Sinergi Penguatan ZIS, BAZNAS Kabupaten Demak Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS Kabupaten Jepara
06/10/2026 | Penulis: humas-baznas demak
Kunjungi BAZNAS Jepara, BAZNAS Demak Serap Strategi Optimalisasi ZIS
JEPARA — Badan Ambil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak melaksanakan kunjungan kerja dan studi tiru ke Kantor BAZNAS Kabupaten Jepara, Selasa (06/10/2026). Kegiatan ini difokuskan untuk mempelajari strategi optimalisasi pengumpulan dan pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di kalangan pemerintah desa dan masyarakat yang telah terbukti sukses diterapkan oleh BAZNAS Kabupaten Jepara.
Studi tiru tersebut dilatarbelakangi oleh lonjakan capaian penghimpunan dana ZIS BAZNAS Jepara yang dinilai sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.I.P., mengungkapkan bahwa pencapaian lembaganya dengan BAZNAS Jepara pada beberapa tahun silam sempat berada di posisi yang hampir setara.
"Sekitar lima tahun lalu, penghimpunan dana ZIS yang dilakukan oleh BAZNAS Jepara dan BAZNAS Demak hampir setara, yakni berada di kisaran Rp3 miliar hingga Rp4 miliar per tahun. Namun, dalam beberapa tahun terakhir peningkatan di Jepara sangat signifikan. Karena itu, kami perlu belajar agar strategi dan langkah serupa bisa kami terapkan di Demak untuk target pengumpulan tahun ini yang berada di kisaran Rp11 miliar," ungkap Bambang Soesetiarto dalam sambutannya. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya ingin mendalami pola fundraising serta tata hubungan strategis bersama para pemangku kepentingan lainnya.
Menyambut hangat kunjungan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Jepara, M. Nasrulloh, S.Hum., membagikan kunci sukses pengelolaan kelembagaan yang bertumpu pada kekuatan silaturahmi dan komunikasi yang cair antarpelaksana. Menurutnya, harmonisasi komunikasi personal dan kelembagaan—termasuk dengan jajaran pimpinan daerah menjadi modal utama dalam merumuskan kebijakan demi kesejahteraan masyarakat yang diridhai Allah SWT.
"Komunikasi dengan stakeholder berjalan baik, kuncinya adalah silaturahmi. Untuk menjalin komunikasi yang baik, apa pun itu bisa dicairkan dan dibicarakan secara langsung melalui tatap muka. Jangan manja, berikan bantuan kepada masyarakat secara maksimal dan terus berusaha memaksimalkan kinerja." tutur M. Nasrulloh.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua II BAZNAS Jepara, Kusdiyanto, memaparkan strategi taktis penguatan penghimpunan di tingkat akar rumput. Ia menyebutkan bahwa seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Jepara kini telah seratus persen memiliki Unit Pengumpul Zakat (UPZ) resmi.
"Penghimpunan yang melibatkan langsung UPZ desa di antaranya melalui program Sedekah Perangkat dan Kotak Sedekah. Meskipun perolehan dari Sedekah Perangkat masih terus berproses dan belum sepenuhnya maksimal, kami terus mendorong agar capaiannya meningkat setiap tahun, termasuk optimalisasi hasil Kotak Sedekah," kata Kusdiyanto.
Ia menambahkan, BAZNAS Jepara juga konsisten mengelola ragam skema penghimpunan lain, seperti pemotongan langsung gaji ASN, Pekan Peduli Sosial (PPS), Gerakan Bulan Sedekah (GBS), hingga optimalisasi dana Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) yang dihimpun melalui jaringan UPZ Masjid di seluruh pelosok Jepara.
Strategi tersebut semakin diperkuat dengan langkah ekspansif BAZNAS Jepara, yang meliputi penguatan dampak syiar zakat, perbaikan pola penyaluran agar tepat sasaran dan menghindari program lambat produktif, serta pelibatan lembaga skala kabupaten. Langkah konkret ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Jepara serta kerja sama strategis bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk mengoptimalkan pengumpulan UPZ masjid dan memasukkan materi zakat ke dalam materi khotbah para khatib.
Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Muadz, turut memberikan apresiasi tinggi atas legalitas formal dan syariat yang dijalankan BAZNAS. Ia menilai kehadiran BAZNAS memiliki legitimasi kuat dari pusat hingga daerah dalam mengelola dana keagamaan umat secara profesional. Senada dengan hal tersebut, Kabag Kesra Demak yang diwakili oleh H. Syaikhul Mukhib menyatakan komitmennya untuk mengadopsi dan mengkolaborasikan hasil pembelajaran studi tiru ini ke dalam program-program pembangunan umat di Kabupaten Demak.
Melalui kolaborasi lintas daerah ini, BAZNAS berharap amanah pengumpulan dan pendistribusian ZIS dapat terus ditingkatkan sebagai panggilan kemanusiaan yang menghadirkan kebermanfaatan luas bagi kesejahteraan umat.
Berita Lainnya
Harapan Baru Penyintas Gempa NTT: BAZNAS Bangun Huntara Layak untuk Warga Manggarai Timur
Tingkatkan Kelayakan Sarana Santri, BAZNAS dan Kemenag Salurkan Bantuan Rp17,5 Miliar Lewat Program Pesantren Nyaman Belajar
BAZNAS Demak Bina Mahasiswa Produktif Perkuat Karakter dan Literasi Keuangan
Sinergi Dindikbud, Kemenag dan BAZNAS Demak Sukses Gelar MAPSI SMP ke-14 untuk Penguatan Karakter Islami
BAZNAS Demak Salurkan Beasantri Tahfidz Tahap II Tahun 2026
BAZNAS Kabupaten Demak Salurkan Bantuan Dropping Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Sinergi BAZNAS dan Pemkab Demak dalam Semarak MAPSI ke-28: Cetak Generasi Unggul dan Berakhlak Mulia
BAZNAS RI Salurkan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan untuk 100 Ribu Pekerja Rentan Lewat Program JSB 2026
Purna Tugas Magang, BAZNAS Kabupaten Demak Lepas Dua Mahasiswa UIN Sunan Kudus dengan Pesan Kebaikan
BAZNAS Kabupaten Demak Gelar Verval Pelaporan ZIS dan Matangkan Perencanaan Program Tahun 2027
Perkuat Ekonomi Guru Ngaji, BAZNAS Demak Bekali Calon Penerima Z-Mart Kecamatan Bonang
BAZNAS Demak Kukuhkan Pengurus UPZ Masjid Baitul Majid Desa Tuwang Periode 2026–2031
BAZNAS RI Bangun Huntara dan Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Penyintas Gempa NTT
Kemenag dan BAZNAS Sinergi Luncurkan Program Pesantren Nyaman Belajar 2026 untuk Perkuat Pendidikan Santri
Sinergi Pemkab dan BAZNAS Distribusi 75.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Demak.
Lihat Daftar Rekening →