BAZNAS Kabupaten Demak kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pelaksanaan Latihan Kelompok Dasar (LDK) Program Zmart. Kegiatan ini diadakan pada hari Rabu, 28 Januari 2026, mulai pukul 09.00 WIB di Aula BAZNAS Kabupaten Demak, dengan melibatkan para penerima manfaat dari Kecamatan Karangawen.
Sebanyak 24 pelaku usaha mikro penerima bantuan modal usaha mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. LDK Zmart ini dihadiri oleh Wakil Ketua I dan Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Demak, serta para pendamping Program Zmart yang akan mendampingi peserta secara berkelanjutan.
Dalam perayaannya, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Demak Drs.H.Saerozi, M.SI mengawali acara dengan menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh peserta dalam kondisi sehat. Ia menegaskan, kondisi cuaca yang mendung seharusnya tidak memicu semangat untuk terus berikhtiar dan berusaha.
“Alhamdulillah, kita bisa berkumpul pada hari ini dalam keadaan sehat. Meski cuaca mendung, semangat kita jangan ikut redup. Kita harus tetap optimis dan terus berusaha memperbaiki kehidupan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan peran dan fungsi BAZNAS sebagai lembaga resmi negara yang bertugas mengelola zakat umat secara profesional dan amanah. Ia menjelaskan bahwa Program Zmart merupakan salah satu program unggulan BAZNAS yang fokus pada pemberdayaan usaha produktif mustahik melalui bantuan modal usaha.
“Zmart berasal dari kata zakat dan mart. Ini bukan bantuan konsumtif, tetapi bantuan produktif agar usaha bapak dan ibu bisa berkembang dan berkelanjutan. BAZNAS ingin mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menegaskan bahwa para penerima manfaat tidak hanya menerima bantuan modal, tetapi juga mendapatkan pendampingan rutin agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara optimal. Dalam pendampingan tersebut, BAZNAS juga menitipkan kotak sedekah di tempat usaha peserta sebagai sarana menumbuhkan budaya berbagi.
“Kotak sedekah ini bukan hanya untuk membantu orang lain, tetapi juga sebagai pengingat bahwa dalam usaha ada nilai keberkahan dan panjang-menolong, sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur'an,” tambahnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Demak H.Muchlas AR,S.Ag, MH yang menekankan pentingnya ketangguhan, kreativitas, serta daya saing dalam menjalankan usaha. Menurutnya, pelaku UMKM harus mampu beradaptasi dan berinovasi agar tidak tertinggal di tengah persaingan.
“Modal bantuan ini adalah pemantik. Yang terpenting adalah bagaimana usaha dikelola dengan kreatif, inovatif, dan mampu bersaing secara sehat. BAZNAS dan pendamping program akan terus membersamai bapak dan ibu,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh penerima manfaat senantiasa menjalankan usaha sesuai prinsip syariah, memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, serta menjaga profesionalisme agar usaha dapat berkembang secara halal dan berkelanjutan.
Materi teknis Program Zmart kemudian disampaikan oleh M.Saiful,ST salah satu pelaksana pendistribusian dan pendayagunaan program. Ia menjelaskan bahwa koordinasi dan pendampingan program akan dilakukan secara intensif melalui grup WhatsApp sebagai media komunikasi utama.
“Program Zmart ini merupakan program pemberdayaan ekonomi berbasis ritel mikro yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha mustahik menjadi sekaligus bagian dari upaya pengentasan kemiskinan,” jelas Saiful.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan ekonomi dan sosial, BAZNAS Kabupaten Demak mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui layanan pembayaran yang telah disediakan, baik secara digital maupun melalui rekening resmi.
Seluruh dana ZIS yang terhimpun dikelola secara profesional dan transparan, kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, serta pemberdayaan ekonomi produktif seperti Program Zmart.
Mari bersama BAZNAS Kabupaten Demak, kita wujudkan kepedulian dan kemandirian ekonomi umat melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan dengan penuh keikhlasan.

