Dalam sambutannya, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Demak mengucapkan selamat kepada 40 mahasiswa yang berhasil lolos seleksi sebagai penerima manfaat tahun ini. Beliau menyampaikan bahwa angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan jumlah penerima pada periode sebelumnya. "Selamat kepada para mahasiswa yang terpilih. Tahun ini kita menyalurkan bantuan kepada 40 mahasiswa Produktif, jumlah yang meningkat dibandingkan periode sebelumnya. Kami berharap amanah ini menjadi motivasi bagi adik-adik untuk lebih berprestasi lagi di bidang akademik," ujar Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Demak. Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa bantuan ini menuntut komitmen lebih dari sekadar pencapaian akademik di perguruan tinggi. Mahasiswa didorong untuk menjadi pribadi yang produktif dan aktif berkontribusi dalam program-program BAZNAS Kabupaten Demak. "Kami tidak hanya ingin adik-adik unggul secara akademik, tetapi juga aktif terlibat dalam gerakan zakat. Mahasiswa diwajibkan membantu meningkatkan fundraising dan syiar Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital. Selain itu, kalian juga diharapkan berperan aktif dalam membantu memonitoring program-program pendayagunaan produktif BAZNAS Kabupaten Demak," tegasnya. Harapan besar disematkan kepada para mahasiswa agar dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengoptimalkan potensi teknologi dalam mensyiarkan kebaikan zakat. Setelah sesi pembinaan, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan teknis mengenai pembagian kelompok kerja dan mekanisme program lainnya yang dipandu oleh pendamping program BAZNAS Kabupaten Demak. Acara ditutup dengan prosesi penyaluran bantuan secara simbolis kepada seluruh mahasiswa penerima manfaat. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Demak terus berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Mari terus dukung program pendidikan BAZNAS dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Salurkan kebaikan Anda sekarang untuk masa depan umat yang lebih baik.
BERITA13/08/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Kabupaten Demak Salurkan Sembako di Penutupan TMMD Tahap III Tahun 2026 Gemulak Sayung
BAZNAS Kabupaten Demak Salurkan Sembako di Penutupan TMMD Tahap III Tahun 2026 Gemulak Sayung
Demak, 13 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui aksi sosial di Desa Gemulak, Kecamatan Sayung. Kehadiran BAZNAS kali ini menjadi bagian dari rangkaian upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Kodim 0716/Demak. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Demak, H. Suyono, S.Pd., M.Pd., hadir secara langsung untuk mewakili pimpinan. Beliau menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis sebagai wujud nyata kepedulian sosial serta komitmen BAZNAS dalam memperkuat kemanunggalan antara TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat. Penyaluran bantuan berlangsung khidmat pada Kamis (13/08/2026) tepat pukul 08.40 WIB di lapangan Desa Gemulak. Prosesi ini turut disaksikan oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Demak, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Demak, Dandim 0716/Demak, Kapolres Demak, serta para perwira TNI-Polri. Bantuan paket sembako tersebut disasarkan kepada warga kurang mampu, lanjut usia (lansia), serta keluarga penerima manfaat di desa sasaran. H. Suyono berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban ekonomi warga, sekaligus menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi serta sinergitas lintas sektoral dalam membangun Kabupaten Demak yang lebih baik. Prosesi penyerahan dilakukan secara tertib dan penuh kehangatan. H. Suyono bersama jajaran Forkopimda dan prajurit TNI berinteraksi langsung dengan warga penerima manfaat, menyerahkan paket bantuan sebagai simbol perhatian dan kehadiran pemerintah serta lembaga sosial di tengah-tengah masyarakat.
BERITA13/08/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Perkuat Gotong Royong HUT ke-81 RI dengan Penyaluran ZIS di Desa Bungo Wedung
BAZNAS Demak Perkuat Gotong Royong HUT ke-81 RI dengan Penyaluran ZIS di Desa Bungo Wedung
DEMAK – Semangat kolaborasi dalam mengisi kemerdekaan tampak nyata dalam kegiatan Pasar Murah dan Pengabdian Masyarakat yang digelar di Desa Bungo, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Rabu (12/8/2026). Hadir sebagai mitra pemerintah dalam menebar kemaslahatan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) turut serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran ini sejalan dengan pernyataan Bupati Demak, dr. Hj. Eisti'anah, S.E., yang menekankan bahwa, "Pemerintah harus hadir ketika masyarakat membutuhkan dan mampu memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat". Dalam upaya memperkuat jaring pengaman sosial, BAZNAS menyalurkan berbagai bantuan secara simbolis guna meringankan beban ekonomi warga. Penyaluran bantuan tersebut meliputi unit kursi roda untuk mendukung aksesibilitas pelayanan di tingkat kecamatan, bantuan beasiswa pendidikan, hingga paket kebutuhan pokok. Sinergi ini merupakan wujud nyata bahwa pengelolaan ZIS yang amanah mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang sedang membutuhkan uluran tangan di momen bersejarah Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Fokus pemberdayaan umat terlihat dari dukungan BAZNAS terhadap sektor pendidikan dengan total nilai bantuan yang signifikan. Sebanyak 40 mahasiswa menerima beasiswa sarjana untuk tahun 2026-2027 dengan total bantuan sebesar Rp336.000.000, serta 40 santri tahfidz menerima beasiswa tahun 2026 dengan total nilai Rp120.000.000. Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan paket sembako kepada 30 penerima manfaat masyarakat di Desa Bungo. Penyaluran ini menjadi bukti bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan instrumen ekonomi umat yang memiliki kekuatan besar untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan jika dikelola secara kolektif. Melalui momentum peringatan kemerdekaan ini, BAZNAS terus berkomitmen untuk menjadi jembatan kebaikan antara muzakki (pemberi zakat) dengan mustahik (penerima zakat) agar keberkahan zakat dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Demak. Mari jadikan semangat kemerdekaan sebagai titik balik untuk membersihkan harta dan menyempurnakan ibadah kita. Bagi para muzakki, mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS sekarang juga. Dengan menunaikan ZIS, Anda telah menjadi bagian dari solusi pengentasan kemiskinan dan turut berkontribusi nyata dalam mencerdaskan generasi bangsa serta membangun kesejahteraan umat. Salurkan kepedulian Anda melalui kanal resmi BAZNAS dan mari kita bangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera bersama-sama.
BERITA12/08/2026 | humas-baznas demak
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Demak.

Lihat Daftar Rekening →