WhatsApp Icon

BAZNAS RI dan Kadin Indonesia Berkolaborasi Optimalisasi ZIS Dunia Usaha dan Pelatihan Pekerja Migran

15/10/2026  |  Penulis: humas-baznas demak

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS RI dan Kadin Indonesia Berkolaborasi Optimalisasi ZIS Dunia Usaha dan Pelatihan Pekerja Migran

Rakornas 2026, BAZNAS RI & Kadin Sinergi ZIS & Pelatihan Pekerja Migran

Berita Nasional

 

JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menjalin kerja sama strategis dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia guna mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di sektor dunia usaha. Langkah ini sekaligus menjadi pijakan awal dalam meluncurkan program pelatihan kerja bagi calon pekerja migran Indonesia (CPMI).

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilangsungkan di Jakarta pada Rabu (14/10/2026). Penandatanganan dilakukan secara langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., bersama Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengungkapkan bahwa potensi pengumpulan ZIS nasional sangatlah besar hingga mencapai ratusan triliun rupiah, namun realisasi yang terhimpun saat ini baru berada pada kisaran 8 hingga 10 persen. Oleh sebab itu, akselerasi melalui penguatan internal dan sinergi eksternal menjadi krusial.

"BAZNAS punya potensi yang luar biasa, zakat infak sedekah sampai ratusan triliun, tapi sampai saat ini baru tercapai 8 sampai 10 persen. Karena itu kami terus meningkatkan kemampuan kami, kemampuan SDM, digitalisasi, kelembagaan dan lain-lain, dan juga meningkatkan kolaborasi," jelas Sodik usai agenda penandatanganan MoU.

Sodik menambahkan, kolaborasi strategis dengan Kadin Indonesia diharapkan mampu mempercepat program pengentasan kemiskinan berbasis kemandirian ekonomi.

"Alhamdulillah Bapak Ketua Umum langsung hadir memberikan arahan-arahan dan juga memberikan langkah-langkah apa ke depan yang harus kita bangun," ujar Sodik.

Melalui kemitraan ini, kedua belah pihak berkomitmen memperkuat kemandirian ekonomi para mustahik. Fokus program mencakup pemberian pelatihan vokasi, sertifikasi, penguatan kompetensi bagi tenaga kerja dalam negeri maupun calon pekerja migran, hingga pembinaan usaha produktif.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menyambut baik sinergi ini sebagai wujud nyata kepedulian dan komitmen dunia usaha dalam memberikan dampak sosial secara langsung kepada masyarakat luas. Kadin menegaskan kesiapannya untuk mendukung penuh program pelatihan vokasi bagi CPMI guna meningkatkan daya saing serta profesionalisme mereka di kancah global.

Anindya berharap penguatan kompetensi ini dapat memutus mata rantai kemiskinan, sehingga para penerima manfaat kelak mampu bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki.

"Mudah-mudahan dengan perusahaan-perusahaan dan juga karyawan-karyawan dari perusahaan-perusahaan di Kadin bisa terus membayar zakat dan bisa meningkatkan jumlahnya," tutur Anindya.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Demak.

Lihat Daftar Rekening →