WhatsApp Icon

Memperteguh Sinergi Ulama-Umaro, BAZNAS Demak Bersama MUI Kabupaten Demak 2026-2031 Siap Akselerasi Program Kemaslahatan

25/04/2026  |  Penulis: humas-baznas demak

Bagikan:URL telah tercopy
Memperteguh Sinergi Ulama-Umaro, BAZNAS Demak Bersama MUI Kabupaten Demak 2026-2031 Siap Akselerasi Program Kemaslahatan

Sinergi BAZNAS Demak dan Dewan Pengurus MUI Demak untuk kemaslahatan ummat

DEMAK (25/04/2026) – Sebuah momentum penuh keberkahan menandai babak baru perjuangan dakwah di Kabupaten Demak. Bertempat di Pendopo Pemerintah Kabupaten Demak, dilaksanakan Pengukuhan serta Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) Dewan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Demak masa khidmat 2026-2031. Acara yang dikemas dalam suasana hangat halal bi halal ini menjadi simbol kekuatan persatuan umat pasca-bulan suci Syawal.

Pengukuhan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Musda XI yang telah ditetapkan pada 19 Ramadhan 1447 H lalu. Kehadiran para tokoh penting, termasuk Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P, yang menyaksikan langsung prosesi ini, menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga keagamaan menjadi pilar utama dalam membangun kesejahteraan masyarakat di Kota Wali.

Dalam sambutan perdananya, Ketua Umum MUI Kabupaten Demak terpilih, KH. DR. A. Arief Cholil, SH., MA, menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi pengabdian. Beliau menegaskan bahwa kesediaannya memimpin lembaga ini didasari oleh semangat khidmah (pelayanan) mutlak kepada umat.

"Kami memohon doa dan dukungan penuh dalam menjalankan amanah serta program-program demi kemaslahatan umat. Jika ditanya mengapa saya bersedia mengemban amanah sebagai ketua, jawabannya sederhana: saya hanya mengikuti jejak perjalanan guru-guru saya, seperti Bapak KH. Darodji dan Abah KH. Asyiq. Ini adalah tentang pengabdian total untuk umat," tutur Kyai Arief Cholil dengan penuh tawadhu.

Pemerintah Kabupaten Demak pun menyambut baik pengukuhan ini. Bupati Demak menekankan bahwa peran MUI sebagai penasihat pemerintah sangat krusial di tengah masyarakat yang heterogen. Beliau menegaskan komitmennya untuk terus menyelaraskan langkah antara ulama dan pemerintah (umaro) demi menciptakan harmonisasi hingga ke tingkat desa dalam forum komunikasi ulama umaro' (FKUU) .

Ketua Umum MUI Jawa Tengah sekaligus Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, KH. Ahmad Darodji, dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi atas keikhlasan para pengurus. Beliau mengingatkan bahwa MUI adalah khadimul ummah (pelayan umat) yang harus proaktif, termasuk dalam memperbanyak program dan untuk menghidupkan kembali tradisi intelektual seperti Bahtsul Masail.

Menutup rangkaian acara, Kyai Darodji menyampaikan pesan kuat mengenai integrasi program antara MUI dan BAZNAS sebagai solusi nyata problematika sosial. Beliau menekankan bahwa potensi zakat profesi di Demak yang didasari Fatwa MUI merupakan instrumen besar yang harus dikelola secara produktif.

"Sinergitas antara BAZNAS dan MUI adalah kekuatan yang tak terpisahkan untuk melayani umat. Kami mendorong adanya kolaborasi program yang lebih produktif; jika ada persoalan asnaf yang membutuhkan bantuan, MUI dan BAZNAS harus hadir bersama. Mari kita gunakan seluruh pikiran dan tenaga kita untuk mengembangkan potensi di Demak. Sinergi ini bukan sekadar kerja sama administratif, melainkan jalan perjuangan untuk memastikan setiap bantuan tepat sasaran dan mampu mengubah mustahik menjadi muzakki demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Demak yang lebih luas," pungkas KH. Ahmad Darodji dalam imbauannya.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Demak.

Lihat Daftar Rekening →