Ramadan 2026, BAZNAS RI Gaungkan Semangat “Zakat Menguatkan Indonesia”
03/02/2026 | Penulis: humas-baznas demak
Zakat Menguatkan Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menetapkan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema besar tahun 2026, termasuk dalam rangkaian program Ramadan. Tagline ini menjadi penegasan bahwa zakat memiliki peran strategis sebagai kekuatan sosial nasional dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa, mulai dari kemiskinan hingga penanganan kebencanaan.
Tagline tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Senin (2/2/2026). Momentum ini menjadi awal konsolidasi gerakan zakat nasional menjelang bulan suci Ramadan yang identik dengan meningkatnya semangat kepedulian dan kedermawanan masyarakat.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” merepresentasikan semangat kebersamaan dan gotong royong seluruh elemen bangsa. Menurutnya, zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen penting dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Ia menegaskan, zakat memiliki kontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan nasional, terutama persoalan kemiskinan, ketertinggalan, dan kebencanaan yang masih dihadapi sejumlah daerah di Indonesia. Salah satu contoh konkret adalah peran zakat dalam membantu penanganan bencana banjir di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Dalam kondisi darurat tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak.
Melalui penguatan tagline ini, BAZNAS ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh sekaligus kekuatan kolektif dalam membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera. Terlebih, menjelang dan selama bulan Ramadan, potensi zakat, infak, dan sedekah masyarakat Indonesia mengalami peningkatan signifikan dan menjadi motor penggerak kesejahteraan sosial.
Pada tahun 2026, BAZNAS RI juga akan memfokuskan kebijakan pada penguatan respons kebencanaan yang terintegrasi, mulai dari fase tanggap darurat hingga pemulihan dan rekonstruksi berbasis pemberdayaan masyarakat. Sejumlah program pascabencana telah disiapkan, antara lain Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid.
Selain sektor kebencanaan, BAZNAS RI terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi mustahik, layanan pendidikan dan kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. Melalui semangat “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS berharap seluruh elemen bangsa dapat bersatu menjadikan zakat sebagai energi besar untuk menjaga persatuan dan memperkokoh Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman.
Berita Lainnya
BAZNAS Demak Perkuat Kemandirian Umat Melalui Penyaluran Bulan Januari 2026 Zakat Konsumtif dan Produktif
Rapat Koordinasi BAZNAS Demak Strategi Pengumpulan Fundraising Zakat Infak Sedekah Sambut Ramadhan 1447 H
Gandeng MUI dan Kemenag, Kabag Kesra Setda BAZNAS Demak Bahas Ketentuan Zakat Profesi Terbaru 2026
BAZNAS RI Salurkan 186 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Bencana di Tapanuli Tengah
BAZNAS RI Distribusikan 1.500 Paket Bantuan King Salman relief untuk Warga Terdampak Bencana di 12 Kabupaten Jawa Tengah
Rakor Evaluasi PPG PAI UIN Walisongo Perkuat Sinergi Dinas Pendidikan Kemenag dan BAZNAS Cetak Guru Profesional Berakhlak

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
