WhatsApp Icon

BAZNAS Demak Salurkan Beasantri Tahfidz Tahap II Tahun 2026

23/09/2026  |  Penulis: humas-baznas demak

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Demak Salurkan Beasantri Tahfidz Tahap II Tahun 2026

BAZNAS Demak Uji Setoran Hafalan dan Salurkan Beasantri Tahfizh

Demak, 23 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak melaksanakan kegiatan penyaluran beasiswa tahap II sekaligus setoran hafalan bagi penerima Beasiswa Santri Tahfidz BAZNAS Kabupaten Demak Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Demak dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan serta mencetak generasi muda yang memiliki kemampuan menghafal dan memahami Al-Qur’an.

Program Beasiswa Santri Tahfidz merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Demak terhadap pengembangan pendidikan santri, khususnya dalam bidang tahfidzul Qur’an. Melalui program tersebut, BAZNAS memberikan dukungan kepada santri yang memiliki komitmen dalam menghafal Al-Qur’an agar dapat terus mengembangkan potensi, menjaga hafalan, serta meningkatkan kualitas bacaan dan pemahaman terhadap Al-Qur’an.

Penerima beasantri tahfidz menerima bantuan pendidikan Rp 3.000.000 telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Ketua BAZNAS Kabupaten Demak. Penetapan tersebut menjadi landasan dalam pelaksanaan program. Dalam kegiatan setoran hafalan, para santri menunjukkan capaian hafalan di hadapan penguji. Proses tersebut tidak hanya menjadi sarana evaluasi hafalan, tetapi juga untuk memastikan bahwa penerima beasiswa benar-benar menjalankan komitmen yang telah disepakati sejak awal.

“Data setoran hafalan yang kami terima menunjukkan bahwa para santri harus betul-betul konsekuen dengan komitmen yang telah dituliskan. Kami yang akan melihat sekaligus menilai perkembangan hafalan para santri,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Para santri juga diingatkan agar tidak hanya mengejar jumlah hafalan, tetapi memperhatikan kualitas bacaan Al-Qur’an. Tartil menjadi salah satu aspek penting yang perlu terus diperhatikan dalam proses menghafal dan menjaga hafalan.

“Bacaan tartil harus diperhatikan. Dalam penilaian tahfidz memang menjadi nomor satu, tetapi bukan berarti mengalahkan bidang-bidang lainnya. Semua aspek tetap harus diperhatikan agar kualitas hafalan dan bacaan para santri semakin baik,” ungkapnya.

Standar penilaian yang digunakan dalam kegiatan tersebut juga mengacu pada standar yang lazim digunakan dalam musabaqah, sehingga para santri diharapkan mampu mempersiapkan diri dengan baik, tidak hanya dari sisi hafalan, tetapi juga dari aspek kelancaran, ketepatan bacaan, tartil, dan kualitas penampilan dalam membaca Al-Qur’an.

Lebih lanjut, para santri diharapkan mampu memenuhi target dan komitmen yang telah dituangkan dalam program Beasiswa Santri Tahfidz. Dukungan yang diberikan BAZNAS diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para penerima manfaat untuk terus menjaga hafalan dan meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Hal tersebut sejalan dengan perumpamaan orang mukmin yang ahli Al-Qur’an sebagaimana gambaran tentang buah yang memiliki aroma harum dan rasa yang manis. Seorang Muslim yang dekat dengan Al-Qur’an diharapkan tidak hanya memiliki keutamaan dalam hafalan, tetapi juga mampu menghadirkan akhlak yang baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Melalui program Beasiswa Santri Tahfidz, BAZNAS Kabupaten Demak terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat dalam bidang pendidikan dan pembinaan generasi Qur’ani. Program ini diharapkan dapat melahirkan santri yang tidak hanya kuat dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki bacaan yang baik, akhlak mulia, serta mampu menjadi generasi penerus yang memberikan kemanfaatan bagi umat dan masyarakat.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Demak.

Lihat Daftar Rekening →