WhatsApp Icon

Menag RI Resmi Membuka ICONZ ke-9: BAZNAS Tegaskan Peran Zakat dalam Misi Kemanusiaan Global dan Peningkatan Kesejahteraan Umat

10/12/2025  |  Penulis: humas-baznas demak

Bagikan:URL telah tercopy
Menag RI Resmi Membuka ICONZ ke-9: BAZNAS Tegaskan Peran Zakat dalam Misi Kemanusiaan Global dan Peningkatan Kesejahteraan Umat

ICONZ Ke-9 BAZNAS RI

Nomor: 473/HUM-BAZ/XII/2025

Rabu, 10 Desember 2025

Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, MA., membuka secara resmi The 9th International Conference on Zakat (ICONZ) yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI bekerja sama dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Pembukaannya berlangsung di Auditorium UIN Harun Nasution pada Rabu (10/12/2025).

Konferensi internasional bertema “Zakat & Philanthropy: Beyond Technology – Designing a Global Transform for Humanity and Shared Prosperity” ini menjadi strategi ruang untuk memperkokoh kontribusi zakat dalam agenda kemanusiaan dunia serta peningkatan kesejahteraan masyarakat kurang mampu.

Dalam berbagai hal, Menag Nasaruddin menegaskan bahwa zakat dan praktik filantropi Islam bukan sekadar kewajiban agama, tetapi bagian penting dalam mendorong pembangunan global.

“Zakat merupakan pijakan utama kita. Filantropi yang berlandaskan iman adalah kekuatan kolektif umat. Melalui ICONZ ke-9 ini, kita ingin merumuskan paradigma baru—sebuah arsitektur tata kelola yang mengintegrasikan inovasi digital dengan nilai-nilai kemanusiaan dan tanggung jawab spiritual yang bersifat universal,” paparnya.

Beliau juga berharap konferensi ini menghasilkan rekomendasi yang konkret. “Kita membutuhkan peta jalan operasional, yang mampu menjadi panduan bagi para pemangku kebijakan dan pelaksana program untuk menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Ketua BAZNAS RI, Prof.Dr.KH. Noor Achmad MA., dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa ICONZ ke-9 mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu pusat rujukan pengembangan zakat internasional. BAZNAS berkomitmen menjadikan zakat sebagai kekuatan transformasi sosial dan kemanusiaan, baik di dalam negeri maupun dunia internasional.

“Seluruh program dan inovasi yang kami jalankan bertujuan pada misi besar: melindungi dan meningkatkan kesejahteraan fakir miskin. Melalui ICONZ, kami memperluas jejaring global agar zakat mampu menjadi instrumen kemanusiaan yang menjawab tantangan zaman,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa ICONZ ke-9 merupakan bukti nyata konsistensi BAZNAS dalam memperkuat posisi zakat sebagai salah satu pilar kemanusiaan dunia. Perlindungan dan pemberdayaan fakir miskin tetap menjadi fokus utama setiap agenda zakat global.

Kiai Noor juga berharap agar rekomendasi dari forum ini dapat menjadi referensi bagi lembaga zakat di berbagai negara. “Dunia membutuhkan model tata kelola zakat yang lebih kuat, inklusif, dan adaptif terhadap persoalan multidimensi. ICONZ menjadi wadah kesepakatan internasional untuk itu,” ujarnya.

“Harapan kami, resolusi ICONZ dapat menjadi pedoman global dalam memperkuat zakat sebagai instrumen kesejahteraan internasional,” imbuhnya.

Tahun ini, ICONZ menghadirkan pembicara dari berbagai negara, menunjukkan semangat kolaborasi global yang terbuka dan inklusif. Selain Indonesia, narasumber berasal dari Malaysia, Turkiye, Arab Saudi, Qatar, Brunei Darussalam, Bangladesh, Nigeria, Yordania, Amerika Serikat, Inggris, Selandia Baru, Filipina, serta sejumlah negara Afrika termasuk Afrika Selatan.

Kehadiran lembaga filantropi lintas agama seperti Buddha Tzu Chi Foundation turut mempertegas bahwa konferensi ini dibangun atas nilai-nilai kemanusiaan universal. Kerja sama lintas negara dan lintas keyakinan ini menjadi bukti bahwa isu fakir kemiskinan dan krisis kemanusiaan merupakan tanggung jawab bersama.

ICONZ yang berlangsung pada 9–11 Desember 2025 ini mengangkat berbagai isu penting, seperti penguatan tata kelola zakat global, integrasi kebijakan zakat dengan kebijakan sosial negara, inovasi zakat digital dan pemanfaatan AI, serta praktik terbaik filantropi dunia dalam penanganan kemiskinan dan krisis kemanusiaan.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Dr. Zainulbahar Noor SE, M.EC.; Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan M.Si., CFRM.; Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Prof.Dr.Waryono Abdul Ghafur; Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, MA., Ph.D.; Ketua BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Dr. Akhmad H. Abubakar, MM; serta para pengajar dan tamu undangan lainnya.

Penyelenggaraan ICONZ ke-9 merupakan hasil kolaborasi BAZNAS RI, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Kementerian Agama, serta didukung oleh PT Bank Syariah Indonesia, BSI Maslahat, Rumah Zakat, Transjakarta, INDEF, Universitas Tazkia, Universitas Paramadina, KNEKS, IAEI, hingga Indiana University.

Bagikan:URL telah tercopy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat