Rakor Evaluasi PPG PAI UIN Walisongo Perkuat Sinergi Dinas Pendidikan Kemenag dan BAZNAS Cetak Guru Profesional Berakhlak
12/01/2026 | Penulis: humas-baznas demak
Evaluasi Program PPG PAI Batch 2
Rakor Evaluasi PPG PAI, UIN Walisongo–Dinas–BAZNAS Demak Perkuat Sinergi Cetak Guru Profesional Berakhlak
Yogyakarta (12/01/2026) – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Walisongo Semarang mengadakan rapat koordinasi (rakor) evaluasi Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Islam (PAI) bersama Dinas Pendidikan dan BAZNAS Kabupaten Demak serta BAZNAS Kabupaten Kudus dan Peserta Penerima Manfaat Pendidikan Profesi Guru di Hotel Abadi Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi forum strategi untuk memperoleh umpan balik (feedback) atas pelaksanaan PPG sekaligus memperkuat kerja sama lintas lembaga.
Program PPG PAI yang dilaksanakan di FTIK UIN Walisongo ini diikuti oleh 205 peserta, terdiri atas 99 guru dari Kota Semarang, 41 guru dari Kabupaten Demak, dan 65 guru dari Kabupaten Kudus. Seluruh peserta dinyatakan lulus, dengan tingkat penghargaan mencapai 99 persen. Pembiayaan bagi guru PAI dari Demak dan Kudus didukung oleh BAZNAS sebagai wujud peran zakat dalam penguatan sektor pendidikan.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang menegaskan bahwa esensi PPG tidak berhenti pada perolehan sertifikat, melainkan pada pembentukan karakter pendidik. Menurutnya, anak-anak sangat mudah terpengaruh, baik oleh hal positif maupun negatif, terutama melalui media sosial. Oleh karena itu, guru harus hadir sebagai figur teladan.
“Yang terpenting adalah akhlak. Pendidikan profesi guru bukan hanya soal legalitas mengajar, tetapi bagaimana guru mampu mendidik akhlak peserta didik. Saat anak memasuki usia remaja, pembinaan karakter menjadi semakin sulit jika tidak ditanamkan sejak dini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kesuksesan seseorang lebih ditentukan oleh sikap dan karakter. “Sekitar 70 persen ditentukan oleh sikap, dan 30 persen oleh pengetahuan serta keterampilan,” ujarnya. Pemerintah Kota Semarang selanjutnya berkomitmen untuk terus menginventarisasi guru PAI dan memastikan seluruhnya tersertifikasi. Pada tahun 2026, sebanyak 156 guru telah disiapkan untuk kembali dikirim mengikuti PPG di UIN Walisongo.
Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, SIP, menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS menjadi kunci keberhasilan program ini. “Di kabupaten, APBD bisa diibaratkan sebagai tangan kanan, sementara BAZNAS sebagai tangan kiri. Keduanya harus bergerak bersama,” ujarnya. Ia juga menyampaikan adanya himbauan Bupati Demak kepada seluruh masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Demak agar manfaatnya kembali kepada umat, termasuk untuk pembiayaan guru pendidikan.
Sementara itu, Kasi PAI Kementerian Agama Kabupaten Demak menekankan bahwa PPG merupakan bagian dari transformasi guru. “Yang penting adalah kehadiran, kesungguhan mengikuti proses, serta komitmen menjalankan tugas. Pembinaan guru bersertifikat harus menjadi program berkelanjutan dari pusat, dan kami mohon kerja sama UIN melalui tridarma perguruan tinggi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Demak atas dukungan yang diberikan. Dari total 234 guru PAI, saat ini sekitar 60 guru masih menempuh PPG pada angkatan keempat. Ke depan, BAZNAS diharapkan tidak hanya mendukung PPG, tetapi juga berbagai pelatihan peningkatan kompetensi guru.
Pihak FTIK UIN Walisongo menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kerja yang sama, termasuk dalam peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur'an (BTQ). Meski PPG bertransformasi memiliki tantangan berupa waktu pelaksanaan yang singkat dan terbatasnya jam tatap muka, FTIK menyatakan telah berupaya memberikan layanan akademik terbaik bagi mahasiswa PPG.
Rakor evaluasi ini menegaskan bahwa keberhasilan PPG tidak hanya diukur dari angka kelulusan, tetapi dari lahirnya guru-guru PAI yang profesional, berkarakter, dan mampu menjadi teladan akhlak bagi generasi masa depan. Sinergi antara UIN Walisongo, pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta BAZNAS menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tujuan tersebut.
Berita Lainnya
BAZNAS RI Salurkan 186 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Bencana di Tapanuli Tengah
BAZNAS Demak Salurkan Bantuan ZIS Desember untuk Rumah Layak Huni, Pendidikan, dan Usaha Mustahik
BAZNAS Salurkan 20 Ribu Paket Perlengkapan Sekolah bagi Siswa Penyintas Banjir di Sumatra
BAZNAS RI Gelar Diklat Public Relation (Z-PR) untuk Penguatan Kehumasan di BAZNAS Kabupaten Demak
UPZ PGSI, BAZNAS Demak, dan FKKSS Sinergi Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Aceh dan Sumatera Utara
Peringati Hari Amal Bhakti ke-80, BAZNAS Demak Salurkan Bantuan Pendidikan dan Insentif Guru Kemenag Demak

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
