Rahasia Malam Ke-6 Ramadhan Saat Sujudmu Berbalas Pahala Thawaf Ribuan Malaikat
23/02/2026 | Penulis: humas-baznas demak
Keutamaan Tarawih Malam Ke-6: Pahala Thawaf Malaikat di Baitul Makmur
Memasuki malam keenam Ramadhan, atmosfer spiritual di masjid-masjid biasanya mulai menunjukkan kekhusyukan yang berbeda. Di saat sebagian orang mulai merasa lelah, pintu langit justru terbuka lebar memberikan penawaran pahala yang tak masuk akal bagi logika manusia, namun nyata dalam janji Allah SWT.
Dalam kitab legendaris Durratun Nasihin, terdapat satu rahasia besar mengenai ganjaran sholat tarawih di malam keenam yang berkaitan erat dengan kemuliaan para malaikat di langit ketujuh.
Keistimewaan Malam Ke-6: Mengetuk Pintu Baitul Makmur
Jika pada malam sebelumnya kita diberikan pahala setara sholat di tiga masjid suci, maka di malam keenam ini, Allah SWT menaikkan derajat pahala hamba-Nya hingga ke langit.
Barangsiapa yang menghidupkan malam ini dengan tarawih, ia akan memperoleh pahala yang setara dengan para malaikat yang melakukan thawaf di Baitul Makmur.
Redaksi Arab dan Maknanya
Merujuk pada teks asli dalam Kitab Durratun Nasihin:
Terjemahan Mendalam:
"Dan pada malam keenam, Allah Ta’ala memberikan pahala kepada mereka yang sholat tarawih sebagaimana pahala orang yang melakukan thawaf di Baitul Makmur. Bahkan, setiap batu dan tanah pun memohonkan ampunan untuknya."
Mengapa Baitul Makmur Begitu Istimewa?
Baitul Makmur adalah "Ka'bah" bagi para penduduk langit. Terletak di langit ketujuh, tempat ini dikunjungi oleh 70.000 malaikat setiap harinya untuk beribadah, dan mereka yang sudah masuk tidak akan pernah kembali lagi (bergantian dengan malaikat lain) hingga hari kiamat.
Bayangkan, dengan melaksanakan tarawih malam ini:
Level Malaikat: Anda mendapatkan nilai ibadah yang setara dengan thawafnya para makhluk suci yang tidak pernah bermaksiat.
Dukungan Semesta: Bukan hanya malaikat, bahkan benda mati seperti batu dan tanah (seluruh alam semesta) ikut bersuara di hadapan Allah untuk memintakan ampun atas dosa-dosa Anda.
Menjaga Momentum Ibadah
Malam keenam adalah fase krusial untuk menjaga konsistensi. Mengetahui bahwa setiap rakaat yang kita kerjakan memicu permohonan ampun dari seisi bumi adalah motivasi terbesar untuk tidak membiarkan sajadah kita kosong malam ini.
Ibadah tarawih bukan sekadar rutinitas fisik, melainkan perjalanan ruhani yang menghubungkan hamba di bumi dengan kesucian Baitul Makmur di langit.
Artikel Lainnya
Keutamaan Tarawih Malam ke-4: Meraih Pahala Membaca 4 Kitab Suci
Peran BAZNAS dalam Mengurai Benang Kusut Kemiskinan Indonesia melalui Zakat Berdaya
BAZNAS Demak Tingkatkan Akuntabilitas Melalui Verval Pelaporan ZIS
BAZNAS dan Peran Strategis Zakat dalam Mendorong Kesejahteraan Umat dan Pembangunan Nasional
Keutamaan Sholat Tarawih Malam Ke-5: Pahala Ibadah di Tiga Masjid Suci Umat Islam
Memahami Fidyah: Pengertian, Ketentuan, dan Cara Menghitung Fidyah Puasa Ramadhan

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
