WhatsApp Icon

BAZNAS Kabupaten Demak Perkuat Kemandirian Ekonomi Guru Mengaji Melalui Latihan Dasar Kelompok Z-Mart

09/09/2026  |  Penulis: humas-baznas demak

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Kabupaten Demak Perkuat Kemandirian Ekonomi Guru Mengaji Melalui Latihan Dasar Kelompok Z-Mart

LDK Z-Mart BAZNAS Demak: Perkuat Kemandirian Guru Ngaji

DEMAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Demak terus berkomitmen mengarahkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) ke dalam sektor yang lebih produktif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Latihan Dasar Kelompok (LDK) Z-Mart yang menggandeng para peserta dari Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (Badko LPQ) Kecamatan Wedung, Rabu (09/09/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Desa Wedung ini didampingi langsung oleh empat amil pelaksana program BAZNAS Kabupaten Demak.

Amil Pelaksana BAZNAS Kabupaten Demak, M. Saiful Anam, S.T., dalam arahannya menekankan bahwa penyaluran dana umat oleh BAZNAS kini diarahkan pada program-program pemberdayaan yang bersifat produktif sebagai sebuah terobosan nyata. Ia menjelaskan bahwa mayoritas atau sekitar 80 persen pengelolaan ZIS di Kabupaten Demak bersumber dari Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga para calon penerima manfaat diharapkan dapat menjadi mitra kebaikan jangka panjang bersama BAZNAS dalam mengentaskan kemiskinan.

Lebih lanjut, Saiful Anam memaparkan bahwa proses seleksi penerima manfaat program Z-Mart tetap harus mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di daerah, di tengah dinamika pendataan berbasis desil saat ini. Mengingat sebagian besar sasaran program ini adalah para guru madrasah diniyah dan guru ngaji yang masuk dalam asnaf Sabilillah, pemenuhan aspek administratif tersebut menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi.

Melalui program Z-Mart ini, BAZNAS Kabupaten Demak tidak hanya memberikan bantuan modal usaha, tetapi juga melakukan branding fisik pada toko-toko milik penerima manfaat. Langkah penataan visual toko ini merupakan bagian penting dari mekanisme pelaporan program, sekaligus menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat luas. "Di masyarakat, BAZNAS belum banyak dikenal, masyarakat terkadang keliru dengan Basarnas," ujar Saiful Anam menjelaskan urgensi branding tersebut. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan LDK di Kecamatan Wedung ini sengaja dijadikan sebagai proyek percontohan (pilot project).

Sementara itu, Koordinator Program Badko LPQ Kecamatan Wedung, Kyai Wakhid, menyambut baik pelaksanaan program pemberdayaan ini dan menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS Kabupaten Demak. Ia menyimpulkan bahwa bantuan yang diberikan melalui program Z-Mart merupakan stimulan yang sangat berarti bagi permodalan usaha toko para guru. "Bantuan program ini merupakan stimulan untuk modal usaha toko. Nanti warung toko akan dibranding. Sewaktu setelah pencairan, mohon untuk dibantu dalam pelaporan pembelanjaan," ungkap Kyai Wakhid. Ia juga menutup kesimpulannya dengan menyampaikan harapan besar, "Semoga dari penerima Z-Mart ini, yang awalnya berstatus sebagai mustahik, kelak bisa bertransformasi menjadi muzakki atau orang yang memberi."

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Demak.

Lihat Daftar Rekening →