WhatsApp Icon

BAZNAS Demak Sambut BAZNAS Tulungagung, Perkuat Sinergi Kelola ZIS

23/10/2026  |  Penulis: humas-baznas demak

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Demak Sambut BAZNAS Tulungagung, Perkuat Sinergi Kelola ZIS

Studi Referensi BAZNAS Tulungagung di Demak

DEMAK (BAZNAS) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak menerima kunjungan studi referensi dari jajaran BAZNAS Kabupaten Tulungagung di Kantor BAZNAS Kabupaten Demak, Jumat (23/10/2026). Kunjungan strategis ini berfokus pada pertukaran pengalaman terkait pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), pendayagunaan program pemberdayaan masyarakat, serta optimalisasi peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa, khususnya UPZ Desa Jatisono sebagai percontohan Desa Sadar Zakat.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran BAZNAS Kabupaten Demak didampingi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Demak, Plt Kabag Kesra Setda Kabupaten Demak, Ketua UPZ Kemenag Demak, serta jajaran Pengurus UPZ Desa Jatisono.

Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, Bambang Soesetiarto, menyambut hangat kedatangan rombongan BAZNAS Tulungagung. Ia berharap silaturahmi ini menjadi ruang konstruktif untuk saling berbagi praktik baik (best practices) demi memperluas dampak kemanfaatan zakat bagi masyarakat.

"Pengalaman BAZNAS Demak dalam mengembangkan program pengelolaan ZIS diharapkan dapat menjadi referensi bagi BAZNAS Tulungagung dalam meningkatkan kualitas tata kelola, sekaligus memperluas dampak program bagi kemaslahatan umat," ujar Bambang Soesetiarto.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas penyambutan yang diberikan. Menurutnya, BAZNAS Demak memiliki keunggulan yang luar biasa, terutama dalam mendorong keterlibatan UPZ tingkat desa dan pemberdayaan ekonomi mustahik.

"BAZNAS saat ini menjadi primadona lembaga pengelola zakat. Kunjungan ini bertujuan untuk memodelkan strategi pengumpulan dan penyaluran yang telah sukses diterapkan BAZNAS Demak, termasuk kolaborasi rapat dengan pemerintah daerah dan Kemenag. Kami melihat optimalisasi UPZ Desa di Demak sebagai langkah nyata mewujudkan desa sadar zakat yang patut kami pelajari," kata Abdul Wachid.

Sinergi antara lembaga pengelola zakat dan pemerintah daerah juga menjadi perhatian utama. Plt Kabag Kesra Setda Kabupaten Demak, H. Ungguh Prakoso, S.STP., M.Si., menegaskan pentingnya peran BAZNAS di tengah dinamika ekonomi daerah.

"Di saat kondisi ekonomi yang menantang, posisi BAZNAS sangat strategis sebagai instrumen kemanusiaan yang fleksibel. BAZNAS hadir mengisi celah kebutuhan masyarakat yang belum sepenuhnya bisa dijangkau oleh anggaran APBD," ungkap Ungguh.

Dukungan serupa disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Demak, Dr. H. Abdur Rouf, S.Ag., M.Si. Ia menggarisbawahi pentingnya membangun ekosistem ZIS yang solid antara Kemenag, BAZNAS, dan Pemkab Demak, seperti kolaborasi penyaluran bantuan air bersih saat musim kemarau dan program pemberdayaan ekonomi mustahik.

"Potensi zakat idealnya tidak hanya terbatas di kalangan ASN, tetapi harus menyasar masyarakat luas. Kami terus mendorong agar pengelolaan ZIS di tiap masjid, desa, hingga kecamatan dapat tercatat dengan baik di BAZNAS. Pendistribusian yang terencana melalui UPZ Desa, sebagaimana di Jatisono, diharapkan memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat," jelas Abdur Rouf.

Pada kesempatan tersebut, Ketua UPZ Desa Jatisono, H. Muchtar Kirom, turut memaparkan praktik baik pengelolaan zakat di wilayahnya. Ia menjelaskan bagaimana UPZ Desa Jatisono berhasil mengedukasi masyarakat petani lokal untuk menunaikan zakat pertanian secara tertib dan transparan. Pendekatan persuasif dan tata kelola yang transparan terbukti mampu menggerakkan kesadaran warga desa hingga menjadikan Jatisono sebagai inspirasi Desa Sadar Zakat di Kabupaten Demak.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Demak.

Lihat Daftar Rekening →