BAZNAS RI Kunjungi UPZ Desa Jatisono, Wonoketingal, dan Tuwang untuk Pelajari Praktik Baik Pengelolaan Zakat Pertanian di Demak
06/10/2025 | Penulis: humas-baznas demak
Kaji Pengembangan Zakat Pertanian UPZ Desa
Demak (03/10/2025) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menerima kunjungan kehormatan dari Tim BAZNAS RI yang dipimpin oleh Direktur Pusat Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI, Dr. M. Hasbi Zaenal, Ph.D.
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka riset dan penguatan model pengelolaan zakat pertanian di Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Jatisono, Kecamatan Gajah, Desa Wonoketingal, Desa Tuwang di Kecamatan Karanganyar untuk dijadikan sebagai salah satu desa percontohan sadar zakat di Indonesia.
Kedatangan tim pusat disambut langsung oleh Kepala Desa Jatisono, H. Suwandi, S.Pd., bersama jajaran pengurus UPZ Desa dan tokoh masyarakat. Dalam sambutannya, Suwandi mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas perhatian BAZNAS RI terhadap desa mereka.
“Atas nama pemerintah desa, kami mengucapkan selamat datang. Desa Jatisono dikenal sebagai desa bergaya kota dan desa sadar zakat sejak zaman sesepuh dahulu. UPZ desa hanya meneruskan semangat itu ke generasi sekarang untuk terus mempertahankan dan mengembangkan kesadaran zakat di masyarakat,” ujar Suwandi.
Sementara itu, Ketua UPZ Desa Jatisono, KH. Muhtar Kirom, S.Pd.I, berharap kunjungan tersebut membawa manfaat besar bagi kemajuan UPZ dan masyarakat. Ia menuturkan bahwa lembaga yang dipimpinnya terus berupaya mempertahankan nilai-nilai zakat yang sudah mengakar kuat di desa.
“Kami dipercaya kembali mengelola UPZ Jatisono untuk periode 2025–2030. Semoga pertemuan ini memberi maw’izhah hasanah agar pengelolaan zakat semakin baik. Kami sadar masih banyak kekurangan, namun dengan kehadiran BAZNAS RI kami berharap bisa memperbaikinya,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. M. Hasbi Zaenal, Ph.D. menyampaikan apresiasi mendalam terhadap praktik zakat pertanian yang berhasil diterapkan masyarakat Jatisono. Menurutnya, keberhasilan desa ini merupakan pencapaian yang tidak mudah dan patut dijadikan model nasional.
“Desa Jatisono memiliki praktik yang sangat baik dalam kesadaran zakat pertanian. Tidak mudah membangun kesadaran seperti ini, tapi masyarakat di sini berhasil menunjukkan bahwa hal itu bisa dilakukan,” ungkap Hasbi.
“Selama 12 tahun kami mengkaji zakat, belum banyak daerah yang menemukan formula efektif untuk kesadaran zakat pertanian. Namun Jatisono mampu membantah hal itu dengan bukti nyata di lapangan,” lanjutnya.
Hasbi juga menegaskan bahwa tata kelola zakat yang baik harus selalu berpihak kepada masyarakat desa.
“Sesuai arahan Ketua BAZNAS RI, setiap dana ZIS harus kembali ke desa yang mengeluarkannya. Bahkan satu rupiah pun dari desa harus kembali untuk kepentingan masyarakat desa itu sendiri,” tegasnya.
Turut hadir mendampingi, Dr. Aan Zainul Anwar, S.H.I., M.E.Sy., peneliti zakat yang juga dosen UNISNU Jepara, serta Ibu Herlin, M.Si., peneliti senior dari Pusat Kajian Strategis BAZNAS RI.
Herlin menilai, praktik pengelolaan zakat di Jatisono merupakan contoh konkret pemberdayaan berbasis komunitas yang berhasil mengintegrasikan nilai-nilai zakat dalam kehidupan sosial.
“Kami datang ke sini untuk menggali praktik baik yang sudah diterapkan agar bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain di Indonesia. Harapannya, kebaikan dari Jatisono dapat menular dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” ujar Herlin.
Sebagai Desa Sadar Zakat, Jatisono menjadi model pengelolaan zakat pertanian yang konsisten. Setiap musim panen, masyarakat menunaikan zakat secara rutin dengan rata-rata hasil mencapai Rp125 juta per musim tanam, yang kemudian didistribusikan kepada mustahik di wilayah tersebut.
Kunjungan BAZNAS RI ini diharapkan memperkuat pengembangan zakat pertanian di tingkat nasional, sekaligus menjadikan Desa-desa di Kabupaten Demak, sebagai inspirasi bagi daerah lain dalam membangun kemandirian ekonomi umat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan berkeadilan.
Berita Lainnya
BAZNAS dan Kemendiktisaintek Resmi Buka Beasiswa Cendekia 2026 di 246 Kampus
BAZNAS RI dan Kemdiktisaintek Bersinergi Hadirkan Beasiswa S2 untuk 200 Mahasiswa Palestina
Jelang Rakornas 2026, BAZNAS RI Mantapkan Transformasi Pengelolaan Muzaki Profesional demi Optimalisasi ZIS-DSKL
Penyaluran Bantuan RTLH BAZNAS Demak: Wujudkan Hunian Layak bagi Guru Honorer dan Pekerja Rentan
BAZNAS Demak Salurkan 26 Paket Ternak Ayam Petelur Mandiri Tahap II untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Ummat
BAZNAS Demak Salurkan Bantuan Ayam Petelur untuk 100 Mustahik guna Tekan Stunting dan Penguatan Ekonomi Mustahik
Sinergi Dindikbud, Kemenag dan BAZNAS Demak Sukses Gelar MAPSI SMP ke-14 untuk Penguatan Karakter Islami
BAZNAS RI Kerahkan Tim Tanggap Bencana Padamkan Karhutla Sekaligus Salurkan Bantuan Kesehatan di Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan
Tingkatkan Kelayakan Sarana Santri, BAZNAS dan Kemenag Salurkan Bantuan Rp17,5 Miliar Lewat Program Pesantren Nyaman Belajar
Penguatan SDM dan Etos Kerja, Pimpinan BAZNAS Demak Tekankan Profesionalisme Amil dalam Pengelolaan ZIS
Tumbuhkan Empati Siswa UPZ PGSI dan FKKSS Demak Serahkan Donasi Bencana NTT ke BAZNAS Demak
Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS, BAZNAS Kabupaten Demak Laksanakan Kunjungan Koordinasi ke Kantor Kemenhaj Demak
BAZNAS Kabupaten Demak Perkuat Kemandirian Ekonomi Guru Mengaji Melalui Latihan Dasar Kelompok Z-Mart
Lewat MTQ Nasional XXXI, BAZNAS Hadirkan Edukasi Digital “Jelajah Dampak Zakat Nusantara”
Kemenag dan BAZNAS Sinergi Luncurkan Program Pesantren Nyaman Belajar 2026 untuk Perkuat Pendidikan Santri

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Demak.
Lihat Daftar Rekening →