WhatsApp Icon
BAZNAS Demak Kukuhkan Pengurus UPZ Masjid Baitul Majid Desa Tuwang Periode 2026–2031

DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak resmi mengukuhkan dan memberikan pembinaan kepada pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Baitul Majid Desa Tuwang, Kecamatan Karanganyar, untuk periode 2026–2031. Acara yang berlangsung khidmat di Masjid Baitul Majid pada Minggu (20/9/2026) ini menjadi langkah krusial dalam memperkuat tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di tingkat desa.

Ketua Takmir Masjid Baitul Majid, Ya'qub, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kedatangan tim BAZNAS Kabupaten Demak dan berharap jajaran pengurus baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Semoga para pengurus yang dilantik dapat menjadi pribadi yang baik serta mampu mengemban amanah agama dan negara di Desa Tuwang. Semoga seluruh ikhtiar kita bersama dalam memakmurkan masjid ini dicatat sebagai amal kebaikan,” ujar Ya'qub.

Senada dengan hal tersebut, Pemerintah Desa Tuwang yang diwakili oleh Ustaz Abdur Rohman turut menyampaikan terima kasih atas terbentuknya kepengurusan UPZ yang diketuai oleh H. Sutikno. Pihak pemdes juga mengapresiasi keaktifan para ketua RT yang gigih menyosialisasikan gerakan ZIS kepada warga, serta menekankan pentingnya keterbukaan publik.

“Kami berharap pengurus UPZ yang dipimpin Bapak H. Sutikno dapat bekerja dengan lancar dan transparan. Setiap penarikan dan rekapitulasi harap dicantumkan secara terbuka di papan pengumuman maupun spanduk. Semoga keberadaan UPZ ini membawa manfaat nyata bagi fuqara dan masakin di desa kita,” ungkap Ustaz Abdur Rohman.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua UPZ Masjid Baitul Majid terpilih, H. Sutikno, memohon doa restu agar kepengurusan baru ini konsisten membawa iklim yang lebih baik. Ia juga menyampaikan laporan penghimpunan dana ZIS yang telah berjalan di Desa Tuwang.

“Mohon doanya agar ke depan pengelolaan ZIS di desa kita semakin membaik. Perlu kami laporkan bahwa pada Tahun 2026 Masa Tanam (MT) I terkumpul ZIS sebesar Rp41.502.000, sedangkan pada MT II terhimpun Rp37.605.000. Pada kegiatan ini akan segera disalurkan santunan kepada 29 warga fakir miskin dan dhuafa,” jelas H. Sutikno.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Demak, H.M. Sulaiman, S.Pd., memberikan arahan tegas mengenai pentingnya integritas, transparansi, dan kepatuhan syariah dalam mengelola zakat. Beliau mengingatkan bahwa perjuangan mengelola ZIS selalu diwarnai tantangan.

“Pengurus UPZ harus ekstra hati-hati karena mengelola ZIS pasti ada dinamika dan ujiannya. Untuk tata kelola, pastikan pembukuan dan rekening dipisah antara akun zakat dan infak. Mengenai hak amil, batas maksimal adalah 12,5% untuk zakat dan 20% untuk infak. Hak tersebut bisa diambil untuk pengurus atau diinfakkan kembali guna mendukung operasional UPZ. Namun ingat, hukum syariatnya sah jika ada ikrar akad penyerahan terlebih dahulu sebelum disedekahkan kembali,” tegas H.M. Sulaiman.

Lebih lanjut, H.M. Sulaiman menggarisbawahi landasan syar'i gerakan penarikan zakat yang berpedoman pada Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 103.

“Dalam memperjuangkan zakat, kita meneladani perintah Allah SWT sebagaimana termaktub dalam Surat At-Taubah ayat 103, ‘Khuth min amwalihim shadaqatan tuthahhiruhum wa tuzakkihim biha’ yang artinya 'Ambillah zakat dari harta mereka guna membersihkan dan menyucikan mereka'. Sejak zaman Sahabat Nabi SAW, mengajak umat untuk berzakat memang membutuhkan pendekatan yang tegas dan persuasif demi kemaslahatan mereka sendiri. Dalam hal ini, BAZNAS Kabupaten Demak mempermudah koordinasi teknis, di mana pihak UPZ cukup menyampaikan laporan administrasi rekapitulasinya secara rutin,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan santunan secara langsung oleh BAZNAS Kabupaten Demak bersama pengurus UPZ kepada 29 orang mustahik di Desa Tuwang.

20/09/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
Kemenag dan BAZNAS Sinergi Luncurkan Program Pesantren Nyaman Belajar 2026 untuk Perkuat Pendidikan Santri

Berita Nasional

JAKARTA — Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., menegaskan bahwa dukungan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memegang peranan krusial dalam memperkuat pilar pendidikan pesantren di seluruh Indonesia. Kolaborasi strategis ini diwujudkan melalui peluncuran resmi Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) 2026 yang diinisiasi bersama oleh BAZNAS RI dan Kementerian Agama (Kemenag) RI di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Menag Nasaruddin menyampaikan bahwa kemitraan antara Kemenag dan BAZNAS tidak sekadar terjalin pada tataran struktural, melainkan bergerak secara fungsional lewat program nyata yang langsung menyasar kebutuhan mendasar lembaga pesantren. Melalui integrasi program ini, bantuan yang dialokasikan dapat disalurkan secara lebih terarah serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi para santri.

“Dengan demikian, insyaallah penyaluran dana-dana umat melalui BAZNAS dapat dipertanggungjawabkan secara konkret dan terukur,” ujar Menag Nasaruddin.

Lebih lanjut, Menag mengajak seluruh lapisan masyarakat dan para muzaki untuk mengoptimalkan penyaluran zakat, infak, dan sedekah mereka melalui lembaga resmi BAZNAS guna mendukung keberlangsungan masa depan generasi penghafal Al-Qur'an dan penuntut ilmu di pesantren.

"Karena itu saya mohon kepada para muzaki, mari menyalurkan bantuannya ke BAZNAS ya, supaya nanti bisa memberikan bantuan kepada para santri-santri kita. Nah kita berharap dengan adanya Dirjen Pondok Pesantren, dengan adanya keberpihakan BAZNAS, maka santri-santri kita itu bisa bernapas," tuturnya.

Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) 2026 hadir sebagai bantuan stimulan dari BAZNAS RI berupa dana sebesar Rp25 juta per instansi bagi pesantren yang telah terdaftar resmi di Kementerian Agama. Bantuan ini dirancang sebagai pemantik sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah untuk bersama-sama merenovasi fasilitas asrama, sehingga tercipta hunian santri yang lebih layak, sehat, aman, dan kondusif untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar.

17/09/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
Tingkatkan Kelayakan Sarana Santri, BAZNAS dan Kemenag Salurkan Bantuan Rp17,5 Miliar Lewat Program Pesantren Nyaman Belajar

Berita Nasional 

JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Agama RI menyalurkan bantuan senilai Rp17,5 miliar melalui Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) 2026. Penyaluran bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan kelayakan sarana pendidikan serta hunian bagi para santri yang tersebar di 700 pesantren di seluruh Indonesia.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menjelaskan bahwa Program Pesantren Nyaman Belajar merupakan bagian dari 13 Program Prioritas BAZNAS periode 2026–2031. Program ini dirancang guna memastikannya dana zakat dapat memberikan kemanfaatan yang nyata dan berkesinambungan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang layak bagi para santri.

“Program ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS menjadikan dana zakat sebagai instrumen strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang layak bagi santri. Secara filosofis, ikhtiar ini juga selaras dengan prinsip Maqashid Syariah, khususnya dalam menjaga akal dan memelihara keselamatan jiwa generasi muda kita,” ujar Sodik saat meresmikan program Pesantren Nyaman Belajar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama, Rabu (16/9/2026).

Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., turut menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi strategis ini. Ia menekankan bahwa program PNB tidak hanya sekadar pembenahan fisik, tetapi menjadi fondasi penting dalam membangun iklim pesantren yang sehat dan kondusif bagi tumbuh kembang santri.

“Program Pesantren Nyaman Belajar bukan sekadar program renovasi asrama, tetapi bagian dari ikhtiar membangun ekosistem pesantren yang ramah anak, sehat, aman, dan nyaman,” kata Menag Nasaruddin.

Menag Nasaruddin menambahkan bahwa tingginya kebutuhan pengembangan fasilitas pesantren di berbagai daerah memerlukan sinergi dan gotong royong dari berbagai pihak—mulai dari pemerintah, BAZNAS, Lembaga Amil Zakat (LAZ), Unit Pengumpul Zakat (UPZ), ormas Islam, dunia usaha, pemerintah daerah, hingga para muzaki dan masyarakat umum. Ia menaruh harapan besar agar program ini terdistribusi secara transparan, tepat sasaran, serta dapat dipertanggungjawabkan melalui integrasi data pesantren milik Kementerian Agama.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menegaskan tekad BAZNAS dalam menghadirkan ruang belajar dan tempat tinggal yang aman bagi para santri. Ia memaparkan bahwa penyaluran bantuan difokuskan pada pesantren yang paling membutuhkan dukungan sarana dasar.

Idy menjelaskan, prioritas program ini ditujukan bagi pesantren yang membina minimal 35 persen santri dhuafa, pesantren yang melayani kelompok rentan, serta lembaga pendidikan yang berlokasi di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) maupun daerah rawan bencana. Melalui kolaborasi ini, diharapkan proses belajar mengajar para santri di seluruh penjuru negeri dapat berjalan lebih optimal.

17/09/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
Sinergi Dindikbud, Kemenag dan BAZNAS Demak Sukses Gelar MAPSI SMP ke-14 untuk Penguatan Karakter Islami

DEMAK — (16/09/2026) Bertempat di SMPN 1 Karangtengah Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Demak sukses menggelar ajang Pekan Keterampilan dan Seni Islam (MAPSI) jenjang SMP. Ajang tahunan yang berlandaskan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional ini diselenggarakan sebagai wadah evaluasi pendidikan, peningkatan mutu pembelajaran, serta pembentukan karakter dan ketakwaan siswa. Tak hanya menjadi ruang inkubasi inovasi dan kreativitas, ajang ini juga memupuk nilai sportivitas serta semangat kebersamaan antarsiswa sebagai persiapan menuju kompetisi tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan yang berlangsung semarak ini diikuti oleh 809 peserta dari SMP negeri maupun swasta se-Kabupaten Demak. Suksesnya gelaran ini tidak lepas dari kolaborasi dan sinergitas yang kuat antara Dindikbud, Kementerian Agama (Kemenag), serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak dalam membangun ekosistem pendidikan karakter yang berkelanjutan.

Kepala Dindikbud Kabupaten Demak menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi. "Kami menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran dinas, Kementerian Agama, BAZNAS, para guru pendamping, serta instansi terkait yang telah berkolaborasi aktif demi suksesnya penyelenggaraan MAPSI tahun ini," ungkapnya.

Bupati Demak turut hadir dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana Dindikbud Demak, Kemenag, BAZNAS, koordinator wilayah (korwil), hingga para guru pendamping yang telah mencurahkan waktu dan tenaga dalam membimbing para peserta. Bupati menilai kualitas persiapan dan pelaksanaan kegiatan ini terus mengalami peningkatan yang signifikan dari waktu ke waktu.

"Kegiatan MAPSI ini memiliki arti yang sangat penting sebagai ajang mengukur prestasi akademik maupun non-akademik, sekaligus membina akhlak mulia para peserta didik. Kami berharap para peserta yang tampil hari ini dapat terus dibina untuk menjadi calon-calon kontingen MTQ Kabupaten Demak di masa depan," ujar Bupati Demak.

Bupati juga menekankan bahwa penanaman nilai-nilai seni dan keterampilan Islam ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Demak dalam mewujudkan daerah yang semakin maju, bermartabat, cerdas, serta berkarakter islami. Sinergitas tiga pilar — Dindikbud, Kemenag, dan BAZNAS — menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mengawal generasi penerus bangsa.

"Menjadi juara tentu sebuah kebanggaan, namun yang paling utama adalah terbangunnya rasa percaya diri, kejujuran, dan sportivitas. Jadikan ajang ini sebagai bagian dari proses belajar dan pengalaman berharga untuk mengembangkan potensi diri. Mari kita bersama-sama mendorong generasi muda Demak agar terus mengukir prestasi," lanjut Bupati Demak.

Mengakhiri arahannya, Bupati menegaskan pentingnya keberlanjutan dukungan dari seluruh dunia pendidikan. Pemkab Demak akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan sokongan sinergis dari lembaga negeri, swasta, Kemenag, hingga BAZNAS. Kebersamaan ini diharapkan dapat mewujudkan generasi muda Demak yang cerdas secara intelektual, memiliki kedalaman iman, serta berakhlaqul karimah.

16/09/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
BAZNAS Demak Salurkan 26 Paket Ternak Ayam Petelur Mandiri Tahap II untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Ummat

DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi mustahik melalui program pendayagunaan zakat secara produktif. Pada Selasa (15/9/2026), BAZNAS Kabupaten Demak merampungkan penyaluran bantuan Tahap II berupa 26 paket Ternak Mandiri Ayam Petelur kepada para penerima manfaat yang tersebar di wilayah Kabupaten Demak. Penyaluran ini melengkapi tahap sebelumnya, di mana sebanyak 74 paket bantuan serupa telah diserahkan secara simbolis dalam acara sosialisasi dan pendistribusian Tahap I.

Program Ternak Mandiri Ayam Petelur ini diusung sebagai strategi BAZNAS Kabupaten Demak dalam memadukan penguatan ekonomi produktif dengan intervensi pencegahan stunting di tingkat keluarga. Selain memberikan sumber pendapatan harian bagi peternak, keberadaan ayam petelur produktif di lingkungan rumah tangga diharapkan dapat menjamin ketersediaan pangan bergizi seimbang, khususnya asupan protein hewani harian untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Ketua BAZNAS Kabupaten Demak H.Bambang Soesetiarto,S.I.P, menekankan bahwa program ini tidak sekadar memberikan modal usaha, tetapi juga menjadi instrumen strategis daerah dalam mengatasi risiko stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem. "Melalui program ayam petelur mandiri ini, kami ingin membangun dua fondasi sekaligus: penguatan ekonomi produktif keluarga dan ketahanan pangan berbasis pemenuhan gizi harian. Kami berharap para penerima manfaat dapat mengelola bantuan ini secara konsisten, sehingga hasilnya tidak hanya menopang kebutuhan ekonomi harian tetapi juga memastikan gizi keluarga terpenuhi agar anak-anak terbebas dari risiko stunting," ujarnya.

Kebahagiaan dan rasa syukur terpancar dari salah satu penerima manfaat program, Heru Santoso, saat menerima paket ternak mandiri tersebut. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada BAZNAS Kabupaten Demak dan para donatur yang telah mengamanahkan zakatnya.

"Saya Heru Santoso, mengucapkan terima kasih banyak untuk para muzakki BAZNAS Kabupaten Demak atas bantuannya berupa satu paket ternak mandiri ayam petelur. Semoga kedepannya menjadi berkah, barokah, dan bermanfaat, khususnya bagi penerima bantuan dan seluruh masyarakat di Kabupaten Demak. Dari zakat, terbitlah kemandirian umat," ujar Heru.

Ia juga menunjukkan kondisi ternak ayam petelur di kandangnya yang sudah mulai berproduksi. "Dari 16 ayam petelur Sudah bertelur 5-10 telur dalam sehari. Semoga kedepannya bisa lebih banyak lagi," tambah Heru dengan penuh optimisme.

Program pemberdayaan ini menjadi bukti nyata manfaat zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional dan akuntabel oleh BAZNAS Kabupaten Demak demi mewujudkan kesejahteraan serta kemandirian ummat secara berkelanjutan.

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Terbaik Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak.

Bersama BAZNAS, zakat yang Anda tunaikan akan dikelola secara amanah dan produktif untuk memberdayakan ekonomi ummat serta menghadirkan kemandirian bagi sesama. Tunaikan zakat Anda sekarang dan jadilah bagian dari gerakan kebaikan ini

15/09/2026 | Kontributor: humas-baznas demak

Berita Terbaru

BAZNAS RI Salurkan Bantuan Darurat Gempa NTT di Momen HUT ke-81 Kemerdekaan RI
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Darurat Gempa NTT di Momen HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menunjukkan komitmen nyata kemanusiaan dengan memobilisasi bantuan darurat serta layanan kesehatan bagi korban terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penanganan ini difokuskan pada penyaluran logistik penting seperti sembako, makanan siap saji, tenda pengungsian, penyediaan layanan kesehatan, perlindungan khusus ibu dan anak, hingga pemulihan fasilitas umum yang rusak meliputi sekolah, masjid, dan MCK. Langkah cepat tanggap darurat pascagempa yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026) ini diwujudkan dengan menerjunkan personel BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama Rumah Sehat BAZNAS (RSB) langsung ke wilayah Labuan Bajo. Tim di lapangan sigap mendirikan posko pengungsian, mengoperasikan dapur umum, serta mendistribusikan bantuan logistik ke Desa Reo, Kabupaten Manggarai. Saat memimpin jalannya Upacara HUT ke-81 RI di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada Senin (17/8/2026), Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan bahwa aksi kemanusiaan tersebut merupakan wujud nyata pengabdian kepada Allah SWT sekaligus bentuk rasa syukur atas nikmat kemerdekaan bangsa Indonesia. “Ini adalah bagian pengabdian kita kepada Allah, bagian dari pengabdian kita kepada sesama bangsa, mudah-mudahan dicatat oleh Allah sebagai rasa syukur kita atas kemerdekaan yang Allah limpahkan kepada bangsa Indonesia,” jelas Sodik Mudjahid. Lebih lanjut, BAZNAS RI turut mengetuk pintu hati masyarakat luas serta para donatur untuk bersama-sama mengulurkan tangan melalui infak, sedekah, dan donasi guna mempercepat masa pemulihan para penyintas di NTT. Dukungan moral dan material dari publik dinilai sangat vital bagi kelancaran tugas tim kemanusiaan di wilayah terdampak. “Kita berharap bahwa pasukan-pasukan kita yang sudah berada di NTT itu juga mendapatkan dukungan dan kepercayaan dari para muzaki, dari para munfiq, dari para donatur untuk terus memberikan dukungan sedekahnya, infaknya, dan donasinya kepada pasukan-pasukan kita yang mulai hari kemarin sudah bergerak di NTT,” ujar Sodik Mudjahid. Berdasarkan data sementara yang dirilis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Minggu (16/8/2026) pukul 16.00 WIB, bencana gempa bumi yang disusul oleh 995 kali gempa susulan ini telah menimbulkan dampak berat di berbagai kabupaten. Tercatat sebanyak 53 jiwa meninggal dunia, 137 orang mengalami luka-luka, 5.659 warga harus mengungsi, serta 2.403 unit rumah dan 213 fasilitas umum mengalami kerusakan parah. Melalui aksi solidaritas zakat dan kemanusiaan ini, BAZNAS berupaya menghadirkan harapan baru dan meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di bumi NTT.
BERITA17/08/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Gerak Cepat Terjunkan Tim Tanggap Bencana Bantu Penyintas Gempa di NTT
BAZNAS Gerak Cepat Terjunkan Tim Tanggap Bencana Bantu Penyintas Gempa di NTT
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menebar maslahat dan meringankan beban sesama, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bergerak cepat dengan memberangkatkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) ke lokasi terdampak gempa bumi di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah cepat ini diambil guna mengoptimalkan proses evakuasi serta memberikan pertolongan pertama bagi para penyintas yang membutuhkan uluran tangan segera. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan bahwa fokus utama keberangkatan Tim BTB saat ini adalah melakukan pencarian dan penyelamatan terhadap warga yang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan akibat guncangan gempa. Berdasarkan koordinasi intensif bersama berbagai pihak terkait di lapangan, keselamatan jiwa warga merupakan prioritas tertinggi yang harus segera ditangani di masa tanggap darurat ini. Di samping misi pencarian dan pertolongan, Tim BTB pusat yang diberangkatkan dari Jakarta hari ini juga langsung bergabung dengan Tim BTB daerah serta Satuan Tugas penanggulangan bencana lainnya. Kehadiran mereka di lokasi bencana tidak hanya untuk mengevakuasi korban, tetapi juga mengemban misi kemanusiaan yang komprehensif, mulai dari mendirikan tenda pengungsian yang layak, membangun dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan, hingga mendistribusikan logistik esensial berupa terpal, alas tidur, serta perlengkapan kebersihan (hygiene kit). Lebih lanjut, BAZNAS juga memastikan pemenuhan hak-hak dasar para penyintas dengan menghadirkan layanan kesehatan darurat bagi masyarakat yang mengalami luka-luka maupun penurunan kondisi fisik akibat musibah ini. Seluruh rangkaian respons kemanusiaan tersebut akan terus dievaluasi dan disesuaikan secara bertahap mengikuti perkembangan situasi serta asesmen kebutuhan riil di lapangan. Berdasarkan data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Minggu (16/8) pukul 00.00 WIB, bencana gempa bumi ini telah memaksa lebih dari 5.000 jiwa mengungsi, menelan 47 korban jiwa, serta menimbulkan kerusakan infrastruktur bangunan dalam skala yang cukup luas. Menghadapi situasi yang berat ini, pimpinan dan seluruh keluarga besar BAZNAS menyampaikan duka cita yang mendalam serta doa tulus agar masyarakat NTT senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan. BAZNAS berkomitmen untuk terus membersamai masyarakat NTT melalui berbagai ikhtiar kemanusiaan hingga situasi berangsur pulih dan masyarakat dapat bangkit kembali. Meskipun tantangan geografis serta kendala jaringan komunikasi sempat menghambat koordinasi, BAZNAS memastikan bahwa jaringan kemanusiaan yang solid akan terus siaga untuk menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat luas secara tepat sasaran.
BERITA16/08/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Salurkan Bantuan Pendidikan Mahasiswa Produktif 2026-2027
BAZNAS Demak Salurkan Bantuan Pendidikan Mahasiswa Produktif 2026-2027
DEMAK – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menggelar kegiatan pembinaan sekaligus penyaluran bantuan pendidikan bagi Mahasiswa Produktif untuk periode 2026-2027. Acara yang berlangsung khidmat di aula pertemuan kantor BAZNAS Demak ini dihadiri oleh para mahasiswa penerima manfaat yang terpilih. Kegiatan dibuka dengan penuh keberkahan melalui pembacaan dzikir dan lantunan Asmaul Husna. Hal ini mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Demak. Menurut beliau, langkah tersebut merupakan upaya penting untuk memberikan pencerahan sekaligus menenangkan hati para mahasiswa sebelum memulai amanah baru mereka. Dalam sambutannya, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Demak mengucapkan selamat kepada 40 mahasiswa yang berhasil lolos seleksi sebagai penerima manfaat tahun ini. Beliau menyampaikan bahwa angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan jumlah penerima pada periode sebelumnya. "Selamat kepada para mahasiswa yang terpilih. Tahun ini kita menyalurkan bantuan kepada 40 mahasiswa Produktif, jumlah yang meningkat dibandingkan periode sebelumnya. Kami berharap amanah ini menjadi motivasi bagi adik-adik untuk lebih berprestasi lagi di bidang akademik," ujar Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Demak. Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa bantuan ini menuntut komitmen lebih dari sekadar pencapaian akademik di perguruan tinggi. Mahasiswa didorong untuk menjadi pribadi yang produktif dan aktif berkontribusi dalam program-program BAZNAS Kabupaten Demak. "Kami tidak hanya ingin adik-adik unggul secara akademik, tetapi juga aktif terlibat dalam gerakan zakat. Mahasiswa diwajibkan membantu meningkatkan fundraising dan syiar Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital. Selain itu, kalian juga diharapkan berperan aktif dalam membantu memonitoring program-program pendayagunaan produktif BAZNAS Kabupaten Demak," tegasnya. Harapan besar disematkan kepada para mahasiswa agar dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengoptimalkan potensi teknologi dalam mensyiarkan kebaikan zakat. Setelah sesi pembinaan, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan teknis mengenai pembagian kelompok kerja dan mekanisme program lainnya yang dipandu oleh pendamping program BAZNAS Kabupaten Demak. Acara ditutup dengan prosesi penyaluran bantuan secara simbolis kepada seluruh mahasiswa penerima manfaat. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Demak terus berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Mari terus dukung program pendidikan BAZNAS dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Salurkan kebaikan Anda sekarang untuk masa depan umat yang lebih baik.
BERITA13/08/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Kabupaten Demak Salurkan Sembako di Penutupan TMMD Tahap III Tahun 2026 Gemulak Sayung
BAZNAS Kabupaten Demak Salurkan Sembako di Penutupan TMMD Tahap III Tahun 2026 Gemulak Sayung
Demak, 13 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui aksi sosial di Desa Gemulak, Kecamatan Sayung. Kehadiran BAZNAS kali ini menjadi bagian dari rangkaian upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Kodim 0716/Demak. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Demak, H. Suyono, S.Pd., M.Pd., hadir secara langsung untuk mewakili pimpinan. Beliau menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis sebagai wujud nyata kepedulian sosial serta komitmen BAZNAS dalam memperkuat kemanunggalan antara TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat. Penyaluran bantuan berlangsung khidmat pada Kamis (13/08/2026) tepat pukul 08.40 WIB di lapangan Desa Gemulak. Prosesi ini turut disaksikan oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Demak, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Demak, Dandim 0716/Demak, Kapolres Demak, serta para perwira TNI-Polri. Bantuan paket sembako tersebut disasarkan kepada warga kurang mampu, lanjut usia (lansia), serta keluarga penerima manfaat di desa sasaran. H. Suyono berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban ekonomi warga, sekaligus menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi serta sinergitas lintas sektoral dalam membangun Kabupaten Demak yang lebih baik. Prosesi penyerahan dilakukan secara tertib dan penuh kehangatan. H. Suyono bersama jajaran Forkopimda dan prajurit TNI berinteraksi langsung dengan warga penerima manfaat, menyerahkan paket bantuan sebagai simbol perhatian dan kehadiran pemerintah serta lembaga sosial di tengah-tengah masyarakat.
BERITA13/08/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Perkuat Gotong Royong HUT ke-81 RI dengan Penyaluran ZIS di Desa Bungo Wedung
BAZNAS Demak Perkuat Gotong Royong HUT ke-81 RI dengan Penyaluran ZIS di Desa Bungo Wedung
DEMAK – Semangat kolaborasi dalam mengisi kemerdekaan tampak nyata dalam kegiatan Pasar Murah dan Pengabdian Masyarakat yang digelar di Desa Bungo, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Rabu (12/8/2026). Hadir sebagai mitra pemerintah dalam menebar kemaslahatan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) turut serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran ini sejalan dengan pernyataan Bupati Demak, dr. Hj. Eisti'anah, S.E., yang menekankan bahwa, "Pemerintah harus hadir ketika masyarakat membutuhkan dan mampu memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat". Dalam upaya memperkuat jaring pengaman sosial, BAZNAS menyalurkan berbagai bantuan secara simbolis guna meringankan beban ekonomi warga. Penyaluran bantuan tersebut meliputi unit kursi roda untuk mendukung aksesibilitas pelayanan di tingkat kecamatan, bantuan beasiswa pendidikan, hingga paket kebutuhan pokok. Sinergi ini merupakan wujud nyata bahwa pengelolaan ZIS yang amanah mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang sedang membutuhkan uluran tangan di momen bersejarah Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Fokus pemberdayaan umat terlihat dari dukungan BAZNAS terhadap sektor pendidikan dengan total nilai bantuan yang signifikan. Sebanyak 40 mahasiswa menerima beasiswa sarjana untuk tahun 2026-2027 dengan total bantuan sebesar Rp336.000.000, serta 40 santri tahfidz menerima beasiswa tahun 2026 dengan total nilai Rp120.000.000. Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan paket sembako kepada 30 penerima manfaat masyarakat di Desa Bungo. Penyaluran ini menjadi bukti bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan instrumen ekonomi umat yang memiliki kekuatan besar untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan jika dikelola secara kolektif. Melalui momentum peringatan kemerdekaan ini, BAZNAS terus berkomitmen untuk menjadi jembatan kebaikan antara muzakki (pemberi zakat) dengan mustahik (penerima zakat) agar keberkahan zakat dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Demak. Mari jadikan semangat kemerdekaan sebagai titik balik untuk membersihkan harta dan menyempurnakan ibadah kita. Bagi para muzakki, mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS sekarang juga. Dengan menunaikan ZIS, Anda telah menjadi bagian dari solusi pengentasan kemiskinan dan turut berkontribusi nyata dalam mencerdaskan generasi bangsa serta membangun kesejahteraan umat. Salurkan kepedulian Anda melalui kanal resmi BAZNAS dan mari kita bangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera bersama-sama.
BERITA12/08/2026 | humas-baznas demak
Menjaga Asa Yatim Korban KDRT, BAZNAS dan Pemkab Demak Jamin Pendidikan
Menjaga Asa Yatim Korban KDRT, BAZNAS dan Pemkab Demak Jamin Pendidikan
DEMAK (10/08/2026) — Kepedulian terhadap anak-anak piatu yang kehilangan tumpuan kasih sayang ibunya terus diikhtiarkan oleh Pemerintah Kabupaten Demak bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui pemberian jaminan biaya pendidikan dan pemenuhan kebutuhan hidup bagi dua anak piatu korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Desa Jamus, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Kedua bocah tersebut, Laba Kenandra Akbar (9) yang saat ini duduk di kelas 3 SD dan adiknya Kaesaka Mahatma Akbar di kelas 2 SD, dipastikan dapat terus menuntut pendidikan Penyerahan bantuan berlangsung penuh keharuan di Desa Jamus pada Senin (10/8/2026). Kehadiran Bupati Demak Eisti’anah bersama Ketua BAZNAS Demak Bambang Soesetiarto, Kepala Kejaksaan Negeri Demak Milono Raharjo, Camat Mranggen Yogi Setyawan Widi Nugroho S,STP,.M.M serta Kepala Desa Jamus Muh Rifa’i menjadi simbol keberpihakan pemerintah dan muzaki dalam merawat asa anak-anak terlantar. Peristiwa memilukan pada November 2023 silam yang merenggut nyawa sang ibu dan mengharuskan sang ayah menjalani hukuman pidana, kini dibalut dengan kepedulian sosial agar masa depan kedua anak tersebut tetap terpelihara. Bupati Demak, Eisti’anah, menegaskan bahwa penanganan terhadap kedua anak ini tidak hanya menyasar pada pemenuhan fasilitas material, tetapi juga pada pemulihan kejiwaan mereka. "Selain pendidikan hingga jenjang SMA, kedua anak tersebut juga mendapatkan pendampingan psikologis untuk memulihkan trauma pasca kejadian," ungkap Eisti'anah. Beliau menambahkan, sinergi bersama BAZNAS hadir untuk memastikan keberlangsungan hidup dan pendidikan anak-anak tersebut secara berkelanjutan. "Jika nantinya mereka ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, Pemkab Demak akan kembali mencarikan sumber pembiayaan," imbuhnya. Selaku pengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Demak hadir membawa amanah masyarakat untuk menjadi penopang utama bagi keluarga penerima manfaat (mustahik) ini, yang selama ini dibesarkan oleh nenek mereka dengan mengandalkan usaha toko sembako kecil. Ketua BAZNAS Demak, Bambang Soesetiarto, menyampaikan bahwa mulai September 2026, BAZNAS Demak menyalurkan bantuan rutin sebesar Rp400.000 setiap bulannya untuk menopang kebutuhan sekolah kedua bersaudara tersebut. "Harapannya, kalaupun belum digunakan bisa menjadi tabungan untuk biaya pendidikan jenjang berikutnya," tutur Bambang. Selain tunjangan bulanan, BAZNAS dan Pemkab Demak juga menyerahkan perlengkapan sekolah berupa tas, buku, alat tulis, uang saku, hingga bantuan logistik harian. Rasa syukur mendalam terpancar dari pihak keluarga dan pemerintah desa setempat. Kepala Desa Jamus, Muh Rifa’i, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi dan perhatian yang diberikan BAZNAS beserta Pemkab Demak. "Alhamdulillah, kedua anak tersebut mendapatkan bantuan pendidikan hingga lulus SMA. Tentu ini atensi luar biasa," ucapnya penuh haru. Mewakili keluarga, Muh Saean selaku kakek korban mengaku sangat terbantu, mengingat kedua cucunya masih harus menjalani kontrol psikologis secara rutin agar memori kelam masa lalu tidak mengganggu tumbuh kembang dan kegembiraan masa kecil mereka. Melalui pendampingan psikologis yang berkelanjutan, jaminan layanan kesehatan BPJS, serta pemenuhan biaya pendidikan dari BAZNAS Demak, ikhtiar kolektif ini diharapkan mampu membentengi masa depan Kenandra dan Kaesaka. Dana zakat yang disalurkan tak hanya menjadi pemenuh kebutuhan materiil, tetapi juga menjadi syiar kasih sayang dan perlindungan bagi anak-anak yatim/piatu, agar mereka tetap tegak menatap masa depan dengan optimisme dan keberkahan.
BERITA11/08/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS, Kemenag, dan Bappenas Resmi Integrasikan DTSEN untuk Optimalisasi Penyaluran ZIS-DSKL
BAZNAS, Kemenag, dan Bappenas Resmi Integrasikan DTSEN untuk Optimalisasi Penyaluran ZIS-DSKL
Jakarta — Upaya besar dalam membenahi tata kelola dana sosial keagamaan di Indonesia resmi dimulai. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Kementerian Agama, dan Kementerian PPN/Bappenas secara resmi meluncurkan integrasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) ke dalam sistem pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) pada Kamis (6/8/2026) di Gedung Bappenas, Jakarta. Langkah strategis ini diambil sebagai jawaban atas kendala klasik pengelolaan zakat di tanah air, yakni belum terhubungnya basis data secara sistemik antar kementerian, lembaga, maupun organisasi pengelola zakat di berbagai daerah. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya mencatat ada sekitar 48 juta data penerima manfaat (mustahik) dan 23 juta pembayar zakat (muzaki). Tanpa integrasi, angka besar ini sangat rentan memicu duplikasi data serta ketidaktepatan sasaran penyaluran. Melalui keterpaduan sistem yang terhubung langsung dengan DTSEN, BAZNAS optimistis program mobilisasi dana umat serta pemberdayaan ekonomi masyarakat akan berjalan jauh lebih akurat, efisien, dan tepat sasaran. Senada dengan hal tersebut, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., menegaskan bahwa Satu Data ZIS-DSKL menjadi instrumen krusial untuk memastikan seluruh proses tata kelola berjalan transparan dan akuntabel demi mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045. Sementara itu, Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., menambahkan bahwa pembenahan data ini juga akan menutup celah praktik penerimaan bantuan ganda—misalnya mustahik yang sudah menerima bantuan dari BAZNAS pusat tidak perlu lagi menerima bantuan dari BAZNAS daerah atau Kementerian Sosial. Dengan demikian, alokasi dana umat dapat diperluas untuk merangkul masyarakat miskin lain yang selama ini belum tersentuh uluran tangan. Peresmian penting ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi BAZNAS RI, pejabat madya dan pratama dari Kementerian Agama serta Bappenas, serta diikuti secara daring oleh pengurus BAZNAS dan lembaga amil zakat (LAZ) tingkat provinsi hingga kabupaten/kota di seluruh penjuru Indonesia.
BERITA06/08/2026 | humas-baznas demak
Sinergi BAZNAS dan BPBD Demak Gelar Edukasi Program Mantab di SMA Islam Miftahul Huda Jatisono
Sinergi BAZNAS dan BPBD Demak Gelar Edukasi Program Mantab di SMA Islam Miftahul Huda Jatisono
Demak (27/07/2026) Upaya memperkuat ketahanan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di lingkungan pendidikan terus digencarkan. Bertempat di SMA Islam Miftahul Huda Jatisono, Kecamatan Gajah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak resmi menggelar kegiatan Edukasi Sosialisasi Madrasah Aman Tanggap Bencana (Mantab). Pelaksanaan program strategis ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni mulai tanggal 27 hingga 28 Juli 2026. Program Mantab yang diinisiasi oleh BAZNAS merupakan sebuah gerakan terpadu untuk membangun budaya sadar bencana di lingkungan satuan pendidikan, mulai dari pemahaman risiko hingga simulasi evakuasi mandiri guna meminimalisir dampak korban jiwa saat terjadi darurat bencana. Membuka jalannya acara, Kepala Sekolah SMA Islam Miftahul Huda, Bapak Abdul Wahid, menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, pemahaman mengenai mitigasi bencana sangat krusial bagi para siswa sebagai bekal penyelamatan diri sekaligus menanamkan jiwa kemanusiaan sejak dini. "Ilmu tanggap bencana melalui program Mantab ini sangat penting bagi para siswa kami agar mereka memiliki kesadaran dan kesiapan mental dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan sekitar," ujar Bapak Abdul Wahid. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa program Madrasah Aman Tanggap Bencana ini selaras dengan pilar utama BAZNAS melalui program Demak Peduli Tanggap Bencana, yang mencakup penanganan berbagai musibah seperti kebakaran, angin puting beliung, hingga banjir yang kerap melanda wilayah setempat. Pihaknya berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kepekaan sosial tinggi. "Kami berharap program ini mampu mencetak relawan-relawan yang tanggap disaat kebencanaan. Tanggap kebencanaan tidak serta-merta didapat dari ilmu di sekolah saja, akan tetapi timbul sendiri dari hati, rasa kepedulian, empati, dan kesigapan," tegas H. Bambang Soesetiarto. Sinergi lintas instansi ini semakin diperkuat dengan kehadiran Kepala BPBD Kabupaten Demak, Agus Sukiyono, yang turut memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam arahannya, beliau memberikan edukasi komprehensif mengenai spektrum kebencanaan, mulai dari pemahaman definisi bencana, langkah-langkah mitigasi pada fase pra-bencana, penanganan tanggap darurat saat bencana terjadi, hingga pemulihan pada pasca-bencana. Ia juga menekankan pentingnya regenerasi relawan dari unsur masyarakat dan peserta didik. "Semoga dengan sosialisasi edukasi program madrasah tanggap bencana ini, ilmu yang disampaikan dapat ditularkan kepada siswa lain, ataupun dapat diaplikasikan penanganannya di saat situasi musibah kebencanaan seperti banjir, kebakaran, puting beliung, dan lain-lain," pesan Agus Sukiyono. Sebagai penutup rangkaian agenda hari pertama, kegiatan diisi dengan pemaparan teknis mendalam mengenai mitigasi risiko kebencanaan. Materi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Demak, Bapak Rezki Sulityono Soedibyo, bersama jajaran Amil Pelaksana BAZNAS Demak yang telah memiliki kompetensi serta sertifikasi resmi di bidang mitigasi risiko kebencanaan. Melalui pembekalan ini, para siswa diharapkan tidak hanya memahami teori dasar penanggulangan bencana, tetapi juga memiliki keterampilan taktis dalam mengurangi risiko bencana di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal mereka.
BERITA27/07/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Kabupaten Demak Buka Seleksi Beasiswa Santri Tahfidz 1448 H/2026 M, Pendaftaran Dibuka 20–22 Juli 2026
BAZNAS Kabupaten Demak Buka Seleksi Beasiswa Santri Tahfidz 1448 H/2026 M, Pendaftaran Dibuka 20–22 Juli 2026
Demak (14/07/2026) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali membuka Seleksi Beasiswa Santri Tahfidz BAZNAS Demak Tahun 1448 H/2026 M sebagai bentuk komitmen dalam mendukung lahirnya generasi penghafal Al-Qur'an yang berprestasi, berakhlak mulia, serta memiliki semangat untuk menyelesaikan hafalan hingga 30 juz. Program beasiswa ini diperuntukkan bagi santri tahfidz yang berasal dari Kabupaten Demak dan sedang menempuh pendidikan di pondok pesantren yang berada di wilayah Kabupaten Demak. Melalui program tersebut, BAZNAS Kabupaten Demak berharap dapat memberikan dukungan pendidikan kepada santri yang termasuk dalam kategori mustahik zakat sehingga mereka dapat lebih fokus dalam menyelesaikan hafalan Al-Qur'an. Pendaftaran Seleksi Beasiswa Santri Tahfidz akan dilaksanakan pada 20–22 Juli 2026 mulai pukul 09.00–14.00 WIB di Kantor BAZNAS Kabupaten Demak, Jalan Pemuda Nomor 56, Bintoro, Demak. Formulir pendaftaran dapat diunduh melalui tautan bazn.as/tahfidbaznasdemak sebelum peserta menyerahkan berkas secara langsung. Seluruh peserta diwajibkan memenuhi persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Setelah proses pendaftaran selesai, peserta akan mengikuti tahapan seleksi administrasi, dilanjutkan seleksi kompetensi tahfidz, hingga pengumuman hasil seleksi sesuai jadwal yang telah ditentukan. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Demak mengajak para santri yang memenuhi kriteria untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ikhtiar dalam memperoleh dukungan pendidikan sekaligus memperkuat komitmen menjadi generasi penghafal Al-Qur'an yang mampu memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara. Informasi Seleksi Beasiswa Santri Tahfidz BAZNAS Demak 1448 H/2026 MPersyaratan Warga Kabupaten Demak. Berdomisili dan menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Kabupaten Demak. Termasuk dalam 8 Asnaf Mustahik Zakat. Berkomitmen menyelesaikan hafalan Al-Qur'an hingga 30 juz. Minimal telah hafal 15 juz dan belum khatam. Berusia maksimal 22 tahun saat mendaftar. Belum menikah. Dokumen yang Harus Disiapkan Fotokopi Kartu Santri atau Surat Keterangan sebagai santri. Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK). Surat keterangan hafal min. 15 juz (belum khatam) dari pengasuh pondok. Surat pernyataan kesanggupan khatam 30 juz (meterai Rp10.000). Surat pernyataan tidak menerima bantuan lain (meterai Rp10.000). Pas foto terbaru 3×4 (2 lembar). Surat keterangan tidak mampu dari Desa/Kelurahan (diketahui Kecamatan). Maksimal pengiriman 3 pendaftar per Pondok Pesantren. Informasi Pendaftaran & Jadwal Seleksi Tanggal Pendaftaran 20–22 Juli 2026 Waktu 09.00–14.00 WIB Tempat Kantor BAZNAS Kabupaten Demak, Jl. Pemuda No. 56, Bintoro, Demak Formulir Pendaftaran bazn.as/tahfidbaznasdemak Jadwal Pelaksanaan Seleksi Tahapan Seleksi Administrasi 23 Juli 2026 Pengumuman Hasil Administrasi 25 Juli 2026 Seleksi Kompetensi Tahfidz 29 Juli 2026 Pengumuman Kelulusan Akan diinformasikan lebih lanjut
BERITA14/07/2026 | humas-baznas demak
Gandeng Pemkab dan MUI, BAZNAS Demak Salurkan Santunan untuk Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa
Gandeng Pemkab dan MUI, BAZNAS Demak Salurkan Santunan untuk Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa
DEMAK (05/07/2026) – Memasuki momentum penuh berkah di bulan Muharram 1448 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Demak, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Demak Kota, dan Yayasan Pendidikan Islam Tazakka menggelar aksi sosial keagamaan. Sinergi lintas sektor ini diwujudkan melalui penyaluran santunan bagi 41 anak yatim dan dhuafa yang berlangsung khidmat di Mushola Sabiilul Huda, Kelurahan Kalicilik, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak. Hadir langsung dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Demak Muhammad Badruddin M.Pd (Gus Bad), Ketua BAZNAS Kabupaten Demak Drs. H. Bambang Soesetiarto, S.I.P, Ketua MUI Kecamatan Demak Kota KH. Hasyim Asy’ari, jajaran Forkopimcam Demak, serta para tokoh agama setempat. Kehadiran para tokoh ini mempertegas komitmen bersama dalam menguatkan syiar Islam dan kepedulian sosial di wilayah Demak. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Demak yang akrab disapa Gus Bad, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kolaborasi kemanusiaan ini. Beliau menekankan pentingnya menjaga tradisi memuliakan anak yatim (Idul Yatama) sebagai bentuk implementasi nyata ajaran Al-Qur'an. “Atas nama Pemkab dan pribadi saya mengucapkan banyak terima kasih kepada BAZNAS, MUI Demak Kota, dan Yayasan Pendidikan Islam Tazakka, serta tentunya warga di sini yang masih peduli dan melanggengkan tradisi Idul Yatama atau Lebaran anak yatim. Islam mengajarkan umatnya untuk selalu memperhatikan dan membantu orang-orang yang membutuhkan, termasuk anak-anak yatim yang telah kehilangan salah satu atau kedua orang tuanya,” ujar Gus Bad. Lebih lanjut, Gus Bad juga mengingatkan bahwa menyantuni anak yatim bukan sekadar bantuan materiil biasa, melainkan memiliki dampak jangka panjang bagi kehidupan mereka sekaligus menjadi ladang pahala yang dijanjikan syurga oleh Allah SWT. “Tentu untuk melaksanakan kegiatan syiar seperti ini bukan pekerjaan mudah, namun jika diniati ibadah dan peduli pada anak yatim dan dhuafa, Insya Allah terlaksana. Santunan anak yatim dapat membantu meringankan sekadar untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, seperti makanan, pakaian, dan pendidikan,” tambahnya sembari mengutip keutamaan berinfak dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 215. Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Pelaksana, KH Zaenal Arifin, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran acara tersebut, terlebih dengan kehadiran rombongan Wakil Bupati yang memberikan motivasi tersendiri bagi warga dan anak-anak penerima manfaat. Tiap anak yatim dan dhuafa dalam kesempatan ini menerima haknya berupa santunan uang tunai senilai Rp 350.000,- disertai bantuan pangan berupa 5 kilogram beras. “Syukur Alhamdulillah acara santunan anak yatim dan dhuafa tahun ini dapat berjalan sesuai rencana. Tidak lupa kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang kerso mengayubagyo (bekerjasama) hingga kita semua dapat selalu menguri-uri Idul Yatama, ladang ibadah bagi semua pihak. Semoga tahun depan kita mampu memberikan yang lebih dari tahun ini, termasuk penerima jumlahnya juga lebih banyak,” pungkas Kyai Arifin penuh harap. Melalui penyaluran santunan ini, BAZNAS Demak bersama seluruh unsur yang terlibat berharap dapat terus mengetuk pintu hati para muzzaki dan munfik agar senantiasa mengalirkan keberkahan harta mereka, demi terwujudnya kesejahteraan dan senyum bahagia di wajah anak-anak yatim serta dhuafa di Kabupaten Demak.
BERITA06/07/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Uji Wawancara Lisan Peserta Seleksi Beasiswa Mahasiswa Produktif 2026
BAZNAS Demak Uji Wawancara Lisan Peserta Seleksi Beasiswa Mahasiswa Produktif 2026
DEMAK – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menyelenggarakan tahapan krusial dalam seleksi Beasiswa Mahasiswa Produktif tahun 2026, yakni uji wawancara lisan pada Kamis (02/07/2026). Proses yang diawali dengan registrasi peserta ini menjadi titik penentu bagi para mahasiswa yang telah lolos tahap administrasi dan ujian tertulis sebelumnya. Laporan panitia mencatat peningkatan jumlah pendaftar yang signifikan pada tahun ini, yang menunjukkan tingginya animo masyarakat dalam mengakses bantuan pendidikan. Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto,S.I.P menegaskan bahwa lembaga menjunjung tinggi transparansi dalam setiap tahapan seleksi. Beliau memastikan bahwa penilaian dilakukan secara profesional tanpa ada intervensi dari pihak mana pun. “Hasil seleksi ini adalah murni dari hasil wawancara peserta; kami menekankan tidak ada peserta titipan. Namanya seleksi pasti ada yang gugur, namun bagi yang dinyatakan lulus nantinya, saya harap dapat memaksimalkan potensi diri untuk berkontribusi aktif dalam program-program BAZNAS Kabupaten Demak,” ungkap H. Bambang Soesetiarto. Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Demak, Drs. H. Saerozi, M.Si., dalam pembacaan tata tertib dan petunjuk teknis, menyoroti peningkatan antusiasme pendaftar yang sangat besar. Beliau menjelaskan bahwa uji wawancara ini bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen untuk menyaring kandidat terbaik. “Kami berkomitmen mengambil yang terbaik dari yang baik. Proses seleksi telah dilakukan secara bertahap mulai dari administrasi, tes tertulis, hingga puncaknya pada uji wawancara lisan hari ini,” jelas H. Saerozi di hadapan para peserta. Materi wawancara dirancang secara komprehensif untuk mendalami profil peserta, mencakup pengenalan pribadi, kualifikasi akademik, komitmen pengabdian, integritas, hingga kedalaman pemahaman keagamaan. Tujuan dari pendalaman materi ini adalah untuk memastikan bahwa bantuan beasiswa yang disalurkan tepat sasaran dan mampu menciptakan dampak berkelanjutan bagi penerima serta masyarakat luas. Dengan pendekatan ini, BAZNAS Demak berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang amanah. Terkait sistem penilaian, panitia pelaksana menetapkan mekanisme akumulatif dengan bobot yang menempatkan hasil wawancara sebagai aspek penentu utama. Total nilai akhir diperoleh dari gabungan 40% hasil tes tertulis dan 60% hasil penilaian wawancara lisan. Dengan bobot yang lebih besar pada tahap akhir ini, posisi peringkat peserta masih sangat dinamis dan dapat berubah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan tes wawancara yang terbagi dalam beberapa urutan teknis di bawah arahan ketat dari tim panitia BAZNAS Kabupaten Demak.
BERITA02/07/2026 | humas-baznas demak
Pelepasan Mahasiswa Produktif Periode 2025 : Tingkatkan Kualitas SDM, Tekankan Pentingnya Kemandirian
Pelepasan Mahasiswa Produktif Periode 2025 : Tingkatkan Kualitas SDM, Tekankan Pentingnya Kemandirian
Demak, 1 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menyelenggarakan kegiatan penyaluran sekaligus pelepasan bagi para penerima manfaat program Beasiswa Mahasiswa Produktif periode 2025-2026. Bertempat di Kantor BAZNAS Demak, sebanyak 29 mahasiswa hadir untuk menerima arahan strategis guna memantapkan langkah mereka pasca menempuh pendidikan tinggi. Wakil Ketua 4 Bidang SDM dan Administrasi Umum, Drs. H. Saeoriz, M.Si., menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan sebagai bekal utama menghadapi tantangan zaman, khususnya di era disrupsi teknologi. Ia berpesan agar para mahasiswa tidak sekadar mengandalkan dukungan orang tua, melainkan mulai memupuk tanggung jawab pribadi. "Ilmu itu tidak ada hilangnya. Ilmu apapun itu akan memberikan manfaat pada kita dan untuk orang lain. Tantangan dunia teknologi menjadi tantangan terbesar ke depan. Jangan hanya berpangku tangan; ketika saudara semua sudah lulus pendidikan, belajarlah untuk bertanggung jawab dan mandiri. Persiapkan masa depanmu sebagai manusia yang bermanfaat, kuat, dan memiliki prinsip dalam segala hal," ujar H. Saeoriz dalam arahannya. Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua 2 BAZNAS Demak, H. Sulaiman, S.Pd., menyoroti pentingnya integrasi antara ikhtiar nyata dan spiritualitas. Ia menegaskan bahwa setiap pencapaian harus senantiasa dibarengi dengan doa, salah satunya melalui perbaikan kualitas ibadah salat sebagai implementasi nilai-nilai religius. "Segala hal yang kamu cita-citakan harus selalu disertai doa dan usaha. Ikhtiar dalam doa adalah dengan memperbaiki salat kalian. Nikmat sehat dan nikmat akal harus dipergunakan sebaik-baiknya, karena manusia yang paling baik adalah mereka yang paling bermanfaat bagi sesamanya. Hindari menjadi beban bagi masyarakat maupun keluarga; jadilah pribadi yang mandiri melalui usaha dan doa," tegas H. Sulaiman. Dalam kesempatan tersebut, Amil Pelaksana yang menjadi koordinator program M.Saiful Anam,S.T turut memberikan catatan evaluasi bagi para penerima manfaat. Bagi mahasiswa yang akan mendaftar kembali pada periode berikutnya, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kontribusinya. Sementara bagi mereka yang telah menyelesaikan masa studi, diimbau untuk terus menjadi duta kebaikan dengan mensosialisasikan peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang amanah dan transparan. Muhammad Habib, perwakilan mahasiswa penerima manfaat, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan selama dua periode terakhir. "Saya ucapkan terima kasih karena selama dua periode ini, saya dan teman-teman mendapatkan banyak pengalaman berharga, baik dari sisi kedisiplinan maupun keterlibatan langsung dalam program sosial BAZNAS Demak. Kepada teman-teman yang masih bergabung, jadilah contoh dan tauladan yang baik bagi penerima manfaat di periode berikutnya," ungkapnya. Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda Pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk memutus mata rantai kemiskinan. Mari dukung generasi muda Indonesia meraih masa depan gemilang melalui program beasiswa pendidikan BAZNAS Demak. Zakat, Infak, dan Sedekah yang Anda tunaikan hari ini menjadi jembatan bagi mereka untuk terus menuntut ilmu dan memberi manfaat bagi sesama. Tunaikan zakat Anda melalui layanan BAZNAS Kabupaten Demak dan jadilah bagian dari perubahan untuk kemandirian umat.
BERITA01/07/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Salurkan Kaki Palsu untuk Warsidi, Warga Wonosalam yang Tangguh
BAZNAS Demak Salurkan Kaki Palsu untuk Warsidi, Warga Wonosalam yang Tangguh
Kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Demak melalui penyaluran bantuan alat kesehatan bagi warga yang membutuhkan. Pada Rabu (1/7/2026), BAZNAS menyambangi Desa Kendaldoyong, Kecamatan Wonosalam, untuk menyerahkan bantuan untuk kaki palsu kepada Bapak Warsidi. Bantuan ini diberikan sebagai respon atas permohonan Bapak Warsidi yang selama ini terkendala dalam beraktivitas karena kaki palsu lamanya telah mengalami kerusakan. M. Saiful Anam,S.T selaku Amil Pelaksana Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Demak, terjun langsung untuk menyerahkan bantuan yang berasal dari dana titipan para muzakki dan munfik tersebut. Ia menjelaskan bahwa pemberian bantuan ini tidak dilakukan sembarangan, melainkan melalui serangkaian proses asesmen dan survei lapangan yang mendalam guna memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan Bapak Warsidi. Kisah perjuangan Bapak Warsidi sendiri cukup memilukan, di mana ia harus kehilangan sebagian tubuh dan kakinya akibat kecelakaan kerja tersengat arus listrik beberapa waktu lalu. Meski harus hidup dalam keterbatasan fisik, Bapak Warsidi tetap tegar berkat dukungan penuh dari sang istri yang setia mendampinginya, baik dalam keseharian maupun dalam menopang perekonomian keluarga. Menerima bantuan tersebut dengan rasa haru, Bapak Warsidi mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. "Alhamdulillah nyawa saya terselamatkan, meskipun sebagian tubuh saya dan kaki saya terpaksa diamputasi. Untuk menunjang aktivitas sehari-hari, saya sangat terbantu dengan kaki palsu ini. Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada para donatur, muzakki, munfik, dan BAZNAS Demak atas bantuan yang luar biasa ini," tuturnya dengan penuh rasa terima kasih. Menutup kegiatan penyaluran tersebut, M. Saiful Anam menyampaikan harapannya agar bantuan kaki palsu ini dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan Bapak Warsidi. Ia berharap alat kesehatan ini bukan sekadar menjadi alat bantu mobilitas semata, melainkan mampu menjadi pemantik semangat baru bagi Bapak Warsidi untuk kembali beraktivitas dengan lebih produktif serta menata masa depan yang lebih baik bersama keluarga tercinta. Mari salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak untuk membantu sesama yang membutuhkan. Kepedulian Anda adalah harapan bagi mereka. Tunaikan zakat Anda sekarang melalui kantor BAZNAS Kabupaten Demak atau kanal donasi resmi kami.
BERITA01/07/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Hadirkan Kebahagiaan bagi 16 Anak Yatim Piatu di Desa Jatisono
BAZNAS Demak Hadirkan Kebahagiaan bagi 16 Anak Yatim Piatu di Desa Jatisono
Dalam upaya menebar kebaikan dan meringankan beban sesama, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menyalurkan santunan kepada anak yatim piatu di Desa Jatisono pada Rabu (24/06/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian lembaga dalam memberikan perhatian khusus kepada para mustahik, terutama bagi anak-anak yang telah kehilangan orang tuanya. Sebanyak 16 anak yatim piatu menerima manfaat berupa santunan "Lebaran Yatim" yang disalurkan langsung di wilayah tersebut. Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk apresiasi dan perhatian dari para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Keberhasilan program ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara BAZNAS Kabupaten Demak bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Jatisono. Selain itu, keterlibatan aktif masyarakat setempat turut memperkuat semangat gotong royong dalam menyukseskan penyaluran santunan tersebut. Suasana kebersamaan dan khidmat sangat terasa saat para anak yatim piatu menerima santunan tersebut dengan wajah penuh keceriaan. Kehadiran perwakilan BAZNAS di tengah masyarakat ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan serta dukungan moral bagi anak-anak penerima manfaat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Demak kembali menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir sebagai lembaga yang amanah dalam mengelola dan menyalurkan dana umat. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat berkelanjutan serta menjadi pelecut semangat bagi anak-anak dalam menggapai cita-cita dan masa depan yang lebih baik. Mari Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Terbaik Anda Kebaikan Anda adalah harapan bagi mereka yang membutuhkan. Mari bersama BAZNAS Kabupaten Demak kita ringankan beban saudara-saudara kita melalui zakat, infak, dan sedekah. Salurkan donasi terbaik Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kabupaten Demak atau kunjungi kantor layanan kami. Bersama kita wujudkan kemaslahatan umat!
BERITA30/06/2026 | humas-baznas demak
Sinergi Kebaikan, BAZNAS Demak Salurkan Santunan untuk 4.000 Lebih Anak Yatim di Bulan Asyura 1448H
Sinergi Kebaikan, BAZNAS Demak Salurkan Santunan untuk 4.000 Lebih Anak Yatim di Bulan Asyura 1448H
Peringatan 10 Muharam atau yang akrab dikenal sebagai Lebaran Yatim menjadi momentum istimewa bagi Pemerintah Kabupaten Demak dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak dalam menebar kebahagiaan. Tahun ini, BAZNAS Demak kembali meneguhkan komitmennya dalam membersamai anak-anak yatim dengan menyalurkan santunan kepada lebih dari 4.000 anak yang tersebar di wilayah tersebut. Dana bantuan sebesar Rp895,3 juta yang disalurkan ini merupakan perwujudan dari amanah para muzaki serta dermawan yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto.S.I.P, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran program tahunan ini. Beliau menekankan bahwa penyaluran santunan ini ditujukan untuk memberikan dukungan pendidikan serta meringankan beban anak-anak yatim di Kabupaten Demak. “Alhamdulillah, pada Lebaran Yatim tahun ini kami dapat menyalurkan santunan sebesar Rp895,3 juta kepada lebih dari 4.000 anak yatim se-Kabupaten Demak. Ini merupakan amanah dari para muzaki dan dermawan yang kami salurkan sesuai peruntukannya,” ujar H. Bambang Soesetiarto. Dalam kesempatan yang sama, H. Bambang turut mengapresiasi kearifan lokal yang tumbuh di Desa Jatisono, Kecamatan Gajah. Sebagai salah satu Desa Sadar Zakat, masyarakat di desa tersebut menunjukkan solidaritas sosial yang luar biasa melalui gerakan bersedekah secara mandiri. Menurutnya, keberhasilan warga Jatisono dalam memberikan santunan hingga mencapai Rp8 juta hingga Rp9 juta per anak merupakan teladan nyata bagi daerah lain. Apresiasi tinggi juga datang dari Bupati Demak, dr. Hj. Eisti'anah, S.E. Dalam kehadirannya, Bupati menyampaikan rasa terima kasih kepada BAZNAS dan seluruh pihak yang terlibat, khususnya ASN di lingkungan Pemkab Demak yang secara rutin menunaikan zakatnya. Beliau menilai sinergi antara pemerintah dan BAZNAS sangat vital dalam upaya menyejahterakan masyarakat. “Alhamdulillah, setiap tahun di bulan Asyura Kabupaten Demak rutin memberikan santunan kepada anak yatim dan piatu. Terima kasih kepada BAZNAS serta seluruh dermawan, khususnya ASN Pemkab Demak yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk membantu sesama. Semoga menjadi amal yang penuh keberkahan,” tutur Bupati Eisti'anah. Menutup rangkaian kegiatan, Bupati memberikan pesan inspiratif kepada seluruh anak yatim penerima manfaat agar terus bersemangat dalam mengejar cita-cita. Beliau berharap doa dari anak-anak yatim menjadi wasilah keberkahan bagi para donatur dan masyarakat Demak secara luas. “Semoga anak-anak semakin pintar, sukses, dan jangan lupa mendoakan bapak ibu yang sudah bersedekah. Mudah-mudahan semua diberikan kesehatan dan keberkahan oleh Allah SWT,” pungkasnya.
BERITA25/06/2026 | humas-baznas demak
Sinergi Zakat dan Pemerintah: BAZNAS Demak Hadir di Peluncuran Desa Siaga TBC
Sinergi Zakat dan Pemerintah: BAZNAS Demak Hadir di Peluncuran Desa Siaga TBC
DEMAK – Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap agenda Pemerintah Kabupaten Demak dalam mengeliminasi Tuberkulosis (TBC) tahun 2030, BAZNAS Kabupaten Demak hadir di tengah masyarakat Desa Doreng dalam peluncuran Desa Siaga TBC. Kehadiran BAZNAS dalam kegiatan ini menjadi simbol sinergitas lintas sektoral dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui dukungan ketahanan pangan. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Demak menyalurkan bantuan berupa 30 paket sembako kepada warga setempat. Bantuan ini merupakan bentuk penyaluran dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) yang telah diamanahkan oleh para muzakki untuk dikelola dengan prinsip tepat sasaran, tepat guna, dan tepat waktu bagi warga yang membutuhkan. Bantuan ini bukan sekadar santunan sosial, melainkan bagian dari komitmen kelembagaan untuk mendukung program pemerintah dalam bidang kesehatan. Dengan pemenuhan kebutuhan dasar, diharapkan warga dapat lebih tenang dan memiliki daya tahan tubuh yang baik selama menjalani masa pemantauan maupun pengobatan TBC. Sinergitas ini adalah wujud nyata bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah menangani masalah sosial dan kesehatan. Kami berharap bantuan dari para muzakki ini dapat meringankan beban ekonomi warga, sehingga masyarakat bisa lebih fokus menjaga kesehatan dan mendukung penuh program Desa Siaga TBC Peluncuran Desa Siaga TBC sendiri menjadi momentum krusial agar masyarakat lebih proaktif dalam deteksi dini. Sejalan dengan hal tersebut, BAZNAS senantiasa berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan Pemkab Demak dalam menyalurkan program-program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi kemaslahatan umat. Melalui pendayagunaan ZIS yang transparan dan amanah, BAZNAS Kabupaten Demak mengajak seluruh muzakki untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Sinergi antara pemerintah dalam penyediaan layanan kesehatan dan BAZNAS dalam pemenuhan kebutuhan sosial diharapkan dapat mempercepat akselerasi target Demak bebas TBC di tahun 2030, sekaligus memastikan bahwa manfaat zakat benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan.
BERITA19/06/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak dan Pemkab Santuni Yatim Piatu pada Peringatan 1 Muharram 1448 H
BAZNAS Demak dan Pemkab Santuni Yatim Piatu pada Peringatan 1 Muharram 1448 H
DEMAK – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Kabupaten Demak pada Senin (15/06/2026) saat Forum Komunikasi Ulama dan Umara menggelar kegiatan istighosah serta pengajian akbar. Acara tersebut diselenggarakan sebagai bentuk syukur dan refleksi diri dalam rangka menyambut datangnya tahun baru Islam, 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah dan para tokoh agama ini berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Forum komunikasi ini menjadi sarana strategis untuk mempererat tali silaturahmi serta menyatukan visi antara ulama dan umara dalam membangun tatanan sosial yang lebih religius di wilayah Kabupaten Demak. Dalam rangkaian acara yang diinisiasi oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Demak tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak turut ambil bagian secara aktif. Kehadiran BAZNAS tidak hanya untuk mengikuti prosesi pengajian, tetapi juga sebagai wujud kepedulian nyata terhadap sesama. Sebanyak 20 anak yatim piatu menerima santunan secara langsung dalam momen yang berharga tersebut. Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi penerima manfaat, sekaligus menjadi pesan moral bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terus peduli terhadap kondisi anak-anak yatim di lingkungan sekitar. Momentum 1 Muharram ini sejatinya menjadi waktu yang sangat tepat bagi umat Islam untuk membuka lembaran baru dengan meningkatkan kualitas ibadah dan memperluas jangkauan sedekah. Mari jadikan awal tahun 1448 H sebagai pintu pembuka untuk terus menebar kebaikan dan berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim piatu; salurkan bantuan terbaik Anda melalui kabdemak.baznas.go.id/sedekah.
BERITA16/06/2026 | humas-baznas demak
Sinergi BAZNAS Demak dan Pemkab: Hadirkan Solusi Ekonomi dan Kesejahteraan di Program Demang Ngantor Deso
Sinergi BAZNAS Demak dan Pemkab: Hadirkan Solusi Ekonomi dan Kesejahteraan di Program Demang Ngantor Deso
DEMAK, 10/06/2026 – Program "Demang Ngantor Deso" merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Demak dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Inisiatif strategis ini dirancang untuk memangkas jarak birokrasi, di mana jajaran pemerintah daerah turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi warga di tingkat desa secara lebih cepat, tepat, dan efektif. Semangat "jemput bola" tersebut tampak jelas saat program "Demang Ngantor Deso" menyambangi Desa Mangunrejo, Kecamatan Kebonagung, Rabu (10/6). Di tengah antusiasme warga yang hadir, BAZNAS Kabupaten Demak turut ambil bagian dengan menyalurkan berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial sebagai bentuk dukungan nyata bagi masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, Bapak H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., hadir secara langsung untuk memastikan amanah dana umat tersalurkan kepada para penerima manfaat. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Demak menyerahkan bantuan penguatan ekonomi berupa tambahan modal usaha Z-Mart bagi empat orang penerima manfaat. Selain dukungan ekonomi, BAZNAS juga menyalurkan bantuan sarana tempat ibadah serta merealisasikan program Rumah Layak Huni (RLHB) bagi warga yang membutuhkan, guna memastikan masyarakat mendapatkan hunian yang lebih sehat dan aman. "Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa zakat yang ditunaikan oleh para muzaki benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga yang membutuhkan. Kami ingin memastikan bahwa melalui sinergi ini, bantuan dari BAZNAS dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di level desa," ujar H. Bambang Soesetiarto di sela-sela kegiatan. Kolaborasi ini mencerminkan peran strategis BAZNAS sebagai mitra pemerintah dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara transparan dan akuntabel. Melalui optimalisasi layanan ZIS, BAZNAS Kabupaten Demak akan terus berkomitmen mendukung setiap program pemerintah daerah yang pro-rakyat. Diharapkan, langkah sinergis ini dapat menekan angka kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup mustahik, sehingga tercipta tatanan masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri, dan penuh keberkahan di seluruh penjuru Kabupaten Demak.
BERITA10/06/2026 | humas-baznas demak
Pendaftaran Seleksi Beasiswa Mahasiswa Produktif BAZNAS Kabupaten Demak Angkatan 4 Tahun 2026
Pendaftaran Seleksi Beasiswa Mahasiswa Produktif BAZNAS Kabupaten Demak Angkatan 4 Tahun 2026
DEMAK – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali membuka peluang emas bagi putra-putri daerah melalui program pendaftaran Beasiswa Mahasiswa Produktif BAZNAS Kabupaten Demak Angkatan 4 Tahun 2026. Program unggulan di bidang pendidikan ini secara khusus dirancang untuk menyasar mahasiswa asli kelahiran Demak yang berasal dari keluarga mustahik (kurang mampu). Selain bertujuan untuk meringankan beban finansial selama masa perkuliahan, beasiswa ini mengemban misi penting dalam membentuk generasi muda yang produktif, mandiri, serta memiliki jiwa kepedulian sosial yang tinggi di tengah masyarakat. Pendaftaran dan pengumpulan berkas fisik akan dilangsungkan selama sepuluh hari, yakni mulai tanggal 8 hingga 17 Juni 2026. Para pemohon diwajibkan untuk menyerahkan dokumen persyaratan secara langsung ke Kantor BAZNAS Demak pada jam kerja resmi, yaitu pukul 08.00 sampai dengan 14.00 WIB. Sebagai catatan operasional, khusus pada hari Jumat, pelayanan pengumpulan berkas akan dilaksanakan secara Work From Home (WFH) guna menyelaraskan dengan kebijakan operasional lembaga. Syarat & Ketentuan Pendaftaran Bagi para mahasiswa yang berminat untuk mendaftarkan diri, BAZNAS Kabupaten Demak telah menetapkan sejumlah kualifikasi dan persyaratan administrasi ketat yang wajib dipenuhi sebagai berikut: Kriteria Keagamaan & Keterampilan: Beragama Islam serta mampu membaca dan menulis Al-Qur'an dengan baik Status Kependudukan & Studi: Merupakan warga asli Kabupaten Demak yang saat ini tengah menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi (dibuktikan dengan melampirkan Kartu Keluarga dan KTP). Pemohon harus merupakan mahasiswa aktif pada jenjang Sarjana (S1). Ketentuan Akademik: Minimal Berada di semester 3 dengan melampirkan Surat Keterangan aktif dari Universitas/Kampus (stempel basah), menyertakan Fotokopi KHS semester terakhir yang telah dilegalisasi, serta memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.25. Melampirkan Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM). Kondisi Ekonomi: Melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Desa yang diketahui secara resmi oleh Camat, serta melampirkan bukti kepesertaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang masuk dalam kategori Desil 1 sampai dengan 5. Integritas & Komitmen: Menyertakan Surat Keterangan dari pihak kampus yang menyatakan bahwa mahasiswa yang bersangkutan tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain (bermeterai 10.000 dengan stempel basah). Membuat Surat Pernyataan Kesanggupan Aktif dalam berbagai kegiatan BAZNAS (bermeterai 10.000), serta menyusun Motivation Letter yang memaparkan alasan kuat mengapa dirinya layak mendapatkan beasiswa ini. Persyaratan Konten & Media Sosial: Menyerahkan Pas Foto berwarna terbaru ukuran 3x4 sebanyak 3 lembar. Selain itu, pendaftar diwajibkan untuk mengisi formulir pendaftaran, mengikuti (follow) akun Instagram resmi @baznas_kabdemak, serta membuat konten bertema Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dengan melakukan tag ke akun BAZNAS Demak disertai keterangan (caption) menggunakan format standar: Nama _ Universitas/Perguruan Tinggi. PANDUAN WARNA MAP PENGUMPULAN BERKAS: Guna mempermudah proses penyortiran oleh tim seleksi, berkas dimasukkan ke dalam map dengan ketentuan: Putra: Menggunakan Map Warna Hijau. Putri: Menggunakan Map Warna Kuning. Prosedur Pengunduhan & Kontak Formulir pendaftaran resmi beserta draf dokumen pendukung dapat diunduh secara mandiri oleh calon pendaftar melalui tautan digital resmi di bawah ini: bit.ly/mahasiswa-produktif-baznas-demak-2026 Informasi lebih lanjut mengenai mekanisme seleksi, kendala teknis, maupun konsultasi persyaratan dapat diperoleh dengan menghubungi saluran komunikasi resmi berikut: WhatsApp Service: +62 895-2575-0763 Instagram: @baznas_kabdemak
BERITA04/06/2026 | humas-baznas demak
Perkuat Sinergi, BAZNAS Kabupaten Demak Silaturahmi ke Kantor Kemenag Demak
Perkuat Sinergi, BAZNAS Kabupaten Demak Silaturahmi ke Kantor Kemenag Demak
DEMAK — Dalam upaya memaksimalkan potensi zakat demi kesejahteraan masyarakat, jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak mengadakan kunjungan silaturahmi dan audiensi ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Demak pada Selasa (2/6/2026). Pertemuan strategis ini menjadi langkah penting untuk memperkokoh kemitraan kedua lembaga dalam mengelola dana umat. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai diskusi antara pengurus BAZNAS dan para pejabat di lingkungan Kemenag Demak. Dalam kesempatan tersebut, fokus perbincangan diarahkan pada penyusunan langkah-langkah strategis terkait penghimpunan, pengelolaan, hingga penyaluran zakat. Kedua pihak sepakat bahwa tata kelola yang baik akan membuat penyaluran dana umat menjadi jauh lebih tepat sasaran dan membawa manfaat nyata yang lebih luas. Kehadiran rombongan BAZNAS disambut sangat baik oleh Kepala Kantor Kemenag Demak, Abdur Rouf, yang didampingi oleh Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Gara Zawa), Masrokan. Abdur Rouf memandang kunjungan ini sebagai wujud nyata dari komitmen bersama untuk meningkatkan layanan keagamaan sekaligus memberdayakan perekonomian umat. Ia menekankan bahwa apabila dikelola dengan prinsip profesional, transparan, dan akuntabel, zakat dapat menjadi instrumen sosial yang sangat kuat untuk mengentaskan kesenjangan sosial di tengah masyarakat. "Kolaborasi antara Kementerian Agama dan BAZNAS harus senantiasa diperkokoh, sehingga potensi zakat yang ada mampu dimaksimalkan demi menunjang berbagai program kemaslahatan umat, terkhusus bagi masyarakat yang sangat membutuhkan uluran tangan," tegas Abdur Rouf. Merespons sambutan hangat tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, Bambang Soesetiarto, turut menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh yang selama ini diberikan oleh pihak Kemenag. Ia berharap jalinan kerja sama ini bisa bergerak ke arah yang lebih progresif, terutama dalam hal edukasi literasi zakat kepada masyarakat, penguatan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta penciptaan program-program yang berfokus pada kemandirian para mustahik. Melalui pertemuan ini, Kemenag dan BAZNAS Kabupaten Demak kembali meneguhkan komitmen mereka. Ke depannya, kedua lembaga akan terus memelihara koordinasi dan kolaborasi yang berkesinambungan demi mewujudkan sistem pengelolaan zakat yang tidak hanya efektif dan profesional, tetapi juga memberikan dampak positif yang terukur bagi kesejahteraan umat di wilayah Kabupaten Demak.
BERITA02/06/2026 | humas-baznas demak
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Demak.

Lihat Daftar Rekening →