WhatsApp Icon
BAZNAS, Kemenag, dan Bappenas Resmi Integrasikan DTSEN untuk Optimalisasi Penyaluran ZIS-DSKL

Jakarta — Upaya besar dalam membenahi tata kelola dana sosial keagamaan di Indonesia resmi dimulai. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Kementerian Agama, dan Kementerian PPN/Bappenas secara resmi meluncurkan integrasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) ke dalam sistem pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) pada Kamis (6/8/2026) di Gedung Bappenas, Jakarta.

Langkah strategis ini diambil sebagai jawaban atas kendala klasik pengelolaan zakat di tanah air, yakni belum terhubungnya basis data secara sistemik antar kementerian, lembaga, maupun organisasi pengelola zakat di berbagai daerah. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya mencatat ada sekitar 48 juta data penerima manfaat (mustahik) dan 23 juta pembayar zakat (muzaki). Tanpa integrasi, angka besar ini sangat rentan memicu duplikasi data serta ketidaktepatan sasaran penyaluran.

Melalui keterpaduan sistem yang terhubung langsung dengan DTSEN, BAZNAS optimistis program mobilisasi dana umat serta pemberdayaan ekonomi masyarakat akan berjalan jauh lebih akurat, efisien, dan tepat sasaran. Senada dengan hal tersebut, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., menegaskan bahwa Satu Data ZIS-DSKL menjadi instrumen krusial untuk memastikan seluruh proses tata kelola berjalan transparan dan akuntabel demi mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., menambahkan bahwa pembenahan data ini juga akan menutup celah praktik penerimaan bantuan ganda—misalnya mustahik yang sudah menerima bantuan dari BAZNAS pusat tidak perlu lagi menerima bantuan dari BAZNAS daerah atau Kementerian Sosial. Dengan demikian, alokasi dana umat dapat diperluas untuk merangkul masyarakat miskin lain yang selama ini belum tersentuh uluran tangan.

Peresmian penting ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi BAZNAS RI, pejabat madya dan pratama dari Kementerian Agama serta Bappenas, serta diikuti secara daring oleh pengurus BAZNAS dan lembaga amil zakat (LAZ) tingkat provinsi hingga kabupaten/kota di seluruh penjuru Indonesia.

06/08/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
Sinergi BAZNAS dan BPBD Demak Gelar Edukasi Program Mantab di SMA Islam Miftahul Huda Jatisono

Demak (27/07/2026) Upaya memperkuat ketahanan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di lingkungan pendidikan terus digencarkan. Bertempat di SMA Islam Miftahul Huda Jatisono, Kecamatan Gajah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak resmi menggelar kegiatan Edukasi Sosialisasi Madrasah Aman Tanggap Bencana (Mantab). Pelaksanaan program strategis ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni mulai tanggal 27 hingga 28 Juli 2026.

Program Mantab yang diinisiasi oleh BAZNAS merupakan sebuah gerakan terpadu untuk membangun budaya sadar bencana di lingkungan satuan pendidikan, mulai dari pemahaman risiko hingga simulasi evakuasi mandiri guna meminimalisir dampak korban jiwa saat terjadi darurat bencana.

Membuka jalannya acara, Kepala Sekolah SMA Islam Miftahul Huda, Bapak Abdul Wahid, menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, pemahaman mengenai mitigasi bencana sangat krusial bagi para siswa sebagai bekal penyelamatan diri sekaligus menanamkan jiwa kemanusiaan sejak dini.

"Ilmu tanggap bencana melalui program Mantab ini sangat penting bagi para siswa kami agar mereka memiliki kesadaran dan kesiapan mental dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan sekitar," ujar Bapak Abdul Wahid.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa program Madrasah Aman Tanggap Bencana ini selaras dengan pilar utama BAZNAS melalui program Demak Peduli Tanggap Bencana, yang mencakup penanganan berbagai musibah seperti kebakaran, angin puting beliung, hingga banjir yang kerap melanda wilayah setempat. Pihaknya berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kepekaan sosial tinggi.

"Kami berharap program ini mampu mencetak relawan-relawan yang tanggap disaat kebencanaan. Tanggap kebencanaan tidak serta-merta didapat dari ilmu di sekolah saja, akan tetapi timbul sendiri dari hati, rasa kepedulian, empati, dan kesigapan," tegas H. Bambang Soesetiarto.

Sinergi lintas instansi ini semakin diperkuat dengan kehadiran Kepala BPBD Kabupaten Demak, Agus Sukiyono, yang turut memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam arahannya, beliau memberikan edukasi komprehensif mengenai spektrum kebencanaan, mulai dari pemahaman definisi bencana, langkah-langkah mitigasi pada fase pra-bencana, penanganan tanggap darurat saat bencana terjadi, hingga pemulihan pada pasca-bencana. Ia juga menekankan pentingnya regenerasi relawan dari unsur masyarakat dan peserta didik.

"Semoga dengan sosialisasi edukasi program madrasah tanggap bencana ini, ilmu yang disampaikan dapat ditularkan kepada siswa lain, ataupun dapat diaplikasikan penanganannya di saat situasi musibah kebencanaan seperti banjir, kebakaran, puting beliung, dan lain-lain," pesan Agus Sukiyono.

Sebagai penutup rangkaian agenda hari pertama, kegiatan diisi dengan pemaparan teknis mendalam mengenai mitigasi risiko kebencanaan. Materi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Demak, Bapak Rezki Sulityono Soedibyo, bersama jajaran Amil Pelaksana BAZNAS Demak yang telah memiliki kompetensi serta sertifikasi resmi di bidang mitigasi risiko kebencanaan. Melalui pembekalan ini, para siswa diharapkan tidak hanya memahami teori dasar penanggulangan bencana, tetapi juga memiliki keterampilan taktis dalam mengurangi risiko bencana di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal mereka.

27/07/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
BAZNAS Kabupaten Demak Buka Seleksi Beasiswa Santri Tahfidz 1448 H/2026 M, Pendaftaran Dibuka 20–22 Juli 2026

Demak (14/07/2026) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali membuka Seleksi Beasiswa Santri Tahfidz BAZNAS Demak Tahun 1448 H/2026 M sebagai bentuk komitmen dalam mendukung lahirnya generasi penghafal Al-Qur'an yang berprestasi, berakhlak mulia, serta memiliki semangat untuk menyelesaikan hafalan hingga 30 juz.

Program beasiswa ini diperuntukkan bagi santri tahfidz yang berasal dari Kabupaten Demak dan sedang menempuh pendidikan di pondok pesantren yang berada di wilayah Kabupaten Demak. Melalui program tersebut, BAZNAS Kabupaten Demak berharap dapat memberikan dukungan pendidikan kepada santri yang termasuk dalam kategori mustahik zakat sehingga mereka dapat lebih fokus dalam menyelesaikan hafalan Al-Qur'an.

Pendaftaran Seleksi Beasiswa Santri Tahfidz akan dilaksanakan pada 20–22 Juli 2026 mulai pukul 09.00–14.00 WIB di Kantor BAZNAS Kabupaten Demak, Jalan Pemuda Nomor 56, Bintoro, Demak. Formulir pendaftaran dapat diunduh melalui tautan bazn.as/tahfidbaznasdemak sebelum peserta menyerahkan berkas secara langsung.

Seluruh peserta diwajibkan memenuhi persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Setelah proses pendaftaran selesai, peserta akan mengikuti tahapan seleksi administrasi, dilanjutkan seleksi kompetensi tahfidz, hingga pengumuman hasil seleksi sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Demak mengajak para santri yang memenuhi kriteria untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ikhtiar dalam memperoleh dukungan pendidikan sekaligus memperkuat komitmen menjadi generasi penghafal Al-Qur'an yang mampu memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara.

Informasi Seleksi Beasiswa Santri Tahfidz BAZNAS Demak 1448 H/2026 M

Persyaratan

 

  1. Warga Kabupaten Demak.
  2. Berdomisili dan menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Kabupaten Demak.
  3. Termasuk dalam 8 Asnaf Mustahik Zakat.
  4. Berkomitmen menyelesaikan hafalan Al-Qur'an hingga 30 juz.
  5. Minimal telah hafal 15 juz dan belum khatam.
  6. Berusia maksimal 22 tahun saat mendaftar.
  7. Belum menikah.


Dokumen yang Harus Disiapkan

 

  1. Fotokopi Kartu Santri atau Surat Keterangan sebagai santri.
  2. Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK).
  3. Surat keterangan hafal min. 15 juz (belum khatam) dari pengasuh pondok.
  4. Surat pernyataan kesanggupan khatam 30 juz (meterai Rp10.000).
  5. Surat pernyataan tidak menerima bantuan lain (meterai Rp10.000).
  6. Pas foto terbaru 3×4 (2 lembar).
  7. Surat keterangan tidak mampu dari Desa/Kelurahan (diketahui Kecamatan).
  8. Maksimal pengiriman 3 pendaftar per Pondok Pesantren.

 

Informasi Pendaftaran & Jadwal Seleksi

Tanggal Pendaftaran

20–22 Juli 2026

Waktu

09.00–14.00 WIB

Tempat

Kantor BAZNAS Kabupaten Demak, Jl. Pemuda No. 56, Bintoro, Demak

Formulir Pendaftaran

bazn.as/tahfidbaznasdemak

 

Jadwal Pelaksanaan Seleksi

Tahapan Seleksi Administrasi

23 Juli 2026

Pengumuman Hasil Administrasi

25 Juli 2026

Seleksi Kompetensi Tahfidz

29 Juli 2026

Pengumuman Kelulusan

Akan diinformasikan lebih lanjut

14/07/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
Gandeng Pemkab dan MUI, BAZNAS Demak Salurkan Santunan untuk Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa

DEMAK (05/07/2026) – Memasuki momentum penuh berkah di bulan Muharram 1448 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Demak, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Demak Kota, dan Yayasan Pendidikan Islam Tazakka menggelar aksi sosial keagamaan. Sinergi lintas sektor ini diwujudkan melalui penyaluran santunan bagi 41 anak yatim dan dhuafa yang berlangsung khidmat di Mushola Sabiilul Huda, Kelurahan Kalicilik, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak.

Hadir langsung dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Demak Muhammad Badruddin M.Pd (Gus Bad), Ketua BAZNAS Kabupaten Demak Drs. H. Bambang Soesetiarto, S.I.P, Ketua MUI Kecamatan Demak Kota KH. Hasyim Asy’ari, jajaran Forkopimcam Demak, serta para tokoh agama setempat. Kehadiran para tokoh ini mempertegas komitmen bersama dalam menguatkan syiar Islam dan kepedulian sosial di wilayah Demak.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Demak yang akrab disapa Gus Bad, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kolaborasi kemanusiaan ini. Beliau menekankan pentingnya menjaga tradisi memuliakan anak yatim (Idul Yatama) sebagai bentuk implementasi nyata ajaran Al-Qur'an.

“Atas nama Pemkab dan pribadi saya mengucapkan banyak terima kasih kepada BAZNAS, MUI Demak Kota, dan Yayasan Pendidikan Islam Tazakka, serta tentunya warga di sini yang masih peduli dan melanggengkan tradisi Idul Yatama atau Lebaran anak yatim. Islam mengajarkan umatnya untuk selalu memperhatikan dan membantu orang-orang yang membutuhkan, termasuk anak-anak yatim yang telah kehilangan salah satu atau kedua orang tuanya,” ujar Gus Bad.


Lebih lanjut, Gus Bad juga mengingatkan bahwa menyantuni anak yatim bukan sekadar bantuan materiil biasa, melainkan memiliki dampak jangka panjang bagi kehidupan mereka sekaligus menjadi ladang pahala yang dijanjikan syurga oleh Allah SWT.

“Tentu untuk melaksanakan kegiatan syiar seperti ini bukan pekerjaan mudah, namun jika diniati ibadah dan peduli pada anak yatim dan dhuafa, Insya Allah terlaksana. Santunan anak yatim dapat membantu meringankan sekadar untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, seperti makanan, pakaian, dan pendidikan,” tambahnya sembari mengutip keutamaan berinfak dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 215.


Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Pelaksana, KH Zaenal Arifin, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran acara tersebut, terlebih dengan kehadiran rombongan Wakil Bupati yang memberikan motivasi tersendiri bagi warga dan anak-anak penerima manfaat. Tiap anak yatim dan dhuafa dalam kesempatan ini menerima haknya berupa santunan uang tunai senilai Rp 350.000,- disertai bantuan pangan berupa 5 kilogram beras.

“Syukur Alhamdulillah acara santunan anak yatim dan dhuafa tahun ini dapat berjalan sesuai rencana. Tidak lupa kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang kerso mengayubagyo (bekerjasama) hingga kita semua dapat selalu menguri-uri Idul Yatama, ladang ibadah bagi semua pihak. Semoga tahun depan kita mampu memberikan yang lebih dari tahun ini, termasuk penerima jumlahnya juga lebih banyak,” pungkas Kyai Arifin penuh harap.

 

Melalui penyaluran santunan ini, BAZNAS Demak bersama seluruh unsur yang terlibat berharap dapat terus mengetuk pintu hati para muzzaki dan munfik agar senantiasa mengalirkan keberkahan harta mereka, demi terwujudnya kesejahteraan dan senyum bahagia di wajah anak-anak yatim serta dhuafa di Kabupaten Demak.

06/07/2026 | Kontributor: humas-baznas demak
BAZNAS Demak Uji Wawancara Lisan Peserta Seleksi Beasiswa Mahasiswa Produktif 2026

DEMAK – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menyelenggarakan tahapan krusial dalam seleksi Beasiswa Mahasiswa Produktif tahun 2026, yakni uji wawancara lisan pada Kamis (02/07/2026). Proses yang diawali dengan registrasi peserta ini menjadi titik penentu bagi para mahasiswa yang telah lolos tahap administrasi dan ujian tertulis sebelumnya. Laporan panitia mencatat peningkatan jumlah pendaftar yang signifikan pada tahun ini, yang menunjukkan tingginya animo masyarakat dalam mengakses bantuan pendidikan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto,S.I.P menegaskan bahwa lembaga menjunjung tinggi transparansi dalam setiap tahapan seleksi. Beliau memastikan bahwa penilaian dilakukan secara profesional tanpa ada intervensi dari pihak mana pun. “Hasil seleksi ini adalah murni dari hasil wawancara peserta; kami menekankan tidak ada peserta titipan. Namanya seleksi pasti ada yang gugur, namun bagi yang dinyatakan lulus nantinya, saya harap dapat memaksimalkan potensi diri untuk berkontribusi aktif dalam program-program BAZNAS Kabupaten Demak,” ungkap H. Bambang Soesetiarto.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Demak, Drs. H. Saerozi, M.Si., dalam pembacaan tata tertib dan petunjuk teknis, menyoroti peningkatan antusiasme pendaftar yang sangat besar. Beliau menjelaskan bahwa uji wawancara ini bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen untuk menyaring kandidat terbaik. “Kami berkomitmen mengambil yang terbaik dari yang baik. Proses seleksi telah dilakukan secara bertahap mulai dari administrasi, tes tertulis, hingga puncaknya pada uji wawancara lisan hari ini,” jelas H. Saerozi di hadapan para peserta.

Materi wawancara dirancang secara komprehensif untuk mendalami profil peserta, mencakup pengenalan pribadi, kualifikasi akademik, komitmen pengabdian, integritas, hingga kedalaman pemahaman keagamaan. Tujuan dari pendalaman materi ini adalah untuk memastikan bahwa bantuan beasiswa yang disalurkan tepat sasaran dan mampu menciptakan dampak berkelanjutan bagi penerima serta masyarakat luas. Dengan pendekatan ini, BAZNAS Demak berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang amanah.

Terkait sistem penilaian, panitia pelaksana menetapkan mekanisme akumulatif dengan bobot yang menempatkan hasil wawancara sebagai aspek penentu utama. Total nilai akhir diperoleh dari gabungan 40% hasil tes tertulis dan 60% hasil penilaian wawancara lisan. Dengan bobot yang lebih besar pada tahap akhir ini, posisi peringkat peserta masih sangat dinamis dan dapat berubah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan tes wawancara yang terbagi dalam beberapa urutan teknis di bawah arahan ketat dari tim panitia BAZNAS Kabupaten Demak.

02/07/2026 | Kontributor: humas-baznas demak

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Demak Salurkan Bantuan Z-Mart bagi Pelaku UMKM di Kecamatan Wonosalam
BAZNAS Kabupaten Demak Salurkan Bantuan Z-Mart bagi Pelaku UMKM di Kecamatan Wonosalam
Demak, 22 Mei 2025 – BAZNAS Kabupaten Demak terus menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program unggulan Z-Mart. Bersama Pemerintah Kabupaten Demak dan Forkopimcam Wonosalam, BAZNAS melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan untuk pelaku UMKM yang bertempat di Aula Kecamatan Wonosalam. Ketua BAZNAS Kabupaten Demak H.Bambang Soesetiarto, SIP dalam laporannya mengucapkan selamat kepada seluruh penerima bantuan. Ia menjelaskan bahwa penerima program Z-Mart telah melalui proses seleksi administratif secara berjenjang, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan, sebelum akhirnya dilakukan asesmen oleh BAZNAS kabupaten. “Selamat kepada para penerima manfaat. Anda semua telah lolos proses verifikasi yang ketat. Ini menunjukkan bahwa program ini tepat sasaran dan diberikan kepada mereka yang benar-benar layak,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Demak. Dalam sambutannya, beliau juga menjelaskan bahwa Z-Mart merupakan program yang bertujuan untuk mendukung pengembangan usaha kecil masyarakat melalui bantuan modal dan pendampingan. Ia menyampaikan pesan kepada para penerima agar dalam menjalankan usaha senantiasa mengedepankan pelayanan yang baik. “Saya berpesan, ketika berjualan, hendaknya kita ramah dan murah senyum, tanggap dalam melayani, serta menjaga kebersihan toko. Itu adalah kunci agar pembeli merasa nyaman dan betah,” tuturnya. Ia juga mengingatkan pentingnya semangat berbagi melalui Kotak Cinta Sedekah. “Dari keuntungan yang diperoleh, sisihkanlah sedikit untuk dimasukkan ke kotak sedekah. Dana yang terkumpul nantinya akan kami salurkan kembali kepada mereka yang lebih membutuhkan,” tambahnya. Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Wonosalam yang mewakili unsur pimpinan kecamatan turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan program Z-Mart ini. Ia menyebut program tersebut sebagai bentuk nyata kolaborasi antara lembaga zakat dan pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Puncak kegiatan ditandai dengan sambutan Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E., yang hadir memberikan dukungan penuh terhadap program BAZNAS. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya zakat sebagai instrumen sosial yang mampu membantu masyarakat keluar dari kesulitan ekonomi. “Sebesar 2,5% dari harta kita adalah hak bagi mereka yang membutuhkan. Bantuan yang disalurkan hari ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial kita, dan diharapkan mampu memperkuat serta mengembangkan usaha para penerima manfaat,” tegas Bupati Eisti’anah. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. “Zakat yang dikumpulkan melalui BAZNAS Kabupaten Demak akan dikelola secara akuntabel dan disalurkan dengan tepat sasaran. Kami juga mendorong seluruh kepala, perangkat desa, dan masyarakat agar turut memantau proses penyaluran agar bantuan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan,” lanjutnya. Lebih jauh, Bupati berharap agar kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah semakin meningkat. “Kami ingin seluruh desa menjadi Desa Sadar Zakat. Jika partisipasi masyarakat terus bertambah, maka manfaat sosial yang kita hasilkan juga akan semakin luas,” ungkapnya. BAZNAS Kabupaten Demak sendiri telah mengelola berbagai program yang mencakup sektor-sektor strategis seperti pendidikan berupa beasiswa, bantuan kemanusiaan saat bencana, serta dukungan modal usaha. Semua program tersebut berjalan selaras dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Demak. Kegiatan penyaluran bantuan Z-Mart ini ditutup dengan penyerahan simbolis dan penyaluran bantuan oleh pelaksana BAZNAS Kabupaten Demak kepada 42 Penerima Zmart
BERITA23/05/2025 | humas-baznas demak
BAZNAS Kabupaten Demak Ikut Menyalurkan Bantuan Sembako Korban Banjir Bonang
BAZNAS Kabupaten Demak Ikut Menyalurkan Bantuan Sembako Korban Banjir Bonang
Demak, 21 Mei 2025 — Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana, BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Demak bersama tim rescue turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan sebanyak 150 paket sembako. Bantuan ini diberikan kepada warga di Desa Kembangan dan Desa Karangrejo, Kecamatan Bonang, yang menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah. Kegiatan penyaluran bantuan ini juga menunjukkan sinergi lintas sektor dalam aksi kemanusiaan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Demak, Komando Distrik Militer (Dandim), Sekretaris Daerah (Sekda), serta pimpinan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pertanian dan Pangan (Dinpartan) Kabupaten Demak. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, dan elemen masyarakat dalam merespons bencana secara cepat dan tepat. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Demak terus mengajak masyarakat untuk berbagi dan menyalurkan sedekahnya melalui jalur yang terpercaya. Kepedulian sekecil apa pun akan sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana. BAZNAS Kabupaten Demak berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membantu pemulihan pascabencana. Bantuan yang diberikan diharapkan tidak hanya meringankan beban warga, tetapi juga menjadi penguat semangat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Media informasi resmi BAZNAS Kabupaten Demak dapat diakses melalui: Website: www.kabdemak.baznas.go.id Instagram: @baznas_kabdemak Email: [email protected] Call Center Zakat: 62 831-3815-3002
BERITA22/05/2025 | humas-baznas demak
Pelatihan Zakat Saham dan Pasar Modal Syariah BAZNAS Perkuat Literasi Investasi Syariah
Pelatihan Zakat Saham dan Pasar Modal Syariah BAZNAS Perkuat Literasi Investasi Syariah
Semarang, 21 Mei 2025 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melaksanakan Pelatihan Zakat Saham dan Sosialisasi Pasar Modal Syariah yang digelar di Ballroom Hotel Dafam, Semarang. Kegiatan yang dihadiri ratusan peserta dari Amil BAZNAS Daerah, Lembaga Amil Zakat, Perwakilan Muzaki Perusahaan, dan Masyarakat umum ini menjadi momentum strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kewajiban zakat atas aset modern seperti saham, sekaligus memperkenalkan pasar modal syariah sebagai sarana investasi yang sesuai prinsip Islam. Ketua BAZNAS Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kondisi ekonomi saat ini tengah menghadapi tantangan, namun pasar modal justru menunjukkan pertumbuhan yang positif. Menurutnya, hal ini membuka peluang besar dalam inovasi penghimpunan zakat. “Meski ekonomi nasional sedang menghadapi tekanan, kita melihat pasar modal tetap menunjukkan tren yang menggembirakan. Banyak perusahaan kini mulai bergeser dari pembiayaan berbasis pinjaman bank menuju skema investasi dari para investor. Bahkan, diperkirakan pada 2025, seperempat dari total pendanaan nasional akan bersumber dari pasar saham,” ujar Arnaz. Ia menggarisbawahi bahwa pertumbuhan aktivitas di pasar modal belum diiringi dengan kesadaran muzaki terhadap kewajiban zakat atas keuntungan yang diperoleh. Di Kota Semarang, lanjutnya, cukup banyak pelaku usaha yang aktif dalam perdagangan saham, namun belum sepenuhnya memahami bahwa setiap hasil transaksi seharusnya dikenai zakat sebesar 2,5 persen. “Potensi zakat dari sektor ini sangat besar, tetapi sayangnya masih belum tergarap secara maksimal. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi BAZNAS untuk mulai bergerak dari pendekatan konvensional menuju pemanfaatan instrumen keuangan yang lebih relevan dengan dinamika zaman,” jelasnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, KH. Daroji, menekankan bahwa zakat tidak sekadar bentuk kepedulian sosial, melainkan merupakan hak mustahik yang melekat dalam setiap rezeki yang diterima dari muzaki. Ia mengutip data potensi zakat nasional berdasarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang zakat profesi tahun 2003 dan zakat saham tahun 2020 yang mencapai angka fantastis, yakni Rp327 triliun. Namun, realisasi penghimpunan zakat di Jawa Tengah baru mencapai sekitar setengah triliun rupiah dari target Rp2 triliun. “Ini menunjukkan bahwa masih ada kesenjangan antara potensi dan realisasi. Oleh karena itu, kita perlu membangun kesadaran kolektif bahwa zakat atas aset kekinian seperti saham merupakan bagian penting dalam memperkuat ekonomi umat,” tegas KH. Daroji. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS, Bursa Efek Indonesia (BEI) Syariah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta MNC Sekuritas. Tujuannya adalah memberikan pemahaman mendalam kepada peserta mengenai zakat saham dan memperkenalkan pasar modal syariah sebagai solusi investasi halal yang berorientasi pada keadilan dan keberkahan. Dalam sesi pelatihan, Adi Septa Pradana, perwakilan dari BAZNAS RI, menggarisbawahi pentingnya transformasi digital dalam sistem pengelolaan zakat. Menurutnya, sinergi antara BAZNAS dan Bursa Efek Indonesia akan membuka jalan bagi muzaki untuk menunaikan kewajiban zakat mereka melalui platform pasar modal syariah yang lebih praktis dan transparan. “Digitalisasi dan kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama. Teknologi memungkinkan kita mendorong efisiensi dalam penghimpunan sekaligus menjaga akuntabilitas dalam penyaluran zakat, infak, dan sedekah,” tutur Adi Septa. Penutupan acara berlangsung hangat dan penuh semangat. Diawali laporan pelaksanaan kegiatan, doa bersama, dan sesi ramah tamah. Hadir dalam kesempatan tersebut, Fahrudin, S.Sos., M.M., Kepala Divisi Pengumpulan Digital BAZNAS RI, yang menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak. Ia menegaskan bahwa BAZNAS akan terus mendorong literasi zakat atas aset investasi serta memperkuat kepercayaan publik melalui pendekatan inovatif dalam pengelolaan dana zakat. Kegiatan ini mencerminkan komitmen kuat BAZNAS untuk membawa zakat keluar dari zona tradisional menuju pemanfaatan instrumen keuangan syariah yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan terjalinnya kerja sama antara regulator, pelaku pasar, dan lembaga zakat, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya zakat akan terus tumbuh, seiring dengan berkembangnya ekosistem keuangan syariah di Indonesia.
BERITA22/05/2025 | humas-baznas demak
BAZNAS Kabupaten Demak Gelar Latihan Dasar Kelompok Program Zmart untuk Mustahik Produktif
BAZNAS Kabupaten Demak Gelar Latihan Dasar Kelompok Program Zmart untuk Mustahik Produktif
Demak – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kelompok Program Zmart pada Selasa, 20 Mei 2025. Acara yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Demak ini diikuti oleh calon mustahik produktif. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Demak. Dalam sambutan pembukaannya, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. M. Sulaiman, S.Pd., menyampaikan bahwa Program Zmart merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Demak dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Program Zmart adalah bentuk ikhtiar BAZNAS untuk menciptakan kemandirian ekonomi bagi mustahik melalui pendirian toko ritel UMKM yang tersebar di wilayah pedesaan Kabupaten Demak,” ungkapnya. Sementara itu, Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi, dan Umum, Drs. H. Saerozi, M.Si., menjelaskan bahwa Zmart merupakan program lanjutan tahun 2024, yang telah berhasil menyalurkan bantuan di empat kecamatan, yakni Dempet, Gajah, Karanganyar, dan Mijen. “Insya Allah, program Zmart akan berlanjut di tiga kecamatan, yaitu Wonosalam, Demak Kota, dan Kebonagung dan kecamatan lainnya di Kabupaten Demak. Harapannya, para penerima manfaat nantinya tidak hanya menjadi mustahik, tetapi bisa tumbuh menjadi munfiq, bahkan muzakki yang kelak berzakat melalui BAZNAS, karena konsep Motivasi dasar program Z-Mart Berkerja sambil Bersedekah” ujar Drs. Saerozi. Ia menegaskan bahwa dana program ini bersumber dari zakat para muzakki, baik dari kalangan ASN, pengusaha, maupun masyarakat umum. Lebih lanjut, Wakil Ketua III Bidang Pelaporan dan Keuangan, H. Suyono, S.Pd., M.Si., menekankan bahwa tujuan utama program Zmart adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat Demak. “Program ini merupakan amanah dari para muzakki yang ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga, mengentaskan kemiskinan, serta mempererat silaturahmi antar kelompok penerima manfaat,” ujarnya. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi pemaparan teknis mengenai pengelolaan keuangan dan pelaporan usaha Zmart. Materi disampaikan oleh pelaksana dan pendamping program dari Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Demak. Pemaparan ini bertujuan agar para peserta mampu menjalankan usahanya secara profesional, transparan, dan berkelanjutan. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Demak berharap dapat terus menghadirkan solusi nyata dalam peningkatan ekonomi umat, menjadikan mustahik sebagai pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing.
BERITA20/05/2025 | humas-baznas demak
BAZNAS Kabupaten Demak Sosialisasikan Program Microfinance Masjid : Dorong Masjid Jadi Pusat Ekonomi Umat
BAZNAS Kabupaten Demak Sosialisasikan Program Microfinance Masjid : Dorong Masjid Jadi Pusat Ekonomi Umat
Demak, 15 Mei 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak melaksanakan kegiatan sosialisasi Program BAZNAS Keuangan Mikro Masjid kepada 25 mustahik Jamaah Masjid At Taqwa Bintoro Kabupaten Demak. Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam memperkenalkan skema pembiayaan mikro yang berbasis masjid, sebagai bagian dari upaya mendorong masjid untuk berpartisipasi lebih aktif dalam pembangunan ekonomi umat. Program ini dirancang untuk memberikan akses permodalan kepada mustahik pelaku usaha mikro melalui skema qardhul hasan, yakni pinjaman tanpa bunga dan tanpa jaminan. Model pembiayaan ini diyakini mampu menjadi solusi aman dan sesuai prinsip syariah bagi masyarakat kecil yang selama ini kesulitan memperoleh akses ke lembaga keuangan konvensional. Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Demak Bidang SDM, Administrasi dan Umum Drs.H.Saerozi,M.SI menyampaikan bahwa kehadiran program ini sejalan dengan misi BAZNAS dalam menjadikan masjid sebagai motor penggerak perekonomian umat. “Skema qardhul hasan dalam program BAZNAS Microfinance Masjid merupakan bentuk komitmen kami untuk menghadirkan masjid sebagai solusi nyata dalam pengembangan ekonomi umat,” ungkapnya. Melalui sosialisasi ini, BAZNAS tidak hanya menyampaikan program teknis, tetapi juga mengedukasi mustahik tentang pentingnya pemanfaatan masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi. Di samping itu, program ini juga merupakan bagian dari syiar Gerakan Cinta Zakat Sedekah , yang mendorong kesadaran masyarakat untuk menjadikan zakat Sedekah sebagai instrumen penguatan ekonomi berbasis keummatan. “Tujuan utama kami menyebarkan semangat cinta zakat sedekah melalui pendekatan pembiayaan mikro berbasis masjid. Dengan kolaborasi antara masjid dan BAZNAS, kami berharap fungsi masjid tidak hanya terbatas pada aspek spiritual (Gerakan Cinta Zakat Sedekah), tetapi juga berperan strategis dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelasnya. Melalui program ini, BAZNAS menargetkan semakin banyak pelaku usaha mikro dari kalangan mustahik yang mendapatkan akses permodalan yang layak dan syariah. Bayangkan, dengan adanya dukungan dari masjid dan pengelolaan yang terarah, mustahik dapat tumbuh menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing, serta pada akhirnya mampu naik kelas menjadi muzaki atau munfik. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan secara langsung di lima masjid ini mendapat sambutan positif dari para peserta. Mereka mengapresiasi upaya BAZNAS yang menghadirkan solusi permodalan berbasis nilai-nilai Islam, serta memberdayakan masjid sebagai institusi sosial dan ekonomi.
BERITA15/05/2025 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Kukuhkan 860 UPZ Masjid, Dorong Penguatan Peran Takmir dalam Pengelolaan Zakat
BAZNAS Demak Kukuhkan 860 UPZ Masjid, Dorong Penguatan Peran Takmir dalam Pengelolaan Zakat
Demak — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak, bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Demak, menyelenggarakan kegiatan pembinaan takmir masjid sekaligus pengukuhan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid se-Kabupaten Demak, pada Selasa (6/5/2025). Sebanyak 860 UPZ masjid resmi dikukuhkan dalam kegiatan yang bertempat di Aula Wisma Halim tersebut. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto.S.I.P, dan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Demak, KH. Muhammad Badruddin, M.Pd., yang memberikan arahan kepada para peserta. Sementara itu, pembinaan kepada takmir masjid diberikan oleh Kepala Kantor Kemenag Demak, Dr. H. Taufiqur Rahman,S.Ag, M.SI. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Demak menyampaikan bahwa pengukuhan UPZ masjid merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem pengelolaan zakat yang legal dan terstruktur di tingkat akar rumput. Berdasarkan Undang-Undang Pengelolaan Zakat, BAZNAS memiliki kewenangan untuk membentuk UPZ sebagai perpanjangan tangan lembaga di berbagai tingkatan, termasuk di lingkungan masjid. “Dengan adanya UPZ masjid, maka secara legal formal, masjid-masjid se-Kabupaten Demak kini memiliki kewenangan untuk menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara mandiri,” ujar Bambang Soesetiarto, yang akrab disapa Pak Susi. Ia menegaskan bahwa hasil pengumpulan ZIS oleh masing-masing UPZ tidak perlu disetorkan ke BAZNAS, melainkan dikelola secara langsung oleh takmir masjid. Namun demikian, setiap UPZ wajib menyampaikan laporan rutin terkait penerimaan dan pendistribusian ZIS. “Kami hanya membutuhkan laporan. Cukup sebulan sekali, laporan pengumpulan dan pentasarufan ZIS dikirimkan ke Kantor BAZNAS dan Kantor Kemenag Demak. Ini penting untuk pemetaan potensi zakat serta memastikan transparansi pengelolaan,” tambahnya. Pada kesempatan itu, Bambang juga mengungkapkan bahwa BAZNAS Demak menargetkan penghimpunan zakat tahun ini mencapai Rp 10 miliar, naik satu miliar rupiah dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 9 miliar. Target ini diharapkan dapat dicapai melalui sinergi antara Baznas, ASN, serta masyarakat umum, terutama melalui penguatan peran UPZ masjid. Wakil Bupati Demak, KH. Muhammad Badruddin, dalam arahannya menyampaikan pentingnya profesionalitas takmir dalam mengelola masjid dan zakat. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan umat. “Takmir yang profesional dan berkomitmen akan mampu menjadikan masjid sebagai lembaga yang bermanfaat luas bagi umat Islam. Pengelolaan zakat yang baik dan tepat sasaran akan sangat membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” kata Wabup Badruddin. Ia menambahkan, keberadaan UPZ masjid merupakan langkah strategis yang memudahkan pengumpulan dan penyaluran zakat langsung kepada masyarakat di sekitar masjid. Dengan begitu, pemberdayaan ekonomi umat bisa lebih terarah dan merata. Kegiatan ini mengusung tema "Wujudkan Masjid Profesional, Amanah, dan Peduli Zakat", sejalan dengan visi menjadikan masjid sebagai pusat kemakmuran spiritual dan sosial masyarakat Demak. Pengukuhan dan pembinaan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran masjid dalam pembangunan kesejahteraan umat berbasis zakat. Acara yang mengusung tema “Wujudkan Masjid Profesional, Amanah, dan Peduli Zakat” ini juga diisi dengan pembinaan bertema "Optimalisasi Peran Strategis Masjid sebagai Pusat Pembinaan Umat", yang disampaikan oleh Kepala Kemenag Demak. Dalam sesi ini, peserta dibekali dengan pengetahuan manajerial untuk meningkatkan efektivitas fungsi masjid dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Selain itu, Wakil Ketua BAZNAS Demak turut menyampaikan pemaparan mengenai tugas pokok dan fungsi UPZ masjid sebagai unit strategis dalam pengelolaan ZIS. Sesi terakhir diisi oleh perwakilan dari CSR Bank BRI Demak yang memaparkan program digitalisasi masjid melalui sistem transaksi nontunai berbasis QRIS, sebagai bagian dari inovasi menuju masjid modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan terbentuknya ratusan UPZ masjid ini, BAZNAS Kabupaten Demak berharap pengelolaan zakat semakin dekat dengan masyarakat serta mampu memberikan dampak nyata dalam membangun kesejahteraan umat secara berkelanjutan.
BERITA07/05/2025 | humas-baznas demak
Program Pemberdayaan BAZNAS Bantu Pak Kosir Raih Kesuksesan Usaha Pecel Lele
Program Pemberdayaan BAZNAS Bantu Pak Kosir Raih Kesuksesan Usaha Pecel Lele
Pak Kosir, seorang pedagang pecel lele asal Desa Bojong Sempu, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, merasakan langsung dampak positif dari bantuan modal usaha yang diberikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat. Usaha yang sebelumnya hanya mengandalkan satu gerobak kini berkembang menjadi dua titik jualan yang selalu ramai pengunjung. Selama bulan Ramadhan lalu, Pak Kosir mengalami lonjakan omzet yang signifikan. Setiap hari, pecel lele yang ia jajakan laris diserbu pembeli, dari waktu berbuka hingga sahur. Dengan tambahan modal dari BAZNAS, ia mampu menambah stok bahan dan memperbesar skala usahanya. Omzet harian pun melonjak hingga mencapai Rp1.400.000. “Alhamdulillah, dengan bantuan dari BAZNAS, usaha saya berkembang pesat. Saya bisa menambah stok dan buka cabang baru. Omzet saya meningkat tajam, dan yang paling penting, saya bisa membuka lapangan kerja bagi warga sekitar,” ujar Pak Kosir dengan penuh syukur. Keberadaan program pemberdayaan ekonomi dari BAZNAS di Provinsi Jawa Barat menjadi angin segar bagi pedagang kecil seperti Pak Kosir. Selain menambah penghasilan keluarga, usaha yang terus berkembang ini membuka peluang lapangan kerja bagi warga sekitar yang turut membantu kegiatan usaha sehari-hari. Program pemberdayaan ekonomi BAZNAS, seperti yang diterima oleh Pak Kosir, merupakan bagian dari upaya lembaga tersebut dalam memberdayakan mustahik melalui pemberian bantuan modal usaha dan pendampingan. Program ini telah membantu banyak pelaku usaha kecil di Jawa Barat untuk mengembangkan usaha mereka dan mencapai kemandirian ekonomi. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung para pelaku usaha kecil agar mereka dapat berkembang dan mandiri secara ekonomi. Bantuan modal usaha dan pendampingan yang kami berikan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dr. Nana Mintarti, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat. Dengan adanya dukungan dari BAZNAS, Pak Kosir kini menjadi contoh nyata bagaimana pemberdayaan ekonomi dapat mengubah kehidupan seseorang. Usaha pecel lele yang semula sederhana kini telah berkembang pesat, memberikan manfaat tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi masyarakat sekitar. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung para pelaku usaha kecil agar mereka dapat berkembang dan mandiri secara ekonomi. Bantuan modal usaha dan pendampingan yang kami berikan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dr. Nana Mintarti, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat.? Dengan adanya dukungan dari BAZNAS, Pak Kosir kini menjadi contoh nyata bagaimana pemberdayaan ekonomi dapat mengubah kehidupan seseorang. Usaha pecel lele yang semula sederhana kini telah berkembang pesat, memberikan manfaat tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi masyarakat sekitar.
BERITA25/04/2025 | humas-baznas demak
BAZNAS Demak Salurkan 25 Ton Beras dari Zakat Fitrah untuk 5.000 Mustahik
BAZNAS Demak Salurkan 25 Ton Beras dari Zakat Fitrah untuk 5.000 Mustahik
Demak – Dalam momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Demak ke-522, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Demak telah berhasil menghimpun zakat fitrah dari masyarakat umum dan dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) serta karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) se-Kabupaten Demak. Total zakat yang terkumpul mencapai Rp 385,585 juta dan telah ditasharufkan kepada delapan golongan penerima zakat atau Asnaf. Ketua Baznas Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto,SIP, mengungkapkan bahwa dana zakat tersebut kemudian diwujudkan dalam bentuk 25 ton beras. Selain itu, sebagian dana juga digunakan untuk menutupi biaya pengangkutan, pengepakan, dan kebutuhan logistik lainnya dalam proses distribusi. “Beras zakat sebanyak 25 ton ini kami distribusikan kepada delapan Asnaf, yaitu Fakir, Miskin, Amil, Muallaf, Riqab, Gharim, Fi Sabilillah, dan Ibnu Sabil. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 5.000 mustahik yang menerima manfaat dari zakat fitrah ini, masing-masing mendapatkan lima kilogram beras,” ujar Bambang Soesetiarto, Kamis (27/03/2025). Dalam penyalurannya, setiap kecamatan mendapatkan alokasi sebanyak 100 kilogram beras yang diperuntukkan bagi 20 mustahiq. Sementara itu, setiap desa atau kelurahan memperoleh alokasi 50 kilogram untuk 10 mustahiq. Sisanya disalurkan melalui berbagai lembaga keagamaan, lembaga sosial, serta komunitas nelayan yang turut berperan dalam pendistribusian zakat ini kepada yang berhak. Selain zakat fitrah, pada kesempatan yang sama, Baznas Kabupaten Demak juga menyalurkan 400 paket sembako dari total 5.000 paket yang bersumber dari infak dan sedekah. Setiap paket sembako tersebut berisi lima kilogram beras, satu liter minyak goreng, kecap, serta mi instan. Tak hanya itu, santunan juga diberikan kepada 50 anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan. Bambang Soesetiarto turut mengingatkan masyarakat agar tidak ragu dalam menunaikan zakat untuk menyucikan harta yang dimiliki. “Jangan sampai harta yang kita miliki justru menjadi beban saat dihisab nanti. Kami dari Baznas Demak siap membantu dalam menyalurkan zakat kepada mereka yang benar-benar berhak menerimanya,” tegasnya. Sementara itu, Bupati Demak, Hj. Eisti’anah, SE, mengapresiasi peran Baznas dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang telah terbukti sangat membantu, terutama dalam situasi darurat seperti bencana. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki, baik dari ASN, karyawan BUMD, maupun masyarakat umum, yang telah mempercayakan zakatnya kepada Baznas Kabupaten Demak. Saya juga mengimbau kepada masyarakat yang ingin berzakat, baik zakat mal maupun fitrah, agar menyalurkannya melalui Baznas Kabupaten Demak,” ujar bupati. Ia pun menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terkait penyaluran zakat yang dilakukan Baznas. “Baznas telah terbukti amanah dalam pendistribusian zakat kepada mereka yang berhak. InsyaAllah, zakat yang disalurkan melalui Baznas akan sampai ke tangan mustahiq yang membutuhkan,” pungkasnya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kabupaten Demak semakin meningkat, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.
BERITA30/03/2025 | humas-baznas demak
BAZNAS Hadirkan Posko Mudik untuk Pemudik di Berbagai Wilayah
BAZNAS Hadirkan Posko Mudik untuk Pemudik di Berbagai Wilayah
BAZNAS Indonesia Bersama Rumah Sehat BAZNAS dan BAZNAS Daerah Dirikan Posko Mudik untuk Pemudik di Berbagai Wilayah Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik, BAZNAS Indonesia bersama Rumah Sehat BAZNAS dan BAZNAS Daerah mendirikan posko mudik di berbagai titik strategis. Posko-posko ini tersebar di jalur Pantura, pantai selatan dan beberapa wilayah lainnya seperti Lampung (Sumatera), Tapin dan Banjar (Kalimantan Selatan), Palu dan Donggala (Sulawesi Tengah), serta Maros dan Barru (Sulawesi Selatan). Langkah ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS dalam mendukung kelancaran perjalanan para pemudik, khususnya mereka yang menggunakan kendaraan roda dua maupun angkutan umum. Ketua BAZNAS Kabupaten Demak H.Bambang Soesetiarto, SIP menyatakan, "Kami ingin memastikan bahwa para pemudik, yang kebanyakan merupakan mustahik, dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman dan aman. Selain itu, posko ini juga memudahkan para muzaki untuk menunaikan zakat fitrah sebelum Hari Raya Idul Fitri." Berbagai layanan disediakan di posko-posko mudik ini untuk membantu para pemudik dalam menjalani perjalanan panjang mereka. Layanan tersebut meliputi: Takjil gratis untuk berbuka puasa Dapur air untuk menyediakan minuman hangat dan segar Layanan kesehatan dan pijat gratis bagi pemudik yang kelelahan Charger handphone untuk memastikan komunikasi tetap lancar Tempat ibadah agar pemudik dapat menunaikan kewajiban shalat dengan nyaman Fasilitas lainnya yang dapat menunjang kenyamanan pemudik selama perjalanan Salah satu posko yang didirikan oleh BAZNAS Kabupaten Demak terletak di depan area parkir Masjid Ar Rahman Kalikondang. Posko ini diharapkan dapat menjadi tempat singgah yang memberikan manfaat bagi para pemudik yang melintasi daerah tersebut. Melalui inisiatif ini, BAZNAS berharap dapat menghadirkan kebermanfaatan yang nyata bagi masyarakat, baik mustahik maupun muzaki. "Kami berharap posko-posko ini dapat membantu pemudik agar tetap sehat, nyaman, dan aman dalam perjalanan mereka menuju kampung halaman. Selain itu, posko ini juga memberikan kesempatan bagi para muzaki untuk menunaikan zakat fitrah mereka dengan lebih mudah," tambah Ketua BAZNAS Kabupaten Demak. Dengan hadirnya posko mudik ini, BAZNAS terus berkomitmen dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat dan memastikan bahwa perjalanan mudik tahun ini dapat berjalan lebih lancar dan berkah bagi semua pihak.
BERITA27/03/2025 | humas-baznas demak
Pasar Murah Jumat Berkah BAZNAS Demak Ringankan Masyarakat Jelang Idul Fitri 1446 H
Pasar Murah Jumat Berkah BAZNAS Demak Ringankan Masyarakat Jelang Idul Fitri 1446 H
Demak, 21 Maret 2025 – Dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Demak ke-522 sekaligus menyambut Idul Fitri 1446 H/2025 M, Pemerintah Kabupaten Demak menggelar kegiatan Pasar Murah di Desa Prampelan, Kecamatan Sayung. Acara ini diresmikan langsung oleh Bupati Demak, didampingi oleh Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, serta jajaran Forkopimda dan Forkopimcam setempat. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop) Kabupaten Demak dengan berbagai Organisasi Pemerintah Daerah. Dalam laporan yang disampaikan oleh Kepala Dindagkop Kabupaten Demak, menjelang Idul Fitri 2025, harga kebutuhan pokok mengalami lonjakan yang cukup signifikan, sehingga membebani perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat dengan menyediakan bahan kebutuhan pokok yang telah disubsidi sebesar 30%-50% dari harga pasaran. “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Demak terhadap masyarakat Kecamatan Sayung, khususnya dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhannya dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Bupati Demak dalam sambutannya. Selain kegiatan pasar murah, acara ini juga turut menghadirkan inisiatif sosial bertajuk “Jumat Berkah” sebagai upaya membantu masyarakat miskin, khususnya penerima manfaat Program Perlindungan Pekerja Keluarga (P3K) dan anak-anak yang mengalami stunting. Dalam kegiatan ini, Dindagkop bekerja sama dengan CSR Bank Jateng Cabang Kabupaten Demak dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak untuk menyalurkan 100 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Paket sembako ini didistribusikan langsung melalui BAZNAS Kabupaten Demak sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan di wilayah tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Organisasi Pemerintah Dinas Kabupaten Demak, BUMD, dan BAZNAS atas partisipasinya dalam kegiatan ini. Beliau juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar menunaikan zakatnya ke BAZNAS Kabupaten Demak sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. “Semoga dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS, kita semua diberikan keberkahan dan kesejahteraan yang lebih baik,” ungkapnya. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang hadir. Salah satu warga Desa Prampelan yang menerima manfaat dari pasar murah ini mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada pemerintah daerah atas bantuan yang diberikan. “Alhamdulillah, dengan adanya pasar murah ini kami bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut di masa mendatang,” ujarnya. Dengan adanya pasar murah dan program Jumat Berkah ini, Pemerintah Kabupaten Demak berharap dapat meringankan beban masyarakat serta menciptakan suasana Idul Fitri yang lebih sejahtera dan penuh kebersamaan. Program ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA21/03/2025 | humas-baznas demak
BAZNAS Kabupaten Demak Gelar Audensi Silaturahmi dengan Kepolisian Resor Kabupaten Demak
BAZNAS Kabupaten Demak Gelar Audensi Silaturahmi dengan Kepolisian Resor Kabupaten Demak
Demak, 19 Maret 2025 – Dalam rangka meningkatkan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menggelar audensi silaturahmi dengan Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Demak. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Polres Demak dan dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Demak serta pejabat terkait dari Polres Demak. Audensi ini merupakan bagian dari upaya intensifikasi pengelolaan zakat dan dana sosial lainnya sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011, Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014, serta Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Zakat di Kementrian/Lembaga, Sekretariat Jendral Lembaga Negara, Pemerintah Daerah, BUMN, BUMD melalui BAZNAS Kabupaten Demak. Pada kesempatan ini, pihak BAZNAS Kabupaten Demak menyampaikan berbagai hal terkait pengelolaan zakat di daerah, serta pentingnya kerjasama antara lembaga sosial keagamaan dengan instansi pemerintah Kepala Bagian SDM Polres Demak, Kompol Rinto Dwi Mulyono,SE, mengapresiasi langkah yang diambil oleh BAZNAS Kabupaten Demak. Ia mengatakan, "Kami sangat mengapresiasi upaya BAZNAS dalam memperkuat pengelolaan zakat di Kabupaten Demak. Kami berharap melalui silaturahmi ini, dapat terbentuk sinergi yang lebih baik antara Polres Demak dengan BAZNAS, khususnya dalam sosialisasi dan pengelolaan zakat di masyarakat." Selain itu, pertemuan ini juga membahas mengenai fungsi dan tugas dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ), baik yang bertugas dalam penghimpunan maupun pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Dalam hal ini, BAZNAS Kabupaten Demak menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara lembaga pengelola zakat dan instansi terkait, guna mencapai tujuan yang optimal dalam pengelolaan dana sosial yang bertujuan untuk kesejahteraan umat. Pimpinan BAZNAS Kabupaten Demak, H.M.Muchlas, S.Ag, MH, dalam kesempatan tersebut menyatakan, "Melalui pertemuan ini, kami berharap ada peningkatan kerjasama yang lebih erat antara BAZNAS Kabupaten Demak dengan lembaga-lembaga daerah, terutama Polres Demak. Kerjasama ini tidak hanya terbatas pada penghimpunan zakat, namun juga dalam hal pendistribusian dan pemanfaatannya untuk masyarakat yang membutuhkan." Drs.H.Saerozi,M.SI selaku Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi Umum juga menambahkan bahwa dengan adanya harmonisasi antara BAZNAS dan lembaga-lembaga daerah seperti Polres Demak, diharapkan pengelolaan zakat di Kabupaten Demak dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan transparan. Hal ini, lanjutnya, akan memberikan contoh yang baik dalam hal pengelolaan zakat kepada masyarakat, sekaligus memperkuat ukhuwah islamiyah antar lembaga pemerintah dan masyarakat. Audensi ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi peningkatan pengelolaan zakat di Kabupaten Demak serta mempererat hubungan antara BAZNAS dan berbagai lembaga daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang membutuhkan bantuan sosial dan keagamaan. Kontak Media: BAZNAS Kabupaten Demak instagram: @baznas_kabdemak Email: [email protected] Tentang BAZNAS Kabupaten Demak BAZNAS Kabupaten Demak adalah lembaga yang bertanggung jawab dalam penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya di Kabupaten Demak. BAZNAS bekerja untuk memastikan bahwa dana sosial ini digunakan dengan tepat guna dalam mendukung kesejahteraan umat
BERITA19/03/2025 | humas-baznas demak
Pembukaan Gerai Ramadhan 1446 H BAZNAS Kabupaten Demak
Pembukaan Gerai Ramadhan 1446 H BAZNAS Kabupaten Demak
Demak, 17 Maret 2025 – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali mengadakan pembukaan gerai Ramadhan yang bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah. Gerai-gerai ini hadir di dua lokasi strategis, yaitu di Swalayan Aneka Jaya 2 Demak dan Swalayan Goori Demak. Gerai Ramadhan ini dihadirkan sebagai upaya untuk memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat Kabupaten Demak dalam berpartisipasi dalam program zakat. Melalui gerai ini, masyarakat dapat langsung menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah mereka di tempat-tempat yang ramai dikunjungi, sehingga memudahkan mereka untuk beramal tanpa harus jauh-jauh ke kantor BAZNAS. Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten Demak, H. Muchlas, S.Ag, MH, menyampaikan harapan besar terhadap upaya penghimpunan zakat melalui gerai Ramadhan ini. Beliau mengatakan, "Kami berharap dengan adanya gerai-gerai ini, penghimpunan zakat, infaq, dan sedekah di Kabupaten Demak dapat lebih maksimal. Kami juga berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menyalurkan zakat, terutama di bulan yang penuh berkah ini. Gerai ini menjadi salah satu cara kami untuk mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban berzakat dan membantu sesama." Selain itu, beliau juga menambahkan, "Melalui gerai Ramadhan ini, kami ingin menjangkau lebih banyak warga yang mungkin belum terbiasa menyalurkan zakat secara langsung. Dengan hadir di swalayan yang sering dikunjungi oleh masyarakat, diharapkan bisa lebih mempermudah mereka untuk beramal." Gerai Ramadhan BAZNAS Kabupaten Demak ini akan beroperasi sepanjang bulan Ramadhan, dan akan menerima zakat, infaq, dan sedekah yang nantinya akan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, baik dalam bentuk bantuan langsung maupun program-program pemberdayaan yang sudah dijalankan oleh BAZNAS. Masyarakat Kabupaten Demak diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berbagi kepada sesama, menjadikan bulan Ramadhan sebagai waktu yang penuh berkah untuk memperbanyak amal dan kebaikan. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengunjungi gerai-gerai Ramadhan yang telah dibuka di lokasi Swalayan Aneka Jaya 2 Demak dan Swalayan Goori Demak atau menghubungi BAZNAS Kabupaten Demak. Kontak: BAZNAS Kabupaten Demak Email: [email protected] Telepon: Whatsapp Center wa.me/6289525750763 Website: kabdemak.baznas.go.id Demak, 17 Maret 2025
BERITA18/03/2025 | humas-baznas demak
BAZNAS RI dan Ketua MPR RI Serahkan Bantuan Program Zmart kepada Ponpes Tazakka
BAZNAS RI dan Ketua MPR RI Serahkan Bantuan Program Zmart kepada Ponpes Tazakka
Batang, Jawa Tengah - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, bersama Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H. Ahmad Muzani, menyerahkan bantuan program Zmart kepada Pondok Pesantren Modern Tazakka di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Program Zmart ini bertujuan untuk memberdayakan usaha warung retail di pesantren guna meningkatkan ekonomi pesantren sekaligus mempermudah akses kebutuhan para santri dan masyarakat sekitar. Penyerahan bantuan dilaksanakan dalam acara "Silaturahim Akbar: Buka Puasa Ramadhan dan Sholat Terawih Bersama Ketua MPR RI dan Penyerahan Bantuan Program Zmart" pada Selasa (14/3), yang berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Modern Tazakka. Bantuan program Zmart ini diberikan dengan nilai sebesar Rp50 juta untuk setiap pesantren dan ditargetkan akan menjangkau 50 pondok pesantren di seluruh Indonesia. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyatakan bahwa program Zmart merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan umat, khususnya di lingkungan pesantren. "Kami berharap bantuan ini dapat menjadi pemicu berkembangnya usaha ekonomi di pesantren, sehingga mampu memberikan manfaat luas bagi santri dan masyarakat sekitar," ujarnya. Menurut Kiai Noor, program ini sejalan dengan visi BAZNAS dalam upaya mengurangi kemiskinan dan mendorong kemandirian ekonomi umat. Ia juga menginginkan agar pondok pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga pusat ekonomi yang produktif. "Santri tidak hanya dididik untuk memahami ilmu agama, tetapi juga dibekali dengan wawasan kewirausahaan yang akan bermanfaat bagi masa depan mereka. Kami ingin pesantren mampu mandiri secara ekonomi dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya," tambahnya. Kiai Noor juga mengapresiasi dukungan penuh dari MPR RI dalam pelaksanaan program ini. "Dukungan dari MPR RI menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat perekonomian pesantren dan memberdayakan umat. Semoga sinergi ini terus berlanjut demi mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata di seluruh Indonesia," jelasnya. Sementara itu, Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, dalam sambutannya menegaskan bahwa persiapan menuju Indonesia Emas tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh komponen masyarakat, termasuk pesantren. "Persiapan menuju Indonesia Emas memerlukan peran serta seluruh komponen bangsa. Pesantren sebagai pusat pendidikan dan moral juga perlu mengambil peran aktif dalam membangun ekonomi umat," ungkap Muzani. Ia juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus menjaga silaturahmi dan bertukar pandangan guna memperkuat persiapan menuju masa depan yang lebih baik. "Dengan berbagai kekuatan yang kita miliki, Insyaallah, Indonesia akan menjadi negara yang semakin tangguh dan sejahtera di masa depan," tegasnya. Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan Pondok Pesantren Modern Tazakka, KH. Anang Rizka Masyhadi, MA., Ph.D., Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono B.Eng., M.M., MBA, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Gerindra H. Abdul Wahid, Bupati Batang H. M. Faiz Kurniawan, SH., MH., serta Kepala BPKH Dr. Fadlul Imansyah, S.E., M.M., CIFP., AAK. Selain itu, turut hadir pula Wakil Bupati Batang H. Suyono, S.IP., M.Si., Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Dr. H. Saiful Mujab, MA, Kapolres Batang AKBP Edi Rahmat Mulyana, S.I.K., M.H, Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI Eka Budhi Sulistyo, serta jajaran lainnya. Dengan adanya program Zmart ini, diharapkan pondok pesantren dapat lebih mandiri secara ekonomi dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Program ini juga diharapkan menjadi contoh konkret dalam membangun ekosistem ekonomi berbasis zakat yang kuat dan berkelanjutan.Kontributor: Marie Muhammad Wildan Editor: NOV
BERITA14/03/2025 | humas-baznas demak
BAZNAS Kabupaten Demak Distribusikan 150 Paket Ramadhan dari Kerajaan Raja Salman Arab Saudi
BAZNAS Kabupaten Demak Distribusikan 150 Paket Ramadhan dari Kerajaan Raja Salman Arab Saudi
Demak – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama menjelang bulan suci Ramadhan. Pada kesempatan kali ini, BAZNAS Kabupaten Demak mendistribusikan sebanyak 150 paket sembako Ramadhan dari Kerajaan Raja Salman Arab Saudi. Bantuan paket sembako ini disalurkan kepada warga di berbagai daerah yang terdampak abrasi rob, salah satunya adalah Desa Purwosari, Kecamatan Sayung. Masyarakat menyambut penuh syukur dan rasa terima kasih atas bantuan yang sangat berarti ini, terlebih di tengah kondisi harga sembako yang mengalami kenaikan. Salah satu penerima bantuan, Ibu Maryatun, warga Desa Purwosari, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Raja Salman dan Kerajaan Arab Saudi atas bantuan paket sembako tersebut. “Saya sangat berterima kasih kepada Raja Salman dan Kerajaan Arab Saudi atas bantuan paket sembako ini. Bantuan ini sangat membantu kami, apalagi sekarang harga sembako naik. Dengan adanya bantuan ini, kami bisa menjalankan ibadah puasa dengan lebih semangat. Semoga bantuan ini menjadi berkah bagi para muzaki BAZNAS,” ujarnya dengan penuh bahagia. BAZNAS Kabupaten Demak sebagai lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah berperan aktif dalam memastikan bantuan ini tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Bantuan paket sembako ini terdiri dari bahan-bahan pokok yang dibutuhkan selama bulan Ramadhan, seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan kebutuhan lainnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Demak mengapresiasi kepedulian Kerajaan Arab Saudi, khususnya Raja Salman, yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat Demak. "Kami sangat mengapresiasi bantuan dari Kerajaan Raja Salman Arab Saudi. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama menjelang bulan suci Ramadhan. Semoga kerja sama yang baik ini terus berlanjut dan membawa manfaat yang lebih besar bagi umat," ungkapnya. Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Demak berharap dapat meringankan beban ekonomi masyarakat dan memotivasi mereka untuk menjalani ibadah puasa dengan penuh keikhlasan dan kebahagiaan. BAZNAS Kabupaten Demak akan terus berkomitmen dalam menyalurkan amanah dari para muzaki dengan tepat dan transparan, serta mendorong masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam program-program sosial yang ada. #baznasindonesia #baznaskabdemak #cahayazakat #ramadhan
BERITA11/03/2025 | humas-baznas demak
BAZNAS Kabupaten Demak Gelar Safari Masjid Tarhib Ramadhan 1446 H
BAZNAS Kabupaten Demak Gelar Safari Masjid Tarhib Ramadhan 1446 H
Demak – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1446 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menggelar Safari Masjid Tarhib Ramadhan di Masjid Al Amin, Mangunjiwan, Demak. Kegiatan ini dihadiri oleh jamaah masjid setempat dengan penuh antusiasme dan kekhusyukan. Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Demak, Bapak H. Suyono, S.Pd, M.SI, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya peran BAZNAS sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang bertugas mengelola zakat, infak, dan sedekah. "BAZNAS hadir sebagai jembatan antara para muzaki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat). Dengan adanya Safari Ramadhan ini, kami berharap para aghnia dan orang-orang kaya yang hadir sebagai jamaah masjid dapat terdorong untuk menunaikan ibadah zakat atau bersedekah melalui BAZNAS Kabupaten Demak," ujar H. Suyono. Selain mengajak untuk berzakat, H. Suyono juga mendoakan para muzaki agar zakat yang ditunaikan diterima oleh Allah SWT dan menjadi berkah bagi mereka. "Semoga zakat yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Demak dapat menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan dan keridhaan Allah SWT," tambahnya. Sebagai wujud kepedulian dan rasa syukur menyambut bulan Ramadhan, pada kesempatan tersebut BAZNAS Kabupaten Demak juga menyalurkan sebanyak 50 paket sembako Ramadhan kepada warga yang membutuhkan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menguatkan kepedulian sosial dan berbagi kebahagiaan dengan sesama, khususnya dalam menyambut bulan penuh berkah. BAZNAS Kabupaten Demak terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah secara online melalui situs resmi kabdemak.baznas.go.id/bayarzakat. Untuk memudahkan para muzaki,disediakan pula fitur Kalkulator Zakat di kabdemak.baznas.go.id/kalkulator-zakat sehingga perhitungan zakat menjadi lebih mudah dan akurat. Bagi para muzaki yang telah menunaikan zakat, BAZNAS Kabupaten Demak juga menyediakan layanan konfirmasi Bukti Setor Zakat (BSZ) melalui WhatsApp di nomor wa.me/6282134466112 (WhatsApp only). Mari bersama-sama menguatkan kepedulian dan berbagi kebahagiaan di bulan suci ini. Dengan zakat, infak, dan sedekah, kita wujudkan Ramadhan yang penuh makna dan keberkahan.
BERITA11/03/2025 | humas-baznas demak
BAZNAS Bantu Peternak Bantul Tingkatkan Penghasilan Lewat Tumpang Sari
BAZNAS Bantu Peternak Bantul Tingkatkan Penghasilan Lewat Tumpang Sari
Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta – Baru-baru ini Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi bagi peternak di Kabupaten Bantul, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberikan dukungan yang signifikan kepada Kelompok Ternak Berkah Cerme di Kelurahan Selopamioro, Kepanewon Imogiri. Kelompok ini telah mengimplementasikan metode tumpang sari sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan pendapatan mereka melalui pemanfaatan lahan secara lebih efisien. Syamsudin, salah satu anggota kelompok, memanfaatkan lahan rumput pakan ternak yang sebelumnya hanya digunakan untuk kebutuhan pakan, kini ditanami dengan 15 bibit pisang raja. Metode tumpang sari ini memungkinkan peternak mendapatkan hasil pertanian tambahan tanpa mengganggu fungsi utama lahan sebagai pakan ternak. Menurut Syamsudin, penerapan sistem ini membawa manfaat ganda bagi dirinya dan anggota kelompok lainnya. “Dulu lahan ini hanya untuk rumput pakan ternak, sekarang bisa menghasilkan tambahan dari pisang raja. Harapannya, ini bisa menjadi contoh bagi peternak lain agar lebih mandiri,” ujar Syamsudin dengan penuh semangat. Pendekatan tumpang sari yang didorong oleh BAZNAS ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak dengan memaksimalkan potensi yang ada tanpa perlu memperluas lahan yang terbatas. Selain itu, ini juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS untuk memberdayakan mustahik (penerima zakat) dan memfasilitasi mereka untuk memiliki sumber penghasilan yang lebih beragam. Program ini mencerminkan komitmen BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di sektor peternakan, dengan memberikan pelatihan dan pendampingan untuk memanfaatkan sumber daya yang ada secara lebih produktif dan berkelanjutan. Diharapkan, metode tumpang sari ini dapat diterapkan oleh lebih banyak peternak di daerah lain untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. “Kami sangat senang dapat mendukung peternak di Bantul dalam mengembangkan potensi lahan mereka. Dengan program ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan ketahanan ekonomi yang lebih baik dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Ketua BAZNAS, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Dengan dukungan dan inovasi yang terus didorong, BAZNAS berharap para peternak di Bantul dan daerah lainnya dapat meraih kemandirian ekonomi yang lebih baik, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal secara keseluruhan.
BERITA11/03/2025 | humas-baznas demak
Dedikasi Tanpa Henti: Kisah Inspiratif Peternak Binaan BAZNAS di Getas
Dedikasi Tanpa Henti: Kisah Inspiratif Peternak Binaan BAZNAS di Getas
Desa Getas, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul – Di tengah kesibukan sehari-hari, Wagiman dan Romli, dua anggota kelompok Balai Ternak BAZNAS di Desa Getas, menunjukkan komitmen luar biasa dalam merawat ternak. Mereka tidak hanya bertugas untuk memastikan kelangsungan hidup hewan ternak, tetapi juga memberikan perhatian penuh terhadap kesejahteraan serta kesehatan ternak yang mereka rawat. Setiap hari, mereka melakukan kegiatan yang membutuhkan ketelatenan tinggi, seperti mencacah hijauan sebagai pakan utama ternak. “Kami pastikan pakan ternak selalu cukup dan bergizi agar mereka tumbuh sehat. Ini menjadi bagian penting dalam mendukung produktivitas kelompok,” ujar Romli dengan penuh semangat. Selin mencacah pakan, menjaga kebersihan kandang juga menjadi prioritas utama. “Kebersihan kandang harus selalu dijaga. Kami rutin membersihkan area ternak, agar tidak ada penyakit yang bisa menyebar dan membahayakan kesehatan hewan,” tambah Wagiman. Keduanya menyadari bahwa kebersihan lingkungan ternak sangat berperan dalam mencegah penyakit yang dapat mengganggu kesehatan hewan. Keuletan Wagiman dan Romli dalam merawat ternak ternyata membawa dampak positif tidak hanya pada kesehatan hewan, tetapi juga pada produktivitas kelompok. “Dengan perawatan yang baik dan lingkungan yang bersih, ternak menjadi lebih sehat dan berkualitas. Ini tentu meningkatkan hasil produksi kelompok,” ungkap Romli. Produktivitas yang meningkat ini turut memperkuat ekonomi peternakan di wilayah tersebut. Tidak hanya itu, semangat kerja keras mereka juga memberikan inspirasi bagi peternak lainnya di Desa Getas dan sekitarnya. Dedikasi tinggi mereka telah menunjukkan betapa pentingnya perawatan yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan ternak dan, pada gilirannya, kesejahteraan peternak itu sendiri. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk BAZNAS, turut memberikan kekuatan bagi Wagiman dan Romli untuk terus menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. “Dukungan dari BAZNAS sangat berarti bagi kami. Ini semakin memotivasi kami untuk menjaga dan merawat ternak dengan sebaik-baiknya,” tutur Wagiman. Dengan tekad yang kuat dan semangat yang tinggi, Wagiman dan Romli telah menjadi teladan bagi banyak peternak lainnya dalam upaya mengembangkan sektor peternakan yang sehat dan produktif. Keberhasilan mereka membuktikan bahwa dedikasi dan kerja keras dalam merawat ternak tidak hanya menguntungkan bagi hewan, tetapi juga bagi seluruh komunitas peternakan.
BERITA03/03/2025 | humas-baznas demak
BAZNAS Bantu Warga Gaza Salurkan 52.000 Paket Makanan Untuk Palestina
BAZNAS Bantu Warga Gaza Salurkan 52.000 Paket Makanan Untuk Palestina
BAZNAS Siapkan 52.000 Paket Makanan bagi Masyarakat Palestina Jakarta, 18 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan global dengan menyiapkan 52.000 paket makanan bagi masyarakat Gaza yang terdampak krisis kemanusiaan. Bantuan ini diberikan melalui kerja sama dengan Muassaaah Alamiyah, sebuah perusahaan perdagangan umum, serta beberapa mitra kemanusiaan lainnya. Bantuan ini mencakup 8.500 paket makanan senilai Rp2 miliar yang akan disalurkan melalui Mishr El Khair, 8.500 paket makanan senilai Rp2 miliar yang akan didistribusikan melalui Shuna’a al-Hayah, serta 35.000 paket makanan senilai 500.000 dolar AS yang akan dikelola oleh Bayt Zakat. Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA., menegaskan pentingnya memastikan bahwa bantuan ini dapat tersalurkan dengan tepat sasaran dan efektif bagi masyarakat yang membutuhkan. “BAZNAS RI berupaya memastikan bantuan yang diberikan dapat dirasakan manfaatnya. Dengan menggandeng berbagai mitra terpercaya, kami berharap bantuan ini dapat menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan di Gaza,” ujar Subhan Cholid dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (18/2/2025). Dalam kerja sama ini, Muassasah Alamiyah berperan sebagai penyedia barang bantuan yang akan disalurkan melalui mitra-mitra lembaga kemanusiaan terpercaya. Subhan Cholid menjelaskan bahwa paket makanan tersebut terdiri dari berbagai kebutuhan pokok seperti beras, tepung, mie, keju, tuna, biskuit, kurma, jus, kacang kalengan, saus tomat, selai, dan pasta. “Sebelum dikirimkan ke Gaza, paket-paket tersebut akan melalui proses quality control (QC) oleh tim BAZNAS RI guna memastikan kualitas bantuan yang diterima oleh masyarakat dalam kondisi terbaik,” jelas Subhan. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari BAZNAS International Forum (BIF) yang telah digelar pada November 2024 lalu. “BAZNAS RI berkomitmen memperkuat peran zakat dalam mendukung misi kemanusiaan global. Lewat BIF, kami berhasil menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga internasional, termasuk Muassaaah Alamiyah, untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan efektif dan tepat sasaran,” tambahnya. Subhan juga menegaskan bahwa inisiatif ini bukan yang terakhir. Ke depan, kerja sama dengan berbagai mitra strategis akan terus dikembangkan guna memberikan bantuan yang lebih luas dan berkelanjutan. “Kami percaya zakat, infak, dan sedekah memiliki kekuatan besar untuk membantu mereka yang membutuhkan. BAZNAS RI akan terus menjadi jembatan bagi masyarakat Indonesia yang ingin berkontribusi dalam aksi kemanusiaan global, khususnya bagi saudara-saudara kita di Palestina,” tutupnya. Dengan kerja sama ini, BAZNAS RI kembali menegaskan perannya sebagai lembaga zakat nasional yang aktif dalam misi kemanusiaan, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di tingkat internasional.
BERITA18/02/2025 | humas-baznas demak
Sekolah Cendikia BAZNAS Lahirkan Juara, Ahmad Hotimi Bukti Kehebatan Program BAZNAS
Sekolah Cendikia BAZNAS Lahirkan Juara, Ahmad Hotimi Bukti Kehebatan Program BAZNAS
Bogor – Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) kembali membuktikan perannya dalam mencetak generasi unggul dan berakhlak mulia. Salah satu santrinya, Ahmad Hotimi, berhasil menorehkan berbagai prestasi akademik dan keislaman berkat dukungan penuh dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Lahir dari keluarga sederhana di Sukabumi, Jawa Barat, Hotimi mendapatkan kesempatan emas melalui beasiswa penuh di SCB, sekolah berbasis zakat yang terus berkomitmen menciptakan generasi berprestasi. Hotimi memulai perjalanannya di SCB dengan hafalan Al-Quran yang masih terbatas pada satu juz. Namun, dengan lingkungan yang mendukung dan sistem pendidikan yang mendorong perkembangan spiritual serta akademik, ia berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Quran serta menghafal 130 hadis pilihan. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bagaimana SCB mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keislaman. “Semula, saya hanya hafal satu juz. Tapi di SCB, lingkungannya sangat mendukung. Semua teman-teman semangat menghafal, dan itu memacu saya untuk terus belajar,” ujar Hotimi. Tak hanya unggul dalam bidang keislaman, Hotimi juga menunjukkan perkembangan luar biasa dalam kepemimpinan. Meski awalnya pemalu, ia akhirnya terpilih sebagai Ketua OSIS, membuktikan bahwa SCB tidak hanya membangun kecerdasan akademik tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan yang kuat. Selain itu, Hotimi juga sukses meraih berbagai prestasi di tingkat nasional, di antaranya Medali Perak Fisika dalam ajang National Olympiad of Science (NOOS) 2023, Medali Emas Bahasa Arab di Olimpiade Nasional Universitas (OLIMNUS) 2024, serta Juara 2 dalam kompetisi Kitab Kuning di ajang JANTARA. Prestasi-prestasi tersebut menegaskan bahwa zakat yang dikelola BAZNAS mampu membuka peluang bagi para mustahik untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dan meraih masa depan yang lebih cerah. “SCB telah mengubah hidup saya. Saya ingin suatu hari nanti memberikan kontribusi yang berarti untuk sekolah ini dan masyarakat,” ungkap Hotimi dengan penuh semangat. Kesuksesan Ahmad Hotimi menjadi bukti bahwa program pendidikan yang didukung oleh zakat dapat menghasilkan generasi unggul yang siap berkontribusi bagi bangsa dan agama. BAZNAS, melalui SCB, terus berkomitmen memberikan kesempatan terbaik bagi anak-anak bangsa untuk meraih mimpi dan membangun masa depan yang lebih baik. Kontributor: FikriEditor: YMK
BERITA18/02/2025 | humas-baznas demak
BAZNAS Bersama RS Palestina Salurkan Bantuan Alat Kesehatan Rp2 Miliar untuk Warga Palestina
BAZNAS Bersama RS Palestina Salurkan Bantuan Alat Kesehatan Rp2 Miliar untuk Warga Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI baru-baru ini menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Rumah Sakit Palestina/Palestine Red Crescent Society (PRCS) yang berlokasi di Mesir. Kerja sama ini bertujuan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp2 miliar guna mendukung peningkatan layanan kesehatan bagi warga Palestina. Acara penandatanganan MoU berlangsung di kantor PRCS di Kairo, Mesir, dengan disaksikan sejumlah pejabat penting dari kedua pihak, termasuk Sekretaris Utama BAZNAS RI, Subhan Cholid, Lc, MA., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, serta Ketua Satgas Palestina M. Iman Damara, yang hadir untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung warga Palestina yang tengah menghadapi kesulitan. Dalam kesempatan tersebut, Subhan Cholid mengungkapkan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk nyata solidaritas umat Islam Indonesia terhadap saudara-saudara mereka yang saat ini mengalami krisis kemanusiaan. "BAZNAS RI terus berupaya hadir dalam meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina. Program ini merupakan bagian dari Program Membasuh Luka Palestina, di mana kami menyalurkan bantuan alat kesehatan untuk peningkatan fasilitas di RS Palestina di Mesir," ujar Subhan dalam keterangan tertulisnya. Bantuan yang akan disalurkan oleh BAZNAS pada tahun 2025 mencakup sejumlah fasilitas penting bagi Rumah Sakit Palestina di Mesir, terutama dalam mendukung layanan medis dan penanganan pasien yang terdampak oleh konflik. Beberapa bantuan yang akan diberikan antara lain peningkatan Laboratorium Departemen dan Bedah Laparoskopi, serta penyediaan peralatan medis yang sangat dibutuhkan, seperti sistem endoskopi, alat analisa kimia, kulkas bank darah, lemari penyimpanan, freezer plasma, dan alat tes Hemoglobin A1HBC. "Dengan adanya dukungan ini, kami berharap layanan medis bagi para pasien warga Palestina yang berada di Mesir, terutama mereka yang terdampak konflik, dapat lebih optimal," tambah Subhan. Tak hanya soal bantuan alat kesehatan, Subhan juga menekankan bahwa kerja sama ini adalah bagian dari strategi jangka panjang BAZNAS dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen diplomasi kemanusiaan global. "Kami percaya bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membangun solidaritas dan persaudaraan global. BAZNAS RI akan terus mengembangkan program-program kemanusiaan yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan, baik di dalam maupun luar negeri. Semoga bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa zakat dapat menjadi solusi bagi permasalahan kemanusiaan dunia," ungkapnya dengan penuh harapan. Sementara itu, Muhammad Ramadhan, Direktur RS Palestina Kairo, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS dan masyarakat Indonesia atas bantuan yang diberikan. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI dan masyarakat Indonesia atas bantuan ini. Alat-alat kesehatan yang akan diterima tentunya akan sangat membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi pasien kami, terutama mereka yang terdampak konflik," kata Ramadhan, yang juga menyatakan bahwa bantuan tersebut akan memberikan dampak yang signifikan dalam upaya memperbaiki kondisi kesehatan warga Palestina di Mesir. Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari BAZNAS International Forum (BIF) yang digelar pada November 2024, yang menegaskan pentingnya peran BAZNAS dalam diplomasi kemanusiaan global. Ke depan, BAZNAS berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung upaya kemanusiaan di berbagai belahan dunia, memastikan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat yang paling membutuhkan.
BERITA17/02/2025 | humas-baznas demak
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Demak.

Lihat Daftar Rekening →