WhatsApp Icon
Wujudkan Amanah Muzakki, BAZNAS Demak Salurkan ZIS April 2026 untuk 40 Penerima Manfaat

DEMAK – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mengelola dana umat. Tepat pada Rabu (29/04/2026), BAZNAS Demak secara resmi menyalurkan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) periode April 2026 dengan total nilai mencapai Rp185.400.000. Bantuan ini didistribusikan kepada 40 penerima manfaat (mustahik), baik dalam bentuk perorangan maupun lembaga, yang mencakup berbagai program strategis.

Wakil Ketua 3 Bidang Keuangan dan Pelaporan, H. Suyono, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk pertanggungjawaban atas amanah yang dititipkan oleh para muzakki. Ia mengajak para penerima manfaat untuk senantiasa bersyukur atas bantuan yang diberikan sesuai dengan kondisi kemampuan dana yang ada di BAZNAS saat ini.

"Tugas kami adalah menjalankan amanah masyarakat, terutama para muzakki. Anda semua dihadirkan di sini sebagai bagian dari 40 penerima manfaat. Kami berharap apa pun yang diterima hari ini dapat disyukuri, karena inilah wujud pendistribusian sesuai kondisi yang ada di BAZNAS," ujar H. Suyono dalam sambutannya.

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Ketua 4 Bidang SDM dan Administrasi Umum, Drs. H. Saerozi, M.Si., menjelaskan bahwa operasional BAZNAS sebagai lembaga pemerintah non-struktural berpijak pada regulasi ketat, yakni Perbaznas Nomor 3 Tahun 2018. Ia merinci bahwa pendistribusian dilakukan melalui dua prinsip utama: konsumtif dan produktif.

Program konsumtif diarahkan untuk biaya hidup lansia yang sudah tidak mampu bekerja, sementara program produktif menyasar sektor pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi. BAZNAS juga menyentuh aspek dakwah dan advokasi melalui pemberian insentif bagi marbot masjid serta bantuan pembangunan fisik tempat ibadah.

"Semua ini dilakukan dalam rangka melaksanakan amanah. Sumber anggaran ini murni dari zakat para muzakki yang mengharapkan pengelolaan yang baik agar tidak salah sasaran. Kami berharap uang ini benar-benar dimanfaatkan sesuai konsep, baik untuk modal usaha produktif maupun sarana pendidikan seperti Madin dan MI demi mencerdaskan anak bangsa," jelas H. Saerozi.

Lebih lanjut, ia mengutip pesan luhur dalam sebuah hadis mengenai pentingnya integritas dalam mengelola titipan umat.

"Tunaikanlah amanah kepada orang yang menitipkan amanah padamu dan janganlah kamu mengkhianati orang yang mengkhianatimu."(HR. Abu Daud no. 3535 dan At-Tirmidzi no. 1264; hasan shahih" tambahnya menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana ZIS.

Melalui penyaluran ini, BAZNAS Demak berharap dapat terus memperkuat kesejahteraan para guru, meningkatkan kesehatan masyarakat melalui langkah preventif dan promotif, serta memberikan tambahan akses modal bagi pelaku usaha mikro di Kabupaten Demak.

Layanan Zakat, Infak, dan Sedekah BAZNAS Demak

Mari bersinergi membantu sesama dan membersihkan harta melalui lembaga yang amanah dan transparan. Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Demak.

Alamat Kantor: 

Jl.Pemuda No 56 Bintoro Demak

Layanan Transfer: 

Lihat Daftar Rekening ZIS BAZNAS Demak

Konfirmasi Zakat via WhatsApp

Tunaikan Zakat, Infak Sedekah, Zakat Menguatkan Indonesia

29/04/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
Wujud Kepedulian, BAZNAS RI Salurkan Santunan bagi Keluarga Korban Tragedi Kereta di Bekasi

BEKASI (28/04/2026) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menunjukkan gerak cepat dalam memberikan dukungan moril maupun materil bagi para korban kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Sebagai langkah nyata untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, BAZNAS menyalurkan santunan uang tunai kepada 15 keluarga korban meninggal dunia.

Aksi kemanusiaan ini sebenarnya telah berlangsung sejak saat pertama insiden terjadi. Melalui unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB), lembaga ini telah menerjunkan tim di lapangan untuk membantu proses evakuasi dan memberikan pertolongan medis darurat. Kehadiran unit-unit ini juga didukung dengan penyediaan mobil ambulans serta bantuan logistik berupa makanan dan minuman bagi para korban di lokasi kejadian.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah tersebut. Saat menghadiri prosesi pemakaman di TPU Karet Bivak pada Selasa (28/4/2026), ia menegaskan komitmen BAZNAS untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat melalui unit-unit khusus yang telah diperkuat.

“Untuk para korban yang wafat jumlahnya 15 orang, kami memberikan dukungan santunan berupa uang sebesar masing-masing Rp3 juta. BAZNAS, sesuai dengan salah satu misi dan tugasnya, memiliki unit tanggap bencana. Tahun ini, kami juga menambah unit, yakni tanggap duafa,” jelas Sodik.

Lebih lanjut, Sodik menjelaskan bahwa komitmen bantuan ini tidak hanya berhenti pada tahap tanggap darurat saja. BAZNAS berencana melakukan pemetaan kebutuhan lanjutan, khususnya bagi anak-anak yatim yang ditinggalkan serta perbaikan tempat tinggal jika ditemukan kondisi rumah yang tidak layak. Sinergi berbagai program mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan usaha akan disiapkan sesuai kebutuhan lapangan.

“Jika terdapat korban yatim dan kondisi rumah tidak layak, maka kami akan memberikan bantuan secara menyeluruh,” tambah Sodik menekankan pentingnya bantuan yang berkelanjutan.

Langkah cepat BAZNAS ini juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan bahwa kolaborasi antarlembaga seperti BAZNAS, Damkar, BNPB, dan PMI sangat krusial dalam mempercepat penanganan dampak kecelakaan ini.

“Langsung malam itu saya perintahkan untuk Jakarta membantu Bekasi. Terkait kompensasi atau bantuan untuk keluarga, Insya Allah pasti sudah berjalan, khususnya di DKI Jakarta. Tadi BAZNAS juga telah memberikan bantuan. Bantuan dalam konteks ini juga mencakup hingga proses pemakaman,” tutur Rano.

Sentuhan kemanusiaan ini dirasakan langsung oleh pihak keluarga korban. Halimah, salah satu ahli waris dari almarhumah Nuryati (65), menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan. Bagi keluarga yang kini kehilangan sosok ibu bagi delapan anak dan nenek bagi enam cucu tersebut, bantuan layanan ambulans hingga santunan uang duka sangat membantu mereka melewati masa sulit ini.

BAZNAS memastikan akan terus memantau proses penanganan korban hingga tuntas melalui koordinasi intensif dengan tim tanggap bencana dan tanggap duafa yang siaga di lapangan.

29/04/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
Gerak Cepat, Rumah Sehat BAZNAS Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

BEKASI (27/04/2026) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui tim Rumah Sehat BAZNAS bereaksi cepat dalam menangani dampak kecelakaan hebat yang melibatkan kereta api jarak jauh dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/4/2026).

Guna memberikan layanan kesehatan darurat dan mempercepat proses evakuasi, BAZNAS mengerahkan tim medis yang terdiri dari dokter dan tenaga kesehatan, didukung oleh dua armada ambulans ke lokasi kejadian.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan bahwa kehadiran tim di lapangan merupakan bentuk respons kemanusiaan spontan dalam situasi krisis. "Kami langsung menerjunkan tim Rumah Sehat BAZNAS beserta ambulans untuk memastikan seluruh korban segera mendapatkan penanganan medis yang memadai serta membantu proses evakuasi dari lokasi," ungkap Sodik dalam keterangan resminya.

Di bawah koordinasi petugas gabungan, tim BAZNAS turut menyisir rangkaian kereta untuk menyelamatkan penumpang. Para korban mendapatkan pertolongan pertama di tempat sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit terdekat guna perawatan lebih lanjut.

Dalam kesempatan tersebut, Sodik juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam musibah ini. Ia menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus hadir mendampingi masyarakat di tengah situasi bencana atau keadaan darurat.

"Kami mendoakan agar para korban yang wafat mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan serta ketabahan," tuturnya.

Berdasarkan laporan awal hingga Senin malam, tragedi ini mengakibatkan sedikitnya empat orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka. BAZNAS menyatakan akan terus menjalin koordinasi intensif dengan otoritas terkait guna memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang optimal hingga tuntas.

28/04/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
Memperteguh Sinergi Ulama-Umaro, BAZNAS Demak Bersama MUI Kabupaten Demak 2026-2031 Siap Akselerasi Program Kemaslahatan

DEMAK (25/04/2026) – Sebuah momentum penuh keberkahan menandai babak baru perjuangan dakwah di Kabupaten Demak. Bertempat di Pendopo Pemerintah Kabupaten Demak, dilaksanakan Pengukuhan serta Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) Dewan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Demak masa khidmat 2026-2031. Acara yang dikemas dalam suasana hangat halal bi halal ini menjadi simbol kekuatan persatuan umat pasca-bulan suci Syawal.

Pengukuhan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Musda XI yang telah ditetapkan pada 19 Ramadhan 1447 H lalu. Kehadiran para tokoh penting, termasuk Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P, yang menyaksikan langsung prosesi ini, menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga keagamaan menjadi pilar utama dalam membangun kesejahteraan masyarakat di Kota Wali.

Dalam sambutan perdananya, Ketua Umum MUI Kabupaten Demak terpilih, KH. DR. A. Arief Cholil, SH., MA, menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi pengabdian. Beliau menegaskan bahwa kesediaannya memimpin lembaga ini didasari oleh semangat khidmah (pelayanan) mutlak kepada umat.

"Kami memohon doa dan dukungan penuh dalam menjalankan amanah serta program-program demi kemaslahatan umat. Jika ditanya mengapa saya bersedia mengemban amanah sebagai ketua, jawabannya sederhana: saya hanya mengikuti jejak perjalanan guru-guru saya, seperti Bapak KH. Darodji dan Abah KH. Asyiq. Ini adalah tentang pengabdian total untuk umat," tutur Kyai Arief Cholil dengan penuh tawadhu.

Pemerintah Kabupaten Demak pun menyambut baik pengukuhan ini. Bupati Demak menekankan bahwa peran MUI sebagai penasihat pemerintah sangat krusial di tengah masyarakat yang heterogen. Beliau menegaskan komitmennya untuk terus menyelaraskan langkah antara ulama dan pemerintah (umaro) demi menciptakan harmonisasi hingga ke tingkat desa dalam forum komunikasi ulama umaro' (FKUU) .

Ketua Umum MUI Jawa Tengah sekaligus Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, KH. Ahmad Darodji, dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi atas keikhlasan para pengurus. Beliau mengingatkan bahwa MUI adalah khadimul ummah (pelayan umat) yang harus proaktif, termasuk dalam memperbanyak program dan untuk menghidupkan kembali tradisi intelektual seperti Bahtsul Masail.

Menutup rangkaian acara, Kyai Darodji menyampaikan pesan kuat mengenai integrasi program antara MUI dan BAZNAS sebagai solusi nyata problematika sosial. Beliau menekankan bahwa potensi zakat profesi di Demak yang didasari Fatwa MUI merupakan instrumen besar yang harus dikelola secara produktif.

"Sinergitas antara BAZNAS dan MUI adalah kekuatan yang tak terpisahkan untuk melayani umat. Kami mendorong adanya kolaborasi program yang lebih produktif; jika ada persoalan asnaf yang membutuhkan bantuan, MUI dan BAZNAS harus hadir bersama. Mari kita gunakan seluruh pikiran dan tenaga kita untuk mengembangkan potensi di Demak. Sinergi ini bukan sekadar kerja sama administratif, melainkan jalan perjuangan untuk memastikan setiap bantuan tepat sasaran dan mampu mengubah mustahik menjadi muzakki demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Demak yang lebih luas," pungkas KH. Ahmad Darodji dalam imbauannya.

25/04/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
Dies Natalis 47 SMPN 1 Mranggen Gelar Gebyar Budaya Sekaligus Penyaluran Santunan BAZNAS Demak bagi Siswa Yatama

DEMAK (23/04/2026) – Sebagai wujud syukur atas perjalanan panjang dalam mencetak generasi bangsa yang berkarakter, SMPN 1 Mranggen menggelar rangkaian kegiatan "Gebyar Budaya" yang sarat akan nilai tradisi dan kepedulian sosial. Momen ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi lintas generasi, tetapi juga menjadi sarana berbagi kebahagiaan melalui penyaluran bantuan santunan dari BAZNAS Kabupaten Demak.

Rangkaian kegiatan diawali pada hari pertama dengan aksi nyata kepedulian lingkungan melalui agenda sepeda sehat. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa dan guru ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap program Adiwiyata, yakni gerakan satu hari tanpa kendaraan bermotor guna mendorong efisiensi energi serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih asri.

Sejalan dengan semangat menebar manfaat, pada puncak acara Gebyar Budaya ini, aspek kemanusiaan menjadi sorotan utama. BAZNAS Kabupaten Demak turut hadir menyalurkan bantuan santunan kepada 20 siswa yatama di lingkungan SMPN 1 Mranggen. Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung keberlangsungan pendidikan bagi siswa yang membutuhkan, agar mereka tetap semangat dalam menuntut ilmu.

Kepala SMPN 1 Mranggen, Dra. Sri Tutik Cahyaningsih, M.Pd., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terlaksananya kegiatan ini serta sinergi yang terjalin dengan BAZNAS.

"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, termasuk BAZNAS Demak atas perhatiannya kepada anak-anak kami. Pertemuan hari ini adalah upaya menjalin silaturahmi antara guru, komite, hingga alumni yang sudah purna tugas untuk menjadikan SMPN 1 Mranggen semakin maju. Prestasi yang kita raih saat ini adalah hasil rintisan para pendahulu, dan melalui kepedulian sosial hari ini, kita sedang membangun pondasi keberkahan untuk masa depan," ujar Dra. Sri Tutik.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Demak, Haris Wahyudi Ridwan, AP.M.SI, dalam arahannya turut mengapresiasi kolaborasi antara pelestarian budaya dan aksi sosial yang dilakukan sekolah. Beliau menekankan pentingnya membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki empati tinggi.

"Dalam proses mengenal diri dan memaksimalkan potensi, kita harus mampu membuat sejarah yang bermakna. Menjaga tradisi adalah konsekuensi luar biasa untuk menciptakan cerita sejarah, namun lebih dari itu, menjaga akhlak dan kepedulian terhadap sesama adalah kunci. Saya berharap anak didik di sini bisa menjadi panutan dalam pendidikan dan akhlak, sebagaimana semangat berbagi yang kita saksikan hari ini," tutur Haris Wahyudi Ridwan.

Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan para donatur dan kemajuan SMPN 1 Mranggen. Dengan semangat nguri-uri budaya dan penguatan zakat, infak, serta sedekah, sekolah ini diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi emas yang unggul secara intelektual dan mulia secara spiritual.

23/04/2026 | Kontributor: humas-baznas demak

Berita Terbaru

Audit KAP Tarmidzi Achmad bersama Baznas Demak melaksanakan audit di UPZ Kemenag Demak Targetkan Transparansi Pengelolaan Zakat yang Capai Rp 2,5 Miliar Tahun 2025
Audit KAP Tarmidzi Achmad bersama Baznas Demak melaksanakan audit di UPZ Kemenag Demak Targetkan Transparansi Pengelolaan Zakat yang Capai Rp 2,5 Miliar Tahun 2025
Demak (09/01/2026) – Kantor Akuntan Publik (KAP) Tarmidzi Achmad bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak melaksanakan kegiatan audit terhadap Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Demak. Audit ini menjadi bagian dari upaya penguatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang pada tahun 2025 tercatat mencapai Rp 2,5 miliar. Pelaksanaan audit tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 mengenai Pengelolaan Zakat, serta Keputusan Menteri Agama Nomor 606 Tahun 2020 tentang Pedoman Audit Syariah. Langkah ini juga selaras dengan komitmen Kementerian Agama, Kementerian Keuangan, dan Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI) dalam memperkuat regulasi dan kualitas audit pada lembaga pengelola zakat. Perwakilan BAZNAS Kabupaten Demak menyampaikan bahwa UPZ Kemenag Demak memiliki peran strategis dalam menghimpun zakat, khususnya dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kemenag dan madrasah negeri. Capaian penghimpunan dana ZIS sebesar Rp 2,5 miliar pada tahun 2025 dinilai sebagai indikator tingginya kepercayaan para muzakki terhadap sistem pengelolaan zakat yang berjalan. Dalam proses audit, tim melakukan penilaian menyeluruh terhadap mekanisme pengelolaan dana, mulai dari pencatatan dan pelaporan keuangan, penyaluran zakat kepada delapan asnaf mustahik sesuai ketentuan syariah, hingga penggunaan dana operasional. Seluruh tahapan tersebut disesuaikan dengan Fatwa MUI Nomor 8 Tahun 2020 yang mengatur batas maksimal penggunaan dana operasional, yakni 12,5 persen dari dana zakat dan 20 persen dari dana infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya. Melalui kegiatan audit ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di UPZ Kemenag Demak semakin meningkat. Selain itu, hasil audit juga diharapkan menjadi dasar evaluasi dan penyempurnaan sistem pengelolaan zakat ke depan, sehingga potensi penghimpunan ZIS dapat terus berkembang untuk mendukung program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi masyarakat.
BERITA09/01/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Distribusikan 13 Ribu Paket Logistik untuk Korban Bencana di Wilayah Sumatra
BAZNAS Distribusikan 13 Ribu Paket Logistik untuk Korban Bencana di Wilayah Sumatra
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus menunjukkan komitmennya dalam merespons bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Sejak 26 November 2025 hingga awal Januari 2026, BAZNAS telah menyalurkan sebanyak 13.000 paket logistik keluarga kepada masyarakat terdampak di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Rincian penyaluran bantuan tersebut meliputi 6.488 paket untuk penyintas bencana di Provinsi Aceh, 4.000 paket di Provinsi Sumatra Utara, serta 3.500 paket di Provinsi Sumatra Barat. Bantuan ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari selama masa tanggap darurat bencana. Pimpinan BAZNAS RI, Kiai Noor, menyampaikan bahwa distribusi paket logistik keluarga merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian BAZNAS dalam mendampingi para penyintas agar tetap memiliki ketahanan di tengah kondisi yang sulit. Ia menegaskan bahwa jumlah bantuan masih berpotensi bertambah seiring dengan perkembangan kebutuhan para pengungsi di lapangan. Selain menyalurkan paket logistik keluarga, BAZNAS juga mengoperasikan berbagai layanan kemanusiaan lainnya, seperti dapur umum, layanan kesehatan, distribusi bantuan pangan dan nonpangan, penyediaan air bersih, layanan dukungan psikososial, bantuan pendidikan, hingga perlengkapan ibadah. Seluruh layanan tersebut merupakan bagian dari respons terpadu BAZNAS dalam penanganan bencana di wilayah Sumatra. Memasuki fase pemulihan, BAZNAS telah menyiapkan sejumlah program recovery untuk mendukung kebangkitan masyarakat pascabencana. Program pemulihan ini difokuskan pada aspek sosial, pendidikan, dan ekonomi agar aktivitas warga dapat kembali berjalan secara bertahap dan berkelanjutan. Kiai Noor menegaskan bahwa pendampingan pascabencana menjadi bagian penting dari misi jangka menengah dan panjang BAZNAS. Menurutnya, BAZNAS tidak hanya hadir saat kondisi darurat, tetapi juga berupaya memastikan masyarakat terdampak dapat pulih dan kembali mandiri. Pada kesempatan tersebut, Kiai Noor turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mitra kemanusiaan, relawan, serta para muzaki yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Hingga 4 Januari 2026, tercatat sebanyak 122.133 penerima manfaat di wilayah Sumatra telah menerima berbagai bentuk bantuan kemanusiaan dari BAZNAS sebagai bagian dari upaya bersama membantu masyarakat terdampak bencana.
BERITA06/01/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Salurkan 20 Ribu Paket Perlengkapan Sekolah bagi Siswa Penyintas Banjir di Sumatra
BAZNAS Salurkan 20 Ribu Paket Perlengkapan Sekolah bagi Siswa Penyintas Banjir di Sumatra
Aceh, 5 Januari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan pendidikan anak-anak pascabencana melalui program Kembali ke Sekolah Bersama BAZNAS. Program ini diwujudkan dengan penyaluran bantuan paket perlengkapan belajar bagi siswa penyintas banjir di tiga provinsi terdampak, yaitu Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk ikhtiar nyata BAZNAS agar anak-anak tetap memperoleh hak pendidikan meskipun berada dalam keterbatasan akibat bencana. “BAZNAS berkomitmen memastikan pendidikan anak-anak tetap berjalan. Dampak ekonomi pascabencana tidak boleh menjadi alasan terhentinya proses belajar mereka,” ujar Kiai Noor saat kegiatan penyaluran bantuan di Aceh, Senin (5/1/2026). Ia menjelaskan, secara total BAZNAS menyalurkan sebanyak 20.000 paket perlengkapan siswa yang terdiri atas tas sekolah, sepatu, dan seragam. Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap kepada para siswa di wilayah Sumatra yang terdampak banjir. Selain mendukung sektor pendidikan, BAZNAS juga memberikan bantuan perlengkapan ibadah sebagai bagian dari upaya pemulihan sosial dan keagamaan masyarakat. Bantuan tersebut meliputi 30.000 sarung dan mukena, 30.000 mushaf Al-Qur’an, serta karpet dan paket sound system masjid yang didistribusikan di 500 titik wilayah terdampak bencana. “Wilayah Sumatra masih menjadi perhatian kami karena sejumlah daerah masih merasakan dampak banjir dan longsor yang memengaruhi kehidupan sosial serta keberlangsungan pendidikan masyarakat,” tambah Kiai Noor. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehadiran BAZNAS tidak hanya terbatas pada masa tanggap darurat, tetapi juga berlanjut hingga tahap pemulihan. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat, khususnya anak-anak, dapat kembali menjalani aktivitas belajar secara normal. “Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat, membangkitkan semangat anak-anak untuk terus belajar, serta menjadi keberkahan bagi para muzaki dan seluruh pihak yang telah berkontribusi,” tuturnya. Dalam kegiatan pendistribusian tersebut turut hadir jajaran Pimpinan BAZNAS RI, antara lain Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, bersama pimpinan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota setempat.
BERITA05/01/2026 | humas-baznas demak
Peringati Hari Amal Bhakti ke-80, BAZNAS Demak Salurkan Bantuan Pendidikan dan Insentif Guru Kemenag Demak
Peringati Hari Amal Bhakti ke-80, BAZNAS Demak Salurkan Bantuan Pendidikan dan Insentif Guru Kemenag Demak
Demak, Sabtu (3/1/2026) – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak menggelar kegiatan peringatan yang berlangsung khidmat di Kantor Kemenag Kabupaten Demak, Sabtu (3/1/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” Momentum peringatan HAB ke-80 tersebut dimanfaatkan sebagai wujud penguatan sinergi dan kepedulian terhadap sektor pendidikan keagamaan. Pada kesempatan ini, BAZNAS Kabupaten Demak turut ambil bagian dengan menyalurkan berbagai program bantuan dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara amanah. BAZNAS Kabupaten Demak menyalurkan Bantuan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Islam Tahun 2025 kepada 41 penerima manfaat dengan total nilai bantuan sebesar Rp32.800.000. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru PAI dalam menjalankan tugas pendidikan dan pembinaan keagamaan. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Demak juga menyalurkan insentif bagi Tenaga Pendidik Non ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Demak kepada 200 penerima manfaat, dengan total bantuan mencapai Rp200.000.000. Insentif tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi para tenaga pendidik non ASN yang selama ini berperan penting dalam pelayanan pendidikan dan keagamaan kepada masyarakat. Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Demak berharap dapat memberikan semangat baru bagi para pendidik untuk terus mengabdi, meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan, serta memperkuat peran strategis guru dalam menciptakan umat yang rukun, moderat, dan berdaya saing. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa zakat mampu menjadi instrumen pembangunan umat yang berkelanjutan. Tentang BAZNAS Kabupaten Demak Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak merupakan lembaga resmi pemerintah yang bertugas menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara profesional, transparan, dan akuntabel untuk kesejahteraan umat. Informasi Layanan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) BAZNAS Kabupaten Demak menyediakan berbagai kemudahan layanan pembayaran zakat, infak, dan sedekah secara online dan transfer rekening resmi. Pembayaran Zakat Online kabdemak.baznas.go.id/bayarzakat Transfer melalui Rekening ZIS Resmi kabdemak.baznas.go.id/rekening Konfirmasi Pembayaran & Layanan Informasi Silakan melakukan konfirmasi melalui kontak layanan BAZNAS Kabupaten Demak untuk mendapatkan pendampingan dan informasi lebih lanjut.
BERITA03/01/2026 | humas-baznas demak
BAZNAS Kabupaten Demak Hadir dalam 20 Tahun Puspita Bahari, Perjuangan Perempuan Nelayan Pesisir
BAZNAS Kabupaten Demak Hadir dalam 20 Tahun Puspita Bahari, Perjuangan Perempuan Nelayan Pesisir
Demak, 25 Desember 2025 — Komunitas perempuan nelayan Puspita Bahari menandai dua dekade perjalanan perjuangannya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan nelayan dan masyarakat pesisir di Kabupaten Demak. Berdiri sejak 25 Desember 2005, Puspita Bahari telah konsisten berada di garda terdepan dalam upaya memutus rantai kemiskinan dan kekerasan yang dialami perempuan pesisir, sekaligus menguatkan pemenuhan hak-hak dasar warga negara serta perlindungan bagi komunitas pesisir. Selama 20 tahun perjalanan gerakannya, Puspita Bahari kini menghimpun sekitar 150 anggota yang tersebar di sejumlah desa pesisir, yakni Desa Morodemak, Purworejo, Margolinduk, dan Timbulsloko. Melalui penguatan kelompok, pemberdayaan ekonomi perempuan, pendampingan kasus, hingga advokasi kebijakan, Puspita Bahari telah memberikan dampak nyata bagi lebih dari 2.000 orang. Di tengah krisis iklim yang kian dirasakan masyarakat pesisir, organisasi ini juga memainkan peran strategis dalam membangun solidaritas perempuan untuk menghadapi dampak banjir rob dan perubahan iklim lainnya. Sebagai bagian dari peringatan 20 tahun berdirinya, Puspita Bahari dengan dukungan GENERATE Project dari University of Leeds menyelenggarakan program bertajuk “Air Pasang dan Masa Depan yang Menjejak: Perempuan Pesisir Memimpin Keadilan Iklim dan Gender di Demak, Jawa Tengah”. Program ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan inisiatif gerakan perempuan nelayan di tingkat akar rumput. Rangkaian kegiatan peringatan berlangsung khidmat dan penuh makna. Acara diawali dengan sambutan Kepala Desa Morodemak dan Ketua Puspita Bahari, dilanjutkan pemutaran film dokumenter parade 16 perahu perempuan nelayan sebagai simbol perlawanan dan harapan. Pada kesempatan tersebut, Baznas Kabupaten Demak menyerahkan bantuan untuk perbaikan rumah panggung Mak Jah, perempuan nelayan asal Desa Bedono. Selain itu, Puspita Bahari juga menyalurkan bantuan tanaman pangan keluarga bagi kelompok perempuan nelayan terdampak banjir rob di Desa Morodemak, Purworejo, dan Timbulsloko. Dukungan lainnya datang dari Forum Demak Hijau dan Bank Sampah Induk melalui penyerahan bantuan peralatan bank sampah. Acara juga diwarnai penyampaian pesan dan kesan dari jaringan sedulur Puspita Bahari, pembacaan puisi, tasyakuran doa bersama, serta ditutup dengan penguatan kapasitas melalui pelatihan manajemen pengelolaan sampah di wilayah pesisir. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan makan bersama di Rumah Perjuangan Puspita Bahari, Desa Morodemak, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak. Dalam sambutannya, Ketua Puspita Bahari, Masnuah, menegaskan bahwa perjalanan dua dekade ini merupakan proses pendewasaan gerakan perempuan nelayan di pesisir Demak. Ia mengakui bahwa perjuangan yang ditempuh penuh tantangan dan hambatan. Namun, dengan konsistensi, kesetiaan pada nilai-nilai gerakan perempuan, serta upaya membangun resiliensi melalui saling menguatkan dan berbagi kebaikan, Puspita Bahari mampu bertahan dan terus berkembang. Masnuah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra dan jaringan yang selama ini setia membersamai perjuangan Puspita Bahari. Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Morodemak, Khoerul Anwar. Ia menilai Puspita Bahari telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir, khususnya di Desa Morodemak sebagai lokasi awal berdirinya komunitas tersebut. Pemerintah Desa Morodemak, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan Puspita Bahari, terutama yang berkaitan dengan perlindungan lingkungan dan pemberdayaan perempuan, serta bangga atas kontribusi positif Puspita Bahari yang menjadi inspirasi bagi desa-desa pesisir lainnya. Kegiatan peringatan 20 Tahun Puspita Bahari ini terselenggara berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari komunitas nelayan, organisasi masyarakat sipil, lembaga swadaya masyarakat, universitas, organisasi kemahasiswaan, pemerintah daerah, hingga media. Dukungan lintas sektor tersebut mencerminkan kuatnya solidaritas dan komitmen bersama dalam memperjuangkan keadilan gender dan keadilan iklim bagi perempuan nelayan dan masyarakat pesisir. Sebagai informasi, Puspita Bahari merupakan komunitas perempuan nelayan di Kabupaten Demak yang berfokus pada penguatan peran perempuan pesisir, perlindungan hak-hak perempuan nelayan, serta advokasi kebijakan yang adil gender dan responsif terhadap krisis iklim.
BERITA26/12/2025 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Bersama UPZ Kemenag Salurkan Insentif untuk 200 Guru Non ASN Madrasah
BAZNAS Demak Bersama UPZ Kemenag Salurkan Insentif untuk 200 Guru Non ASN Madrasah
Demak, 23 Desember 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak bersinergi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kabupaten Demak menyalurkan bantuan insentif kepada tenaga pendidik Non ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Demak. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak dan diikuti oleh guru Non ASN dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), serta Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kabupaten Demak. Melalui program bertema Peduli Guru: Menggugah Kesadaran Berzakat untuk Berbagi dengan Sesama, BAZNAS Kabupaten Demak menyalurkan bantuan insentif senilai Rp1.000.000 kepada masing-masing penerima, dengan total penerima manfaat sebanyak 200 tenaga pendidik Non ASN Kementerian Agama Kabupaten Demak. Program ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap peran strategis guru dalam mencerdaskan generasi bangsa, sekaligus upaya mendukung kesejahteraan tenaga pendidik non aparatur sipil negara. Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua UPZ Kementerian Agama Kabupaten Demak, H.Masrokan,S.Ag, yang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama BAZNAS Kabupaten Demak. Ia menegaskan bahwa sinergi ini menjadi bukti nyata optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat langsung kepada para mustahik, khususnya tenaga pendidik. Selanjutnya, Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., yang hadir bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak, Dr.H.Taufiqur Rahman,S.Ag,M.S.I, menyampaikan bahwa program insentif ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi guru Non ASN serta memotivasi mereka untuk terus mengabdikan diri dengan penuh dedikasi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran berzakat di lingkungan Kementerian Agama dan masyarakat luas. Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memperkuat kepedulian sosial melalui pendistribusian zakat yang tepat sasaran, meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik Non ASN, serta menumbuhkan semangat berbagi dan solidaritas sosial. BAZNAS Kabupaten Demak berharap, melalui program ini, manfaat zakat dapat dirasakan secara berkelanjutan dan mendorong terciptanya ekosistem zakat yang produktif dan inklusif. Sebagai informasi, sinergi antara BAZNAS Kabupaten Demak dan UPZ Kementerian Agama Kabupaten Demak terus diperkuat dalam rangka optimalisasi penghimpunan dan pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung program-program sosial, pendidikan, dan kemanusiaan di Kabupaten Demak. Masyarakat yang ingin menunaikan kewajiban zakat atau menyalurkan infak dan sedekah dapat melakukannya secara mudah melalui kanal resmi BAZNAS Kabupaten Demak di kabdemak.baznas.go.id/bayarzakat, kabdemak.baznas.go.id/sedekah, serta informasi rekening pada kabdemak.baznas.go.id/rekening. Dengan berzakat melalui BAZNAS, dana yang dititipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk kemaslahatan umat.
BERITA23/12/2025 | humas-baznas demak
Sambut Ramadhan, BAZNAS RI Fokuskan Penghimpunan dan Bantuan Kemanusiaan untuk Pemulihan Sumatra
Sambut Ramadhan, BAZNAS RI Fokuskan Penghimpunan dan Bantuan Kemanusiaan untuk Pemulihan Sumatra
Jakarta, Rabu (17/12/2025) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan komitmennya untuk memusatkan upaya kemanusiaan di wilayah Sumatra menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. Langkah ini diambil sebagai wujud kepedulian nasional terhadap para penyintas bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang hingga kini masih memerlukan dukungan intensif, baik pada fase tanggap darurat maupun pemulihan. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan momentum strategis untuk memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian umat. Ia berharap kebijakan pemusatan bantuan tersebut dapat mempercepat proses pemulihan sekaligus meringankan beban masyarakat terdampak bencana. “Ramadhan kami jadikan momentum untuk memusatkan kepedulian kepada Sumatra. Harapannya, perolehan BAZNAS tahun ini dapat dikonsentrasikan sepenuhnya untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak,” ujar Kiai Noor dalam Konferensi Pers Sambut Ramadhan, Pulihkan Sumatra di Jakarta. Sejak bencana terjadi, BAZNAS secara aktif melakukan pemantauan kondisi lapangan serta menggelar rapat koordinasi nasional bersama seluruh BAZNAS daerah. Upaya tersebut dilanjutkan dengan pembukaan donasi khusus untuk Sumatra, penyaluran bantuan ke tiga provinsi terdampak, serta pengerahan personel teknis dan relawan guna memperkuat respons kemanusiaan. Dalam pemaparannya, Kiai Noor menjelaskan bahwa BAZNAS telah mengoperasikan 54 dapur umum dan mendistribusikan bantuan melalui 135 titik layanan logistik di wilayah terdampak. Dari dapur umum tersebut, puluhan ribu porsi makanan disalurkan setiap hari guna memenuhi kebutuhan pangan para penyintas. Selain bantuan pangan, BAZNAS juga menyalurkan paket logistik keluarga, layanan air bersih, serta pelayanan kesehatan melalui puluhan pos medis yang didukung tenaga dokter, perawat, apoteker, dan bidan. BAZNAS turut menyediakan dukungan sarana komunikasi untuk menjangkau daerah yang mengalami keterbatasan jaringan, sehingga koordinasi bantuan tetap berjalan optimal. Kiai Noor menambahkan bahwa tantangan terbesar justru akan muncul pada fase pemulihan pascatanggap darurat. Kerusakan parah di sejumlah wilayah, termasuk hilangnya permukiman dan lahan pertanian, memerlukan perhatian serius serta dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, menyampaikan perkembangan penghimpunan dana bantuan. Hingga saat ini, total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp28 miliar yang berasal dari BAZNAS Pusat, BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota, titipan Lembaga Amil Zakat (LAZ), donatur individu, komunitas, serta berbagai lembaga dan perusahaan. Kanal digital dan ritel menjadi penyumbang terbesar dalam proses penghimpunan tersebut. “Dari dana yang terhimpun, sebanyak Rp23,3 miliar telah disalurkan kepada para penyintas,” ungkap Rizaludin. Ia juga mengajak umat Islam untuk meningkatkan semangat berbagi dalam menyambut Ramadhan demi mendukung pemulihan Sumatra. Bantuan tersebut diarahkan untuk pembersihan tempat ibadah, pembangunan hunian sementara, masjid darurat, penyediaan sanitasi air bersih, MCK, serta fasilitas penunjang lainnya agar para penyintas dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang. BAZNAS membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui berbagai kanal resmi, baik melalui rekening BAZNAS, platform digital, maupun laman baznas.go.id/sedekahbencana, sehingga setiap donasi dapat segera dimanfaatkan bagi para korban bencana. Konferensi pers ini turut dihadiri Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, jajaran Pimpinan BAZNAS RI Prof. (H.C.) Dr. Zainulbahar Noor, SE, MEc, Saidah Sakwan, MA, Kolonel Caj (Purn) Drs. Nur Chamdani, Deputi I Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, serta Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.
BERITA18/12/2025 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Salurkan Bantuan ZIS Desember untuk Rumah Layak Huni, Pendidikan, dan Usaha Mustahik
BAZNAS Demak Salurkan Bantuan ZIS Desember untuk Rumah Layak Huni, Pendidikan, dan Usaha Mustahik
Demak, 17 Desember 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali menunaikan amanah para muzaki dengan melaksanakan kegiatan penyaluran dan pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) periode Bulan Desember 2025. Pada kesempatan ini, BAZNAS Demak menyalurkan bantuan dengan total nilai mencapai Rp584.480.500 yang diperuntukkan bagi berbagai program pemberdayaan dan layanan sosial bagi mustahik. Penyaluran ZIS tersebut mencakup beragam asnaf dan program prioritas, antara lain bantuan biaya hidup, program Rumah Layak Huni BAZNAS, bantuan pendidikan dasar dan menengah, pengembangan usaha dan bantuan modal usaha, bantuan pendidikan tinggi dalam negeri, program pencegahan kesehatan, penyaluran kursi roda dan alat kesehatan, pembangunan sarana dan prasarana tempat pendidikan, serta dukungan bagi tenaga pendidik non-ASN melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kabupaten Demak. Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyaluran ZIS ini merupakan wujud komitmen BAZNAS Demak dalam mengelola dana umat secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. “Dana Zakat, Infak, dan Sedekah yang kami salurkan hari ini adalah titipan umat yang harus dipertanggungjawabkan sebaik mungkin. Kami berupaya agar bantuan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi para mustahik dan mendorong peningkatan kesejahteraan mereka,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Demak Bidang SDM dan Administrasi Umum, Drs. H. Saerozi, M.Si., menekankan pentingnya pengelolaan organisasi yang profesional dalam mendukung optimalisasi program pendistribusian. “Keberhasilan penyaluran ZIS tidak hanya ditentukan oleh besarnya dana, tetapi juga oleh tata kelola, administrasi, dan sumber daya manusia yang solid. Dengan manajemen yang baik, insyaallah manfaat ZIS dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan,” tuturnya. Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Demak Bidang Pelaporan Keuangan, H. Suyono, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa aspek akuntabilitas dan transparansi menjadi prinsip utama dalam setiap proses pendistribusian. “Kami memastikan seluruh dana yang disalurkan telah melalui proses perencanaan, verifikasi, dan pelaporan yang sesuai dengan ketentuan. Transparansi ini penting agar kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS terus terjaga,” jelasnya. Kegiatan penyaluran ZIS Bulan Desember 2025 ini ditutup dengan penyampaian harapan dan doa agar seluruh bantuan yang disalurkan dapat membawa keberkahan, meringankan beban para penerima manfaat, serta menjadi sarana peningkatan kualitas hidup mustahik. BAZNAS Demak juga berharap sinergi dan kepercayaan masyarakat terus meningkat sehingga pengelolaan zakat ke depan dapat semakin optimal dalam mendukung pembangunan sosial dan ekonomi umat di Kabupaten Demak. Tentang BAZNAS Kabupaten Demak Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak merupakan lembaga resmi yang dibentuk berdasarkan peraturan perundang-undangan untuk menghimpun, mengelola, dan menyalurkan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). BAZNAS Demak berkomitmen menjalankan pengelolaan ZIS secara profesional, transparan, dan akuntabel guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta pengentasan kemiskinan melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.
BERITA17/12/2025 | humas-baznas demak
BAZNAS Kota Tegal Gali Strategi Sukses Pemberdayaan Ekonomi Melalui Studi Tiru Z-Mart di Kabupaten Demak
BAZNAS Kota Tegal Gali Strategi Sukses Pemberdayaan Ekonomi Melalui Studi Tiru Z-Mart di Kabupaten Demak
DEMAK – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menerima kunjungan kerja dari BAZNAS Kota Tegal pada Rabu (17/12/2025). Kunjungan ini merupakan agenda studi tiru yang difokuskan pada keberhasilan Kabupaten Demak dalam mengelola Program Penguatan Ekonomi Mustahik Produktif melalui inisiasi Z-Mart. Rombongan BAZNAS Kota Tegal yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Tegal, KH. Harun Abdi Manaf, S.H., M.H., bersama Wakil Ketua I Ibu Hernil Tedjo Oetami, S.H., serta jajaran pelaksana dan pendamping program, disambut hangat oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Demak di ruang pertemuan utama. Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., yang kemudian diperdalam secara teknis oleh jajaran pimpinan lainnya. Transformasi Ekonomi Mustahik Dalam paparannya, Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Demak, Drs. H. Saerozi, M.SI., menjelaskan sejarah panjang perkembangan Z-Mart di wilayahnya. Program ini berawal dari bantuan BAZNAS RI sebanyak 55 unit pada tahap pertama, yang kemudian berkembang pesat melalui 59 penerima dari permohonan umum hingga kini mencapai hampir 600 gerai Z-Mart di seluruh Kabupaten Demak. "Alhamdulillah, program ini terus tumbuh dan berkembang membantu akses modal toko serta warung UMKM. Potensi ekonomi umat benar-benar dapat dirasakan manfaatnya. Meskipun tidak menutup mata ada sebagian yang 'gulung tikar', namun kami secara konsisten melakukan evaluasi dan monitoring berkala," ungkap H. Saerozi dalam sambutannya. Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa filosofi penyaluran zakat di Demak telah bergeser dari pola konsumtif ke arah produktif. Sesuai dengan Pedoman Dasar Pelaksanaan (PDP), BAZNAS Demak tidak hanya mengelola Z-Mart, tetapi juga mengembangkan variasi program seperti Z-Kantin dan Z-Miso. Kunci Sukses: Pendampingan dan Kolaborasi Strategi utama keberhasilan Demak terletak pada sistem manajemen dan pendampingan yang ketat. Sebelum menerima modal, para mustahik wajib mengikuti latihan dasar kelompok untuk menjadi pengelola yang handal, termasuk penguasaan dasar pelaporan. Menariknya, BAZNAS Demak melibatkan penerima beasiswa produktif untuk membantu empat pendamping utama dalam menjalankan tugas monitoring di wilayah masing-masing. "Para pendamping ini bekerja dengan prinsip bekerja sambil beribadah. Dari pengelolaan yang baik tersebut, alhamdulillah setiap bulan dapat terkumpul dana sekitar 10 hingga 14 juta rupiah yang dikelola kembali untuk keberlanjutan program," tambah H. Saerozi. Kesuksesan ini juga tidak lepas dari dukungan struktural pemerintah daerah. Wakil Ketua 2, H. Sulaiman, S.Pd., menambahkan bahwa BAZNAS selalu melibatkan koordinasi intensif mulai dari tingkat Lurah, Camat, hingga Bupati dalam setiap penyaluran dan pelaksanaan di lapangan. Seluruh biaya sosialisasi pun sepenuhnya ditanggung oleh anggaran internal BAZNAS. Harapan Masa Depan Menanggapi paparan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Tegal, KH. Harun Abdi Manaf, menyatakan apresiasinya atas keterbukaan BAZNAS Demak dalam berbagi ilmu. Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi mendalam antara pelaksana dari kedua belah pihak mengenai teknis pelaksanaan dan mitigasi hambatan di lapangan. Melalui studi tiru ini, BAZNAS Kota Tegal berharap dapat mengadopsi sistem pendampingan dan manajemen Z-Mart yang telah teruji di Demak untuk diterapkan di wilayah Kota Tegal, guna meningkatkan taraf hidup mustahik secara berkelanjutan. Tentang BAZNAS: Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang berwenang melakukan pengelolaan zakat secara nasional. Melalui program pemberdayaan ekonomi seperti Z-Mart, BAZNAS berkomitmen mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat) melalui penguatan sektor UMKM dan kemandirian ekonomi umat.
BERITA17/12/2025 | humas-baznas demak
UPZ PGSI, BAZNAS Demak, dan FKKSS Sinergi Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Aceh dan Sumatera Utara
UPZ PGSI, BAZNAS Demak, dan FKKSS Sinergi Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Aceh dan Sumatera Utara
Demak (12/12/2025) – Unit Pengumpul Zakat Persatuan Guru Seluruh Indonesia (UPZ PGSI) Kabupaten Demak berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Demak, Forum Komunikasi Kepala Sekolah Swasta (FKKSS), serta sekolah dan madrasah se-Kabupaten Demak, menyampaikan bantuan bagi siswa-siswi terdampak bencana di Aceh dan Sumatera Utara. Melalui penggalangan dana bersama, terkumpul total Rp23.706.500 hingga Rabu, 10 Desember 2025 pukul 12.00 WIB. Dana tersebut diwujudkan dalam 150 paket perlengkapan sekolah yang berisi perlengkapan sekolah dan perlengkapan mandi. Seluruh bantuan dikemas rapi dalam 11 bal (7 bal karung PGSI dan 4 bal karung dari SMA N 2 Demak) dan siap dikirim ke lokasi tujuan. Prosesi pelepasan bantuan yang disampaikan oleh Ketua PGSI Demak NG. Noor Salim, S.Pd.I.Gr., C.PLA., Ketua BAZNAS Kabupaten Demak H. Bambang Soesetiarto, SIP, perwakilan JNE Demak Kaherani Syahputra (Kepala Cabang) serta Ali Mastur (Sales Marketing), para relawan PGSI Demak, Relawan BTB Demak, guru, dan para siswa. Pengiriman bantuan difasilitasi oleh JNE yang memberikan dukungan penuh berupa jaminan biaya pengiriman. Sinergi antara UPZ PGSI, BAZNAS Demak, dan JNE memastikan seluruh dana yang dihimpun dapat dialokasikan sepenuhnya untuk pengadaan bantuan tanpa terpotong biaya logistik. Ketua PGSI Demak, NG. Noor Salim, menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh elemen pendidikan di Demak. “Kami sangat berterima kasih kepada para guru, siswa, dan orang tua yang telah berkontribusi. Bantuan ini menjadi bukti kepedulian kami terhadap saudara-saudara di Aceh dan Sumatera Utara yang sedang membutuhkan dukungan.” Senada dengan itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, SIP, mengapresiasi inisiatif dan kebersamaan seluruh pihak. “BAZNAS Demak berkomitmen menjaga transparansi serta memastikan bantuan ini tersalurkan secara tepat dan memberikan manfaat optimal bagi para penerimanya.” Perwakilan JNE Demak, Kaherani Syahputra dan Ali Mastur, turut menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan wujud implementasi tagline JNE “Connecting Happiness”. "Semoga kolaborasi ini membawa kebahagiaan bagi anak-anak penyuntas banjir. Kami akan memastikan keamanan paket melalui pelacakan resi sehingga posisi dan penerimanya dapat dipantau dengan jelas. Seluruh pengiriman dilakukan gratis tanpa biaya apa pun." Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban para pelajar dan keluarga di Aceh serta Sumatera Utara, sekaligus memberikan semangat baru bagi mereka untuk tetap melanjutkan pendidikan dan bangkit menata masa depan. --- Informasi Donasi Masyarakat yang ingin turut membantu penanganan bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dapat menyalurkan donasi melalui: BAZNAS Kabupaten Demak Kantor BAZNAS Demak Rekening resmi Donasi BRI Donasi Bencana 001601002118569 Konfirmasi Donasi Nomor WhatsApp +62 821-3446-6112
BERITA12/12/2025 | humas-baznas demak
SMA Islam Miftahul Huda Gajah Salurkan Donasi Rp1 Juta ke BAZNAS Demak untuk Korban Bencana Sumatera
SMA Islam Miftahul Huda Gajah Salurkan Donasi Rp1 Juta ke BAZNAS Demak untuk Korban Bencana Sumatera
Demak (12/12/2025) - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menerima donasi sebesar Rp1.000.000 dari SMA Islam Miftahul Huda Kecamatan Gajah, Demak. Donasi ini ditujukan untuk membantu korban bencana di wilayah Sumatera, meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penyerahan donasi dilakukan oleh perwakilan siswa dan guru SMA Islam Miftahul Huda kepada BAZNAS Kabupaten Demak di kantor BAZNAS setempat. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas dari keluarga besar SMA Islam Miftahul Huda terhadap saudara-saudara yang terkena musibah. Perwakilan dari BAZNAS Kabupaten Demak menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas donasi yang diberikan oleh SMA Islam Miftahul Huda. Bantuan ini akan segera disalurkan kepada yang membutuhkan melalui program-program bantuan BAZNAS yang ada di wilayah Sumatera. “Kami sangat berterima kasih kepada SMA Islam Miftahul Huda atas kepedulian dan donasi yang diberikan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami musikbah di Sumatera,” ujar Saudara Bayu sebagai Relawan BTB BAZNAS Kabupaten Demak. BAZNAS Kabupaten Demak mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan solidaritas terhadap sesama, terutama bagi mereka yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Demak atau lembaga-lembaga resmi lainnya yang terpercaya.
BERITA12/12/2025 | humas-baznas demak
SMAN 2 Demak Salurkan Donasi Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar Melalui BAZNAS Demak
SMAN 2 Demak Salurkan Donasi Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar Melalui BAZNAS Demak
Demak, (12/11/2025) SMAN 2 Demak menunjukkan kepedulian sosialnya melalui aksi kemanusiaan untuk membantu korban bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penyaluran donasi tersebut dilakukan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak Donasi berasal dari para tenaga pendidik serta siswa-siswi SMAN 2 Demak, yang secara sukarela mengumpulkan berbagai kebutuhan pokok bagi para penyintas banjir. Bantuan yang diserahkan berupa paket pakaian layak pakai, makanan kering, biskuit, serta donasi uang tunai sebesar Rp 3.606.000. Pihak sekolah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian keluarga besar SMAN 2 Demak terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Melalui program ini, sekolah berharap dapat menumbuhkan rasa empati dan solidaritas pada diri para peserta didik. BAZNAS Demak mengapresiasi langkah SMAN 2 Demak yang turut berkontribusi dalam upaya kemanusiaan lintas daerah. Seluruh bantuan akan segera disalurkan kepada para korban banjir melalui jaringan resmi BAZNAS agar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat terdampak. Aksi donasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui kerja sama antara lembaga pendidikan dan lembaga zakat, serta menjadi contoh positif bagi sekolah-sekolah lainnya di Kabupaten Demak. Untuk Informasi Lebih Lanjut, Hubungi: BAZNAS Kabupaten Demak Alamat: Jl.Pemuda No.56 Bintoro Demak Telepon: 089525750763 / 083138153002 Email: [email protected]
BERITA11/12/2025 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Selenggarakan LDK Program Z-Mart untuk Penguatan Ekonomi Mustahik Karangtengah
BAZNAS Demak Selenggarakan LDK Program Z-Mart untuk Penguatan Ekonomi Mustahik Karangtengah
DEMAK – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali mempertegas komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan berbasis usaha produktif. Pada Kamis (11/12/2025), BAZNAS Demak menggelar kegiatan Latihan Dasar Kelompok (LDK) bagi calon penerima manfaat program Z-Mart di Kecamatan Karangtengah. Pelatihan yang dipusatkan di Aula Kantor BAZNAS Kabupaten Demak ini memberikan pembekalan dasar mengenai keterampilan manajerial dan pengetahuan usaha bagi para peserta, yang mayoritas merupakan pelaku usaha mikro khususnya pemilik warung kelontong. LDK menjadi tahapan awal yang wajib diikuti sebelum peserta memperoleh bantuan modal usaha dan pendampingan lanjutan dari BAZNAS. Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., dalam sambutannya menegaskan bahwa mentalitas kewirausahaan menjadi kunci keberhasilan program. "BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan modal, tetapi juga menanamkan semangat berusaha dan kemampuan mengelola bisnis agar para mustahik dapat berkembang," ujarnya. Ia berharap para penerima manfaat ke depan dapat meningkat levelnya hingga menjadi muzakki atau pemberi zakat. Wakil Ketua IV BAZNAS Demak, Drs. H. Saerozi, M.SI., turut menyampaikan bahwa program Z-Mart dirancang untuk memperkuat posisi warung tradisional agar tetap kompetitif di tengah persaingan ritel modern. "Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali strategi pemasaran dan pengelolaan usaha yang tepat untuk meningkatkan daya saing," jelasnya. Materi kemudian dilanjutkan oleh Wakil Ketua III Bidang Pelaporan dan Keuangan, H. Suyono, S.Pd., yang menekankan pentingnya pencatatan keuangan yang tertib sebagai fondasi keberlanjutan usaha. Di sesi berikutnya, para Amil Pelaksana BAZNAS Demak memberikan paparan teknis terkait manajemen Z-Mart, teknik pemasaran, serta format pelaporan keuangan sederhana yang mudah diterapkan. Program Z-Mart merupakan inisiatif nasional BAZNAS yang bertujuan memperkuat usaha ritel mikro umat. Program ini telah memberikan dampak nyata bagi ribuan mustahik di berbagai daerah melalui dukungan modal, pelatihan, serta pendampingan intensif. Layanan Zakat, Infak, dan Sedekah BAZNAS Demak BAZNAS Kabupaten Demak menyediakan layanan digital untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS): Bayar Zakat Online: kabdemak.baznas.go.id/bayarzakat Informasi Rekening Resmi: kabdemak.baznas.go.id/rekening Setelah melakukan transaksi, masyarakat diimbau untuk melakukan konfirmasi melalui WhatsApp layanan penghimpunan guna penerbitan bukti setor zakat.
BERITA11/12/2025 | humas-baznas demak
SMP Plus Latansa Salurkan Donasi untuk Korban Banjir Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat Melalui BAZNAS Demak
SMP Plus Latansa Salurkan Donasi untuk Korban Banjir Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat Melalui BAZNAS Demak
Demak (10/12/2025) – Kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh siswa-siswi dan pendidik SMP Plus Latansa Demak dengan menyalurkan donasi kemanusiaan sebesar Rp1.500.000 untuk membantu korban bencana banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Donasi tersebut disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak sebagai lembaga resmi penyalur zakat, infak, dan sedekah. Penyerahan donasi dilakukan di Kantor BAZNAS Kabupaten Demak dan diterima langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS. Bantuan ini merupakan hasil penggalangan dana internal yang melibatkan seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan SMP Plus Latansa. Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H.Bambang Soesetiarto, S.I.P, menyampaikan apresiasi atas partisipasi keluarga besar SMP Plus Latansa. “Kami berterima kasih atas amanah donasi sebesar Rp1.500.000 ini. Kepedulian para siswa dan pendidik Latansa menjadi wujud nyata solidaritas dalam membantu para penyintas banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Insyaallah bantuan ini kami salurkan tepat sasaran,” ujarnya. Perwakilan SMP Plus Latansa, menuturkan bahwa aksi ini menjadi bagian dari pendidikan karakter yang ditanamkan kepada para siswa. “Kami ingin membentuk kepedulian sejak dini. Melalui BAZNAS Demak, kami percaya donasi ini dapat disampaikan secara amanah kepada warga terdampak bencana,” ucapnya. Bencana banjir yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menyebabkan kerusakan infrastruktur, kerugian materiel, serta mengganggu aktivitas warga. Bantuan masyarakat, termasuk dari lembaga pendidikan, menjadi dukungan penting bagi proses pemulihan kondisi di lapangan. BAZNAS Demak menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh donasi tersalurkan sesuai kebutuhan dan mengajak masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas kemanusiaan. “Kami membuka ruang kolaborasi bagi sekolah, lembaga, dan masyarakat luas untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” tambah Ketua BAZNAS. Informasi Donasi Bencana Banjir Sumatera Masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dapat menyalurkan donasi melalui: BAZNAS Kabupaten Demak Rekening BRI Donasi Bencana: 001601002118569 Konfirmasi Donasi – Layanan Penghimpunan: wa.me/62 821-3446-6112 Atau dapat berkunjung langsung ke Kantor BAZNAS Kabupaten Demak: Jl. Pemuda No. 56, Bintoro, Kabupaten Demak
BERITA10/12/2025 | humas-baznas demak
Humas BAZNAS RI Tinjau UMKM Z-Mart Binaan di Demak, Pendapatan Penerima Manfaat Meningkat
Humas BAZNAS RI Tinjau UMKM Z-Mart Binaan di Demak, Pendapatan Penerima Manfaat Meningkat
Demak, (10/12/2025) — Di sela agenda kunjungan dan pelaksanaan Diklat Z-PR Optimasi Kehumasan dan Kantor Digital, Tim Humas BAZNAS RI menyempatkan diri meninjau langsung salah satu UMKM Z-Mart binaan BAZNAS Kabupaten Demak. Dua perwakilan tim, Mas'ud, S.Ag., M.I.Kom., dan Achmad Fathony, mengunjungi warung milik Ibu Wahyu yang berlokasi di Kelurahan Singorejo, Kecamatan Demak. Ibu Wahyu tercatat sebagai penerima manfaat program Z-Mart sejak 2024. Usaha Meningkat, Pendapatan Bertambah Dalam kunjungan tersebut, Ibu Wahyu mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan permodalan yang diberikan BAZNAS Demak. “Alhamdulillah, setelah mendapatkan tambahan modal, stok dagangan bertambah, pendapatan juga ikut meningkat, sehingga keuangan usaha dapat berputar dan berkembang,” tuturnya. Ia menambahkan, inovasi menjadi kunci agar warungnya mampu bersaing dengan usaha sejenis di lingkungan sekitar. Program Berkelanjutan dengan Sistem Kotak Infak Mas'ud mengapresiasi perkembangan usaha Ibu Wahyu yang dinilai menunjukkan kemajuan positif. Ia juga menjelaskan mekanisme keberlanjutan program Z-Mart melalui penempatan kotak infak di setiap warung binaan. “Alhamdulillah, BAZNAS Demak menitipkan kotak infak di setiap warung penerima manfaat Z-Mart,” jelasnya. Dana yang terkumpul dari kotak infak tersebut nantinya didayagunakan kembali untuk mendukung penerima manfaat Z-Mart lainnya. Program Z-Mart sendiri menjadi salah satu bentuk pertanggungjawaban BAZNAS kepada para muzakki atas pengelolaan zakat yang disalurkan, sekaligus upaya mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi mustahik. Ajak Masyarakat Salurkan Zakat BAZNAS Kabupaten Demak mengajak masyarakat untuk terus mendukung program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang produktif dan berkelanjutan. Zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS Demak akan membantu lebih banyak mustahik tumbuh menjadi muzakki yang berdaya dan mandiri
BERITA10/12/2025 | humas-baznas demak
BAZNAS RI Gelar Diklat Public Relation (Z-PR) untuk Penguatan Kehumasan di BAZNAS Kabupaten Demak
BAZNAS RI Gelar Diklat Public Relation (Z-PR) untuk Penguatan Kehumasan di BAZNAS Kabupaten Demak
Demak (09/12/2025) – Tim Humas BAZNAS RI melakukan kunjungan kerja ke Kantor BAZNAS Kabupaten Demak dalam rangka memberikan materi Diklat Public Relation (Z-PR). Kegiatan yang berlangsung di aula kantor BAZNAS Demak ini diikuti oleh seluruh pimpinan, amil-amilat, serta penerima Beasiswa Produktif BAZNAS Demak. Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P, dalam sambutan pembukaan menyampaikan pentingnya fungsi kehumasan dalam memperkuat citra lembaga dan membangun kedekatan dengan masyarakat. “Kehumasan bukan hanya urusan menyampaikan informasi, tetapi memastikan pesan yang kita bawa mampu dipahami dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dari tingkat desa hingga instansi kedinasan, humas adalah jembatan komunikasi yang menjaga agar amanah zakat dapat tersampaikan dengan jelas dan transparan,” ujar Bambang. Materi dilanjutkan oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Demak, Drs. H. Saerozi, M.Si, yang membawahi Bidang SDM dan Umum, termasuk kehumasan. Ia menegaskan bahwa humas memiliki peran strategis dalam memperkuat tata kelola dan kelembagaan BAZNAS. “Prinsip dasar kehumasan adalah kejelasan, keterbukaan, dan kebermanfaatan. Karena itu, manajemen humas harus berjalan profesional, terencana, serta memanfaatkan kanal digital untuk komunikasi dan edukasi zakat, infak, dan sedekah. Dunia digital ini adalah ruang dakwah kita,” jelas Saerozi. Setelah itu, peserta menerima pemaparan dari Sekretaris BAZNAS RI, Achmad Fathony, dan dilanjutkan oleh Mas'ud, S.Ag., M.I.Kom, Senior Humas BAZNAS RI sebagai narasumber utama. Dalam sesi utama, peserta mendapatkan pendalaman materi mulai dari: Manajemen redaksi dan simulasi interaksi kantor digital Pengenalan CCM (Crisis Communication Management) Praktik pembuatan konten Z-Magazine sebagai bagian dari laporan kegiatan digital BAZNAS Suasana diklat berjalan interaktif, terutama saat peserta diajak melakukan praktik langsung pengelolaan konten publikasi. Salah satu peserta, Ayu Sofani, penerima Beasiswa Produktif BAZNAS Demak, mengungkapkan rasa antusias dan manfaat yang ia peroleh dari pelatihan tersebut. “Diklat ini membuka wawasan saya tentang kaidah jurnalistik yang baik. Saya juga baru tahu bahwa sekarang redaksi berita bisa dibantu teknologi AI, sehingga proses penulisan dan penyajian informasi menjadi lebih mudah,” ujar Ayu. Kegiatan ditutup oleh Wakil Ketua III BAZNAS Demak, H. Suyono, M.Si, yang menegaskan bahwa peningkatan kapasitas humas merupakan kebutuhan penting untuk memperkuat kepercayaan publik. “Ilmu yang didapat dalam diklat ini harus diterapkan dalam pelaporan dan komunikasi kita kepada masyarakat. Semakin baik kita menyampaikan informasi, semakin tinggi pula tingkat kepercayaan publik terhadap BAZNAS. Ini adalah kunci agar layanan zakat semakin dikenal dan dirasakan manfaatnya,” ungkap Suyono. Dengan terselenggaranya diklat ini, BAZNAS Kabupaten Demak berharap seluruh amil, pimpinan, dan penerima beasiswa mampu menjadi corong informasi yang baik, serta mampu mengoptimalkan media digital sebagai sarana edukasi zakat kepada masyarakat.Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak Alamat : Jl. Pemuda No. 56 Bintoro Kabupaten Demak Layanan Informasi : +62 895-2575-0763 Email : [email protected] Instagram : @baznas_kabdemak Website : kabdemak.baznas.go.id
BERITA09/12/2025 | humas-baznas demak
Taufiq Hidayat, Komandan BTB BAZNAS Terapkan Pengalaman Global untuk Tangani Bencana di Sumatera Utara
Taufiq Hidayat, Komandan BTB BAZNAS Terapkan Pengalaman Global untuk Tangani Bencana di Sumatera Utara
Ketika banjir bandang dan tanah longsor melanda Sumatera Utara, Komandan Respon Penyelamatan dan Kedaruratan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Taufiq Hidayat, hadir membawa rekam jejak pengalaman kemanusiaan berskala global. Sebelumnya, Taufiq terjun langsung dalam berbagai operasi besar seperti penanganan gempa Myanmar, krisis Rohingya, respons gempa Turki–Suriah, hingga penyaluran bantuan untuk Palestina melalui Mesir. “Setiap bencana memiliki karakteristik berbeda, namun prinsip dasar kemanusiaan tetap sama: respon yang tepat, cepat, dan penuh empati,” ujarnya saat ditemui di Dapur Umum BAZNAS RI di Tapanuli Tengah, Kamis (4/12/2025), di tengah pengawasan pendistribusian ratusan porsi makanan siap saji untuk para penyintas. Perjalanannya di dunia kemanusiaan dimulai dari penugasan strategis tingkat nasional, termasuk penanganan pemulasaraan jenazah COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Pengalaman tersebut memperkuat ketangkasannya dalam menghadapi kondisi ekstrem. Ia kemudian terlibat dalam berbagai operasi internasional, mulai dari pengelolaan logistik di kamp pengungsi Rohingya, hingga mendampingi proses pencarian, penyelamatan, dan rehabilitasi di area terdampak gempa Turki. Kini, Taufiq menerapkan seluruh pengetahuan itu di Sumatera Utara. Bersama tim yang terdiri dari Sukamto, Septo P., dan personel lokal, ia menempuh perjalanan dua hari dari Bandara Silangit menuju wilayah terdampak yang terisolasi akibat akses jalan dan jembatan yang rusak. “Dalam respon bencana, yang utama adalah assessment cepat dan adaptif. Setelah kami tiba, hal pertama yang dipetakan adalah kebutuhan mendesak: makanan, air bersih, dan komunikasi,” jelasnya. Berdasarkan identifikasi lapangan tersebut, BAZNAS segera mendirikan sejumlah dapur umum. Di Desa Tandihat, Tapanuli Selatan, dapur umum PTPN 5 Simarpinggan mampu menghasilkan hingga 1.950 bungkus makanan per hari bagi sekitar 630 jiwa. Sementara itu, dapur umum di Masjid An-Nursina, Tapanuli Tengah, menyiapkan 600 bungkus makanan setiap proses produksi. Seluruh operasi dilakukan secara terstruktur dengan pembagian tugas mulai dari belanja logistik di Pasar Sibolga, proses memasak, hingga pendistribusian ke titik-titik pengungsian. Tantangan lain yang cukup signifikan adalah terputusnya jaringan komunikasi. Berbekal pengalamannya di berbagai zona krisis internasional, Taufiq segera menghadirkan solusi dengan mendatangkan perangkat internet satelit Starlink dari Jakarta. “Konektivitas adalah kunci koordinasi. Seperti halnya di Turki maupun kamp pengungsian, teknologi berbasis satelit menjadi pilihan saat infrastruktur darat lumpuh,” terangnya. Ia juga memastikan ketersediaan bahan bakar bagi genset, meski harus menghadapi antrean panjang di SPBU. Kecakapan Taufiq dalam memimpin tidak hanya terbentuk dari pengalaman lapangan global, tetapi juga pembinaan karakter di dalam negeri. Ia merupakan salah satu dari 500 ‘zakat warrior’ BAZNAS yang mengikuti Diklat Bela Negara di Rindam Jaya, Jakarta—program yang mengintegrasikan nilai-nilai kedisiplinan pesantren dengan prinsip ketangguhan ala militer. “Diklat itu membentuk kami sebagai amil yang tidak hanya kuat secara pribadi, tetapi juga mampu memberikan perubahan sosial,” ungkap Taufiq, yang mencerminkan karakter amil dengan ketangguhan fisik sekaligus keteduhan akhlak. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dalam berbagai kesempatan menegaskan pentingnya membangun amil yang memiliki daya juang tinggi. Sosok Taufiq menjadi salah satu contoh nyata penerapan visi tersebut. Kombinasi pelatihan karakter dan pengalaman internasional menjadikannya pemimpin lapangan yang sigap, fokus, dan berintegritas di tengah situasi genting. Tugas kemanusiaannya di Sumatera Utara menjadi babak baru dalam perjalanan panjang seorang “prajurit filantropi”. Taufiq menunjukkan bahwa pengalaman dari berbagai krisis global dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata untuk membantu masyarakat Indonesia. Dari garis depan kemanusiaan dunia hingga pelosok Tapanuli, Taufiq bersama para ‘zakat warrior’ BAZNAS terus menorehkan kiprah kemanusiaan: menghadirkan pertolongan dengan semangat patriotisme dan kepedulian tanpa batas.
BERITA08/12/2025 | humas-baznas demak
Kolaborasi ISNU Demak dan BAZNAS RI: Mengupas Potensi Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Ekonomi Umat
Kolaborasi ISNU Demak dan BAZNAS RI: Mengupas Potensi Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Ekonomi Umat
DEMAK (24/11/2025) – Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Demak bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyelenggarakan kegiatan "Ngaji Bersama" dengan tema Zakat dalam Perspektif Pemberdayaan Ummat. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menegaskan kembali peran zakat tidak hanya sebagai kewajiban ritual, tetapi juga instrumen vital dalam mensejahterakan masyarakat. Ketua ISNU Demak, Agus Taufiqurrahman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada BAZNAS RI atas dukungan penuh terselenggaranya acara ini. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah wujud nyata peran cendekiawan NU. "ISNU adalah wadah bagi para sarjana, baik dari latar belakang agama, ilmu umum, hingga lulusan pesantren. Melalui kegiatan ini, kita mengkaji zakat untuk menjawab persoalan umat, di mana zakat harus mampu menjadi instrumen untuk mensejahterakan umat," ujar Agus. Apresiasi senada disampaikan oleh Ketua PCNU Demak, KH. Muhammad Aminuddin. Beliau menyoroti filosofi kata "Ngaji" yang berasal dari kata "Aji", yang bermakna harapan agar manusia menjadi pribadi yang berharga dan bermanfaat. Ia berharap ISNU dapat menjalankan amanat para cendekiawan untuk memberikan manfaat nyata bagi warga NU dan Kabupaten Demak. "Orang berilmu itu baik, namun yang terpenting adalah bagaimana mengamalkannya, bukan sekadar 'katanya'. Mari saling mengingatkan dengan disiplin ilmu masing-masing," pesan Kiai Aminuddin. Transformasi Paradigma Zakat: Dari Konsumtif ke Produktif Dalam sesi materi, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P dari BAZNAS Kabupaten Demak memaparkan pentingnya pergeseran paradigma dalam pengelolaan dana zakat. Ia menjelaskan bahwa zakat memiliki makna ganda: secara spiritual sebagai penyucian (Thaharah) harta dan jiwa, serta secara sosial-ekonomi bermakna pertumbuhan (An-Nama'). "Dana zakat yang dikelola dengan benar harus mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan memberdayakan kaum dhuafa," jelasnya. Bambang menekankan transformasi penyaluran dari pola konsumtif menuju produktif. Jika zakat konsumtif bersifat jangka pendek seperti bantuan sembako ("Memberi Ikan"), maka zakat produktif berfokus pada pemberian modal usaha atau alat kerja ("Memberi Kail") untuk kemandirian jangka panjang. Tujuannya jelas, yakni mengubah status penerima zakat (Mustahik) menjadi pemberi zakat (Muzakki). Strategi ini diterapkan melalui alokasi dana ideal, di mana 70% disalurkan untuk program pemberdayaan (jangka panjang) seperti modal usaha dan beasiswa, sedangkan 30% untuk layanan sosial (jangka pendek) seperti bantuan bencana dan lansia. Dampak Nyata Pemberdayaan Program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS Demak mencakup 4 pilar utama: Ekonomi (bantuan modal UMKM), Pendidikan (beasiswa/pelatihan), Kesehatan, dan Dakwah . Salah satu contoh sukses adalah program Z-Mart, di mana penerima manfaat tidak hanya mendapat modal tetapi juga pendampingan manajemen, sehingga mereka kini mampu menyisihkan penghasilan untuk berinfak. "Berdasarkan data, terjadi kenaikan pendapatan yang signifikan pada mustahik, estimasinya dari rata-rata Rp1,2 juta menjadi Rp2,8 juta per bulan setelah 6-12 bulan pendampingan," tambah pemaparan tersebut. Hadir pula sebagai narasumber, Faris Septian, S.Sos, M.Hum dari Divisi Pelatihan dan Dakwah BAZNAS RI sekaligus Pengurus Pusat ISNU Bagian Filantropi Islam, Melalui roadmap pemberdayaan yang jelas—mulai dari tahap Rescue (pemenuhan kebutuhan dasar), Recovery, Develop, hingga Independence—sinergi antara ulama, sarjana, dan pengelola zakat ini diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan struktural.
BERITA24/11/2025 | humas-baznas demak
Perkuat Ekonomi Umat BAZNAS Demak Sasar Tiga Kecamatan Terakhir untuk Program Z-Mart dan Pengentasan Kemiskinan Struktural
Perkuat Ekonomi Umat BAZNAS Demak Sasar Tiga Kecamatan Terakhir untuk Program Z-Mart dan Pengentasan Kemiskinan Struktural
DEMAK (20/11/2025) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak terus mengintensifkan langkah strategis dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebagai bentuk intervensi nyata, BAZNAS Demak menargetkan perluasan program Z-Mart di wilayah Kecamatan Mranggen, Karangawen, dan Guntur, yang menjadi wilayah terakhir dalam rangkaian pembentukan Z-Mart se-Kabupaten Demak. Langkah ini dilakukan dengan memperkuat sinergi antara BAZNAS, pihak kecamatan, hingga pemerintah desa. Ketua BAZNAS Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat krusial agar program ini berjalan efektif. Menurutnya, segala upaya pengentasan kemiskinan yang dilakukan merupakan kerja kolektif yang tercatat oleh pemerintah daerah, sehingga penyatuan langkah antara kecamatan dan kelurahan menjadi kunci. “Intervensi langkah dari kecamatan dan kelurahan untuk pengentasan kemiskinan UMKM adalah kerja keras kita yang terekam oleh pemerintah daerah. Kecamatan dan kelurahan bisa menyatu dan terkoordinir,” ujar Bambang. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Demak telah siap sepenuhnya untuk melakukan eksekusi program, namun membutuhkan dukungan penuh dari pihak kecamatan, terutama dalam hal pendampingan survei asesmen ke lapangan. "Harus kita sampaikan jika ada kesulitan koordinasi di kecamatan. Dari BAZNAS Demak sudah siap, kami mengharapkan dukungan dari kecamatan mengenai survei asesmen untuk kunjungan survei tersebut," lanjutnya. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Demak menekankan pentingnya ketepatan sasaran penerima manfaat. Wakil Ketua 4 BAZNAS Demak, Drs. H. Saerozi, M.SI., menjelaskan bahwa pola kerja BAZNAS harus selaras dengan pola kerja pemerintah daerah karena BAZNAS merupakan lembaga pemerintah non-struktural yang berfungsi sebagai perpanjangan tangan dalam pembinaan dan penyaluran. Koordinasi yang dibangun bertujuan untuk meminimalisir kesalahpahaman di lapangan, mengingat rencananya Bupati Demak juga akan hadir dalam sosialisasi penyaluran. H. Saerozi juga menyoroti standar penetapan penerima bantuan (mustahik) yang harus sesuai dengan syariat dan aturan negara. "Harus sesuai dengan asnaf, salah satunya fakir miskin. Untuk menentukan fakir miskin, standar Islam berbeda dengan standar sosial. Kalau di bawah pendapatan Rp3,2 juta, itu termasuk had kifayah dan berhak untuk menerima," jelas Saerozi merujuk pada Perbaznas No. 27 Tahun 2022 tentang pendistribusian. Ia menyadari bahwa proses pemilihan calon penerima kerap menimbulkan dinamika di tingkat desa. Oleh karena itu, BAZNAS meminta pemerintah desa untuk benar-benar memastikan calon penerima sesuai dengan kriteria asnaf. Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua 3 BAZNAS Demak, H. Suyono, S.Pd., M.SI., memperjelas bahwa prioritas program ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan mereka yang terjerat kemiskinan struktural, bukan sekadar kultural. “Peserta calon penerima sasaran adalah untuk meningkatkan kesejahteraan kategori miskin, khususnya miskin struktural. Ini yang dipilih untuk ditingkatkan kesejahteraannya. Diupayakan di desa untuk dikoordinasi supaya cepat dan sudah clear semuanya,” tegas Suyono. Secara teknis, tim Pelaksana BAZNAS Demak memaparkan bahwa sasaran Z-Mart adalah toko kelontong menengah yang menjual sembako. Prioritas penerima manfaat mengacu pada data Desil 1 hingga 5 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Namun, jika ditemukan kandidat di luar data tersebut yang layak, penentuan akhir akan diputuskan melalui hasil asesmen survei faktual. Persyaratan administrasi yang dibutuhkan meliputi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari desa yang diketahui kecamatan, serta laporan sosial terpadu calon penerima. Program Z-Mart ini tidak hanya sekadar memberikan modal usaha, tetapi juga mencakup pembinaan mental dan manajerial. Sebelum menerima bantuan, para calon penerima akan mendapatkan pelatihan dasar berdagang serta ditanamkan gerakan "Cinta Sedekah", yakni konsep berdagang sembari bersedekah. Sebagai instrumen keberlanjutan dan monitoring, setiap Z-Mart akan dilengkapi dengan kotak infak. "Kotak infak adalah salah satu bentuk monitoring dan bekerja sambil bersedekah, yang nantinya hasil dari sedekah kotak infak tersebut digunakan untuk keberlanjutan program Z-Mart itu sendiri," ungkap perwakilan Pelaksana BAZNAS. Evaluasi juga dilakukan terhadap sistem distribusi barang, di mana BAZNAS memastikan supplier menyediakan barang yang laku dijual dan sesuai kebutuhan pasar setempat, guna menghindari kendala stok mati yang pernah terjadi sebelumnya. Tentang BAZNAS Kabupaten Demak Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak adalah lembaga pemerintah non-struktural yang berwenang melakukan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di tingkat Kabupaten Demak. BAZNAS Demak berkomitmen untuk mendistribusikan dana umat secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan.
BERITA21/11/2025 | humas-baznas demak
BAZNAS Kabupaten Demak Gelar Rakor 2025: Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat Menuju Masyarakat Sejahtera
BAZNAS Kabupaten Demak Gelar Rakor 2025: Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat Menuju Masyarakat Sejahtera
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tahun 2025 bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Kegiatan yang berlangsung penuh semangat ini mengusung tema “Harmoni Zakat Membangun Bangsa, Capai Asta Cita” , sebagai momentum untuk memperkokoh sinergi seluruh elemen pengelola zakat di Kabupaten Demak dalam upaya membangun kesejahteraan umat. Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.IP , menyampaikan bahwa pelaksanaan Rakor menjadi sarana penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang peran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak hanya sebagai kewajiban umat Islam, tetapi juga sebagai instrumen sosial yang mampu menumbuhkan kepedulian dan pemerataan kesejahteraan. “Kita ingin zakat dikeluarkan dengan penuh keikhlasan, agar benar-benar memberi manfaat bagi para mustahik,” demikian dalam berbagai hal yang disampaikan pada Rabu (12/11/2025). Dalam laporan kinerjanya, Bambang mengungkapkan bahwa total penghimpunan zakat di Kabupaten Demak pada tahun 2024 mencapai Rp 8,9 miliar , dan tetap optimis dapat menembus angka Rp 10,2 miliar hingga akhir tahun 2025. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menunaikan zakat sebagai wujud tanggung jawab sosial dan keagamaan. “Peningkatan ini luar biasa. Tahun 2021 kita baru di angka Rp 4 miliar, lalu melonjak menjadi Rp 8 miliar pada tahun 2022. Terima kasih kepada Ibu Bupati Demak dr. Hj. Eisti'anah, SE atas dukungan penuh, serta para muzaki dari berbagai OPD,” ungkapnya. Keberhasilan ini turut mengantarkan BAZNAS Kabupaten Demak meraih penghargaan nasional dari BAZNAS RI Tahun 2025 sebagai Pengelola Z-Mart Terbaik se-Indonesia dan Pengumpul Zakat Terproduktif . Program Z-Mart sendiri merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Demak yang fokus pada pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui program tersebut, setiap desa di Kabupaten Demak memiliki dua pelaku usaha penerima bantuan modal sebesar Rp 5 juta, sehingga secara keseluruhan terdapat 498 Z-Mart yang tersebar di 249 desa dan kelurahan . Rakor BAZNAS 2025 ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Sekretaris BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Drs. H. Ahyani, M.Si , Wakil Bupati Demak KH. Muhammad Badruddin , Ketua TP PKK dr. Zaky Maardi , Sekda H. Akhmad Sugiharto, ST, MT , dan Ketua MUI KH. Ghozali Ihsan . Dalam sambutannya, Wakil Bupati KH. Muhammad Badruddin menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kinerja BAZNAS dan para muzaki yang telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan kemiskinan di Kabupaten Demak. “Semoga keberhasilan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Demak,” ujarnya. Ia juga berpesan agar BAZNAS terus berinovasi dengan menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern, termasuk menjalin kemitraan dengan dunia usaha. “Kelola potensi zakat ini dengan profesional, transparan, dan akuntabel. Ke depan, semoga semakin banyak mustahik yang produktif dan berdaya,” tambahnya. Sebagai puncak kegiatan, Rakor tersebut menghasilkan Resolusi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) BAZNAS Kabupaten Demak Tahun 2025 yang dibacakan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Demak. Dalam resolusi tersebut, BAZNAS menetapkan arah kebijakan utama yang fokus pada penguatan kelembagaan dan peningkatan penghimpunan zakat . Resolusi tersebut menegaskan komitmen BAZNAS untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) serta Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Demak . Selain itu, BAZNAS juga mendorong pembentukan jaringan pendukung Gerakan Zakat dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Pemda, sektor usaha, organisasi masyarakat, komunitas muzaki, dan komunitas mustahik. Dalam hal penghimpunan, BAZNAS bertujuan meningkatkan pengumpulan zakat dari Aparatur Negara melalui sistem penggajian , serta dari non-aparatur negara dengan strategi ritel , penggalangan dana digital , dan pendekatan inovatif lainnya. Melalui ini, ditetapkan target pengumpulan zakat BAZNAS Demak Tahun 2025 sebesar Rp 13,2 miliar untuk mendukung pencapaian target Zakat Nasional sebesar Rp 66 triliun . Rakerda juga menetapkan langkah-langkah strategi untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa/kelurahan, kecamatan, serta masjid dan musala . Pembentukan UPZ Desa akan melibatkan peran aktif Camat, Kantor Urusan Agama (KUA) , dan Penyuluh Agama dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi zakat di masyarakat. Dalam aspek penyaluran, resolusi tersebut menetapkan prioritas pemanfaatan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) untuk mendukung program pengentasan kemiskinan yang sejalan dengan program Pemerintah Daerah. Pengelolaan zakat juga harus senantiasa berpegang pada prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI . Selain itu, BAZNAS Demak berkomitmen untuk memperkuat pengendalian internal melalui penerapan SOP dan Kode Etik Amil , peningkatan kapasitas sumber daya manusia amil zakat, serta pembentukan Desa Sadar Zakat (DSZ) dan pelatihan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) guna memperkuat peran lembaga sosial di tengah masyarakat. Dengan hasil Rakor dan resolusi tersebut, BAZNAS Kabupaten Demak menegaskan langkah konkret dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, dan masyarakat diharapkan menjadi motor penggerak dalam mewujudkan Demak menjadi kabupaten yang religius, berdaya, dan sejahtera.
BERITA13/11/2025 | humas-baznas demak
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Demak.

Lihat Daftar Rekening →